cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Peningkatan Hygiene Dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Di Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo Marlik Marlik; Demes Nurmayanti; Iva Rustanti Eri Wardoyo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2218

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pemilik, petugas, serta masyarakat mengenai pentingnya hygiene dan sanitasi pada Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Desa Wonoayu, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan penyuluhan dengan pendekatan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Mitra kegiatan adalah pemilik DAMIU, kader kesehatan, dan masyarakat umum yang berjumlah 45 orang. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan peserta yang mencapai nilai pretest 70 sebanyak 41%, turun menjadi 9% pada posttest. Sebaliknya, peserta yang mencapai nilai 90 dan 100 pada posttest masing-masing meningkat menjadi 32%. Diskusi hasil ini menegaskan efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman sanitasi.Rekomendasi mencakup pemantauan rutin DAMIU oleh dinas kesehatan dan pelatihan tambahan untuk pemilik DAMIU dalam penerapan teknologi sanitasi guna menjaga kualitas air. Improving Hygiene and Sanitation of Refill Drinking Water Depot in Wonoayu Village, Wonoayu District, Sidoarjo The aim of this community service activity was to enhance the knowledge and awareness of hygiene and sanitation among owners, staff, and the community at Refill Drinking Water Depots (DAMIU) in Wonoayu Village, Wonoayu District, Sidoarjo. The method involved socialization and counseling sessions, using pretest and posttest assessments to measure participants' knowledge improvement. The partners included DAMIU owners, health cadres, and 45 community members.Results indicated a significant increase in knowledge, with participants scoring 70 on the pretest (41%) dropping to 9% on the posttest. Meanwhile, participants scoring 90 and 100 on the posttest rose to 32% each. These findings highlight the effectiveness of the counseling sessions in improving sanitation awareness. Recommendations include regular monitoring of DAMIU by health authorities and additional training for DAMIU owners on applying sanitation technology to maintain water quality.
Penyuluhan Tentang Pemanfaatan Gawai Bagi Masyarakat Dusun Bogem Kebonagung Sukodono Sidoarjo Anik Kirana; Lusy Tunik Muharlisiani; Fatkul Anam; Fransisca Dwi Harjanti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2222

Abstract

          Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat Dusun Bogem, Sidoarjo, khususnya dalam pemanfaatan gawai secara bijak untuk mendukung pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung, dengan partisipasi 25 warga setempat. Program ini mencakup tiga tahap: koordinasi, pelaksanaan penyuluhan, dan evaluasi. Materi yang disampaikan mencakup dasar penggunaan gawai, eksplorasi aplikasi produktif, serta etika dan keamanan digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap manfaat penggunaan gawai secara produktif dan risiko yang harus dihindari, seperti cyberbullying dan kecanduan. Evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta memahami materi yang disampaikan dan memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan program selanjutnya. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas literasi digital masyarakat, dengan rekomendasi untuk melanjutkan program serupa yang lebih adaptif dan interaktif guna menjangkau audiens yang lebih luas serta mendukung keberlanjutan dampak positifnya.  Counseling on the Use of Gadgets for the Community of Bogem Hamletm Kebonagung Sukodono Sidoarjo This community service program aimed to improve digital literacy among the residents of Bogem Hamlet, Sidoarjo, focusing on the wise use of gadgets to support education, work, and daily life. The methods included lectures, discussions, demonstrations, and hands-on practice, involving 25 local participants. The program was implemented in three stages: coordination, delivery of counseling sessions, and evaluation. The materials covered basic gadget use, exploration of productive applications, as well as digital ethics and security. The results indicated an increased understanding among participants regarding the benefits of productive gadget use and awareness of risks such as cyberbullying and addiction. Evaluation showed that 100% of participants comprehended the materials and provided constructive feedback for program improvement. In conclusion, this program successfully enhanced the community’s digital literacy, with recommendations to continue similar initiatives that are more adaptive and interactive, aiming to reach a broader audience and sustain the positive impacts achieved.
Pemanfaatan Inovasi Moveable Book Sebagai Peningkatan Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue Pada Siswa SD Negeri 02 Besuki Kabupaten Situbondo Nurnaningsih Herya Ulfah; Muhammad Al Irsyad; Indana Tri Rahmawati; Septa Katmawanti; Dea Aflah Samah; Oktavia Sri Wahyuni; Salmania Khnsa Nabila Desandyansyah; Naura Assyifani Qolbi; Reza Pahlevi; Muhammad Fahmi Rabbani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2228

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sering menjadi KLB (Kejadian Luar Biasa) karena cepatnya perkembangan dan cenderung fluktuatif yang biasa terjadi di wilayah negara tropis. Jawa Timur tepatnya di Kecamatan Besuki menjadi salah satu wilayah dengan prevalensi KLB demam berdarah dengue yang cukup tinggi setelah Kecamatan Situbondo. Terbatasnya tenaga ahli serta kurangnya fasilitas kesehatan menjadi faktor penghambat tersampaikannya informasi kesehatan pada warga sekitar, mulai dari pencegahan penyakit secara mandiri hingga pengobatan. Oleh karena itu, perlu adanya penyampaian informasi kesehatan menggunakan media inovatif yang menarik terlebih untuk anak-anak sebagai pondasi pengetahuan dalam mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak dini. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SD Negeri 02 Besuki dengan jumlah 30 siswa. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini  menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyampaian materi menggunakan movable book dengan hasil (p-value=0.000). Selain itu, adanya edukasi melalui movable book mampu mendorong siswa untuk secara sadar dapat melindungi diri mereka sendiri dari gigitan nyamuk Aedes aegepti. Selain itu dengan edukasi pengenalan gejala demam berdarah juga dapat memungkinkan anak-anak untuk mengenali gejala awal demam berdarah. Utilization of Moveable Book Innovation as an Improvement of Dengue Fever Prevention Education for Students of SD Negeri 02 Besuki, Situbondo Regency  Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) frequently escalates into outbreaks due to its rapid spread and fluctuating patterns, particularly in tropical regions. East Java, specifically Besuki District, ranks among the areas with a high prevalence of DHF outbreaks, second only to Situbondo District. The scarcity of medical professionals and inadequate healthcare facilities hinder the effective dissemination of crucial health information to the community, ranging from self-preventive measures to proper treatment. Consequently, it is essential to convey health education through innovative and engaging media, particularly targeting children as a crucial foundation for early DHF prevention. The primary audience of this initiative consists of students from SD Negeri 02 Besuki with a total of 30 students. The outcomes of this community service program reveal a significant improvement in students'knowledge levels before and after receiving educational materials through interactive movable books with results (p-value=0.000). Furthermore, this approach has motivated students to take proactive steps in protecting themselves from Aedes aegypti mosquito bites. Additionally, the education on recognizing dengue fever symptoms has empowered children to identify early signs of the disease
Hipertensi dalam Kehamilan dan Risiko Stunting Intervensi Sosialisasi Kesehatan untuk Mencegah Stunting di Masa Depan Muhamad Reza Pahlevi; Dadang Juanda; Nita Selifiana; Ika Kurnia Sukmawati; Widhya Aligita; Deni Iskandar; Jajang Japar Sodik
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2231

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai hubungan antara hipertensi pada kehamilan dan risiko stunting melalui intervensi edukasi kesehatan. Dengan pendekatan kuasi-eksperimen, program ini melibatkan evaluasi pre-test dan post-test dengan 30 wanita dewasa di Desa Serang Mekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Partisipan dipilih secara purposif berdasarkan persetujuan dan kondisi kesehatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, dengan pemahaman mengenai kaitan hipertensi dan stunting naik dari 43,3% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah sesi edukasi juga menunjukkan perbaikan, yang mengindikasikan dampak positif program edukasi terhadap kesadaran dan praktik kesehatan. Pengabdian ini merekomendasikan edukasi kesehatan berkelanjutan yang fokus pada pengelolaan hipertensi selama kehamilan, terutama di daerah pedesaan. Inisiatif berbasis komunitas dengan melibatkan kader kesehatan lokal dapat meningkatkan keberlanjutan program dan membantu menurunkan prevalensi stunting di Indonesia. Hypertension in Pregnancy and the Risk of Stunting: Health Education Intervention to Prevent Future Stunting This community service aimed to raise awareness about the link between hypertension in pregnancy and the risk of stunting through health education interventions. Using a quasi-experimental approach, the program involved pre-test and post-test evaluations with 30 adult women in Desa Serang Mekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Participants were purposively selected based on consent and health status.Results showed a significant increase in participants’ knowledge, with recognition of the link between hypertension and stunting rising from 43.3% in the pre-test to 100% in the post-test. Blood pressure measurements before and after the sessions also improved, indicating a positive impact of the education program on health awareness and practices. This community service recommends ongoing health education focused on managing hypertension during pregnancy, particularly in rural areas. Community-based initiatives involving local health cadres can enhance the program’s sustainability and help reduce stunting prevalence in Indonesia
Implementasi Metode Studi Kasus Dan Proyek Integratif Berbantuan Learning Management System Di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan Abdul Ghofur; Andi Wete Polili; Insan Taufik
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2238

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan melalui penerapan metode studi kasus dan proyek berbasis integratif yang didukung oleh Learning Management System (LMS). Pelaksanaan program ini melibatkan pelatihan bertahap, termasuk pengembangan bahan ajar, penggunaan LMS, dan penerapan metode pengajaran inovatif. Mitra yang terlibat adalah guru dan operator sekolah yang menyediakan fasilitas pendukung. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penggunaan LMS, dengan 85% guru aktif mengunggah bahan ajar dan melaksanakan pembelajaran berbasis digital. Selain itu, 90% siswa terlibat dalam tugas proyek dan latihan studi kasus, yang berdampak pada peningkatan keterampilan abad ke-21 mereka. Program ini merekomendasikan penerapan serupa di sekolah lain dengan peningkatan dukungan teknologi dan motivasi guru. Implementation of Case Study Method and Integrative Project Assisted by Learning Management System at Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan This program aims to improve the quality of education at Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan through the application of an integrative case study and project-based method supported by a Learning Management System (LMS). The implementation involved a series of training sessions, including instructional material development, LMS utilization, and the application of innovative teaching methods. The partners involved included teachers and school operators providing essential facilities. Results indicate a significant increase in LMS usage, with 85% of teachers actively uploading teaching materials and conducting digital-based learning. Additionally, 90% of students engaged in project tasks and case study exercises, positively impacting their 21st-century skills. This program recommends similar implementations in other schools, with enhanced technological support and teacher motivation.  
Sosialisasi tentang Urgensi Leadership dalam Pengelolaan Bumdes di Desa Masaingi Kabupaten Donggala Pricylia Chintya Dewi Buntuang; Muhammad Yunus Kasim; Muzakir Muzakir; Juliana Kadang; Moh. Ali Murad; Fahry Budianto; Sri Rahayu Ramadhani; Nurasyimah Usman
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2239

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan kepemimpinan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Masaingi, Kabupaten Donggala. Mitra utama adalah pemerintah desa, pengurus BUMDes, pelaku usaha, dan akademisi dari Universitas Tadulako. Metode pelaksanaan mencakup pretest, sosialisasi materi, diskusi interaktif, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, dengan rata-rata N-Gain 1,0 (kategori tinggi). Sebelum kegiatan, peserta memiliki rata-rata pemahaman 39% (pretest), meningkat menjadi 100% (post-test). Secara kualitatif, peserta menyadari pentingnya kepemimpinan dalam memotivasi tim, mengambil keputusan, dan memanfaatkan potensi desa. Kesimpulan: Sosialisasi efektif dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan peserta. Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan di bidang manajemen keuangan dan pemasaran, serta monitoring rutin untuk memastikan keberlanjutan dampak pengabdian. Leadership Training in Bumdes Management in Masaingi Village, Donggala Regency  This community service activity aimed to enhance understanding and leadership skills in managing Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Masaingi Village, Donggala Regency. Key partners included local government officials, BUMDes managers, business practitioners, and academics from Tadulako University. The implementation method comprised a pretest, material socialization, interactive discussions, and a post-test. The results showed a significant improvement in understanding, with an average N-Gain of 1.0 (high category). Before the activity, participants had an average understanding of 39% (pretest), which increased to 100% (post-test). Qualitatively, participants recognized the importance of leadership in motivating teams, making decisions, and leveraging village potential. Conclusion: The socialization effectively improved participants' leadership capacity. Recommendations include further training in financial management and marketing, as well as routine monitoring to ensure the sustainability of the program's impact.  
Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Pengelolaan Limbah Diapers Bekas: Implikasi terhadap Kesehatan Lingkungan dan Potensi Ekonomi Lokal Nurnaningsih Herya Ulfah; Indana Tri Rahmawati; Anita Sulistyorini; Hulwah Aishwara Binandya; Esya Nafisah Kusumadewi; Puspasari Meisya Dini; Yuvica Novita Gunawan
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2240

Abstract

Pengelolaan limbah diapers menjadi isu lingkungan serius karena rendahnya tingkat biodegradabilitasnya dan praktik pembuangan langsung ke sungai. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah diapers serta membuka peluang ekonomi bagi ibu rumah tangga melalui daur ulang limbah tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan, terdiri dari edukasi teori dan praktik langsung. Hasil uji non-parametrik menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan sikap peserta terkait pengelolaan limbah (p<0,05). Selain itu, beberapa peserta tertarik menjadikan daur ulang diapers sebagai usaha, menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti vas, dompet, dan pupuk organik. Program ini direkomendasikan berkelanjutan demi kesehatan lingkungan dan peningkatan ekonomi lokal. Raising Public Awareness in the Management of Used Diaper Waste: Implications for Environmental Health and Local Economic Potential Diaper waste poses a significant environmental issue due to its low biodegradability and the common practice of direct disposal into rivers. This community engagement project aims to increase public awareness of diaper waste management and create economic opportunities for homemakers through recycling initiatives. A participatory approach was employed, involving the community in all program stages, including both theoretical education and hands-on practice. Non-parametric test results showed a significant improvement in participants' knowledge and attitudes toward waste management (p<0.05). Additionally, some participants expressed interest in developing diaper recycling into a small business, producing economically valuable products such as vases, wallets, and organic fertilizer. Sustaining this program is recommended to support environmental health and enhance local economic growth.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly) dalam Pengolahan Sampah Organik Di Ponpes Darul Fikri Desa Sungai Belidak Selviana Selviana; Diki Fahrozi Almuharami; Aji Abdurrahman
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2241

Abstract

Desa Sungai Belidak merupakan salah satu desa dengan produksi buah musiman melimpah seperti pisang, langsat, dan durian, yang menyebabkan limbah buah-buahan selama musim panen. Limbah ini, bersama dengan sampah dari Pondok Pesantren Darul Fikri, menciptakan masalah lingkungan seperti bau tak sedap dan penurunan estetika. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sampah organik di Desa Sungai Belidak dengan memanfaatkan Black Soldier Fly (BSF) atau larva lalat hitam (maggot). Maggot BSF dikenal efektif mengonversi limbah organik menjadi pupuk dan pakan ternak. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan sebanyak 30 santri dalam pelatihan budidaya maggot BSF dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan (p value=0,000) dalam pengetahuan (67,5% dan sikap (31,1%)  santri terhadap pengelolaan sampah setelah pelatihan. Budidaya maggot BSF tidak hanya mengurangi sampah organik, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat melalui penjualan pupuk organik dan pakan ternak. Dengan pendampingan berkelanjutan, program ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah di Ponpes Darul Fikri. Community Empowerment Through Cultivation of BSF Maggots (Black Soldier Fly) in Organic Waste Processing at Ponpes Darul Fikri Village Sungai Belidak Sungai Belidak Village is one of the villages with abundant seasonal fruit production such as bananas, langsat and durian, which causes fruit waste during the harvest season. This waste, together with waste from the Darul Fikri Islamic Boarding School, creates environmental problems such as unpleasant odors and aesthetic degradation. This research aims to overcome the problem of organic waste management in Sungai Belidak Village by utilizing Black Soldier Fly (BSF) or black fly larvae (maggot). BSF Maggot is known to be effective in converting organic waste into fertilizer and animal feed. The approach used is Participatory Rural Appraisal (PRA) by involving students in training on BSF maggot cultivation and implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). The results showed a significant (p value=0,000) increase in students' knowledge (67,5%) and attitudes (31,1%) towards waste management after the training. BSF maggot cultivation not only reduces organic waste, but also has the potential to increase the community's economic income through the sale of organic fertilizer and animal feed. With ongoing assistance, this program is expected to become a sustainable solution in waste management at the Darul Fikri Islamic Boarding School.  
Peningkatan Harga Diri Untuk Mengurangi Shyness Pada Siswa Ahmad Ridfah; M Ahkam Alwi; Sitti Murdiana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2247

Abstract

Fenomena shyness sering menghambat siswa dalam berinteraksi sosial dan mempengaruhi performa akademik. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan harga diri guna mengurangi tingkat shyness siswa di MAN 1 Polman. Metode pelaksanaan mencakup psikoedukasi, permainan interaktif, dan refleksi. Kegiatan ini diikuti oleh 10 siswa dengan tingkat shyness yang tergolong sedang. Pada tahap awal, dilakukan pre-test menggunakan skala shyness untuk mengukur tingkat shyness awal, diikuti dengan kegiatan intervensi yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan harga diri. Hasil menunjukkan adanya penurunan skor shyness dari rata-rata 72,6 pada pre-test menjadi 64,2 pada post-test, menunjukkan efektivitas intervensi dengan penurunan median dari 69,0 menjadi 63,5. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai W = 47, p < 0,05 dengan efek besar 0,709, mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari peningkatan harga diri terhadap penurunan tingkat shyness. Observasi menunjukkan peningkatan keterlibatan siswa dalam kegiatan kelas dan peningkatan rasa percaya diri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan harga diri melalui pendekatan psikoedukatif dan permainan dapat membantu mengurangi shyness secara signifikan. Disarankan agar sekolah mengadopsi program serupa secara berkelanjutan dengan dukungan guru dan konselor untuk menjaga hasil positif ini. Enhancing Self-Esteem to Reduce Shyness Among Students  Shyness often hinders students from engaging in social interactions and affects their academic performance. This study aims to enhance self-esteem to reduce shyness levels among students at MAN 1 Polman. The implementation method includes psychoeducation, interactive games, and reflection. This program involved 10 students with moderate shyness levels. Initially, a pre-test using a shyness scale was conducted to measure the baseline level of shyness, followed by a specifically designed intervention to boost self-esteem. Results showed a decrease in shyness scores from an average of 72.6 in the pre-test to 64.2 in the post-test, indicating the intervention's effectiveness, with a median reduction from 69.0 to 63.5. The Wilcoxon test yielded W = 47, p < 0.05, with a large effect size of 0.709, suggesting a significant impact of self-esteem enhancement on reducing shyness levels. Observations highlighted an increase in student engagement in classroom activities and improved self-confidence. This study concludes that self-esteem enhancement through psychoeducational and game-based approaches can significantly help reduce shyness. It is recommended that schools adopt similar programs on an ongoing basis with support from teachers and counselors to maintain these positive outcomes.  
Optimalisasi Kesehatan Masyarakat dengan Senam Kebugaran di Wilayah Kota Kendari Muhammad Rusli; Hasanuddin Jumareng; Wolter Mongsidi; Abdul Saman; Jud Jud; Suhartiwi Suhartiwi; Marsuna Marsuna; La Ode Rusdin
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2254

Abstract

Kendari melalui program senam kebugaran yang berfokus pada manfaat kesehatan fisik dan mental. Metode pelaksanaan melibatkan beberapa tahap, yaitu survei kebutuhan masyarakat, kampanye edukasi, implementasi senam rutin, dan evaluasi program. Pelaksanaan senam diikuti oleh 30 orang, terdiri dari 17 wanita dan 13 pria, yang terlibat secara rutin dalam kegiatan mingguan. Data menunjukkan bahwa 75% peserta merasakan manfaat fisik dan mental dari senam, sedangkan 25% lainnya belum sepenuhnya merasakannya. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kesehatan fisik, pengurangan tingkat stres, serta peningkatan suasana hati dan kepercayaan diri melalui kegiatan senam berkelompok. Kesimpulannya, program senam kebugaran terbukti efektif dalam optimalisasi kesehatan masyarakat. Rekomendasi selanjutnya adalah memperluas kampanye edukasi, mengembangkan aplikasi panduan senam, dan membentuk komunitas senam melalui media sosial untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Optimizing Public Health with Fitness Gymnastics in Kendari City Area  This community service project aimed to improve public health in Kendari City through a fitness gymnastics program focused on physical and mental health benefits. The implementation method involved several stages: a community needs survey, an educational campaign, regular fitness sessions, and program evaluation. The fitness sessions were attended by 30 individuals, including 17 women and 13 men, who participated weekly. Data indicated that 75% of participants reported positive physical and mental benefits from the fitness activities, while 25% had yet to fully experience these benefits. Program results showed improvements in physical health, reduced stress levels, and enhanced mood and self-confidence through group fitness activities. In conclusion, the fitness program proved effective in optimizing community health. Future recommendations include expanding educational campaigns, developing a fitness guidance app, and creating fitness communities on social media to increase public participation.