Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN KOMUNIKATIF GURU SOSIOLOGI SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DI MAN 2 KOTA SERANG Fikri Rachmadi, Maulana; Afrizal, Stevany; Tesniyadi, Dema
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.293-300

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Pendekatan Komunikatif Guru Sebagai Strategi Pencegahan Kenakalan Remaja di MAN 2 Kota Serang. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas pendekatan komunikatif guru serta strategi sekolah untuk pencegahan kenakalan remaja di MAN 2 Kota Serang.Jenis penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat kualitatif. Data-data diperoleh lewat serangkaian kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data tersebut kemudian diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Adapun teknik analisisnya mengadopsi model Miles Huberman, dimulai dari pengumpulan, pereduksian, dan penyajian data, yang diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori pendekatan komunikatif yang dicetuskan Jurgen Habermas. Informan penelitian ini yaitu Guru yang mengajar di MAN 2 serta siswa yang melakukan kenakalan dan tidak melakukan kenakalan.berdasarkan temuan lapangan yang didapatkan peneliti menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif guru jika dilakukan dengan benar memiliki dampak yang cukup besar sebagai strategi pencegahan kenakalan remaja yang bisa terjadi di lingkungan pendidikan. Dengan pendekatan komunikasi guru dapat tau faktor penyebab siswa tersebut melakukan kenakalan remaja, dan dapat memberikan nasihat supaya pelanggar menjadi pribadi lebih baik. Hal tersebut terlihat pada proses pencatatan dan pemberian sanksi sebagai bentuk kepedulian Karna dilakukan dengan pendekatan komunikasi sehingga pernyataan yang ingin disampaikan terlaksana dengan baik. Dengan adanya pendekatan komunikasi guru dapat membantu untuk memahami dan menjelaskan dampak kenakalan remaja. Hal ini menurut Jurgen Habermas disebut pendekatan komunikasi
MODAL SOSIAL ORANG TUA TUNGGAL DALAM PEMENUHAN PENDIDIKAN FORMAL ANAK Agustin, Windi; Widiansyah, Subhan; Afrizal, Stevany
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.364-369

Abstract

Penelitian ini didasarkan oleh adanya fenomena meningkatnya fenomena Orang Tua tunggal akibat dari pernikahan muda. Dengan adanya pernikahan muda dan ketidaksiapan ekonomi, orang tua tunggal memikul tanggung jawab dan beban yang sangat besar dan berperan dalam memikul peran ganda dalam keluarga. Di tengah keterbatasan ekonomi para orang tua tunggal dan stigma dari masyarakat Lingkungan Sambidongko yang tidak menganggap penting pendidikan ini, orang tua tunggal dituntut untuk tetap memenuhi kebutuhan pendidikan formal anak sebagai investasi bagi masa depan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mendeskripsikan modal sosial yang dimiliki oleh orang tua tunggal dalam mendukung pemenuhan pendidikan formal anak di lingkungan Sambidongko Kelurahan Cikerai menggunakan analisis teori modal sosial dari Robert D. Putnam yang menitikberatkan pada tiga unsur utama yakni: Jaringan sosial (Social networks), Norma sosial (Norms)dan kepercayaan (Trust).  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatid dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berfungsi sebagai aset non-material yang menggantikan keterbatasan finansial. Jaringan sosial memberikan dukungan emosional dari keluarga (bonding), informasi dari tetangga (bridging), serta akses bantuan pemerintah melalui RT/RW (linking). Norma sosial berupa gotong royong memperkuat solidaritas masyarakat, sementara kepercayaan (trust) memperlancar komunikasi dengan sekolah dan tokoh masyarakat. Kesimpulannya, modal sosial yang kuat menjadi strategi adaptif yang krusial bagi orang tua tunggal untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak secara stabil dan berkelanjutan.
Implementasi Reward dan Punishment Mata Pelajaran Sosiologi dalam Membentuk Kedisiplinan Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Serang Putri, Dea Pebriani; Kuntari, Septi; Afrizal, Stevany
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12239

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurangnya kedisiplinan peserta didik dalam pembelajaran sosiologi menyebabkan rendahnya konsentrasi belajar dan pemahaman materi, yang pada akhirnya menimbulkan kecemasan saat ujian serta menjadi hambatan dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi reward dan punishment dalam pembelajaran Sosiologi berperan dalam membentuk kedisiplinan peserta didik kelas XI IPS di MAN 2 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui tiga tahapan, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward yang diberikan guru, seperti pujian atau nilai tambahan, mendorong peserta didik untuk mengulangi perilaku positif, meskipun bagi sebagian peserta didik bentuk reward yang monoton dianggap kurang bermakna. Punishment berupa teguran terbukti efektif bagi sebagian peserta didik dalam menimbulkan rasa jera, namun pada kasus lain dianggap sekadar peringatan biasa sehingga tidak menimbulkan perubahan perilaku yang signifikan. Selain itu, intensitas pemberian reward maupun punishment yang terlalu sering membuat sebagian peserta didik merasa jenuh, sehingga kebermaknaannya berkurang. Temuan ini sejalan dengan proposisi sukses, nilai, dan deprivasi-satiasi dari Homans, yang menegaskan bahwa keberulangan perilaku sangat dipengaruhi oleh manfaat, persepsi nilai, dan variasi stimulus yang diterima peserta didik.
Co-Authors Adisha Anindiva Faizal Aenunnisa Aenunnisa Agustin, Nurmalasari agustin, windi Agustina, Fera Anggun Biyanti Ani Handayani Anten Fhabella Ardila, Ira Ashilah, Hana Athallaisya Adinda, Inez Azzahra, Tifani Shofa Bahrudin, Febrian Alwan Balqis, Azmelia Putri Cahya, Nilam Cahyo Kartiko Adi Nugroho Choirunnisa Sasa Dahlia Bela Novanza Destianti, Kavita Diah Utamy Empat Siti Fatimah Fauziah, Nine Febrian Alwan Bahrudin Fikri Rachmadi, Maulana Firnanda, Ayu Fitria Wulandari Haerullah, Fiqri Alamsyah Halimatusa Diyah Halyma Wynda Hanifah, Destri Aulia Hapid TA, Ahmad hardiyanti hardiyanti Hari Prasetya, Bayu Haryono Haryono Haryono Haryono Hatami, Muhammad Hayat, Nurul Hermalia, Rini Hermsen, Sheila Hidayat, Sholeh Ilham Maulana jedah nurlatifah Kudus, Wahid Abdul KUNTARI, SEPTI Latifa, Jamilatul Lindawati, Yustika Irfani Lisdayanti, Lisdayanti LULUK ASMAWATI Meilla Dwi Nurmala Meilla Dwi Nurmala Meitami Sofiyanti Mudinillah, Adam Muhammad Agus Hardiansyah Musahwi Musahwi Muttaqin, Tiara Indriyani Nabilah, Rifa Nada, Syahirrah Nasiroh, Nasiroh Nida, Nabila Afro Nine Fauziah Nurmala, Nisa Nursaidah, Siti Nurul Hayat Nurul Hayat Hayat Nuryasin, Muhammad Jamil Polelah Lelah Putri Tunggal Dewi Putri, Dea Pebriani rahmawati rahmawati Ramdhini, Siti Agni Risdiana, Ria Robiatussoleha, Ratu Aulia Rusdana, Rusdana Salsabilla, Sekar Sari, Nawang sastra juanda Sastra Juanda Setiawan, Rizki Setiawan, Rizky Shinta Bella Angelina Siti Saniah, Siti Subhan Widiansyah Tesniyadi, Dema Tia Astuti Tubagus Umar Wibowo Ukhroniyah, Ukhroniyah Utami, Rezza Widia Viecena, Anwar Fikri Wanda Marsella Wardah Alivia Wikanti Widianingsih, Sekar Rifdah Wika Hardika Legiani Wikanti, Wardah Alivia Yulianto Yulianto Yustika Irfani Lindawati Zeba, Shahnaz Aqeela