cover
Contact Name
Muh. Isbar Pratama
Contact Email
isbarpratama@unm.ac.id
Phone
+6285399692435
Journal Mail Official
jhp2m@unm.ac.id
Editorial Address
Kampus UNM Parangtambung Jl. Daeng Tata Raya, Parang Tambung, 90224 Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JHP2M)
ISSN : -     EISSN : 29628776     DOI : -
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. This journal focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 193 Documents
Pendampingan Branding dan Promosi Produk UMKM Berbasis Aplikasi Shopee di Desa Bontomatene, Kabupaten Jeneponto Azwan Anwar; Halil Arianto; Arian Nurrifqhi; St. Nurhilmah Busrah; Nur Ismiyati
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 05 Nomor 02 (Mei-Juli 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bzghvd32

Abstract

This community service program aimed to assist micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Bontomatene Village, Turatea District, Jeneponto Regency, in strengthening product branding and using the Shopee application as a digital promotion channel. The partner problems included inconsistent packaging, less attractive product photos, limited product descriptions, and limited skills in uploading and managing digital storefronts. The program was conducted on March 2, 2026, using a participatory approach consisting of needs observation, branding counseling, product photography practice, preparation of product descriptions and prices, product-upload simulation on Shopee, and reflective evaluation. The assisted MSME products included local coffee, chips, snacks, honey, palm sugar, and bottled products. The activity improved partners' understanding of brand visual elements, digital promotional material readiness, and basic skills in creating content and product listings. The program produced label designs, product photos, draft descriptions, and a concise guide for MSME digital promotion management.
Implementasi Model MULIA dalam Program Healthy Digital Campus untuk Penguatan Digital Wellbeing dan Perilaku Gizi Sehat Mahasiswa Andi Muhammad Dzulkifli; Nur Afiaty Mursalim; Kartini Kartini; Arinie Tri Nurrahmi; Ulfa Purnamasari
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 05 Nomor 02 (Mei-Juli 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/2ye2jq48

Abstract

Transformasi digital telah meningkatkan intensitas penggunaan teknologi digital di kalangan mahasiswa yang berpotensi memengaruhi digital wellbeing, perilaku kesehatan, dan perilaku gizi. Program Healthy Digital Campus berbasis Model MULIA (Monitoring, Understanding, Leadership Engagement, Intervention, and Administration Strengthening) dilaksanakan sebagai upaya promosi kesehatan kampus untuk memperkuat digital wellbeing dan perilaku gizi sehat mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Negeri Makassar. Kegiatan dilaksanakan selama satu minggu pada bulan Mei 2026 dengan melibatkan 52 mahasiswa. Program terdiri atas tahap monitoring, edukasi kesehatan, keterlibatan institusi, intervensi edukatif menggunakan media PowerPoint dan leaflet, serta evaluasi program melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta menggunakan smartphone sebagai perangkat digital utama (84,6%) dan mempertahankan tingkat pengetahuan yang sangat baik mengenai digital wellbeing dan perilaku gizi sehat dengan rata-rata jawaban benar sebesar 96,96% pada pre-test dan 96,15% pada post-test. Beberapa indikator menunjukkan kecenderungan perbaikan perilaku setelah intervensi, terutama penggunaan smartphone sebelum tidur, penggunaan smartphone saat makan, dan kebiasaan ngemil saat menggunakan smartphone. Tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,22. Program Healthy Digital Campus berbasis Model MULIA berpotensi menjadi pendekatan promosi kesehatan kampus yang efektif dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai digital wellbeing dan perilaku gizi sehat.
Transformasi Digital Teaching Guru melalui Pelatihan Artificial Intelligence dalam Pengembangan Media Pembelajaran Hasan Hasan; Sri Hastuti; Ahlun Ansar; Sitti Habibah; Muh Rizah Putrawan
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 05 Nomor 02 (Mei-Juli 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/frttee24

Abstract

Transformasi digital pendidikan menuntut guru untuk memiliki kompetensi digital teaching yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) pada proses pembelajaran. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih memiliki keterbatasan dalam penggunaan teknologi AI untuk pengembangan media pembelajaran digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital teaching guru melalui pelatihan Artificial Intelligence dalam pengembangan media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS) melalui tahapan sosialisasi dan analisis kebutuhan, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 20 guru sekolah menengah sebagai peserta utama. Hasil observasi awal dan pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum memahami penggunaan platform AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan Gamma AI dalam pembelajaran. Setelah pelaksanaan pelatihan, terjadi peningkatan signifikan pada kompetensi peserta, di antaranya pemahaman AI dalam pendidikan meningkat dari 30% menjadi 90%, kemampuan penggunaan ChatGPT meningkat dari 20% menjadi 88%, pengembangan media melalui Canva AI meningkat dari 25% menjadi 90%, serta kemampuan penyusunan presentasi melalui Gamma AI meningkat dari 15% menjadi 85%. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan berbagai produk media pembelajaran digital berupa modul ajar, presentasi interaktif, poster edukasi, infografis pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran berbasis AI. Pelatihan ini juga meningkatkan kreativitas, efisiensi kerja, dan kepercayaan diri guru dalam melaksanakan pembelajaran digital. Dengan demikian, pelatihan Artificial Intelligence terbukti efektif dalam mendukung transformasi digital teaching guru dan penguatan kompetensi profesional guru di era pendidikan modern.
Pembimbingan Berbasis Deep Learning bagi Guru PAUD dalam Implementasi P5 untuk Meningkatkan Literasi Sosial Anak melalui Media Bermain Edukatif Nurul Jamiah Sidiq; Kurnia Wahyu Prima; Sakmawati Sakmawati; Sagita Ramadhana; Rika Kurnia
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/egc34g12

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru PAUD dalam mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui pendampingan berbasis pembelajaran mendalam (Deep Learning) untuk mengembangkan literasi sosial anak usia dini. Mitra kegiatan adalah guru dan anak usia dini di TK Nurul Taqwa Pattunggaleng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan: sosialisasi dan analisis kebutuhan, pelatihan penguatan konsep, pelatihan pengembangan media digital, pendampingan implementasi, serta evaluasi dan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru dari rata-rata 52,50 (pre-test) menjadi 91,25 (post-test), keterampilan guru merancang media bermain edukatif meningkat dari rata-rata 52,25 menjadi 91,25 (kategori Mandiri), dan respon terhadap modul pendampingan mencapai 4,62/5,00. Literasi sosial anak meningkat dari rata-rata skor 1,15 menjadi 3,80, dengan 100% anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) pascaprogram Program juga menghasilkan luaran berupa modul pendampingan, media bermain edukatif digital, dan video dokumentasi kegiatan.
Pendampingan Pemanfaatan DeepSeek sebagai Alat Pendukung Pengajaran Pendidikan Nonformal di Rumah Belajar Alempureng Muhammad Syarifuddin Rahman; Abdurahman Hamid; Syamsinar Syamsinar; Fajar Arwadi; Norma Nasir
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/z71b2857

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital pengajar pendidikan nonformal di Rumah Belajar Alempureng melalui optimalisasi pemanfaatan DeepSeek sebagai alat bantu dalam menyusun dan mengembangkan pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pelatihan partisipatif yang meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengidentifikasi kemampuan awal peserta, dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai Generative Artificial Intelligence dan pemanfaatan DeepSeek dalam pembelajaran, serta praktik penyusunan perangkat dan aktivitas pembelajaran secara langsung menggunakan DeepSeek. Evaluasi dilakukan melalui post-test, angket kepuasan, dan analisis deskriptif terhadap peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi peserta dalam menggunakan DeepSeek untuk menyusun perangkat pembelajaran, membuat soal, serta merancang aktivitas pembelajaran. Tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa kegiatan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan digital pengajar pendidikan nonformal serta mendukung transformasi pembelajaran yang inovatif dan adaptif di era teknologi.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Life Skills Melalui Pelatihan Olahan Pangan Di Wonosobo Tri 'Ulya Qodriyati; I Ketut Atmaja Johny Arta; Rivo Nugroho; M Fahmi Zakariyah; Desika Putri Mardiani; Tisya Fajriatus Salim; Saskia Eka Nur Andini
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/1x1zt557

Abstract

Pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan nonformal merupakan strategi penting dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi komunitas perdesaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan produktif dan kesiapan berwirausaha warga belajar PKBM PROSPEK Desa Gondang, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, melalui pelatihan olahan pangan berbasis life skills. Program melibatkan 80 peserta dan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan praktik langsung, penguatan mindset kewirausahaan, manajemen usaha sederhana, serta pendampingan dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis peserta dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah, disertai perubahan pola pikir menuju orientasi ekonomi produktif. Penguatan mindset kewirausahaan dan pendampingan berkelanjutan berkontribusi terhadap peningkatan kepercayaan diri serta kesiapan peserta dalam mengembangkan usaha skala rumah tangga. Model pelatihan yang terintegrasi antara keterampilan teknis dan penguatan sikap ini berpotensi direplikasi sebagai strategi pemberdayaan berbasis pendidikan nonformal untuk mendukung penguatan kemandirian ekonomi masyarakat perdesaan.
Sosialisasi Pencegahan Perundungan (Bullying) sebagai Upaya Penguatan Karakter Peserta Didik dalam Mewujudkan Sekolah Dasar yang Aman, Nyaman, dan Ramah di SDN Panancangan 1 Anna Maria Oktaviani; Abdurrohman Abdurrohman; Syifa Hayatun Nazwa; Jihan Nursakinah; Baedowi Baedowi
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/t94w5a15

Abstract

Perundungan (bullying) di tingkat sekolah dasar merupakan ancaman serius yang dapat mengganggu perkembangan karakter dan kondisi psikologis peserta didik. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bentuk dan dampak perundungan, memperkuat nilai-nilai karakter empati, serta merubah peran siswa menjadi upstander aktif untuk mewujudkan iklim sekolah yang aman, nyaman, dan ramah di SDN Panancangan 1. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif interaktif, yang meliputi pemaparan materi multimedia, pemutaran video edukasi, simulasi role-playing, serta diskusi reflektif. Kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta didik kelas IV, V, dan VI. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui analisis pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik yang sangat signifikan, di mana nilai rata-rata meningkat dari 39,68% (pre-test) menjadi 86,88% (post-test), atau naik sebesar 47,20%. Peserta didik kini memiliki kesadaran tinggi untuk menolak segala bentuk kekerasan dan berani melaporkan kejadian perundungan kepada guru. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendukung terbentuknya lingkungan SDN Panancangan 1 sebagai Sekolah Ramah Anak yang kondusif bagi proses pembelajaran.
Peningkatan Work Readiness Peserta DidikĀ  Kejar Paket C Melalui Career Literacy Di PKBM Prospek, Wonosobo Desika Putri Mardiani; Shobri Firman Susanto; Tri 'Ulya Qodriyati; Widya Nusantara; Rofik Jalal Rosyanafi; Monica Widyaswari; Wafiq Afidah
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/1e44k409

Abstract

Rendahnya work readiness peserta didik Program Pendidikan Kesetaraan Paket C dipengaruhi oleh terbatasnya career literacy yang mencakup pemahaman dunia kerja, perencanaan karier, dan pengembangan soft skills. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan work readiness melalui penguatan career literacy pada peserta didik Paket C di PKBM Prospek Wonosobo. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan experiential learning, participatory training, dan action learning melalui workshop, simulasi wawancara kerja, diskusi kasus, refleksi, serta penyusunan career action plan. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test terhadap 12 peserta dan dianalisis secara deskriptif serta inferensial. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 87,50 menjadi 96,67 dengan perbedaan yang signifikan (p = 0,021). Nilai N-Gain sebesar 0,733 menunjukkan kategori tinggi, sedangkan effect size sebesar 0,774 menunjukkan pengaruh sedang hingga besar. Selain meningkatkan career literacy, program juga memperkuat komunikasi, kepercayaan diri, dan kemampuan menyusun rencana karier. Program ini menunjukkan bahwa integrasi career literacy merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan work readiness peserta didik pendidikan kesetaraan..
Pelatihan Pengembangan Media Gamifikasi Numerik Berbasis Etnomatematika Digital bagi Guru Matematika di Kabupaten Sidenreng Rappang Asdar Asdar; Muhammad Syarifuddin Rahman; Syamsinar Syamsinar; Nur Rezky Ramadhan; Nuratika Rahmat Kalla; Muhamad Airil Akhsan
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/w7krq793

Abstract

Rendahnya literasi numerasi siswa dan belum optimalnya integrasi budaya lokal dalam pembelajaran matematika menjadi permasalahan utama yang dihadapi guru matematika yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Kabupaten Sidenreng Rappang. Sebagian besar guru belum mengintegrasikan etnomatematika ke dalam media pembelajaran berbasis digital, sementara pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran interaktif masih sangat terbatas meskipun akses siswa terhadap perangkat digital tergolong tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam mengembangkan media gamifikasi numerik berbasis etnomatematika digital yang kontekstual dengan kearifan lokal Bugis Sidenreng Rappang. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan program. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 2 Sidenreng Rappang dan diikuti oleh guru-guru matematika SMP dan SMA yang tergabung dalam MGMP se-Kabupaten Sidenreng Rappang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep gamifikasi dan etnomatematika, meningkatnya keterampilan guru dalam merancang media numerasi interaktif berbasis konteks budaya lokal seperti motif tenun, rumah adat, dan sistem hitung tradisional Bugis, serta antusiasme dan respons positif peserta yang tercermin dari keaktifan selama sesi praktik dan diskusi. Kegiatan ini diharapkan mendorong terciptanya pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna bagi siswa, sekaligus memperkuat peran MGMP sebagai pusat pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi digital di Kabupaten Sidenreng Rappang
Peningkatan Kapasitas SDM melalui Pelatihan English for Tourism dan Edukasi Pencegahan Stunting Berbasis Potensi Lokal di Kelurahan Terumbu Yusuf Hekmatiar; Deni Rusli; Badri Badri; Ibnu Hajar Al Askolani; Andriansyah Andriansyah; Mardiah Mardiah; Santinah Santinah
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ss4qen22

Abstract

Kelurahan Terumbu memiliki potensi wisata dan sumber daya lokal yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, potensi tersebut belum didukung oleh kapasitas sumber daya manusia yang optimal, terutama dalam kemampuan komunikasi bahasa Inggris untuk pelayanan wisata serta pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan English for Tourism dan edukasi pencegahan stunting berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, koordinasi dengan mitra, penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, praktik (role play), diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan melalui observasi terhadap perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta. Sasaran kegiatan meliputi kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, Karang Taruna, kader Posyandu, ibu balita, dan masyarakat Kelurahan Terumbu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menggunakan ungkapan dasar bahasa Inggris untuk pelayanan wisata, peningkatan kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan wisatawan, serta meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai stunting, pemenuhan gizi seimbang, periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dan pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting. Integrasi pelatihan English for Tourism dan edukasi kesehatan berbasis potensi lokal menjadi nilai tambah kegiatan karena mampu menghubungkan penguatan sektor pariwisata dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan optimalisasi potensi lokal.