cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
ISSN : 30264707     EISSN : 30264170     DOI : https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 586 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS LECTORA INSPIRE PADA TEMA 1 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 4 KELAS V SDN 016529 BP. MANDOGE T.A. 2023/2024 Liza Hasanah Pohan; Naeklan Simbolon; Demmu Karo-karo; Lala Jelita Ananda; Dody F. Pandimun Ambarita
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i1.127

Abstract

Liza Hasanah Pohan (1191111021) Pengembangan Media Pembelajaran Tematik Berbasis Lectora Inspire Pada Tema 1 Subtema 1 Pembelajaran 4 Kelas V SDN 016529 BP. Mandoge. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis lectora inspire pada tema 1 subtema 1 pembelajaran 4 kelas V SDN 016529 BP. Mandoge. Serta untuk mengetahui kelayakan dan kefektifan dari media yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Research and Development (R & D) menggunakan langkah-langkah pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, kusioner angket, dan tes. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 016529. Validasi oleh ahli materi yang memperoleh nilai rata-rata 3,66 dengan kategori  “Sangat Layak”, validasi media yang memperoleh nilai rata-rata 3,75 dengan kategori “Sangat Layak”, dan uji coba peserta didik diperoleh nilai rata-rata 3,82 dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil penelitian yang diperoleh dalam menguji efektivitas media pembelajaran menunjukkan nilai pre-test sebesar 47,33 dan nilai post-test sebesar 87,73 dengan peningkatan hasil belajar sebesar 40,4, kemudian nilai N-Gain yang didapatkan sebesar 0,77 dengan kategori tinggi dan dengan presentase 77,21% dalam kategori efektif. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran tematik berbasis lectora inspire sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran serta efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tema 1 subtema 1 pembelajaran 4 di kelas V SDN 016529 BP. Mandoge.
Pengembangan Media Pembelajaran Exploding Box Pop Up 3D Pada Pembelajaran Tematik Tema 5 Subtema 1 Kelas IV SDN 016529 Bp. Mandoge Dwi Cahyani; Naeklan Simbolon; Risma Sitohang; Erlinda Simanungkalit; Apiek Gandamana
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i1.128

Abstract

Dwi Cahyani (1192111002). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan media pembelajaran exploding box pop-up 3D yang layak digunakan dalam pembelajaran kelas IV Tema Pahlawaku Subtema 1 Perjuangan Para Pahlawan pembelajaran 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research & development) menggunakan langkah-langkah pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada pengembangan ini subjek uji coba yakni dosen FIP UNIMED sebagai ahli materi dan ahli media serta ahli praktisi pendidikan guru kelas IV SDN 016529 Bp. Mandoge Kab, Asahan untuk menilai kelayakan media pembelajaran. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner. Data yang dikumpulkan berisikan skor validasi setiap tahapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran exploding box pop-up 3D mendapatkan skor kelayakan penilaian mencapai 78%. Hasil uji kepraktisan dengan melihat respon peserta didik pada tabel 4.14 diketahui media pembelajaran exploding box pop-up 3D sangat layak dengan nilai 84,44% yang berarti media yang dikembangkan mudah untuk digunakan dalam pembelajaran kelas IV Tema 5 Pahlawanku Subtema 1 Perjuangan Para Pahlawan pembelajaran 1. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa media pembelajaran exploding box pop-up 3D layak untuk pembelajaran kelas IV Tema 5 Pahlawanku Subtema 1 Perjuangan Para Pahlawan pembelajaran 1.
PENDIDIKAN DAN MODEL PENGELOLAAN KONFLIK Sintia Ayu Lestari; Dwi Ratnasari; Muhammad Saiful Ulum; Moh. Dani Naufal Azizy; Mu'alimin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.135

Abstract

Dalam dinamika institusi pendidikan, pertentangan menjadi suatu hal yang tidak dapat dihindari, baik dalam skala individu maupun kelompok. Konflik merupakan situasi di mana dua atau lebih pihak memiliki perbedaan pandangan, tujuan, ataupun kepentingan. Konflik bisa muncul dalam berbagai situasi, termasuk di dalam lingkungan organisasi. Ketidakcocokan yang timbul dari perbedaan dalam konteks organisasi sering menjadi pemicu terjadinya konflik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengidentifikasi berbagai bentuk konflik yang terjadi dalam konteks organisasi maupun pendidikan. Metode yang diterapkan adalah studi literatur, yang melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber pustaka, membaca, mencatat, serta mengelola bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dapat timbul dalam berbagai situasi, termasuk di dalam dunia pendidikan dan lingkungan organisasi. Dalam konteks lembaga pendidikan, terdapat beberapa jenis konflik, seperti antara individu, kelompok, atau antar bagian di institusi tersebut. Ada beragam model penyelesaian konflik dalam konteks organisasi pendidikan, seperti Accommodating, Integrating, Obliging, Dominating, Avoiding, Compromising, dan Collaborating. Dapat disimpulkan bahwa dalam penyelesaian konflik terdapat beberapa elemen penting, jika diatur secara sistematis, sehingga hal itu dapat memberikan dampak positif pada kemajuan dan perkembangan baik dalam lembaga pendidikan maupun organisasi. Sebaliknya, mengabaikan konflik dapat menimbulkan dampak negatif pada perkembangan peserta didik dan merusak citra lembaga pendidikan serta organisasi tersebut.
KEEFEKTIFAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA - SISWI KELAS X SMK BINA BANUA BANJARMASIN M.Rizki Fatahillah; Jarkawi; Sri Ayatina Hayati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.136

Abstract

Penelitian ini dilakukan tujuannya untuk mengetahui seberapa besar kepercayaan diri pada siswa-siswi kelas X Di SMK Bina Banua Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Eksperimental one group pre-test-post-test. Kuesioner ini mengedepankan teori kepercayaan diri yang dikemukakan oleh (Angelis dalam Rahayu 2013).  Dan skala dalam penelitian menggunakan skala likert. Berdasarkan jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 79 siswa-siswi dan jumlah sampel 11 siswa-siswi yang kepercayaan diri nya rendah. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Random Sampling. Analisis data yang digunakan adalah Uji Paired Sampel T-test. Yang dimana pertama-tama dilakukan nya pre-test dan setelah kegiataan pemberian layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama baru dilakukannya post-test kepada sampel. Setelah dilakukan tahap pertama tadi lalu hasil nya di uji menggunakan Uji Paired Sampel T-test, yang dimana dasar pengambilan keputusan pada hasil uji ini. 1. Jika nilai signifikan >0,05 maka pemberian layanan tidak efektif. 2. Jika nilai signifikan <0,05 maka pemberian layanan efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Hasil uji penelitian ini berdasarkan nilai sign.(2-tailed) lebih kecil dari nilai keputusan maka pemberian layanan diterima. Hasil dari penelitian ini mendapatkan nilai sign.(2-tailed) Berada dinilai 0,000. Maka pemberian layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa-siswi kelas X SMK Bina Banua Banjarmasin.
IDENTIFIKASI TAHAPAN DAN DAMPAK DARI MANAJEMEN KONFLIK MARYATUL QIBTIYAH; KIRANA RAHMAWATI; ADELA IBRAHIM; SEVINA ATMALA SARI; MU’ALIMIN
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.137

Abstract

Konflik dalam organisasi adalah proses alamiah yang terjadi di setiap organisasi dimana terjadi interaksi antara satu dengan lainnya, memiliki kecenderungan untuk menimbulkan konflik. Konflik dapat muncul karena buruknya komunikasi, saling ketergantungan, faktor pribadi, perbedaan budaya dan nilai-nilai masing-masing individu. Konflik dapat muncul baik antara atasan dengan bawahan, sesama rekan kerja, maupun dengan lainnya. Konflik dapat muncul karena beberapa sebab seperti konflik individu, konflik antar individu, konflik kelompok, dan lainnya. Konflik organisasi adalah pertentangan yang terjadi ketika perilaku orientasi sasaran dari satu kelompok berbenturan atau terancam oleh sasaran-sasaran kelompok. Konflik bisa terjadi dimana pun pada setiap situasi yang ada, suatu indikasi yang menunjukkan bahwa pada saat sistem komunikasi dan informasi tidak menemui sasarannya, timbulah kesalahpahaman di antara dua pihak atau lebih.
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Tematik di SD Kemala Bhayangkari Makassar Mahdiyah; Jamaluddin P; Ervi Novitasari
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i1.142

Abstract

Proses pembelajaran hingga saat ini masih cendenrung pasif karena guru masih menggunakan metode pembelajaran satu arah. Masih banyak guru yang kurang inovatif dalam menentukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran team game tournament (TGT) untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik di SD Kemala Bhayangkari Makassar. Subjek penelitian ini berjumlah 22 siswa dengan jumlah 11 siwa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 65,60% dan siklus II sebesar 88,51%. Terjadinya peningkatan keaktifan belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Adapun nilai rata-rata pretest sebesar 58,2, sedangkan nilai rata-rata posttest siklus I sebesar 72 dan siklus II sebesar 90. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa serta penerapan model pembelajaran TGT efektif untuk diterapkan pada mata pelajaran tematik.
Manajemen Layanan Khusus Komite Sekolah Di Sekolah Dasar Negeri 02 Suci Panti Jember Yesa Ayu Lestari; Na’maluna Qoulan Sabila; Ifadatut Thausiyah; Rofiq Hidayat
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.157

Abstract

Layanan khusus merupakan kegiatan yang diadakan oleh sekolah untuk memenuhi kebutuhan siswa yang memiliki kebutuhan khusus, dan dalam penyelenggarannya, komite sekolah memiliki peran penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi manajemen layanan khusus yang dilakukan oleh komite sekolah di Sekolah Dasar Negeri 02 Suci Panti Jember. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen layanan khusus yang dilakukan oleh komite sekolah di Sekolah Dasar Negeri 02 Suci Panti Jember telah berjalan dengan baik. Komite sekolah telah merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi layanan khusus tersebut, dan mereka juga bekerja sama dengan pihak terkait dalam penyelenggaraan layanan khusus. Upaya yang perlu dilakukan oleh komite sekolah untuk meningkatkan kualitas layanan khusus, seperti meningkatkan pemahaman mereka tentang layanan khusus, meningkatkan kerja sama dengan pihak terkait, dan juga meningkatkan fasilitas dan sarana yang digunakan dalam layanan khusus tersebut.
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KARIR DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) Nadia Latifatma; Kessy Ananda; Egi Pratama Putra Tanjung; Ulfa Fadhillah Thohir; Aprima Sonia; Dihra Ardaly Siregar; Cut Tarisa; Tria Anisyah Pebina Br Ginting; Arifatuz Zahro; Widya Lestari; Sufina Dewi; Fyarisa; Uswatun Hasanah; Fitri Handayani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.158

Abstract

Didalam suatu lembaga pendidikan layanan bimbingan karir untuk siswa SMP memiliki peranan penting berupa mengenai perubahan dan perkembangan siswa yang optimal selain belajar-mengajar sekolah juga memiliki kewajiban untuk membantu para siswa dalam mengatasi masalah perkembangan pendidikannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode  penelitian  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah  metode  deskriptif  kualitatif. Dilihat dari latar belakang konseling karir tidak dapat dipisahkan dari bimbingan karir. Bimbingan karir di SMP merupakan kelanjutan dari bimbingan karir di SD, Bimbingan dan konseling karir di SMP merupakan proses bantuan yang diberikan oleh konselor sekolah kepada siswa dalam rangka pemberian informasi tentang karir sehingga dapat membina sikap dan apresiasinya terhadap jenis pendidikan, jenis pekerjaan, sehingga muncul kesadaran pada diri siswa untuk memilih pekerjaan dan pendidikan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan yang dimiliki.
Penerapan Metode Eksperimen dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V Di SDN Wolonbue Sisilia Susanti; Mariana Sada; Sitti Arafah Bahruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode eksperimen dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN Wolonbue pada materi Fotosintesis serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode eksperimen. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang terlihat berdasarkan hasil pre test dan post tes, berturut-turut adalah 63,53 dan 77,06. Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Faktor pendukung dan penghambat bagi guru dalam menerapkan metode eksperimen di SDN Wolonbue yaitu: sarana dan prasarana yang baik dan memadai serta sumber buku yang sesuai dengan materi, sedangkan faktor penghambat yaitu: Hal hal yang menjadikan penghambat terbesar proses pembelajaran yaitu kurangnya pemahaman siswa dan sempitnya waktu selama proses pembelajaran.
PERAN GURU PPKN DALAM MENCIPTAKAN SUASANA PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN INOVATIF DI SMP N 35 MEDAN Alissa Putri Simbolon; Mantasia Hasibuan; Vinolya Lidevia Br Manik; Seevaira Chyta Simanullang; Rahmi Siregar; Florensia Silaban; Liber Siagian; Fazli Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.164

Abstract

Seorang guru merupakan fasilitator dalam kelas yang akan mengarahkan murid untuk melaksanakan pembelajaran. Guru yang kreatif akan menyediakan pembelajaran yang menarik untuk membuat siswa paham dengan materi yang disediakan dan dapat menciptakan pembelajaran yang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru PPKn dalam menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan inovatif di SMP N 35 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PPKn sangat penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan inovatif di SMP. Seorang guru PPKn harus memiliki kemampuan untuk menyampaikan materi pelajaran dengan cara yang menarik dan mendidik sehingga siswa dapat memahami konsep-konsep yang diajarkan secara lebih baik.

Page 2 of 59 | Total Record : 586