cover
Contact Name
Gurid P.E.M
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+628132107905
Journal Mail Official
jurnalmedia.ppk@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung jl. Pajajaran No 56 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Media of Health Research and Development is a journal that was developed to disseminate and discuss scientific papers on health development and other research of health. The journal is intended as a medium of communication for those who were interested to study health, among others, for researchers, educators, students, practitioners Department of Health, Public Health Service, and public generally who have an interest in it. The journal is trying to meet the growing need to study health. Vision: Being a leading national journals in the field of health research and leading a reputable international journals. Mission: Providing scientific communication media in health research in order to advance science and technology in related fields. Publishing scientific journal in the field of medical research that seeks to achieve a high impact factor in the development of science and technology.
Articles 294 Documents
DETERMINANTS OF SHORT BIRTHS IN BLORA CITY, CENTRAL JAVA: A MULTILEVEL ANALYSIS Kurniatri, Maniek Indah; Widyaningsih, Vitri; Sukamto, Ika Sumiyarsi
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 4 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i4.2285

Abstract

Kabupaten Blora termasuk daerah yang menjadi fokus perhatian pemerintah pusat dalam program penanganan stunting dengan jumlah kasus lahir pendek sebesar 311 anak pada tahun 2022. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor biologis, social ekonomi, dan geografi terhadap bayi lahir pendek. Penelitian ini dapat digunakan sebagai pengambilan kebijakan untuk mencegah stunting.  Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Blora pada bulan Maret hingga Mei 2024 dengan bayi yang lahir pada tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif menggunakan desain studi case control. Sampel diambil menggunakan rumus cluster sampling dan didapatkan sebanyak 100 kelompok kasus dan 200 kelompok kontrol yang dibedakan berdasarkan jumlah populasi kasus dan sampel pada tempat penelitian. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. variabel bebas yaitu usia, tinggi badan, kekurangan energi kronik, anemia, kunjungan antenatal, paritas, usia kehamilan, pendapatan, anggota keluarga, paparan rokok, tempat tinggal, serta pengaruh kontekstual desa dan capaian kunjungan posyandu dan variabel terikat adalah bayi lahir pendek. Analisis menggunakan regresi logistik ganda multilevel. Terdapat pengaruh dari usia ibu hamil dibawah 19 tahun (aOR=6.89; p=0.002), tinggi badan (aOR=4.63; p=0.009), kekurangan energi kronik (aOR= 6.61; p=0.001), anemia (aOR=3.28; p=0.018), kunjungan antenatal (aOR=6.38; p=0.003), paritas (aOR=3.39; p=0.008), usia kehamilan (aOR=4.58; p=0.042), pendapatan (aOR=2.40; p=0.067), jumlah anggota keluarga (aOR=4.39; p=0.003), paparan asap rokok (aOR=2.88; p=0.017) dan tempat tinggal (aOR=3.45; p=0.012), serta terdapat pengaruh kontekstual posyandu dan desa terhadap kejadian stunting di Kabupaten Blora sebesar 12%.Terdapat pengaruh dari faktor biologis, sosial ekonomi, dan geofrafis terhadap bayi lahir pendek di Kabupaten Blora. Diharapkan pemerintah membuat kebijakan untuk menurunkan kekurangan energi kronik pada ibu hamil
DEVELOPMENT OF ANAEMIA TREATMENT USING ETHANOL EXTRACT OF MIRABILIS JALAPA YELLOW FLOWERS Widyanti, Fera; Indarto, Dono; Suselo, Yuliana Heri
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 4 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i4.2299

Abstract

Mirabilis jalapa merupakan tumbuhan tropis dengan berbagai warna yang banyak ditemukan di Indonesia namun saat ini pemanfaatannya hanya sebatas tanaman hias dan pagar. Kombinasi M. jalapa warna kuning dan pink memiliki fitokimia yang berperan dalam metabolisme zat besi tetapi belum ada penelitian terkait dengan kandungan zat gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan zat gizi dan fitokimia ekstrak M. jalapa warna kuning dengan jenis penelitian deskriptif eksploratif. M. jalapa warna kuning terlebih dahulu digiling menjadi serbuk kemudian dilakukan maserasi dengan menggunakan larutan heksana dan etanol selama 24 jam di Laboratorium Fitokimia Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi Surakarta pada bulan Januari 2024. Besi dan seng dianalisis dengan metode Atomic Absorption Spectrum (AAS) di Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.  Kandungan zat gizi dianalisis dengan menggunakan uji proximate dan kandungan fitokimia dengan Liquid Chromatography-Tandem Mass Spectrometry (LC-MS/MS) pada mode ionisasi positif dan negatif di LPPT Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-April 2024. Ekstrak etanol M. jalapa kuning mengandung kadar air 18.71%, abu 12.08%, protein 25%, lemak 4.74%, karbohidrat 39.47%, besi 0.11%, seng 8.95% dan vitamin C 5.51%. Fitokimia family Betaxanthin terdeteksi pada mode ionisasi positif sedangkan Betacyanin ditemukan pada mode ionisasi negatif. Ekstrak etanol M. jalapa kuning mengandung besi dan Betaxanthin yang berpotensi untuk terapi alternatif anemia.
PENGARUH EDUKASI GIZI MELALUI VIDEO DAN BOOKLET TERHADAP PPENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING Amalia, Zuliana; Pamungkasari, Eti Poncorini; Priyatama, Aditya Nanda
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 4 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i4.2303

Abstract

A child is considered stunted if it has delayed growth and development during the first thousand days of life (1000 HPK). This period begins with pregnancy and continues throughout the first two years of life. This condition causes chronic malnutrition. Some main causes of stunting is the lack of mother’s knowledge, attitudes, and behaviors regarding child health and nutrition. Providing educational media, such as video and booklet, containing clear and comprehensive information about nutrition for pregnant mothers can be implemented to improve the limitations in maternal knowledge and understanding. This study aimed to examine the influence of nutritional education media, through videos and booklets, on the knowledge, attitudes, and behaviors of pregnant women in preventing stunting. This study used Research and Development (R&D) method with ADDIE approach. The total population was 1,992 pregnant women in Subulussalam city. Subjects were 44 pregnant women according to the inclusion and exclusion criteria with non-nonprobability sampling technique with purposive sampling type.. The knowledge, attitudes, and behavior data of the pregnant mothers were gathered by conducting pre-test and post-test using questionnaire. The results showed there  was a significant effect of the video and booklet on the pregnant mothers’s knowledge in preventing stunting, with a p-value=0.009. There was also a significant effect on the attitudes with p-value=0.006. While the behaviors have p-value=0.017 and showed significant effect as well. It could be concluded that the educational video and booklet of nutrition for pregnant mothers are feasible and can be used as educational media for preventing stunting.
PERAN BIDAN DALAM MENGHADAPI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN: LITERATURE REVIEW Nasution, Ria Niari; Nasution, Nadhiati Awlia; Terawan, Vita Murniati; Sari, Puspa; Arisanti, Nita; Susiarno, Hadi; Nurihsan, Juntika
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 4 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i4.2336

Abstract

Violence against women is a complex health problem that can affect their lives and even those around them. Cases of violence against women have an impact on physical, psychological/mental, reproductive, and economic health and even have an effect on the health of children who are cared for by the mothers of victims of violence. The prevalence of violence against women in Indonesia in the Simfoni PPA data reported and recorded during 2020-2023 increased by 2,774 cases. Violence against women requires the active role of professional health workers, especially midwives, in conducting screening, approach and support, following up on collaborations/referrals, In addition, midwives must also develop themselves through special learning or training so that they are able to provide education to increase awareness. This study aimed to explore the management of midwifery implementation regarding violence against women. The method used in this literature review study is based on the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA) checklist. Searches were conducted from PubMed, Science Direct, and Sage Journals to identify articles published between January 1, 2020, and May 1, 2024 with the keywords “violence against women, intimate partner violence, midwifery care of violence, health care of violence”. The results of the review from 703 journals obtained 9 relevant journals regarding the management of midwifery implementation including early detection through routine screening, training and education for midwives, collaboration/referral with various other sectors, empowering women, documentation, and evaluation.
MENTORING REPRODUCTIVE HEALTH LITERACY AMONG INDIGENOUS ADOLESCENTS IN INDONESIA Nurhayati, Titi; Wahyudin, Uyu; Saripah, Iip; Pramudia, Joni Rahmat
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 4 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i4.2341

Abstract

Pemerataan kesehatan tidak hanya pada masyarakat umum, tetapi pada masyarakat adat karena mereka seringkali menghadapi tantangan unik yang berkaitan dengan akses terhadap layanan kesehatan, sehingga diperlukan adanya pendampingan. Penelitian ini  bertujuan untuk mengembangkan model bantuan literasi kesehatan reproduksi bagi remaja di Kesepuhan Sinar Resmi, Cisolok. Model ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksinya melalui pendekatan berbasis budaya dan partisipatif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Grounded Theory yang memungkinkan teori muncul dari data lapangan. Peserta terdiri atas tokoh adat, anggota adat, remaja, orang tua, perwakilan desa dan tenaga kesehatan, yang dipilih menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi peserta, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi masih terbatas dan terdapat hambatan budaya dalam berkomunikasi tentang kesehatan reproduksi. Model pendampingan yang dikembangkan berdasarkan teori pembelajaran partisipatif dan kontekstual, serta integrasi nilai-nilai tradisional dan kearifan lokal, diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja dan memperkuat peran keluarga dan masyarakat adat dalam mendukung kesehatan reproduksi remaja secara berkelanjutan. Model ini mencakup tahapan pendahuluan, hubungan, aplikasi, refleksi, dan perluas, yang disesuaikan dengan prinsip-prinsip model keyakinan kesehatan. Temuan menunjukkan bahwa penerapan model ini dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan remaja secara signifikan dalam menjaga kesehatan reproduksinya, serta memperkuat peran keluarga dan masyarakat adat.
ADOPTION OF ELECTRONIC PRESCRIBING ACCEPTANCE FOR USERS: APPLYING AN EXTENDED TAM MODEL Lestari, Rinna Dwi; Sundari, Sri; Trisnadi, Setyo; Ardani, Yanuar
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 4 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i4.2365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penerimaan resep elektronik pada pengguna yang menerapkan model extended TAM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kausal dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 74 responden. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling yang merupakan teknik yang dapat mengurangi bias dalam penelitian. Variabel yang diteliti adalah Penerimaan Penggunaan, Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan Penggunaan dan Sikap Penggunaan. Analisis data menggunakan software Smart PLS untuk mengukur data dengan auto coding. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini diterima dengan hasil uji reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha. Penerimaan Penggunaan (0,730), Persepsi Kegunaan (0,877), Persepsi Kemudahan Penggunaan (0,887) dan Sikap Penggunaan (0,894). Persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi kegunaan difusi elektronik. Persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap penggunaan infiltrasi elektronik. Persepsi kegunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap penggunaan infiltrasi elektronik. Persepsi kegunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan infiltrasi elektronik. Sikap terhadap teknologi ini secara positif dan signifikan memengaruhi penerimaan resep elektronik. Kegunaan yang dirasakan memediasi pengaruh persepsi kemudahan penggunaan terhadap sikap difusi elektronik. Kemudahan penggunaan mempengaruhi kegunaan infiltrasi elektronik. Persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap penggunaan infiltrasi elektronik. Implikasi dari penelitian ini hanya menganalisis penerimaan resep elektronik dengan menggunakan model extended TAM. Diharapkan ada penelitian lebih lanjut dengan menggunakan alat dan pendekatan lain.
NUTRITION EDUCATION MEDIA FOR DIABETES MELLITUS PATIENTS: VIDEO OF DAFTAR BAHAN MAKANAN PENUKAR (DBMP) Nuswantari, Atika; Dewi, Yulia Lanti Retno; Rahardjo, Setyo Sri
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 4 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i4.2368

Abstract

Prevalensi penderita diabetes melitus (DM) di Jawa Timur menurut Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 meningkat (0,1%) dari sebelumnya tahun 2018, yakni 2,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media daftar bahan makanan penukar sebagai media edukasi  diet DM pada penderita DM. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE) untuk mengembangkan media edukasi dan pada tahap implementation dilakukan dengan metode quasy experimental dengan rancangan pre post-test with a control group. Penelitian ini melibatkan partisipasi tiga validator ahli dan 10 penderita DM sebagai calon pengguna. Pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner penilaian media. Jumlah subjek pada tahap implementation terdiri atas 40 penderita DM. Analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penilaian kelayakan media oleh ahli diperoleh skor rata-rata 91.03% dengan kategori sangat layak dan uji coba media pada kelompok calon pengguna diperoleh skor rata-rata 92.5% dengan kategori sangat layak. Video DBMP dapat digunakan sebagai media edukasi gizi diet DM pada penderita DM. Uji beda skor pengetahuan diet DM menggunakan analisis statistik Paired Sample T-Test. Dari hasil penelitian diperoleh nilai p=0.031 pada kelompok intervensi di tahap evaluation dan nilai p=0,648 pada kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor pengetahuan yang signifikan pada kelompok intervensi setelah 3 kali pemberian konseling gizi diet DM. Tahap akhir evaluasi dianalisis menggunakan post hoc Mann Whitney u test, menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan (p=<0.001) antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi (video DBMP).
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI PADA REMAJA PEREMPUAN YANG MENGALAMI KEPUTIHAN Pascawati, Riana; Hidayanti, Desi
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 4 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i4.2394

Abstract

Leukorrhea, or vaginal discharge, is a common issue faced by adolescent girls during puberty. The Indonesian Adolescent Reproductive Health Survey reports that 31.8% of young women experience this condition, indicating their increased vulnerability to vaginal infections. Bacterial growth is a primary cause of leukorrhea, particularly in adolescent girls whose thin vaginal mucosa provides a favorable environment for bacterial proliferation, resulting in excessive fluid production and discomfort. Red betel leaf extract, containing natural antiseptics and antibiotics, offers an effective treatment for leukorrhea. The research sought to examine how extract from Piper crocatum (red betel leaf) impacts the growth of bacteria responsible for leukorrhea in young female adolescents. The research employed the Total Plate Count method to measure aerobic bacterial colony numbers in the participants' leukorrhea samples The research employed a quasi-experimental methodology, utilizing a single group pre-post test design and sequential sampling. Results demonstrated a notable impact of red betel leaf extract on the quantity of bacterial colonies in teenage girls. The statistical evaluation produced a p-value below 0.05 (specifically, 0.02), validating the extract's effectiveness. The research concludes that red betel leaf extract, a readily available natural remedy, can serve as an effective therapy to reduce bacterial colonies responsible for leukorrhea in adolescent girls. This herbal treatment's accessibility makes it a practical option for community use.
KOMIK “PADE TOLAK STUNTING” EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN STUNTING PADA REMAJA SEBAGAI CALON PENGANTIN DI LOMBOK TENGAH Diarti, Maruni Wiwin; Jiwintarum, Yunan; Duarsa , Artha Budi Susila; Anulus, Ayu
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 4 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i4.2426

Abstract

This study aimed to develop comic "Pade Tolak Stunting" on increasing the knowledge of female adolescents related to infectious diseases (worms, diarrhea, malaria, and ARI) as risk factors for stunting. This study was a pre-experimental study with a pre-post-test with control group design. The study subject was female adolescents (10-19 years old.) in Dusun Sade, Central Lombok. A total of 23 female adolescents were involved in this study. The comic media "Pade Tolak Stunting" was developed in the ADDIE model which consists of five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were analyzed using the Wilcoxon Rank Test. After tested, media is applicable for stunting education media. The results showed that there was an increase in the knowledge of prospective brides and grooms about infectious diseases as risk factors for stunting in Dusun Sade, Central Lombok (p <0.001). The conclusion is that the comic "Pade Tolak Stunting" is feasible and also can increase the knowledge of female adolescents about infectious diseases as risk factors for stunting.
PERANCANGAN PROTOTYPE INTERNET OF THINGS (IOT) SISTEM MONITORING INDOOR AIR QUALITY Hasan, Nia Yuniarti; Prijanto, Teguh Budi; Kahar, Kahar
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 3 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i3.2473

Abstract

The health of household occupants can be significantly influenced by indoor air quality, a crucial factor. Currently, real-time measurement of indoor air quality is not feasible. Consequently, there is a need to create sensor technology capable of reading air quality concentration data and transmitting information via internet connectivity. This sensor technology is part of the broader Internet of Things (IoT) ecosystem. This study aimed to create an IoT prototype for real-time measurement of SO2, NO2, PM10, and PM2.5 gas concentrations in residential settings. The research employs a Research and Development (R&D) methodology, with real-time sample data collection and descriptive analysis. The prototype's measurements revealed concentrations (g/m3) of SO2 (0.0100-0.1011), NO2 (0.0005-0.9352), PM10 (51-128), and PM2.5 (43-121). Over 24 hour period, average measurements indicated that SO2 concentration met the standard (0.1 g/m3), while NO2 exceeded the limit (0.04 g/m3), as did PM10 (70 g/m3) and PM2.5 (35 g/m3). This prototype can measure indoor air quality parameters such as SO2, NO2, PM10, and PM2.5, with results viewable on both an LCD and the Blynk Android application.