cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalqouba@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalqouba@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOUBA : Jurnal Pendidikan
ISSN : 30892449     EISSN : 30892430     DOI : https://doi.org/10.61104/qouba.v1i2
Core Subject : Education, Social,
QOUBA: Jurnal Pendidikan with e-ISSN 3089-2430 p-ISSN 3089-2449. is a peer-reviewed open access journal and follows a single-blind review policy. Scientific articles in QOUBA: Education Journal are the results of original research, conceptual ideas, and current studies within the scope of Education, Islamic Education, Sports Education, English Education, Indonesian Language Education, Arabic Education, Education Management, Early Childhood Education, Primary Education, Mathematics Education, and other educational sciences ranging from PAUD to Higher Education. Scientific articles in QOUBA Journal: Journal of Education can be written individually or written in teams, either affiliated with institutions in the same environment, or collaborations from several institutions. QOUBA: Journal of Education is an open access journal and free access, authors can register on the website and are free of charge from the registration process. Authors from universities or researches can cite references from this journal and provide benefits to related organizations. This journal provides an opportunity to share detailed insights from academics and practitioners related to educational issues. each article received will be reviewed by journal editors and reviewers who are competent in their fields. Selected articles are published under Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 118 Documents
Implementasi Layanan Bimbingan Literasi Digital Melalui Kegiatan “Edukasi Penggunaan Gadget” di SD Negeri Tanjungsari Kajen Aenun Nisa; Khusna, Mar'atul; Awalia, Fitrotul; Rahmi Anekasari
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi layanan bimbingan literasi digital melalui kegiatan “Edukasi Penggunaan Gadget” di SD Negeri Tanjungsari Kajen. Penelitian ini dilakukan dengan latar belakangi pada fenomena meningkatnya penggunaan gadget di kalangan peserta sekolah dasar, hal ini menuntut adanya pendampingan dan pemahaman yang tepat mengenai penggunaan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Sebagai lembaga pendidikan dasar, sekolah memiliki peran strategis dalam memberikan layanan bimbingan yang tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga melibatkan orang tua sebagai mitra utama dalam pengawasan penggunaan gadget di rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini tertuju pada bentuk program, serta dukungan sekolah dalam memberikan pemahaman mengenai literasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi layanan bimbingan literasi digital di SD Negeri Tanjungsari Kajen dilaksanakan melalui beberapa kegiatan terstruktur. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kepada orang tua mengenai pentingnya literasi digital dan edukasi penggunaan gadget, pembinaan kepada peserta didik melalui amanat upacara, serta integrasi pembelajaran dengan teknologi digital. Selain itu, sekolah juga memanfaatkan platform WhatsApp sebagai media komunikasi dan pelayanan yang menghubungkan guru dengan orang tua, bentuk dari penerapan cyber counseling sederhana di sekolah dasar, sehingga proses monitoring penggunaan gadget dapat dilakukan secara lebih efektif. Kesimpulannya, layanan bimbingan literasi digital di SD Negeri Tanjungsari Kajen telah diimplementasikan dengan baik melalui berbagai program yang melibatkan seluruh warga sekolah. Program tersebut berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman siswa dan orang tua mengenai penggunaan gadget yang lebih positif, produktif, dan bertanggung jawab.
Reformasi Intelektual Dalam Islam Modern: Menelaah Gagasan Fazlur Rahman Tentang Pembukaan Pintu Ijtihad Dan Metode Double Movement Muhammad Rifky Maulana; Aulia Faizatuz Zahroh
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.527

Abstract

Penelitian ini mengkaji reformasi intelektual Fazlur Rahman dalam konteks pemikiran Islam modern, dengan fokus pada seruannya untuk membuka kembali pintu ijtihad serta pengembangan metode gerak ganda (double movement) dalam penafsiran Al-Qur’an. Rahman menegaskan bahwa umat Islam harus menafsirkan ulang ajaran Islam secara dinamis, dengan memadukan kesetiaan terhadap teks dengan realitas moral dan sosial kontemporer. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini menganalisis karya-karya Rahman dan mengontekstualisasikan pemikirannya dalam diskursus modernisme Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep ijtihad Rahman tidak hanya menekankan penalaran hukum, tetapi juga rekonstruksi moral dan etis yang berlandaskan prinsip-prinsip utama Al-Qur’an. Teori gerak gandanya menawarkan kerangka sistematis untuk menafsirkan Al-Qur’an dengan menghubungkan pemahaman historis dengan penerapan modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gagasan Rahman tetap relevan untuk menghidupkan kembali kehidupan intelektual Islam dan menjembatani kesenjangan antara wahyu dan rasio di era modern.
Meningkatkan Pengembangan Motorik Kasar dan Halus Melalui Pendekatan Bermain Kreatif Pada Anak Usia Dini Yusnita
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan motorik kasar dan halus pada anak usia dini melalui pendekatan bermain kreatif. Motorik anak usia dini merupakan aspek fundamental yang memengaruhi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas di PAUD Ceria Tembilahan, melibatkan 20 anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus perkembangan motorik kasar anak sebesar 60% sedangkan motorik halus sebesar 40% selanjutnya meningkat pada siklus 1 perkembangan motorik halus anak sebesar 60% dan motorik kasar sebesar 70%. Kemudian pada siklus 2 terjadi peningkatan motorik kasar menjadi 95% dan motorik halus menjadi 90%. Hal ini menunjukan bahwa pendekatan permainan kreatif berdampak positif dan mampu meningkatkan motorik kasar dan motorik halus anak usia dini. implementasi kegiatan bermain kreatif seperti melompat tali, balok susun, mewarnai, dan meronce efektif dalam menstimulasi motorik kasar dan halus anak. Peningkatan koordinasi, keseimbangan, kekuatan otot, serta ketelitian dan ketangkasan jari-jemari terlihat signifikan. Lingkungan belajar yang mendukung dan peran aktif guru dalam memfasilitasi kegiatan bermain menjadi kunci keberhasilan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi lebih lanjut pendekatan bermain kreatif dalam kurikulum PAUD untuk mencapai potensi optimal pengembangan motorik anak usia dini.
Analisis Pengasuhan Anak Dalam Keluarga Kedua Asmaul Kusna; Eny Nur Aisyah; Amanatul Uluwiyah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.534

Abstract

Pengasuhan anak dalam keluarga kedua didefinisikan sebagai sistem pengasuhan alternatif yang diselenggarakan oleh pihak non-biologis, seperti keluarga asuh, wali, atau institusi sosial. Mekanisme ini sering digunakan sebagai solusi bagi anak yang kehilangan dukungan keluarga inti akibat faktor ekonomi, sosial, atau bencana. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis secara sistematis dokumen-dokumen penting terkait konstruk pengasuhan anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis telaah literatur. Data dikumpulkan dari database Google Scholar, yang mencakup 200 dokumen dalam rentang publikasi 2009–2024, diekstraksi menggunakan perangkat lunak Publish or Perish. Hasil penelitian memperlihatkan adanya fluktuasi publikasi yang mencolok (fluktuasi pada periode pertama, kedua, dan ketiga). Sebanyak 15 dokumen signifikan dianalisis berdasarkan jumlah sitasi dan analisis isinya. Implikasi temuan tersebut kemudian didiskusikan secara mendalam, diikuti dengan usulan peluang penelitian lanjutan.
Analisis Krisis Etika Peserta Didik Melalui Postingan Media Sosial Sebagai Tantangan Bagi Implementasi Pendidikan Islam Baihaqi; Badrani Dhyal Haqqi; Ahmad Makhasin Ma’arif; M. Irfansyah Afsalu Ramedhon; Nur Khasanah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.535

Abstract

Penelitian ini membahas krisis etika peserta didik di era digital yang ditandai dengan menurunnya kesadaran moral, tanggung jawab, serta rasa hormat terhadap guru, seperti yang terlihat pada kasus siswa SMAN 1 Cimarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi unggahan dan komentar di media sosial untuk mengungkap faktor penyebab degradasi moral. Hasil analisis menunjukkan bahwa krisis etika dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya kontrol diri dan krisis identitas, serta faktor eksternal berupa pola asuh keluarga yang tidak konsisten, kurangnya keteladanan orang tua, dan pengaruh negatif media sosial. Keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam memperkuat maupun melemahkan etika peserta didik melalui pembiasaan nilai moral, pengawasan, serta lingkungan sosial yang positif. Dari perspektif pendidikan Islam, lemahnya penerapan nilai ta’dzim, tawadhu’, dan amanah menjadi akar munculnya krisis etika, sehingga diperlukan penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam yang adaptif terhadap perkembangan digital untuk membentuk generasi berakhlak mulia dan bertanggung jawab
Etika Bermedia Sosial Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Analisis Literatur Qur’an, Hadis, Dan Pemikiran Ulama Gita Ananda; Mira Wati; Wardahtul Jannah; Safrani Zahra; Rangga Aditya; Mhd. Wira Pratama; Miftahul Zannah; Mirza Syadat Rambe
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.594

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi masyarakat, termasuk di kalangan umat Islam, namun pada saat yang sama memunculkan berbagai persoalan etika seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan digital, dan pelanggaran privasi. Fenomena ini menunjukkan perlunya landasan moral yang kuat untuk mengarahkan perilaku bermedia sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etika bermedia sosial dalam perspektif pendidikan Islam melalui kajian Al-Qur’an, hadis, dan pemikiran ulama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, dengan menganalisis sumber primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an, hadis-hadis shahih, serta karya ulama klasik dan kontemporer, didukung oleh sumber sekunder dari jurnal ilmiah dan buku akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika bermedia sosial dalam Islam berlandaskan pada prinsip tabayyun, amanah, menjaga lisan, menghindari ghibah dan fitnah, serta menjaga kehormatan diri dan orang lain. Temuan juga mengungkap bahwa pelanggaran etika digital umumnya disebabkan oleh rendahnya internalisasi nilai akhlak dan literasi digital Islami. Selain itu, pemikiran ulama menegaskan bahwa media sosial merupakan ruang publik yang harus diatur dengan adab dan tanggung jawab moral. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai etika Islam dalam pendidikan literasi digital sangat penting untuk membentuk generasi yang bijak, berakhlak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Peran Hubungan Masyarakat Sekolah Dalam Pengelolaan Media Sosial Untuk Meningkatkan Informasi Pendidikan Di Sekolah Menengah Kejuruan Nurul islam Jember Laily Ahadiyah; Nur Ittihadatul Ummah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.595

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran hubungan masyarakat (humas) sekolah dalam pengelolaan media sosial untuk meningkatkan penyebaran informasi pendidikan di SMK Nuris Jember. Perkembangan teknologi digital mendorong sekolah memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi yang efektif antara sekolah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi, peran, serta kendala humas sekolah dalam mengelola media sosial guna meningkatkan kualitas layanan informasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan petugas humas, pimpinan sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas sekolah berperan penting sebagai komunikator, fasilitator, dan pembentuk citra sekolah melalui pengelolaan media sosial yang terencana dan konsisten. Media sosial dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi akademik, kegiatan sekolah, prestasi, dan pengumuman secara cepat dan mudah diakses. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, kemampuan pengelolaan konten, serta konsistensi pembaruan informasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial yang efektif oleh humas sekolah mampu meningkatkan kualitas dan jangkauan informasi pendidikan kepada masyarakat.
Pemanfaatan Aplikasi Kahoot dalam Asesmen Pembelajaran PAI pada Materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI): Studi Literatur Salsabila, Annisa; Yulia Putri Ramadhani; Neni
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.596

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran mendorong perlunya inovasi pada proses asesmen, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Asesmen konvensional yang masih dominan dinilai kurang mampu mengakomodasi kebutuhan pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan aplikasi Kahoot sebagai media asesmen pembelajaran PAI pada materi SKI berdasarkan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai artikel jurnal dan buku yang relevan dengan topik asesmen digital dan penggunaan Kahoot dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kahoot dapat dimanfaatkan sebagai asesmen berbasis game-based learning yang mendukung pelaksanaan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif secara lebih interaktif dan efisien. Penggunaan Kahoot juga berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar peserta didik melalui umpan balik secara langsung (real time). Meskipun demikian, penerapan Kahoot masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kompetensi digital pendidik, serta kendala teknis jaringan internet. Dengan demikian, pemanfaatan Kahoot dalam asesmen pembelajaran PAI-SKI memiliki potensi yang signifikan, namun memerlukan kesiapan sarana, perencanaan asesmen yang matang, dan peningkatan literasi teknologi pendidik agar implementasinya berjalan optimal.  
Ro’an di Pesantren Dialektika antara Eksploitasi dan Perbudakan dalam Bingkai Tarbiyah Kehidupan Santri di Pondok Pesantren An-Nur II Rahmania, Almaniatu Inda; Aisyah Nindi Antika; Ika Nur Hikmah; Ari Abdi Widodo; Muhammad Syuaib; Ali Mukhammad Abrori
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.600

Abstract

Ro’an di lingkungan pesantren merupakan tradisi kerja bakti yang memiliki peran penting dalam pendidikan karakter. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas untuk menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan, tetapi juga berfungsi sebagai media penanaman nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian sosial pada diri santri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan ro’an di pesantren, menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya, serta menjelaskan kontribusinya dalam membentuk akhlak dan perilaku santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ro’an menjadi sarana efektif untuk internalisasi nilai-nilai karakter Islami karena dilaksanakan secara rutin, terstruktur, dan melibatkan seluruh elemen pesantren. Dengan demikian, ro’an memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri yang berakhlak, mandiri, dan bertanggung jawab.
Eksistensi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik di SMP Adhyaksa 1 Kota Jambi Bisyri Khafi; M.Syahran Jailani; Najmul Hayat; Arsyad
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.603

Abstract

Eksistensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menjamin mutu prestasi belajar peserta didik, khususnya dalam membentuk perkembangan akademik, spiritual, dan karakter di SMP Adhyaksa 1 Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana eksistensi guru PAI berkontribusi terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi guru PAI sangat efektif dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik, terlihat dari transformasi peran guru tidak hanya sebagai pengajar tetapi juga motivator spiritual, penerapan pendekatan holistik melalui keteladanan dan pembiasaan, optimalisasi teknologi pembelajaran, serta kolaborasi yang terstruktur antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Namun demikian, masih terdapat tantangan seperti dampak negatif penggunaan gadget secara berlebihan dan keterbatasan alokasi waktu pembelajaran, serta pengaruh lingkungan eksternal dan rendahnya efektivitas kolaborasi orang tua

Page 11 of 12 | Total Record : 118