cover
Contact Name
Ahmad Syarqawi
Contact Email
syarqawinasution@gmail.com
Phone
+6285376744230
Journal Mail Official
educandumedia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Baru, Gg Keluarga, Kel Tembung, Kec Medan Tembung, Medan-Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educandumedia: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
ISSN : -     EISSN : 28305140     DOI : DOI: https://doi.org/10.61721/educandumedia
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Educandumedia merupakan wadah yang dibentuk untuk memberikan fasilitas kepada para akademisi menerbitkan tulisannya. Spesifikasi kajian yang akan diterbitkan pada jurnal educandumedia adalah pembahasan tentang pendidikan dan kependidikan. Jurnal Educanmedia diterbitkan oleh Yayasan Insan Cipta Medan. Tulisan yang dikirimkan dapat berbentuk hasil penelitian atau kajian kepustakaan yang dilakukan melalui prosedur ilmiah. Jurnal educandumedia akan diterbitkan secara berkala yaitu tiga kali dalam satu tahun yang terdiri pada bulan januari-April, Mei-Agustus dan September-Desember. Artinya jurnal Educandumedia diterbitkan 3 kali dalam setahun. Dalam proses penerbitannya, melalui langkah-langkah yang telah ditentukan, yaitu proses pengiriman naskah, perbaikan sesuai saran penyunting ahli dan proses penerbitan tulisan pada jurnal educandumedia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023" : 7 Documents clear
SISTEM DEMOKRASI DALAM PEMILIHAN UMUM DI INDONESIA Mukhlis; Asni Zahara; Khalisa Aisyah Signora; Dyva Patricia Siahaan; Della Dwi Syahpira; Siti Nurhaliza Fardani; Azzahra Al Adawiyah; Supangge Tiara; Vina Noura; Puteriyani Khairunnisa; Fifia El Zuhra
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.193

Abstract

Pemilihan umum (pemilu) merupakan suatu mekanisme yang termuat dalam sistem demokrasi untuk memilih wakil rakyat yang akan menempati kelembagaan perwakilan rakyat dan sebagai salah satu bentuk pemenuhan hak asasi warga negara dalam bidang politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui demokrasi dan pemilu, sistem demokrasi secara langsung di Indonesia, dan pemilihan umum di Indonesia setelah kemerdekaan hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan desain study literature/literature review atau disebut dengan kajian pustaka. Demokrasi telah menjadi arus utama dalam negara modern. Salah satu syarat negara yang berdemokrasi ialah menyelenggarakan pemilu. Pemilu dilakukan dengan tujuan agar terwujudnya kedaulatan rakyat serta untuk mewujudkan tujuan demokrasi yaitu pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat. Rakyat tidak mungkin memerintah secara langsung. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk memilih wakil rakyat dalam memerintah suatu negara selama jangka waktu tertentu. Dalam pemilihan umum, demokrasi juga memiliki peran yang dapat mempengaruhi kualitas dari suatu pemilihan. Hasil dari suatu pemilihan dapat berkualitas atau tidak bergantung dari para penyelenggara pemilihan itu sendiri bersamaan dengan kesadaran masyarakat yang memilih para calon wakil rakyat dan asas pemilu yang digunakan. Di Indonesia asas yang digunakan dalam pemilu yaitu asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
PERJALANAN DAN PROBLEMATIKA KONSTITUSI DI INDONESIA Munthe, Abdul Kholik; Dalimunthe, Anazwa Khairani; Falah, Abdul Syahir; Sulastri, Tyara; Purba, Gita Rahmayani; Sembiring, Rizki khairunisa; Sihotang, Ayu Saniah; Khairiyah, Anis; Rezeki, Syahri Anggi; Amalia, Dwi Rizki
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.196

Abstract

Konstitusi adalah kesepakatan antara semua rakyat suatu negara, yang berkaitan erat dengan bentuk pembangunan negara yang diinginkan. Konstitusi bertindak sebagai sumber hukum yang tertinggi karena merupakan perwujudan dari kontrak sosial semua manusia yang berdaulat dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah konstitusi pertama NKRI, perkembangan dan perubahan konstitusi, serta problematika perubahan konstitusi di Indonesia. Dalam tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi Pustaka, yang mana data ini dihasilkan dari buku-buku, jurnal ilmiah, media massa dan internet serta referensi lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbentuknya konstitusi di Indonesia berawal saat penjajahan Jepang, terjadinya perubahan konstitusi sebanyak empat kali, serta adanya suatu masalah yang menyebabkan perubahan pada konstitusi di Indonesia. Kata Kunci: Konstitusi, Negara, perjalanan dan problematika
PERSAMAAN DAN PERBEDAAN SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA DENGAN NEGARA LAIN Toni Nasution; Siregar, Nur hairini; Rahel Navilia Sihite; Faiz Agung Luthfiansyah; Muhammad Faiz Panjaitan; Ridho Afdal Marunduri; Chairunnisa T.D.E Angkat; Rizky Gunadi Aulia; Nadya Ramadhani; Dhea afriza pohan; Mutiara Nasution; Nuansah andrika
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.197

Abstract

Abstrak Demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana semua warga negaranya memiliki hak yang sama untuk pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Setiap negara memiliki persamaan dan perbedaan sistem pemerintahan negara. Artikel ini akan membahas mengenai persamaan dan perbedaan sistem demorasi di negara Indonesia dengan negara lain. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan menerapkan pendekatan literatur. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian adalah menggunakan metode dokumentasi, dimana sumber kajian yang digunakan berupa jurnal dan artikel ilmiah dan buku yang mendukung untuk mendapatkan berbagai informasi yang diperlukan. Indonesia, Amerika Serikat dan India memiliki kesamaan yaitu sama sama Negara yang menganut sistem demokrasi dan terdapat beberapa persamaan dan perbedaan dalam system demokrasinya. Persamaan system demorasi Indonesia dengan Amerika Serikat yaitu sama sama menerapkan system demorasi modern dan system demokrasi presidensial. Persamaan system demokrasi Indonesia dengan India yaitu pemilihan presiden melibatkan partai politik. Perbedaan yang terdapat dari system demokrasi Indonesia dangan Amerika Serikat adalah masyarakat Indonesia secara langsung memilih presidennya dengan adanya pemilu sedangkan masyarakat Amerika Serikat tidak memilih langsung presidennya, mereka hanya memilih perwakilan yang disebut sistem Electoral College untuk mewakili mereka dalam memilih presiden. Selain itu di Indonesia pemilihan anggota parlemen di isi oleh orang orang partai tanpa melihat keahlian mereka sedangakan di Amerika Serikat pemilihan anggota parlemen ditentukan oleh partai yang diambil dari kalangan ahli. Perbedaan dengan Negara India adalah Indonesia menganut sistem demokrasi Pancasila sedangkan India menganut sistem demokarsi liberal. Kata Kunci: Demokrasi, Sistem Demorasi Abstract This article will discuss the similarities and differences between the democratization system in Indonesia and other countries. This study uses a qualitative method by applying a literature approach. The data collection technique used in this research is using the documentation method, where the sources of the studies used are journals and scientific articles and books that support getting the various information needed. Democracy is a form of government in which all citizens have the same right to make decisions that can change their lives. Every country has similarities and differences in the system of state government. Indonesia, the United States and India have in common that they are both countries that adhere to a democratic system and there are several similarities and differences in their democratic systems. The similarity of Indonesia's democracy system with the United States is that both implement a modern democratic system and a presidential democratic system. The similarity of the Indonesian democratic system with India is that the presidential election involves political parties. The difference between Indonesia's democratic system and that of the United States is that the Indonesian people directly elect their president with elections, while the people of the United States do not directly elect their president, they only elect representatives called the Electoral College system to represent them in electing the president. Apart from that, in Indonesia the election for members of parliament is filled by party people regardless of their expertise, while in the United States the election for members of parliament is determined by the party taken from among experts. The difference with India is that Indonesia adheres to the Pancasila democratic system while India adheres to a liberal democratic system. Keywords: Democracy, Democracy System
MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT DALAM MENJALANKAN KONSTITUSI Manurung , Fitriani; Dea Ahunayah; Hani Octarina; Khairunnisa; Mutiya; Muhammad Fadil Azhari; Nia Anggraini; Anisa Khairani; Syabrina Hayati Siregar; Pitri Aulina Usman Lubis; Rizky Wardiyah
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.201

Abstract

Kesadaran berkonstitusi sangat ditentukan oleh pengetahuan dan pemahaman tentang isi konstitusi. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pentingnya menjalankan konstitusi dalam bermasyarakat, serta membangun kesadaran masyarakat menjalankan konstitusi melalui pendidikan kewarganegaraan. Metode penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yaitu mengumpulkan data atau suatu karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian. Dari hasil penelitian masih terdapat masyarakat yang belum menjalankan konstitusi secara sadar dan bijaksana. Sehingga terdapat beberapa permasalahan hukum yang belum memberikan kepuasan bagi para pencari keadilan. Sehingga dapat disimpulkan bagaimana kesadaran masyarakat dalam membangun dan menjalankan konstitusi. Oleh karenanya penguatan kesadaran berkonstitusi diterapkan agar perlindungan dan pemenuhan hak tiap-tiap warga negara harus terlaksanakan dengan sungguh-sungguh di setiap sendi kehidupan masyarakat dan negara. Kata Kunci: Pelaksanaan Konstitusi, Kesadaran Berkonstitusi, Pendidikan Kewarganegaraan
KETAATAN KONSTITUSI SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN PONDASI NEGARA Syarqawi, Ahmad; Daulay, Nur Hasanah; Aulia Khairani; Nur Rizki, Syafira; Sofyan, Shifa; Kurniawan, M. Billy; Sahusilawane, Nazwa Azzahra; Safira, Ayu; Rizki S Nasution, Ika Husnul; Wulandari, Yesi
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.204

Abstract

ABSTRAK Negara adalah suatu organisasi dalam suatu rentang tertentu, dalam rentang tersebut terdapat manusia, kedaulatan, dan pengakuan oleh negara lain. Pada zaman modern ini, secara umum setiap negara memiliki konstitusi, karena berdirinya suatu negara tidak dapat dipisahkan dari keberadaan konstitusi. Konstitusi suatu negara adalah seperangkat aturan yang mengatur hubungan antara pemerintah dan rakyat dan antara lembaga negara dalam suatu negara. Konstitusi juga mengatur hak dan kewajiban warga negara dan proses pemilu. Konstitusi suatu negara biasanya terdiri dari beberapa dokumen, seperti Undang-Undang Dasar (UUD), peraturan perundang-undangan, keputusan Mahkamah Konstitusi, dan kebijakan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan konstitusional sebagai upaya membangun dasar negara. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kepustakaan, dimana metode pengumpulan data diarahkan pada pencarian data dan informasi melalui dokumen, baik dokumen tertulis, gambar, maupun dokumen elektronik yang mendukung proses penulisan. Hasil temuan menunjukkan bahwa ketaatan berkonstitusi tidak hanya menghasilkan keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga menekankan pada pembentukan sikap ketaatan berkonstitusi dan tindakan praktis untuk membangun demokrasi konstitusional melalui implementasi sila-sila Pancasila. Kata Kunci: konstitusi, negara, ketaatan, pondasi negara.
MEWUJUDKAN MASYARAKAT DEMOKRATIS MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Satriyadi; Azmi Oktari Harahap; Putri Amanda Fadilla; Khairina Habib Rangkuti; Bunga Kesuma; Nur Adilla; Khairunnisa; Yesa Dwi Khairani; Ardina Khorunnisa; M. Dzaky Labib
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk masyarakat yang demokratis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan membantu mengembangkan nilai-nilai luhur, memahami konsep demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan pentingnya partisipasi aktif. Pendidikan demokrasi dalam konteks pendidikan kewarganegaraan di Indonesia diperlukan untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi dan membentuk generasi muda yang sadar akan hak-hak dan kewajiban sebagai warga negara. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman pentingnya pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan demokrasi dalam membentuk masyarakat yang demokratis.  
PERJALANAN DEMOKRASI INDONESIA DAN PROBLEMATIKANYA Muhammad Kaulan Karima; Syazwina Dinda Damara Rais; Putri Hasanah Harahap; Fitri Ana Daulay; Eyzi Pratiwi; Zaura Izzati Siagian; Buti Sarma Sitompul; Nur Nani Siagian; Nuri Alfitriyani; Tasya Sabrina
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.208

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang menganut sistem demokrasi yaitu rakyat sebagai pemegang kekuasaan, pembuat dan penentu keputusan dan kebijakan tertinggi dalam penyelenggaraannya yang diwakilkan melalui Lembaga perwakilan. Indonesia dalam perjalanan berdemokrasi mengalami beberapa periode, hingga saat ini menjalani periode reformasi. Kemajuan masyarakat Indonesia merupakan faktor yang sangat mempengaruhi lahirnya partai-partai politik dan yang mendorong terbentuknya sistem multipartai di Indonesia. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui proses perjalanan demokrasi di Indonesia serta problematikanya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis beberapa artikel dan buku yang relevan. Negara yang berdemokrasi, tentunya membenarkan keberadaan partai politik sebagai pilar dari sebuah demokrasi atau dalam pelaksanaan kedaulatan rakyat. Demokrasi dilaksanakan melalui pemilihan umum dalam rangka menduduki kepemimpinan. Penelitian ini memberikan pemahaman dalam pentingnya mengetahui proses perjalanan demokrasi di Indonesia dan problematikanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7