cover
Contact Name
Tarso Rudiana
Contact Email
lppm.unmabanten@gmail.com
Phone
+6282216689508
Journal Mail Official
tarso.rudiana@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Mathla'ul Anwar Jalan Raya Labuan KM 23, Pandeglang Banten
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 25408739     EISSN : 25408747     DOI : 10.30653/002
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. JPPM, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 438 Documents
Sosialisasi Pemilih Cerdas Bagi Generasi Muda Pada Pemilu Serentak 2024 Romli, Ombi; Mulyawan, Arif; Ariyan, Said; Humaeroh, Siti; Nurlia, Elly; Nurbani , Siti; Hanifah, Ifat; Husna, Ucu; Mulyati, Dede; Kurniawan, Maskun; Rifai, Epi Hasan; Maulfianti, Afdi; Riandini, Nopi; Hakim, Zaenal
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.1030

Abstract

Pelajar, mahasiswa, dan pemuda merupakan generasi muda penerus bangsa yang memiliki posisi strategis dalam Pemilihan Umum (Pemilu). Jumlahnya yang mencapai 55 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 akan sangat mempengaruhi dan menentukan hasil Pemilu Serentak 2024. Tetapi banyak diantara mereka yang belum memiliki pengetahuan dan memahami pemilu secara komprehensif. Selain itu keberadaanya rentan terpengaruh oleh kondisi pragmatisme politik masyarakat yang menentukan pilihannya berdasarkan pemberian materi dari peserta pemilu. Oleh karena itu perlu adanya sosialisasi pemilih cerdas bagi generasi muda pada Pemilu 2024. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pendidikan politik dan membentuk pemilih cerdas di kalangan generasi muda yaitu pelajar, mahasiswa, dan pemuda di Kabupaten Pandeglang pada Pemilu Serentak 2024. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan dialog interaktif antara nara sumber dan peserta. Materi yang disampaikan berasal dari UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang pemilu, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) mengenai teknis penyelengaran Pemilu, dan masalah-masalah kepemiluan yang terjadi di masyarakat yang didiskusikan secara terbuka dengan peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman generasi muda mengenai pemilu dan pelaksananya, serta adanya kesadaran dari mereka untuk menjadi pemilih yang cerdas pada Pemilu Serentak 2024. Students, university students, and youth are the nation's next generation of young people with a strategic position in the General Election (Pemilu). Their number, which reaches 55 percent of the total Permanent Voter List (DPT) for the 2024 Election, will greatly influence and determine the results of the 2024 Simultaneous Election. However, many do not have comprehensive knowledge and understanding of the Election. Apart from that, its existence is vulnerable to being influenced by the condition of political pragmatism in the community, which determines its choices based on the material provided by election participants. Therefore, it is necessary to socialize intelligent voters for the younger generation in the 2024 Election. This activity aims to provide political education and form intelligent voters among the younger generation, namely students, university students, and youth in the Pandeglang Regency in the 2024 Simultaneous Election. Methods used in the activity include a lecture and interactive dialogue between resource persons and participants. The material presented comes from Law Number 7 of 2017 concerning Elections, General Election Commission (PKPU) regulations regarding the technicalities of holding elections, and electoral problems that occur in society which are discussed openly with participants. The results of this activity show an increase in the knowledge and understanding of the younger generation regarding elections and their implementation, as well as their awareness of being smart voters in the 2024 Simultaneous Elections.
Optimalisasi Badan Usaha Milik Desa: Pelatihan dan Pendampingan pada BUMDes Sejahtera Mandiri di Desa Cisait Kecamatan Kragilan Kartika, Rika; Fatari, Fatari; Hibar, Ujang
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.1064

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Cisait memiliki beberapa kendalan diantaranya kendala dalam proses produksi ketika memproduksi produk makanan berupa produk intip, dikarenakan belum memiliki mesin produksi, selain itu juga terbatasnya jangkauan pemasaran, pencatatan keuangan masih manual, dan belum memilikinya akta notaris BUMDes, sehingga kinerja BUMDes masih belum optimal. Oleh sebab itu tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk membantu BUMDes Sejahtera Mandiri mengoptimalisasikan kinerja nya, mulai dari perbaikan proses produksi, pencatatan keuangan dan pemasaran dengan menggunakan teknologi, hingga aspek legaliatas. Metode dalam kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini menggunakan metode kronologis. Berdasarkan kegiatan pelatihan dan pendampingan yang telah dilaksanakan maka diperoleh hasil bahwa, peserta yang hadir mampu membuat standar operasional produksi agar mendapatkan produk yang terstandar, mapu mengikuti penggunaan media berbasis digital baik untuk pemasaran maupun pencatatan keuangan, yaitu dengan website ecommerce dan aplikasi SI APIK, juga mendapatkan pendampingan untuk pengajuan akta notaris BUMDes. Simpulan dari kegiatan ini yaitu dapat membantu mengoptimalisasikan kinerja BUMDes Sejahtera Mandiri di Desa Cisait Kecamatan Kragilan, baik perbaikan dari aspek hukum, manajemen, dan keuangan. Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Cisait Village have several obstacles, including obstacles in the production process when producing food products in the form of intip products, because they don’t yet have production machines, in addition to limited marketing reach, financial records are still manual, and don’t have a BUMDes notary deed, so that BUMDes performance is still not optimal. Therefore, the purpose of this activity is to help BUMDes Sejahtera Mandiri optimize its performance, starting from improving the production process, financial records and marketing using technology, to legal aspects. The method in this Community Partnership Empowerment activity uses a chronological method. Based on the training and mentoring activities that have been carried out, the results obtained are that the participants who attended were able to create production operational standards in order to obtain standardized products, were able to follow the use of digital-based media for both marketing and financial records, namely the e-commerce website and the SI APIK application, and also received assistance for submitting BUMDes notary deeds. The conclusion of this activity is that it can help optimize the performance of BUMDes Sejahtera Mandiri in Cisait Village, Kragilan District, both in terms of improvements in legal, management and financial aspects.
Kompetensi Parenting: Penerapan Pendekatan Reflektif untuk Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Kecamatan Kasemen Mutaqin, Moh Fikri Tanzil; Rosmilawati, Ila; Risna, Inten; Aprilanata, Egis Rianti; Mulyani, Wina
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.1072

Abstract

Guru Pendidikan Anak Usia Dini yang memiliki kompetensi pembelajaran yang berorientasi pada perkembangan siswa (pedagogy), diperlukan juga kompetensi dalam penyelenggaraan program parenting (andragogy). Hal itu dikarenakan umumnya program parenting yang dilakukan dengan metode sosialisasi atau pengayaan pengetahuan saja, akan tetapi tidak mendasar pada proses membangun harapan dan menyajikan pengalaman dalam bentuk dialog. Pada konteks ini tujuan parenting perlu menyajikan harapan yang terbuka mengenai kesulitan yang dihadapi oleh orang tua, agar kemudian dapat tumbuh resiliensi saat menghadapi kesulitan dikarenakan melalui kegiatan reflektif dipercaya dapat menumbuhkan resiliensi sesorang. Meskipun demikian, untuk mecapai tujuan tersebut diperlukan guru yang terampil dalam mengelola program parenting dengan pendekatan reflektif. Untuk itu direalisasikan peningkatan kompetensi budaya reflektif guru PAUD dalam program parenting dengan metode workshop 5 tahapan. Pada prosesnya, guru PAUD juga diberikan kompetensi untuk mengelola platform digital untuk memudahkan proses refleksi yang berkelanjutan. Adapun hasil dari implementasi penerapan pendekatan reflektif pada parenting yang akan dilaksakan guru PAUD diantaranya, 1) Guru memiliki strategi menerapkan refleksi pada program parenting, 2) Guru mampu mengelola platform digital parenting, dan 3) Guru meyakini dapat melakukan tindaklanjut pada program parenting yang akan diselenggarakan di satuan pendidikan masing-masing. Early Childhood Education Teachers who have learning competencies that are oriented towards student development (pedagogy), also need competency in implementing parenting programs (andragogy). In general, parenting programs are carried out using socialization or knowledge enrichment methods only, but are not based on the process of building hope and presenting experiences in the form of dialogue. In this context, parenting goals need to present open expectations regarding the difficulties faced by parents, so that resilience can then grow when facing difficulties. Reflective activities are believed to foster a person's resilience. However, to achieve this goal requires teachers who are skilled in managing parenting programs with a reflective approach. For this reason, it is realized to increase the reflective cultural competence of PAUD teachers in parenting programs using the workshop method. In the process, PAUD teachers are also given the competency to manage digital platforms to facilitate a continuous reflection process. The results of the implementation of the reflective approach to parenting that PAUD teachers will carry out include, 1) Teachers have strategies for implementing reflection in parenting programs, 2) Teachers are able to manage digital parenting platforms, 3) Teachers believe they can carry out follow-up on parenting programs that will be held in each school.
Pelatihan Strategi Coping Stress (Problem and Emotion Focused) untuk Guru PAUD dalam Menangani Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Nur, Maulida; Kurnaedi , Nedi; Surya, Havid; Mutiarahmah , Lintang; Khairunnisa, Nurul
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.1075

Abstract

Anak dengan kebutuhan khusus berbeda dari anak biasa. Setiap orang tidak ingin dilahirkan dengan kelainan. Orang tua juga tidak ada yang ingin anak mereka dilahirkan dengan kelainan. Sekolah Khusus (SKH) atau Sekolah Luar Biasa (SLB) biasanya adalah sekolah yang mampu memfasilitasi anak berkebutuhan khusus, namun telah berubah dan anak-anak berkebutuhan khusus sekarang dapat bersekolah di Sekolah Regular. Pemerintah juga sudah menetapkannya melalui undang-undang bahwa sekolah umum harus memberikan pendidikan inklusif. Ketidaksiapan guru dalam melayani anak berkebutuhan khusus di kelas rentan mengalami stres dikarenakan keterbatasan pengetahuan dan sarana prasarana yang tidak memadai. Stres pada guru dapat mengakibatkan hal yang fatal. Oleh karena itu perlu adanya pelatihan Coping Stress (Problem And Emotion Focused) Untuk Guru PAUD Dalam Menangani Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Reguler dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada guru PAUD yang menangani anak berkebutuhan khusus atau yang kemungkinan besar akan menerima anak berkebutuhan khusus di sekolah PAUD regular untuk mengelola stres denga cara yang bijak sehingga tidak melampiaskan rasa tertekan dengan cara-cara yang negatif. Metode yang digunakan yaitu dengan Pelatihan kepada guru PAUD yang menangani anak berkebutuhan khusus di sekolah regular. Penelitian ini menunjukan adanya penambahan pemahaman guru tentan coping stres dan penanganan anak ABK. Children with special needs are different from typically developing children. No one wishes to be born with a disability, and parents also do not want their children to have disabilities. Special Schools are typically institutions that cater to children with special needs, however times have changed and children with special needs can now attend regular schools. The government has also mandated this through legislation, which requires public schools to provide inclusive education. One challenge is that many teachers are unprepared to serve children with special needs, which can lead to stress due to limited knowledge and insufficient infrastructure. Teacher stress can have serious consequences. Therefore, there is a need for training in stress coping strategies (both problem-focused and emotion-focused) for Early Childhood Education (ECCE) teachers, particularly those caring for children with special needs in regular schools. The goal of this training is to equip ECCE teachers with the knowledge and skills needed to manage stress effectively and avoid expressing it in harmful ways. The method used in this study involves training ECCE teachers who work with children with special needs in regular schools. The results of the research show that there is an improvement in teachers' understanding of how to cope with stress and support children with special needs.
Peran Strategis Perempuan sebagai Kader Posyandu: Program Pendampingan Edu-Aksi Mitigasi Bencana pada Anak Usia Dini di Kecamatan Kasemen Juanto, Ade; Sari, Novita; Junaedi, Yusup; Islahiyah, Islahiyah; Nadivah, Nadivah; Fuadah, Hanis; Nurfitriani, Nurfitriani
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.1082

Abstract

Program pendampingan edu-aksi mitigasi bencana pada anak usia dini di Kecamatan Kasemen bertujuan untuk memberdayakan perempuan sebagai kader Posyandu dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di komunitas mereka. Program ini melibatkan pelatihan intensif, penyuluhan edukatif, dan simulasi bencana yang dirancang untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan para kader dalam menghadapi berbagai jenis bencana. Fokus utama program adalah mengedukasi anak usia dini dan masyarakat tentang langkah-langkah mitigasi bencana melalui pendekatan yang partisipatif dan kolaboratif. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan kesiapsiagaan para kader, serta terbentuknya jaringan kerja sama yang lebih kuat antara kader, masyarakat, dan lembaga terkait. Selain itu, program ini berhasil menanamkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam melindungi kelompok rentan, terutama anak-anak, dari risiko bencana. Program ini tidak hanya memperkuat peran strategis perempuan dalam mitigasi bencana, tetapi juga menciptakan fondasi yang lebih kokoh bagi komunitas Kecamatan Kasemen dalam membangun ketangguhan dan kesiapsiagaan yang berkelanjutan terhadap berbagai potensi bencana di masa depan. Disaster mitigation education-action assistance program for early childhood in Kasemen District aims to empower women as posyandu cadres in improving disaster preparedness in their communities. This program involves intensive training, educational outreach, and disaster simulations designed to strengthen cadres' knowledge and skills in dealing with various types of disasters. The main focus of the program is to educate young children and the community about disaster mitigation measures through a participatory and collaborative approach. The results of this program show a significant increase in the understanding and preparedness of cadres, as well as the formation of a stronger collaborative network between cadres, the community and related institutions. In addition, this program has succeeded in instilling awareness of the important role of women in protecting vulnerable groups, especially children, from disaster risks. Thus, this program not only strengthens the strategic role of women in disaster mitigation, but also creates a stronger foundation for the Kasemen District community in building resilience and sustainable preparedness for various potential disasters in the future.
Pelatihan Pembuatan Media Presentasi Berbantuan ClassPoint untuk Guru Sekolah Menengah di SMPN 1 Sukaraja Sovia, Anny; Hakim, Lukman El; Partasiwi, Nurashri; Siska, Siska; Pratama, Haikal Dito
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.1094

Abstract

Berdasarkan hasil diskusi yang dilakukan bersama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, masih banyak permasalahan-permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran di kelas, misalnya pembelajaran berjalan satu arah hanya dari guru kepada peserta didik, metode yang digunakan kebanyakan ceramah sehingga suasana pembelajaran menjadi bosan, pemilihan media pembelajaran monoton dan tidak variatif, motivasi belajar peserta didik rendah, serta kurangnya perhatian peserta didik selama proses pembelajaran. Maka dari itu tim pengabdian melakukan pelatihan kepada guru menengah di SMPN 1 Sukaraja agar dapat menciptakan pembelajaran yang menarik dan interaktif dengan menggunakan Aplikasi ClassPoint. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pelatihan ini adalah metode presentasi mengenai pengenalan software, kemanfaataannya, dan penerapannya dalam pembuatan media pembelajaran interaktif, serta metode demonstrasi mengenai pengoperasionalisasian program. Terdapat kendala dalam pelatihan yaitu kurangnya waktu yang diberikan dan akses jaringan yang sulit. Based on the results of discussions held together with the Sukabumi District Education Office, there are still many problems found in classroom learning, for example learning goes in one direction only from the teacher to the students, the method used is mostly lectures so the learning atmosphere becomes bored, the choice of learning media monotonous and not varied, low student learning motivation, and lack of student attention during the learning process. Therefore, the service team conducted training for secondary teachers at SMPN 1 Sukaraja so they could create interesting and interactive learning using the ClassPoint Application. The method applied in this training activity is a presentation method regarding the introduction of software, its benefits, and its application in creating interactive learning media, as well as a demonstration method regarding the operationalization of the program. There are obstacles in training, namely the lack of time given and difficult network access.
Optimalisasi Kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA) Mendukung Implementasi Wajib Halal Oktober 2024 di Kabupaten Pandeglang Susilo, Hadi; Hidayat, Deden; Abdillah, Nurullah Asep; Rahmadanti, Aulia; Rahmawati, Dania; Maulani, Tuti Rostianti
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.1129

Abstract

Kesadaran masyarakat untuk kebutuhan produk halal sangat meningkat. Masyarakat Pandeglang adalah Masyarakat yang mementingkan konsumsi produk halal, khususnya untuk produk olahan hewani. Maka diperlukan pelatihan para juru sembelih halal yang bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja terlatih dalam pemotongan hewan halal sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pelatihan ini menggunakan metode berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), yang menjamin bahwa para peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan regulasi dan kebutuhan industri. Selain itu, pelatihan ini juga dilengkapi dengan praktek penyembelihan langsung, di mana peserta dapat menerapkan teori yang telah dipelajari dalam situasi nyata. Melalui metode gabungan antara teori berbasis SKKNI dan praktik lapangan, pelatihan ini berhasil menghasilkan juru sembelih halal yang kompeten, tersertifikasi, dan mampu memenuhi kebutuhan akan pemotongan hewan yang sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan hewan. Program ini diharapkan dapat mendukung industri penyediaan daging halal dan meningkatkan kualitas juru sembelih di Indonesia, sehingga menciptakan kepercayaan publik terhadap kehalalan dan keamanan produk daging. Public awareness of the need for halal products is increasing. The Pandeglang community is a community that prioritizes the consumption of halal products, especially processed animal products. For this reason, training for halal slaughterers is required, a program that aims to create trained workers in halal animal slaughter in accordance with established standards. This training uses a method based on the Indonesian National Work Competency Standards (SKKNI), which ensures that participants acquire knowledge and skills in accordance with industry regulations and needs. Apart from that, this training is also equipped with direct slaughter practice, where participants can apply the theory they have learned in real situations. Using a combined method of SKKNI-based theory and field practice, this training succeeded in producing halal slaughterers who are competent, certified, and able to meet the need for slaughtering animals in accordance with Islamic law and animal health standards. This program is expected to support the halal meat supply industry and improve the quality of slaughterers in Indonesia, thereby creating public confidence in the halal and safety of meat products.
Creative Learning Media Management with Canva: Building Teacher Skills in The Digital Age Anaguna, Nursyam; Arifin, Nurhikma
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.1150

Abstract

One of the main problems at SDN 7 Ulu Balombong is the lack of teacher skills in integrating technology and utilizing creative learning media to create a learning environment that is motivating and in line with current developments. To solve this problem, community service activities were carried out in the form of training and assistance in using Canva which aimed to help teachers at the school improve their technology integration skills in creative learning. The implementation method used is to adopt the action research stages which consist of 5 stages, namely: planning, action, observation, evaluation and reflection, and mentoring. Training activities are carried out for one day, while mentoring activities are carried out for 2 months. The results of the training showed a significant increase in building teacher skills using the creative learning media Canva where the satisfaction score of the training participants reached the very satisfied category with a percentage of 89.66%. Discussion and observation activities carried out showed an increase in understanding, digital literacy and quality of learning through the use of creative learning media based on Canva technology.
Merancang Buku Laporan Pendidikan Anak Usia Dini yang Efektif dan Komprehensif Kurniawati, Asih Budi; Haenilah, Een Y.; Nawangsasi, Devi; Pradini, Susanthi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.1156

Abstract

Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru yang berkenaan dengan merancang kisi-kisi instrumen yang berisi indikator dari seluruh aspek perkembangan anak yang harus ternilai, merancang rubrik penilaian otentik yang valid dan reiabel untuk mengukur perkembangan anak usia dini, menggunakan rubrik penilaian untuk mengukur perkembangan anak usia dini secara objektif, mengolah data sebagai bahan evaluasi untuk menyimpulkan perkembangan anak usia dini, serta mendesain buku raport yang berisi gambaran perkembangan anak secara tepat dan komunikatif. Metode yang digunakan untuk pelaksanaan pelatihan adalah ekspositori, tanya jawab, kerja kelompok, dan presentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan uji paired sample t-test didapatkan nilai sig. (2-tailed) sebesar (0,000 < 0,05). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai pretest dan posttest, sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang diberikan memiliki pengaruh terhadap pemahaman dan kemampuan guru PAUD. This training program aims to enhance the professionalism of teachers by designing an instrument grid that includes indicators for all aspects of child development that need to be assessed, creating valid and reliable authentic assessment rubrics to measure early childhood development, using assessment rubrics to objectively evaluate early childhood development, processing data for evaluation purposes to summarize early childhood development, and designing report cards that accurately and communicatively depict a child's development. The methods used for implementing the training include exposition, question and answer sessions, group work, and presentations. The data analysis technique employed is the paired sample t-test. Based on the results from the paired sample t-test, a significance value (2-tailed) of (0.000 < 0.05) was obtained. From these results, it can be concluded that there is a difference between the pretest and posttest scores, indicating that the training provided has an impact on the understanding and skills of early childhood education teachers.
Pemberdayaan Pokdarwis Macan Ketawa dalam Pengembangan Wellness Tourism di Desa Wisata Padarincang Umam, Chotibul; Yuslistyari, Eka Indah; Asfia, Fida; Ferial, Linardita; Syamiyah, Najah; Larasati, Cipta Restu; Aeni, Vina Nurul
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.1224

Abstract

Perkembangan wellness tourism di Indonesia menunjukkan tren yang positif dan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat dan kebutuhan akan liburan yang tidak hanya memberikan relaksasi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan daya tarik wellness tourism di Desa Padarincang. Metode pengabdian masyarakat yang diterapkan adalah Community-Based Participatory Research (CBPR) yang berlokasi di Desa Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Hasil pelatihan terkait pengembangan potensi-potensi yang bisa dikembangkan melalui pembuatan paket wisata wellness tourism, dimana keberlanjutan program paket wisata wellness tourism di desa wisata sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan wisatawan, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat lokal. Keberhasilan Program Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PkM) di Desa Wisata Padarincang menunjukkan bahwa mitra Pokdarwis Macan Ketawa telah berhasil dalam menciptakan produk paket wisata wellness tourism dan mempromosikan produk wisata mereka melalui media digital. The development of wellness tourism in Indonesia has shown a positive trend and has continued to increase in recent years with increasing public awareness of the importance of a healthy lifestyle and the need for a vacation that not only provides relaxation, but also improves physical and mental well-being. The activity aims to develop the appeal of wellness tourism in Padarincang village. The community service method applied is Community-Based Participatory Research (CBPR) which is located in Padarincang Village, Serang Regency-Banten Province. The results of the training related to the development of potentials that can be developed through the creation of wellness tourism tour packages, where the sustainability of the wellness tourism tour package program in tourist villages is very important to maintain a balance between tourist needs, environmental conservation, and the welfare of local communities. The success of the Community Service Activity Program (PkM) in Padarincang Tourism Village shows that Pokdarwis Macan Ketawa partners have succeeded in creating wellness tourism tour package products and promoting their tourism products through digital media.