cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
Pelatihan Pengembangan Media Ajar Berbasis Multimodal kepada Guru-Guru SD Santa Melania, Bandung, Jawa Barat Sirait, Asnita; Seva, Kristining; Widyarini, Maria; Saputro, JH. Fandi Gilar Saputro; Kurniasih , Kurniasih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3687

Abstract

Penggunaan media ajar dapat meningkatkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Namun, tidak semua media ajar tersedia atau tidak mengikuti perkembangan materi. Dari hasil analisis kebutuhan yang dilakukan sebelum pengabdian di sekolah mitra, SD Santa Melania, Bandung, Jawa Barat, mitra mengalami keterbatasan media ajar dan kurangnya pendampingan dalam pengembangan media yang sesuai dengan perkembangan teknlogi. Tujuan Abdimas ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada guru-guru SD Santa Melania dalam pengembangan media ajar berbasis multimodal untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui interaksi, motivasi, dan kreativitas siswa dan guru. Pelatihan media berbasis multimodal mengaplikasikan teori Kress dan Lewin (2001) yang merujuk pada cara orang berkomunikasi menggunakan modes yang berbeda pada saat bersamaan. Pelatihan menggunakan pendekatan partisipasi aktif, orientasi kegiatan, pendekatan program, dan pendekatan kemandirian.  Pelatihan dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu (1) identifikasi karakter pelajar (sebagai acuan pengembangan media), (2) pengantar multimodal semiosis (eksposur pendekatan mutakhir yang bisa diterapkan dalam kelas), (3) pelatihan multimodal melalui pendekatan teknik mengajar, (4) brainstorming media melalui observasi kebutuhan siswa di kelas, (5) pelatihan STEAM, (6) pelatihan kreativitas multimodal, perancangan dan desain media.  Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman guru dalam kombinasi media multimodal seperti audio dan visual dalam pembelajaran dan peningkatan kreativitas guru dalam mendesain media ajar seperti flashcards dan poster.
Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi melalui Edukasi pada Mahasiswa Farmasi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta Arrang, Sherly Tandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3693

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk yang cukup besar. Pemerintah mengupayakan pengendalian jumlah penduduk melalui program keluarga berencana (KB). Salah satu bentuk pelaksanaan program KB adalah penggunaan kontrasepsi. Beberapa tahun terakhir angka penggunaan kontrasepsi dalam kondisi stagnan. Konseling terkait permasalahan kesehatan reproduksi menjadi prioritas utama, terutama dikalangan remaja. Mahasiswa farmasi sebagai calon tenaga kesehatan dan juga remaja, memiliki peran penting dalam memberikan informasi, edukasi dan konseling terkait kontrasepsi. Edukasi dilakukan kepada mahasiswa farmasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (224 orang) terkait kesehatan reproduksi dan kontrasepsi, dengan metode ceramah/seminar. Tingkat pengetahuan mahasiswa diukur menggunakan kuisioner berisi 10 soal pilihan berganda. Perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi diuji menggunakan t-test dengan bantu Microsoft excel. Ada peningkatan pengetahuan setelah edukasi yaitu sebesar 16,9% pada kelompok pengetahuan baik. Mahasiswa dengan pengetahuan baik sebelum edukasi sebesar 80,8%, dan meningkat menjadi 97,7% setelah edukasi. Nilai rata-rata peserta sebelum edukasi (pretest) adalah 86,56, dan sesudah edukasi (posttest) adalah 96,23. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat perbedaan siginifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (p < 0,05). Edukasi terkait kontrasepsi dan kesehatan reproduksi perlu digalakkan secara berkesinambungan pada kaum remaja untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya sex bebas dan membantu pengendalian angka penduduk serta menurunkan tingkat kematian ibu melahirkan.
Strategi Pembelajaran Diplomasi Siswa Muhammadiyah 10 Gresik Melalui Simulasi Sidang ASEAN Hennida, Citra; Pratiwi, Fadhila Inas; Wardhana, Agastya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3701

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan diplomasi dan negosiasi di kalangan pemuda, khususnya siswa SMA, dengan tujuan utama mengatasi rendahnya pengetahuan tentang diplomasi multilateral di Indonesia. Penelitian sebelumnya menyoroti bahwa pemuda Indonesia memiliki keterbatasan pengetahuan tentang cara kerja diplomasi di forum-forum multilateral dan minimnya pemahaman mengenai ASEAN. Kondisi ini menyebabkan Indonesia sering kali tidak optimal dalam memanfaatkan forum-forum multilateral dan isu-isu yang relevan bagi pemuda kurang diakomodasi. Untuk menanggulangi masalah ini, program ini menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis aktivitas dan gamifikasi, yang memungkinkan siswa mempelajari konsep dan keterampilan melalui simulasi peran yang interaktif dan menyenangkan. Metode ini mencakup asesmen awal, seminar oleh pakar, dan simulasi sidang formal. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek literasi siswa terhadap ASEAN, kemampuan menyusun argumentasi sebagai delegasi negara, pemahaman prosedur persidangan, keterampilan menjalankan sidang secara formal, dan kemampuan menyusun draf resolusi. Dampak dari kegiatan ini adalah peningkatan kesiapan dan daya saing pemuda Indonesia untuk berpartisipasi secara aktif dalam forum multilateral tingkat internasional, serta memberikan model yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain.
Upaya Meningkatkan Sosial Emosional Anak melalui Program Funshare: Inovasi Pengabdian Kolaboratif di SD Inpres Doyo Baru Tasijawa, Riski; Pattipeiluhu, Krislina; Bu’tu, Dorce; Layan, Santy; Polhaupessy, Yustinus; Pattipeiluhu, Yansa Anse; Da Silva, Kornelia Maryanti; Msen, Cristian; Insyur, Albertina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3704

Abstract

Masalah sosial emosional anak di SD Inpres Doyo Baru, seperti rendahnya keberanian berbicara, interaksi yang terbatas antar kelompok budaya, dan kurangnya empati, mendorong perlunya intervensi berbasis kontekstual. Program Funshare dikembangkan sebagai upaya pengabdian masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sosial emosional anak melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, terdiri dari enam sesi tematik yang melibatkan permainan edukatif, diskusi kelompok, dan aktivitas berbagi. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung, catatan fasilitator, dan wawancara dengan guru. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kerja sama (80%), kemampuan bersosialisasi (75%), ekspresi emosi (70%), dan empati (60%). Anak-anak menjadi lebih terbuka, berani berbicara, dan aktif menjalin hubungan sosial lintas kelompok. Kegiatan ini berdampak pada terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung pengembangan karakter anak. Funshare terbukti sebagai model efektif dalam menumbuhkan keterampilan sosial emosional anak di lingkungan pendidikan dasar.
Penguatan Peran Siswa sebagai Konselor Sebaya melalui Pelatihan Konseling Dasar di SMAK St Arnoldus Yansen, Kupang, Nusa Tenggara Timur Tue P. Lejap, Gracianus Edwin; Wenyi Rohi, Enasely Mega; Margaretha, Dhiu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3705

Abstract

Siswa SMA sering menghadapi permasalahan pribadi, sosial, maupun akademik yang membutuhkan pendampingan, namun belum semua sekolah memiliki sistem pendukung yang memadai dalam bentuk konseling sebaya. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mendampingi teman sebaya yang menghadapi berbagai permasalahan tersebut. Pelatihan dilaksanakan melalui metode interaktif seperti diskusi kelompok, simulasi (role play), dan studi kasus yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Materi pelatihan mencakup konsep dasar konseling sebaya, keterampilan komunikasi efektif, teknik mendengarkan aktif, etika konseling, serta cara mengumpulkan data yang berarti dalam proses konseling. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berjalan dengan lancar dan efektif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam menjalankan peran sebagai konselor sebaya. Dampak Kegiatan: Dengan adanya pelatihan ini, siswa mampu menjadi agen perubahan yang mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan emosional di lingkungan sekolah.
Pelatihan Pengolahan Kulit Melinjo (Gnetum genemon L.) Menjadi Nugget dan Sosis sebagai Upaya Optimalisasi Potensi Lokal di Kecamatan Kasemen, Banten Fathimah, Ismah; Ahyani, Ahmad; Alawiyah, Fatma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3709

Abstract

Kampung Suka Damai, Kecamatan Kasemen, Banten merupakan salah satu daerah yang banyak ditumbuhi tanaman melinjo (Gnetum genemon), namun bagian kulitnya masih menjadi bagian yang kurang dimanfaatkan secara optimal. Metode dalam pengabdian pada masyarakat ini menerapkan pendekatan Asset Based Community Developmnet (ABCD) yang berfokus pada penggunaan dan penguatan sumber daya lokal melalui pemberian informasi dan pelatihan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam mengolah kulit melinjo dengan mengasilkan produk yang siap dikonsumsi dan dipasarkan. Hasil dari pelatihan ini antara lain meningkatnya pemahaman sebagian besar peserta terhadap manfaat kulit buah melinjo (80%) dan meningkatnya keterampilan sebagian besar peserta (90%) dalam mengolah kulit buah melinjo menjadi nugget dan sosis. Dampak dari pelatihan ini antara lain memberikan membuka wawasan masyarakat dalam mengolah kulit buah melinjo menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan peluang baru bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga.
Penerapan Digital Learning untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika dan Bahasa Inggris di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Widyastuti, Hardiana; Apriliani, Fany; Ermawati, Wita Juwita; Sartono, Bagus; Anggraeni, Kartika Novira; Musthafa, Hafiz Syaikhul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3718

Abstract

Anak-anak usia sekolah dasar di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor memiliki kesulitan terhadap pelajaran matematika dan bahasa inggris. Hal tersebut disebabkan oleh rendahnya motivasi belajar siswa, kurangnya dukungan keluarga, kurangnya relawan pengajar, serta kurangnya inovasi dalam penerapan media pembelajaran. Padahal pelajaran matematika dan bahasa inggris merupakan mata ajaran penting yang dapat mengembangkan logika, kreativitas, pemecahan masalah dan kemampuan berkomunikasi global. Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan bahasa inggris bagi siswa sekolah dasar di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Kegiatan belajar mengadopsi modul cetak menjadi digital dengan nama aplikasi “Binar Cerdas”. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan minat dan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran matematika dan bahasa inggris. Hasil belajar siswa menunjukan rata-rata skor pre-test sebesar 25,46 dan rata-rata skor post-test meningkat menjadi 78. Para siswa mulai percaya diri mengucapkan kalimat dalam bahasa inggris. Dampak kegiatan ini antara lain motivasi belajar siswa meningkat, terbukti dari konsistensi kehadiran para siswa untuk mengikuti kegiatan belajar, serta para orang tua siswa turut berpartisipasi dalam penggunaan aplikasi “Binar Cerdas”.
Peningkatan Kesadaran Kebangsaan Bagi Pemuda Desa Sungai Rengas I melalui Bedah Film Jenderal Soedirman Nadjib , Abdul; Suleman, Zulfikri; Khairunnas; Rafinzar, Rahmat; Istiqoma; Saputri, Efrilia Wanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3724

Abstract

Generasi muda Indonesia menghadapi krisis identitas dan memudarnya nilai kebangsaan akibat pengaruh globalisasi dan budaya asing. Untuk menjawab tantangan ini, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Sriwijaya bersama Karang Taruna Desa Sungai Rengas I melaksanakan kegiatan pemutaran dan diskusi film bertema kepahlawanan, dengan fokus pada film “Jenderal Soedirman.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kebangsaan pemuda melalui pemutaran dan diskusi film Jenderal Soedirman. Metode pelaksanaan mencakup empat tahapan, yaitu pre-test, bedah film, penyampaian materi dan diskusi, dan post-test. Peserta sebanyak 30 pemuda Karang Taruna Desa Rengas I. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 71% menjadi 100%. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya pemahaman dan partisipasi generasi muda dalam kegiatan kebangsaan.
Peningkatan Kesadaran dan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Melalui Sosialisasi Pemeriksaan IVA Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Serviks di Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor Fristiyanti, Regina Ayu; Avia Dewi, Yuanita Viva; Sari, Lia Indria; Ahmad, Mukhlisiana; Zaizafun, Deaneta Salwa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3733

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia dengan prevalensi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat serta keterbatasan akses terhadap layanan deteksi dini menjadi faktor utama yang memengaruhi tingginya angka morbiditas dan mortalitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur mengenai kanker serviks serta pentingnya deteksi dini dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Kegiatan dilaksanakan dengan metode pendekatan partisipatif, mencakup edukasi kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi prosedur IVA, serta evaluasi pengetahuan peserta melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 38 orang peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 46,05?±?19,66 meningkat menjadi 81,84?±?11,00 pada post-test, dengan selisih rata-rata sebesar 35,79 poin. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Paired T-test didapatkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik antara nilai sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, sebanyak 81,57% peserta menyatakan kesediaan untuk menjalani pemeriksaan skrining IVA. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi pemeriksaan IVA merupakan intervensi yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks, serta berkontribusi pada pencapaian transformasi sistem kesehatan nasional.
Penggunaan Fabel Digital Berbasis Kearifan Lokal Melalui Metode Story Telling dalam Meningkatkan Minat Baca Anak di Tk Aisyiyah Busthanul Athfal 37 Anggraini, Sapariah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3734

Abstract

Latar Belakang: Alasan minat baca siswa di Indonesia rendah disebabkan karena penggunaan smartphone yang kurang tepat dan kebiasaan membaca yang tidak dilatih sejak dini. Kebiasaan membaca harus dimulai sedini mungkin termasuk saat anak memasuki taman kanak-kanak (TK). Namun, kebanyakan siswa lebih memilih menggunakan smartphone untuk menonton video di youtube dan bermain game dibandingkan dengan membaca buku. Tujuan: kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa melalui stimulasi buku dongeng fabel digital berbahasa Banjar. Metode: Kegiatan ini diikuti oleh 60 siswa Aisyiyah Bustanul Athfal 37 yang berlangsung dari 2 hingga 14 September 2024. Kegiatan mencakup sesi pemberian buku dongeng fabel digital berbahasa Banjar melalui metode story telling dilanjutkan dengan pengukuran minat baca melalui observasi menggunakan instrumen yang terdiri dari 3 indikator yakni attention, interest dan desire. Hasil: terdapat peningkatan pada minat baca siswa setelah diberikan buku dongeng fabel digital berbahasa Banjar. Kesimpulan: Minat baca siswa dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan media digital, guru dapat mengaplikasikan buku dongeng fabel ini di sela waktu belajar siswa.