cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
Hubungan Pengetahuan Gizi Dan Pola Makan Dengan Status Gizi Remaja: The Relationship of Nutrition Knowledge and Diet with Adolescent Nutrition Status Cindy Helena Nadapdap; Mautang, Theo; Paturusi, Achmad; Agustina, Rakhmawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7848

Abstract

Remaja adalah bagian besar populasi dan sumber daya manusia untuk pembangunan masa depan. Status gizi sangat penting bagi kualitas kesehatan remaja agar mereka siap menjadi dewasa dengan kualitas hidup optimal. Remaja yang mengalami gizi buruk meningkatkan risiko anemia dan stunting, sedangkan kelebihan gizi berisiko penyakit degeneratif hal ini dapat mempengaruhi kualitas hidup dan produktivitas di masa depan. Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan 44,2% remaja usia 13-18 tahun mengalami masalah gizi. Pengetahuan gizi dan pola makan dapat mempengaruhi gizi remaja, dimana pemahaman yang benar mendorong perilaku makan sehat. Studi pendahuluan di SMA N 2 Tondano menemukan kurangnya fasilitas pendukung pengetahuan gizi siswa selain itu kemudahan akses terhadap makanan yang kurang bergizi sangat banyak ditemukan diarea sekolah sehingga banyak siswa sering mengonsumsi makanan yang kurang bergizi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan pola makan dengan status gizi pada siswa SMA Negeri 2 Tondano, menggunakan metode kuantitatif bersifat analitik dengan menggunakan uji spearman rank pada siswa kelas X dan XI sebanyak 67 responden (total sampling). Analisis menggunakan rank spearman menunjukkan ada hubungan signifikan antara pengetahuan gizi p-value =(0,025<0,05) dan pola makan p-value =(0,021<0,05) dengan status gizi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan pengetahuan gizi dan pola makan dengan status gizi remaja SMA Negeri 2 Tondano.
Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi dan Isi Piringku pada tingkat Pengetahuan dan Sikap Siswa Kelas 6 SD: The Effect of profiding Nutrition Education and My Plate on the level of Knowledge and Attitude of Class 6 Students Anisah; Widani Darma Isasih; Laksmi Nur Fajriani; Ni Made Wiasty Sukanty; Nissa Anggriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7874

Abstract

Anak sekolah merupakan salah satu kelompok rentan gizi, kelebihan gizi dan kekurangan gizi pada anak akan memberi dampak negatif terhadap potensi pertumbuhan ekonomi bangsa. Anak- anak yang kekurangan makanan bergizi akan tertinggal pertumbuhan fisik, mental dan intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian Edukasi Gizi dan program Isi Piringku terhadap tingkat pengetahuan dan sikap siswa kelas 6 SD 1 Labuapi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test pada 42 siswa. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan sikap siswa setelah diberikan edukasi. Rata-rata perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi adalah 5,35 dengan nilai t sebesar 4,21 dan p = 0,000 (p < 0,05), menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan. Selain itu, terdapat pula peningkatan sikap dengan rata-rata perbedaan sebesar 4,20, nilai t sebesar 3,98 dan p = 0,000 (p < 0,05), yang juga menunjukkan perubahan sikap yang signifikan. Kesimpulannya, pemberian Edukasi Gizi dan program Isi Piringku secara efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa kelas 6 SD 1 Labuapi.
Konsumsi Kopi, Indeks Massa Tubuh, dan Risiko Hipertensi Studi pada Masyarakat Pesisir: Coffee Consumption, Body Mass Index, and Hypertension Risk: A Study in Coastal Communities Wiasty Sukanty, Ni Made; I Putu Bayu Agus Saputra; Laksmi Nur Fajriani; Anisah; Widani Darma Isasih
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7876

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang sering tidak terdeteksi dini, namun berisiko menimbulkan komplikasi serius. Konsumsi kopi dan status gizi, khususnya indeks massa tubuh (IMT), diduga turut berkontribusi terhadap tekanan darah, namun bukti ilmiah yang konsisten masih terbatas, khususnya di komunitas pesisir seperti Desa Batu Layar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dan konsumsi kopi terhadap tekanan darah pada masyarakat pesisir di Desa Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan total 136 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data IMT diperoleh melalui pengukuran antropometri, konsumsi kopi diukur menggunakan kuesioner semi-kuantitatif, dan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital. Analisis hubungan antarvariabel dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebanyak 62% responden memiliki konsumsi kopi yang berisiko, dan 55% berada dalam kategori gemuk hingga obesitas. Prevalensi hipertensi derajat I dan prehipertensi cukup tinggi (masing-masing 40% dan 31%). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi dengan tekanan darah, maupun antara IMT dengan tekanan darah. Konsumsi kopi dan IMT tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap tekanan darah pada populasi ini. Diperlukan penelitian lanjutan dengan pendekatan multivariat serta mempertimbangkan variabel lain seperti pola makan, stres, dan aktivitas fisik untuk pemahaman yang lebih mendalam.
Review: Pengaruh Produk Olahan Susu Fermentasi terhadap Risiko Penyakit Kardiovaskular: Review: The Effect of Fermented Milk Products on The Risk of Cardiovaskular Disease Fajriani, Laksmi Nur; Sukanty, Ni Made Wiasty; Anisah; Isasih, Widani Darma; Anggriany, Nissa; Najiyyah, Siti Ulfatun
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7892

Abstract

Penyakit Kardiovaskular (PKV) merupakan penyebab utama kematian global yang diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2050. Faktor risiko utama PKV meliputi hipertensi, dislipidemia, hiperkolesterolemia, dan hiperglikemia. Salah satu strategi pencegahan yang mendapat perhatian adalah konsumsi produk olahan susu fermentasi seperti yoghurt, kefir, dan keju yang mengandung probiotik dan senyawa bioaktif hasil fermentasi. Probiotik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium berperan dalam menurunkan kadar kolesterol total, LDL, serta meningkatkan HDL melalui berbagai mekanisme termasuk penghambatan enzim HMG-CoA reduktase dan peningkatan ekskresi asam empedu. Selain itu, produk susu fermentasi diketahui berkontribusi dalam menurunkan tekanan darah, meningkatkan kesehatan usus, serta mengurangi peradangan sistemik yang berperan dalam patogenesis aterosklerosis. Studi epidemiologis menunjukkan hubungan signifikan antara konsumsi tinggi produk susu fermentasi dengan penurunan risiko PKV, hipertensi, dan stroke. Metode penyusunan yang digunakan adalah kajian literatur metode PRISMA dengan pendekatan deskriptif menggunakan pustaka sekunder melalui empat langkah yaitu identification, screening, eligibility, dan included sehingga didapatkan 14 artikel. Hasilnya menunjukkan bahwa produk olahan susu fermentasi mengandung bakteri probiotik dan senyawa bioaktif yang berperan dalam menurunkan LDL, meningkatkan HDL, sehingga mampu menurunkan risiko PKV. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa mengkonsumsi produk olahan susu fermentasi (yoghurt, keju, susu fermentasi) dalam jumlah tinggi dapat menurunkan risiko PKV sebesar 19% dibandingkan dengan konsumsi rendah.
Strategi Implementasi Kurikulum Berbasis Growth Mindset untuk Meningkatkan Resiliensi Akademik SMP IT Al Azhar 23 Kendal: Growth Mindset-Based Curriculum Implementation Strategy to Improve Academic Resilience at Al Azhar 23 Kendal IT Middle School Ahmad Shofi Mubarok; Natal Kristiono; Indri Astuti; Suyuti; Muh Zamroni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi implementasi kurikulum berbasis growth mindset dalam meningkatkan resiliensi akademik siswa di SMP IT Al Azhar 23 Kendal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, wakil kepala kurikulum, guru mata pelajaran, guru BK, wali kelas, siswa, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implementasi meliputi penguatan visi dan misi sekolah, pelatihan guru, pengembangan metode pembelajaran yang menekankan proses belajar, serta evaluasi yang berorientasi pada perkembangan siswa. Lingkungan belajar yang suportif dan kolaboratif berperan penting dalam membangun kepercayaan diri dan ketangguhan siswa. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman sebagian guru dan orang tua, serta resistensi awal siswa terhadap perubahan mindset. Untuk mengatasi tantangan tersebut, sekolah mengembangkan program pelatihan berkelanjutan dan kolaborasi aktif dengan orang tua. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kurikulum berbasis growth mindset efektif dalam meningkatkan resiliensi akademik siswa dan dapat menjadi model pengembangan kurikulum di sekolah lain.Rekomendasi bagi pengembangan kurikulum ke depan meliputi penguatan pelatihan guru, peningkatan keterlibatan orang tua, serta pengembangan evaluasi berbasis proses.
Strategi Pemberdayaan Petani Muda melalui Model Agripreneurship Berbasis Digital di Era 5.0: Young Farmer Empowerment Strategies through Digital-Based Agripreneurship Models in the 5.0 Era Mutata Uwi’ah; Vemi Fytaloka
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7911

Abstract

Di era Society 5.0, transformasi sektor pertanian melalui digitalisasi menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan. Artikel ini mengkaji strategi pemberdayaan petani muda melalui model agripreneurship berbasis digital di Indonesia.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dari berbagai sumber akademik dan jurnal internasional periode 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi agribisnis memberikan peluang signifikan bagi petani muda untuk meningkatkan efisiensi produksi, diversifikasi produk, serta akses pasar yang lebih luas. Literasi digital terbukti menjadi faktor kunci dalam mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan seperti IoT, drone, dan precision farming. Selain meningkatkan produktivitas, penerapan teknologi ini juga mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Namun demikian, tantangan masih dihadapi dalam bentuk kesenjangan akses infrastruktur digital, keterbatasan modal, serta rendahnya tingkat literasi digital di sejumlah wilayah pedesaan. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, swasta, dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan yang mendukung penguatan kapasitas petani muda. Simpulan artikel ini menggarisbawahi bahwa model agripreneurship berbasis digital memiliki potensi besar untuk mempercepat modernisasi pertanian Indonesia. Dukungan yang berkelanjutan diperlukan untuk menjadikan sektor ini lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan global.
Analisis Hukum Kedudukan Inspektorat Daerah Dalam Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : Legal Analysis of the Position of Regional Inspectorates in the Preparation of Regional Revenue and Expenditure Budgets Lukman Hakim; Ichsan Anwary
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum Inspektorat Daerah sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif dengan metode deskriptif-analitis dan preskriptif. Penelitian ini menitikberatkan pada analisis peraturan perundang-undangan, konsep-konsep hukum, serta pendekatan komparatif terhadap fungsi pengawasan internal pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inspektorat Daerah memiliki kewenangan strategis dalam mengawal proses penyusunan APBD, melalui pendampingan, reviu Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD), serta pemberian rekomendasi kebijakan. Namun, kedudukan Inspektorat Daerah yang berada di bawah kepala daerah secara struktural menimbulkan dilema dalam hal independensi dan objektivitas pengawasan. Ketergantungan struktural dan politik tersebut berpotensi menghambat pelaksanaan pengawasan yang efektif dan akuntabel. Penelitian ini merekomendasikan adanya reformasi kelembagaan dan reposisi struktural untuk memperkuat independensi Inspektorat Daerah, guna menjamin pengawasan keuangan daerah yang lebih transparan dan profesional.
Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang di Indonesia: Corporate Criminal Liability for Money Laundering Offenses in Indonesia Nur Aidah Rahmayanti; Ifrani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7948

Abstract

Tindak pidana pencucian uang merupakan bentuk kejahatan yang kompleks, terutama ketika dilakukan oleh korporasi yang memiliki struktur, jaringan, dan sumber daya yang mendukung penyamaran asal-usul dana ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana pencucian uang di Indonesia berdasarkan pendekatan hukum normatif. Kajian dilakukan melalui analisis peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan studi kasus aktual yang mencerminkan praktik pencucian uang oleh entitas korporasi. Penelitian ini menemukan bahwa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 memungkinkan korporasi dimintai pertanggungjawaban pidana atas tindakan pencucian uang yang dilakukan oleh atau atas nama korporasi. Pendekatan follow the money menjadi metode efektif dalam mengungkap tindak pidana tersebut, khususnya dalam pelacakan aset hasil kejahatan. Lembaga seperti PPATK memainkan peran penting dalam sistem anti pencucian uang melalui pelaporan dan analisis transaksi mencurigakan. Namun, penegakan hukum masih menghadapi tantangan seperti kompleksitas transaksi, teknologi finansial, dan kurangnya koordinasi antarlembaga. Oleh karena itu, penguatan regulasi, peningkatan kapasitas lembaga, dan penggunaan pendekatan penelusuran uang yang lebih sistematis menjadi kunci dalam efektivitas pemberantasan tindak pidana pencucian uang oleh korporasi di Indonesia.
Perlindungan Hukum terhadap Penjualan Sita Jaminan dalam Putusan Verstek di Pengadilan Hubungan Industrial : Legal Safeguards for the Sale of Seized Collateral in Verstek Decisions at the Industrial Relations Court Muhammad Enrico Hamlizar Tulis; Saprudin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7950

Abstract

Artikel ini membahas perlindungan hukum bagi para pihak terhadap penjualan objek sita jaminan berdasarkan putusan Verstek di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Dalam praktiknya, eksekusi putusan PHI seringkali dilakukan melalui penyitaan dan pelelangan aset perusahaan untuk memenuhi hak-hak pekerja. Namun, ketidakhadiran tergugat dalam persidangan Verstek serta tidak adanya mekanisme preventif yang melibatkan pihak ketiga sering menimbulkan persoalan hukum, terutama bagi pihak yang memiliki kepentingan atas barang yang disita. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan mengacu pada teori perlindungan hukum Philipus M. Hadjon serta prinsip kehati-hatian dalam eksekusi. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya verifikasi kepemilikan dan pemberitahuan kepada pihak ketiga sebelum dilakukan lelang, serta perlunya pembaruan hukum agar dapat mencegah kerugian yang ditimbulkan dari penjualan benda sitaan yang belum berkekuatan hukum tetap.
Polemik 4 Pulau Aceh Menjadi Milik Sumatera Utara Di Tinjau Dari Sudut Demokrasi, Teori Dan Politik (Studi Kasus Di Uinsu Tuntungan Kecamatan. Pancur Batu, Kabupaten. Deli Serdang): The Polemic of 4 Aceh Islands Belonging to North Sumatra Reviewed from the Perspective of Democracy, Theory and Politics (Case Study in Uinsu Tuntungan, Pancur Batu District, Deli Serdang Regency) Masrul Zuhri; Fahmi Idris Siregar; Mei Linda; Defani Zasqiyah Putri; Nabila Zahrah; Audya Putri Az-Zahra; Adinda Mulpira Br Tanjung
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7961

Abstract

Polemik terkait status kepemilikan empat pulau di wilayah perbatasan antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara menimbulkan perdebatan tajam dari sudut pandang demokrasi, teori kedaulatan wilayah, serta dinamika politik lokal dan nasional. Konflik ini menunjukkan lemahnya transparansi pemerintah pusat, buruknya koordinasi antar-instansi, serta minimnya pelibatan masyarakat setempat dalam proses penentuan batas wilayah, sebagaimana ditekankan dalam prinsip-prinsip demokrasi partisipatif. Berdasarkan hasil survei terhadap mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), mayoritas responden setuju bahwa polemik ini mencerminkan adanya kepentingan elit yang lebih dominan dibandingkan aspirasi rakyat di daerah. Polemik ini juga dinilai berkaitan erat dengan potensi sumber daya alam di wilayah tersebut, yang secara implisit mengindikasikan adanya perebutan simbolik atas kekuasaan administratif antarprovinsi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis literatur dan data primer, artikel ini mengupas relevansi teori demokrasi partisipatif, teori konflik elit, serta implikasinya terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Temuan penelitian ini menekankan pentingnya kejelasan dokumen historis, koordinasi pemerintah pusat-daerah, dan penguatan mekanisme demokrasi lokal dalam penyelesaian sengketa batas wilayah.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue