cover
Contact Name
Mesiono
Contact Email
pemajournal@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
pemajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. William Iskandar Pasar V Medan Estate Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Mudabbir: Journal Research and Education Studies
ISSN : -     EISSN : 27748391     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Mudabbir (Journal Research and Education Studies) is Published by the Association of Indonesian Islamic Education Managers (PERMAPENDIS) North Sumatra. This journal aims to publish and disseminate the results of research and studies on education. Articles published in journals are the results of research or areas of educational thought carried out by researchers, teachers, lecturers, and education students. Detailed information for article loading and article instructions is provided in each issue. This journal is published regularly twice in the period January-June and July-December.
Articles 717 Documents
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Visual Terhadap Daya Ingat Materi Pelajaran IPAS pada Siswa Kelas Tinggi Sekolah Dasar Kelas IV Lestari, Bunga; Damanik, Muhd. Hayyanul; Wati, Kholila; Siregar, Masnuripa; Siregar, Surya Kartini Indah Sari; Putri, Fatin Adelya; Siregar, Naina Idma; Syafitri, Yunita; Siregar, Raza; Amri, Mutia Syafiqo Naswya
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran visual terhadap daya ingat siswa dalam memahami materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada kelas IV sekolah dasar. Masalah utama dalam pembelajaran IPAS adalah abstraknya konsep-konsep yang dipelajari, sehingga siswa membutuhkan bantuan media visual untuk memperkuat daya ingat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa angket yang disebarkan kepada 20 siswa SD IT Islam Cendekia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87% siswa merasa lebih mudah mengingat materi saat menggunakan media visual, 80% merasa lebih fokus, dan 73% mampu menjelaskan kembali materi dengan lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa media visual memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan daya ingat siswa. Dengan demikian, media visual disarankan digunakan secara konsisten dalam proses pembelajaran IPAS.
Pengaruh Penggunaan Media Gambar Terhadap Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Al Zany, Nazirah; Damanik, Muhd. Hayyanul; Fadhilah, Nurul Wardani; Almeida, Annisa; Febriyanti, Elisa; Salsabila, Nada Syiva; Permatasari, Luthfia; Nasution, Pebrijah; Ramadhani, Ramadhani; Amri, Amri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1428

Abstract

Pendidikan dasar merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan kemampuan intelektual siswa. Salah satu tantangan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar adalah meningkatkan minat belajar siswa, yang merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan belajar. Minat belajar yang tinggi akan mendorong siswa untuk lebih aktif, fokus, dan termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Dalam rangka meningkatkan minat belajar, pemilihan media pembelajaran yang tepat menjadi hal yang sangat krusial. Salah satu media yang terbukti efektif dalam pembelajaran di tingkat sekolah dasar adalah media gambar. Media gambar mampu menarik perhatian siswa karena bersifat visual, konkret, dan mudah dipahami. Gambar juga dapat membantu siswa memahami konsep yang abstrak, serta merangsang daya imajinasi dan kreativitas mereka. Penggunaan media gambar dalam pembelajaran diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan media gambar terhadap minat belajar siswa sekolah dasar, serta bagaimana media tersebut dapat dioptimalkan dalam kegiatan pembelajaran.
Studi Kritis Terhadap Peran Pengadilan Agama dalam Menangani Kasus Hak Asuh Anak Pasca-Perceraian Lasmana, Juanda; Noor, Muhammad Andri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis peran Pengadilan Agama dalam menangani kasus hak asuh anak pasca-perceraian di Indonesia. Permasalahan hak asuh anak merupakan salah satu isu paling sensitif dan kompleks yang muncul akibat perceraian, karena menyangkut masa depan, perlindungan, dan kesejahteraan anak sebagai generasi penerus bangsa. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan kritis, di mana data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi di Pengadilan Agama, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi pustaka dan dokumen hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Agama berperan tidak hanya sebagai lembaga pengadil yang memutus perkara secara hukum, tetapi juga sebagai mediator yang berupaya menengahi konflik antara kedua orang tua melalui mekanisme mediasi. Namun, dalam praktiknya, penyelesaian sengketa hak asuh anak masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidakpatuhan terhadap putusan pengadilan, konflik emosional antara mantan pasangan, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Prinsip “kepentingan terbaik bagi anak” menjadi dasar utama dalam setiap keputusan, meskipun implementasinya sering terhambat oleh faktor sosial, budaya, dan psikologis. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas hakim dan mediator, penguatan mekanisme mediasi, serta edukasi hukum kepada masyarakat guna memperkuat perlindungan hak anak dan meningkatkan efektivitas peran Pengadilan Agama dalam penyelesaian kasus hak asuh anak pasca-perceraian.
Konsep Pendidikan Agama Islam Menurut KH. Ahmad Dahlan Silvy Nindia Putri; Maulana, Moh. Firman; Guchi, Zulkarnaen
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1432

Abstract

Penelitian ini membahas konsep pendidikan Islam menurut KH. Ahmad Dahlan dan relevansinya terhadap tujuan pendidikan nasional di Indonesia. KH. Ahmad Dahlan merupakan tokoh pembaru pendidikan Islam yang menekankan pentingnya integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data dikumpulkan melalui telaah literatur serta dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH. Ahmad Dahlan memandang pendidikan Islam harus mampu membentuk manusia muslim yang berbudi luhur, alim dalam agama, dan luas wawasan ilmu pengetahuan. Kurikulum yang dikembangkan memadukan pelajaran agama dan umum, serta menekankan pendidikan karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Konsep ini sangat relevan dengan tujuan pendidikan nasional yang menekankan pembentukan manusia yang beriman, bertakwa, cerdas, dan berakhlak mulia. Dengan demikian, pemikiran KH. Ahmad Dahlan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan sistem pendidikan nasional yang holistik dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini membahas konsep pendidikan Islam menurut KH. Ahmad Dahlan dan relevansinya terhadap tujuan pendidikan nasional di Indonesia. KH. Ahmad Dahlan merupakan tokoh pembaru pendidikan Islam yang menekankan pentingnya integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data dikumpulkan melalui telaah literatur serta dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH. Ahmad Dahlan memandang pendidikan Islam harus mampu membentuk manusia muslim yang berbudi luhur, alim dalam agama, dan luas wawasan ilmu pengetahuan. Kurikulum yang dikembangkan memadukan pelajaran agama dan umum, serta menekankan pendidikan karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Konsep ini sangat relevan dengan tujuan pendidikan nasional yang menekankan pembentukan manusia yang beriman, bertakwa, cerdas, dan berakhlak mulia. Dengan demikian, pemikiran KH. Ahmad Dahlan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan sistem pendidikan nasional yang holistik dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Poligami dalam Hukum Keluarga Islam Antara Teks Normatif dan Realitas Sosial Asriza, M. Rangga; Akbar, Khairul; Putri, Syakila Mawadah
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1433

Abstract

Poligami adalah salah satu topik penting dalam hukum keluarga Islam yang sampai saat ini masih memicu perdebatan di kalangan masyarakat Muslim, baik dari sudut pandang norma hukum maupun dalam penerapannya di kehidupan sosial. Secara teks, poligami diizinkan dalam Islam sebagaimana tercatat dalam Surah An-Nisa ayat 3, namun pelaksanaannya harus disertai kemampuan untuk menjaga keadilan terhadap semua istri, baik dalam hal materi seperti biaya hidup dan tempat tinggal, maupun dalam aspek emosional dan psikologis. Namun di lapangan, kenyataannya menunjukkan bahwa praktik poligami sering kali tidak memenuhi prinsip keadilan yang merupakan syarat utama menurut syariat. Banyak kasus poligami yang terjadi secara tersembunyi, tidak tercatat dalam sistem hukum, dan memberikan dampak negatif terhadap istri dan anak-anak dalam keluarga. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang besar antara aturan dalam ajaran Islam dengan praktik sosial yang ada di masyarakat, terutama dalam konteks budaya patriarki dan pemahaman agama yang cenderung memihak laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam posisi poligami dalam hukum Islam secara teoretis serta menggali kenyataan praktik poligami yang terjadi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum dan sosial untuk menemukan bahwa meskipun Islam memberi ruang bagi poligami dalam situasi tertentu, tetapi dalam praktiknya di dunia nyata, tindakan ini sering kali menyebabkan ketidakadilan, terutama terhadap perempuan. Karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih dalam dan kritis tentang syarat-syarat poligami serta penerapan hukum yang lebih ketat agar hak dan keadilan dapat terjamin bagi semua pihak yang terlibat.
Peran Mat Pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Kesadaran Religius dikalangan Remaja Generasi Z (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XI MAS Yayasan Pendidikan Al-Islamic Amalia Medan Ginting, Ahmad Iqbal; Parianto, Parianto; Kalsum, Umi
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun kesadaran religius di kalangan remaja Generasi Z, khususnya pada siswa kelas XI MAS Yayasan Pendidikan Al-Islamic Amalia Medan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena menurunnya kesadaran religius di kalangan remaja yang ditandai dengan rendahnya partisipasi dalam kegiatan keagamaan, lemahnya pemahaman terhadap nilai-nilai Islam, serta gaya hidup yang cenderung sekuler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi siswa kelas XI, guru PAI, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata pelajaran PAI berperan signifikan dalam membentuk kesadaran religius siswa, baik dari aspek kognitif (pengetahuan keagamaan), afektif (penghayatan nilai-nilai Islam), maupun psikomotorik (pengamalan ajaran agama). Proses pembelajaran yang interaktif, pendekatan kontekstual yang relevan dengan kehidupan remaja, serta keteladanan guru menjadi faktor pendukung utama dalam penguatan kesadaran religius tersebut. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan metode pembelajaran PAI yang lebih inovatif dan adaptif agar tujuan pendidikan agama dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun kesadaran religius di kalangan remaja Generasi Z, khususnya pada siswa kelas XI MAS Yayasan Pendidikan Al-Islamic Amalia Medan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena menurunnya kesadaran religius di kalangan remaja yang ditandai dengan rendahnya partisipasi dalam kegiatan keagamaan, lemahnya pemahaman terhadap nilai-nilai Islam, serta gaya hidup yang cenderung sekuler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi siswa kelas XI, guru PAI, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata pelajaran PAI berperan signifikan dalam membentuk kesadaran religius siswa, baik dari aspek kognitif (pengetahuan keagamaan), afektif (penghayatan nilai-nilai Islam), maupun psikomotorik (pengamalan ajaran agama). Proses pembelajaran yang interaktif, pendekatan kontekstual yang relevan dengan kehidupan remaja, serta keteladanan guru menjadi faktor pendukung utama dalam penguatan kesadaran religius tersebut. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan metode pembelajaran PAI yang lebih inovatif dan adaptif agar tujuan pendidikan agama dapat tercapai secara optimal.
Analisis Transformasi Implementasi Kurkulum KTSP dan Merdeka dalam Upaya Peningkatan Kemandirian dan Mutu Pembelajaran di Sekolah Damanik, Syafti Alfhiza; Sitepu, Widya Vani; Sitompul, Lastri Yetti; Sitohang, Setia T.; Gultom, Moraita; Tarigan, Tanty Novelia; Sinaga, Christa Voni Roulina
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013 dalam persoalan kemandirian sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dari pengumpulan data melalui studi kepustakaan, data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk menggambarkan secara kritis efektivitas implementasi kedua kurikulum dalam konteks tantangan struktural dan kultural yang dihadapi satuan pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi kurikulum yang telah dilakukan adalah upaya merespons terhadap tuntutan zaman dan krisis pembelajaran. Namun demikian, implemtasi kurikulum belum sepenuhnya mampu menjawab kompleksitas persoalan pendidikan jika tidak disertai penguatan sumber daya manusia, kepemimpinan sekolah, serta dukungan sistemik dari pemerintah dan masyarakat. dari kurikulum KTSP ke Kurikulum Merdeka membawa paradigma baru yang menekankan pada fleksibilitas, diferensiasi, dan penguatan karakter peserta didik, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan aktor pendidikan di tingkat mikro. Tulisan ini menawarkan kontribusi konseptual berupa paradigma bahwa transformasi pendidikan yang berdampak hanya dapat terwujud melalui sinergi antara desain kurikulum yang adaptif dan pemberdayaan ekosistem pendidikan secara menyeluruh.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Permainan Harta Karun Terhadap Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X di SMAS Al Bahra Jeneponto Nurfatiha, Nurfatiha; Qaddafi, Muhammad; Ashar, Hasbullahair; Munirah, Munirah; Jafar, Andi Ferawati
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan hasil belajar peserta didik kelas X SMAS Al Bahra Jeneponto yang diajar dan tidak diajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan permainan harta karun, serta mengukur pengaruh penerapan model tersebut. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain post-test only control group. Sampel terdiri atas kelas X A1 sebagai kelas eksperimen dan X A2 sebagai kelas kontrol. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 73 dan kelas kontrol sebesar 41,75, sedangkan rata-rata minat belajar masing-masing sebesar 65,2 dan 58,3. Uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas, baik pada minat belajar (Asymp. Sig. = 0,001) maupun hasil belajar (Asymp. Sig. = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan permainan harta karun efektif meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik. Implikasi dari penelitian ini antara lain pentingnya integrasi elemen permainan dalam pembelajaran, dukungan terhadap pengembangan teori pembelajaran berbasis permainan, serta perlunya pelatihan bagi guru dalam menerapkan model pembelajaran inovatif di berbagai mata pelajaran.
Quite Qutting di Kalangan Generasi Z: Literature Review Manajerial Widiari, Putu Ayu Ossi
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1448

Abstract

Quite quitting yang populer di media sosial menggambarkan tindakan pekerja yang hanya menyelesaikan tugas-tugas minimal yang diperlukan untuk tugas pokok mereka tanpa memilih mengundurkan diri. Hal ini mencerminkan penurunan dedikasi dan engagement karyawan yang berdampak pada budaya kerja, produktivitas dan retensi karyawan. Gen Z memiliki nilai generasional yang mengutamakan work-life balance menunjukkan kecenderungan kuat terhadap fenomena ini. Penelitian ini bertujuan mengkaji definisi, perkembangan konsep, kemunculan pada Gen Z, faktor penyebab, dan implikasinya bagi organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur menemukan bahwa quite quitting bukan hanya demotivasi personal saja melainkan gambaran ketidaksesuaian antara sistem kerja dan nilai generasional pada Gen Z yang disebabkan oleh burnout, ketidakseimbangan tuntutan dan sumber daya pekerjaan, rendahnya engagement kerja, kepemimpinan yang tidak responsif dan nilai generasional. Implikasi dari fenomena ini mencakup penurunan produktivitas, kualitas organisasi, serta partisipasi dalam inovasi, oleh karena itu perlu respons strategis organisasi dengan meningkatkan kesejahteraan karyawan, menumbuhkan keterlibatan kerja melalui kepemimpinan inklusif, dan menekankan makna dalam pekerjaan. Penelitian ini menegaskan quiet quitting sebagai isu strategis yang memerlukan perhatian serius dari manajemen untuk merancang strategi MSDM yang relevan dan berfokus pada kesejahteraan karyawan.
Perubahan Penyebutan Partuturan Pada Etnis Batak Toba di Desa Simanosor Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah Sitompul, Sarilam; Amal, Bakhrul Khair
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi perubahan penyebutan partuturan pada etnis Batak Toba serta untuk mengetahui dampak perubahan penyebutan partuturan pada etnis Batak Toba di Desa Simanosor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan informan kunci dan utama yang dipilih oleh peneliti yaitu masyarakat dan tokoh adat di Desa Simanosor. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori perubahan sosial Max Weber, yang menyatakan bahwa masyarakat terbentuk dan terkait oleh faktor-faktor salah satunya adalah adanya nilai-nilai yang diterima dan dianut oleh mayoritas anggota masyarakat. Perubahan nilai-nilai ini dapat memengaruhi struktur sosial dan pola interaksi di dalam masyarakat, tergantung pada bagaimana nilai-nilai tersebut berkembang atau bergeser. Adapun faktor perubahan penyebutan partuturan dalam penelitian yaitu keberagaman etnis, perkawinan antar etnis, melemahnya peran orang tua, penggunaan bahasa indonesia, serta perkembangan zaman.