p-Index From 2021 - 2026
11.415
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pertukaran Sosial Pengguna dan Penyedia Jasa Bank Emok di Masyarakat Perkotaan Septiana, Deta; Haryono, Haryono; Afrizal, Stevany
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36966

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya hubungan pertukaran sosial antara pengguna dan penyedia jasa Bank Emok di Desa Anyar yang awalnya bersifat ekonomi dan kemudian menjadi lebih personal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pertukaran sosial yang terbentuk antara kedua pihak. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan observasi nonpartisipan. Analisis dilakukan menggunakan teori pertukaran sosial George C. Homans, dengan menitikberatkan pada proposisi stimulus, kejenuhan–kerugian, dan rasionalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang terjalin bersifat berkelanjutan, mencakup hubungan profesional dan personal. Hubungan tersebut didasarkan pada pertimbangan imbalan dan pengorbanan, seperti kemudahan akses pinjaman, dukungan sosial, perluasan jejaring, dan keuntungan ekonomi. Disimpulkan bahwa interaksi yang terjadi mencerminkan prinsip pertukaran sosial yang rasional dan berorientasi pada keuntungan timbal balik.
Relasi Patron-Klien Dalam Transaksi Utang Piutang Pada Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia Sabrina Mustika Putri; Haryono; Stevany Afrizal
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3129

Abstract

Penelitian ini menganalisis relasi patron-klien antara Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) sebagai patron dan anggota di Kampung Curugsawer, Pandeglang, sebagai klien dalam praktik transaksi utang piutang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis teori James C. Scott, penelitian menggali bentuk dan pola hubungan tersebut melalui wawancara mendalam. Temuan penelitian menegaskan bahwa model “Bank Emok syariah” Kopsyah BMI mampu memadukan nilai-nilai tolong-menolong dalam Islam dengan pola relasi kelembagaan yang bersifat hierarkis dan asimetris, sehingga membuka akses layanan keuangan yang berorientasi pada empati dan keberpihakan sosial bagi kelompok masyarakat yang selama ini terpinggirkan dari sistem keuangan formal. Akan tetapi, relasi tersebut mengandung konsekuensi ganda, karena di satu sisi memberikan perlindungan dan rasa aman, namun di sisi lain cenderung melanggengkan ketergantungan struktural yang berpotensi membatasi kemandirian dan otonomi ekonomi anggota dalam jangka panjang.
Analisis Kesetaraan Gender pada Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Nafisah, Nada; Afrizal, Stevany
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7995

Abstract

Kesetaraan gender merupakan isu penting dalam pendidikan tinggi karena berkaitan dengan keadilan, partisipasi, serta pembentukan kesadaran kritis mahasiswa sebagai agen perubahan sosial. Lingkungan kampus diharapkan menjadi ruang yang inklusif dan bebas dari diskriminasi, sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan potensi akademik maupun sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman, sikap, dan praktik kesetaraan gender pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa yang dipilih secara purposive, dengan mempertimbangkan keterlibatan mereka dalam aktivitas akademik maupun organisasi kemahasiswaan. Teknik analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola pemahaman dan praktik kesetaraan gender di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kognitif, mahasiswa memiliki pemahaman yang cukup baik terkait konsep gender. Mereka mampu membedakan antara seks sebagai aspek biologis dan gender sebagai konstruksi sosial yang dibentuk oleh budaya dan lingkungan. Namun demikian, dalam praktik sehari-hari, khususnya dalam kegiatan organisasi dan interaksi akademik, masih ditemukan adanya bias gender yang bersifat kultural. Bias tersebut tercermin dalam stereotip peran, pembagian tugas berdasarkan jenis kelamin, serta kecenderungan penempatan posisi tertentu yang belum sepenuhnya setara. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman teoretis dan implementasi nyata kesetaraan gender di lingkungan kampus. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih sistematis melalui pendidikan, kebijakan, dan budaya organisasi untuk mendorong praktik kesetaraan gender yang lebih inklusif dan berkelanjutan di perguruan tinggi.
Ketiadaan Figur Ayah Dalam Pembentukan Kepercayaan Diri Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta Indah Sastia Putri; Stevany Afrizal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5178

Abstract

ABSTRAK Fenomena ketiadaan figur ayah merupakan masalah sosial yang semakin banyak dialami oleh mahasiswa dan berpotensi mempengaruhi proses pembentukan diri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran ketiadaan figur ayah dalam proses pembentukan kepercayaan diri mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi mahasiswa yang mengalami ketiadaan figur ayah akibat kematian, perceraian, atau ketidakhadiran emosional. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan teori Interaksionisme Simbolik sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan figur ayah ditafsirkan secara beragam oleh mahasiswa, mulai dari pengalaman kehilangan emosional, kekosongan identitas, hingga keinginan untuk lebih mandiri. Ketiadaan figur ayah tidak secara langsung menyebabkan mahasiswa kehilangan kepercayaan diri, tetapi kondisi ini tetap berperan sebagai salah satu faktor pemicu munculnya keraguan diri, serta dimediasi oleh kehadiran figur-figur penting seperti ibu, kakek, saudara perempuan, dan teman sebaya yang memberikan dukungan sosial dan validasi. Selain itu, lingkungan kampus bertindak sebagai arena sosialisasi sekunder yang mendukung rekonstruksi identitas dan memperkuat kepercayaan diri mahasiswa.
Partisipasi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Dalam Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Di Kelurahan Rangkasbitung Barat Nadia Afifah; Septi Kuntari; Stevany Afrizal
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17010

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya partisipasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) pada Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Rangkasbitung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk partisipasi KPM dalam pelaksanaan P2K2 serta proses pemberdayaan yang terjadi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap KPM dan pendamping PKH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi KPM tidak hanya terlihat dari kehadiran, tetapi juga dari keterlibatan dalam diskusi, berbagi pengalaman, dan penerapan materi dalam kehidupan sehari-hari. Partisipasi berkembang melalui proses berulang yang dipengaruhi oleh kesadaran, interaksi kelompok, dan peran pendamping. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya konsistensi kehadiran, keterbatasan pemahaman materi, serta ketergantungan terhadap bantuan. Kegiatan P2K2 berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi KPM, meskipun belum sepenuhnya mencapai kemandirian. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi pendampingan agar partisipasi KPM lebih optimal dan berkelanjutan
ANALISIS HIPERREALITAS DI INSTAGRAM TERHADAP KEAUTENTIKAN GAYA HIDUP PADA MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA Rahma Azzahra; Stevany Afrizal
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 6 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i6.2026.1326-1331

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang fenomena hiperrealitas pada platform  Instagram terhadap keautentikan gaya hidup mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ( UNTIRTA ) dengan menggunakan teori hiperrealitas Jean Baudrillard, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana fitur-fitur Instagram memfasilitasi konstruksi identitas simulasi, mengeksplorasi pergeseran dari realitas autentik ke hiperrealitas, serta memahami dampak sosiologis. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk menemukan makna dan pengalaman, diterapkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan strategi kurasi konten, filter, dan narasi untuk membentuk citra ideal yang lebih menarik daripada kehidupan nyata, memicu perbandingan sosial, tekanan psikologis dan ketidakselarasan identitas. Pergeseran ini diperkuat oleh interaksi pada fitur Instagram yang memediasi konstruksi identitas, mengonfirmasi dominasi simulacra dalam dunia digital. Penelitian ini menekankan perlunya literasi digital kritis untuk mendukung keautentikan identitas dan kesejahteraan para mahasiswa
Peran Single Parent Terhadap Pendidikan Anak di Lingkungan Batok Bali Kota Serang Delvina Raissa; Stevany Afrizal
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8601

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran orang tua tunggal dalam pendidikan anak di lingkungan Batok Bali, Kota Serang. Latar belakangnya adalah tantangan unik orang tua tunggal terhadap proses belajar dan pembentukan karakter anak. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bagaimana orang tua tunggal menjalankan peran ganda sebagai pendidik dan pengasuh, serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi pada orang tua tunggal terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terbatas waktu dan ekonomi, orang tua tunggal berusaha menanamkan nilai-nilai positif (kedisiplinan, motivasi, tanggung jawab) dalam pendidikan anak sehari-hari. Strategi adaptif seperti penjadwalan ketat dan keterlibatan keluarga besar membantu mereka. Temuan utama mengindikasikan bahwa beban ekonomi dan tekanan psikologis menjadi kendala signifikan. Kesimpulannya, orang tua tunggal memegang peran sentral dalam pendidikan formal maupun nonformal anak melalui bimbingan nilai dan komunikasi aktif, namun perlu dukungan sosial dan kebijakan publik yang memadai untuk mengatasi hambatan tersebut.
Modal Sosial pada Program Pemberdayaan Masyarakat di Yayasan Rumah Peradaban Banten Kota Cilegon Ratu Dina Qonitah; Subhan Widiansyah; Stevany Afrizal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.7143

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya posisi strategis masyarakat lokal di tengah perkembangan industri Kota Cilegon. Salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dilakukan oleh Yayasan Rumah Peradaban Banten melalui program pembelajaran Bahasa Inggris gratis. Keberlangsungan program tersebut didukung oleh modal sosial yang dibangun antaraktor yang terlibat. Penelitian ini bertujuan menganalisis modal sosial dalam program pemberdayaan masyarakat di Yayasan Rumah Peradaban Banten Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlangsungan program didukung oleh jaringan sosial internal dan eksternal, norma kebersamaan dan tanggung jawab, serta kepercayaan yang dibangun melalui komunikasi terbuka dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan program. Temuan penelitian juga menunjukkan terbentuknya modal sosial pengikatan, penjembatan, penghubungan yang mendukung keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan nonformal.
Internalisasi Aturan Dan Pembentukan Habitus Siswa Dalam Arena Sekolah Berasrama: Studi Kasus Pada SMAN CMBBS Ari Fathin Maulana; Rizki Setiawan; Stevany Afrizal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7462

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karakteristik sekolah berasrama (boarding school) yang beroperasi sebagai institusi total melalui monopoli ruang dan waktu serta penegakan aturan yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengurai secara mendalam mekanisme internalisasi aturan sekolah dan asrama ke dalam kognisi serta tindakan siswa di SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), sekaligus menganalisis bagaimana habitus yang terbentuk memanifestasikan dirinya dalam praktik sosial sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data dihimpun melalui wawancara mendalam terhadap dua belas informan, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara interaktif dibantu perangkat lunak NVivo untuk pengkodean bertema arena, modal, dan habitus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi awal siswa dengan struktur objektif asrama memicu fenomena hysteresis, yaitu ketegangan antara habitus primer dari rumah dengan regulasi ketat institusi yang melahirkan rasa terpaksa dan gegar budaya. Kendati demikian, melalui tindakan pedagogis yang berulang, pengawasan, dan penegakan sanksi, aturan eksternal tersebut berhasil diserap menjadi disposisi subjektif (habitus baru). Habitus ini termanifestasi dalam praktik kedisiplinan manajemen waktu yang berjalan otomatis serta kemampuan siswa mengonversi paksaan struktural menjadi modal kultural dan simbolik, seperti yang tercermin pada kompetensi berpikir kritis dan rasa percaya diri dalam tradisi pidato tiga bahasa (Muhadoroh). Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan terjadinya reproduksi sosial yang sukses di SMAN CMBBS melalui transformasi aturan institusional menjadi keunggulan praktik sosial siswa di berbagai ranah kehidupan.
PENDEKATAN KOMUNIKATIF GURU SOSIOLOGI SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DI MAN 2 KOTA SERANG Maulana Fikri Rachmadi; Stevany Afrizal; Dema Tesniyadi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.293-300

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Pendekatan Komunikatif Guru Sebagai Strategi Pencegahan Kenakalan Remaja di MAN 2 Kota Serang. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas pendekatan komunikatif guru serta strategi sekolah untuk pencegahan kenakalan remaja di MAN 2 Kota Serang.Jenis penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat kualitatif. Data-data diperoleh lewat serangkaian kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data tersebut kemudian diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Adapun teknik analisisnya mengadopsi model Miles Huberman, dimulai dari pengumpulan, pereduksian, dan penyajian data, yang diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori pendekatan komunikatif yang dicetuskan Jurgen Habermas. Informan penelitian ini yaitu Guru yang mengajar di MAN 2 serta siswa yang melakukan kenakalan dan tidak melakukan kenakalan.berdasarkan temuan lapangan yang didapatkan peneliti menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif guru jika dilakukan dengan benar memiliki dampak yang cukup besar sebagai strategi pencegahan kenakalan remaja yang bisa terjadi di lingkungan pendidikan. Dengan pendekatan komunikasi guru dapat tau faktor penyebab siswa tersebut melakukan kenakalan remaja, dan dapat memberikan nasihat supaya pelanggar menjadi pribadi lebih baik. Hal tersebut terlihat pada proses pencatatan dan pemberian sanksi sebagai bentuk kepedulian Karna dilakukan dengan pendekatan komunikasi sehingga pernyataan yang ingin disampaikan terlaksana dengan baik. Dengan adanya pendekatan komunikasi guru dapat membantu untuk memahami dan menjelaskan dampak kenakalan remaja. Hal ini menurut Jurgen Habermas disebut pendekatan komunikasi
Co-Authors Adelia Raya Ainurizka Salsabilla Adisha Anindiva Faizal Aenunnisa Aenunnisa Agustin, Nurmalasari Agustina, Fera Anggun Biyanti Ani Handayani Anten Fhabella Ardila, Ira Ari Fathin Maulana Ashilah, Hana Athallaisya Adinda, Inez Azzahra, Tifani Shofa Bahrudin, Febrian Alwan Balqis, Azmelia Putri Cahya, Nilam Cahyo Kartiko Adi Nugroho Choirunnisa Sasa Dahlia Bela Novanza Delvina Raissa Dema Tesniyadi Destianti, Kavita Diah Utamy Empat Siti Fatimah Fauziah, Nine Febrian Alwan Bahrudin Firnanda, Ayu Fitria Wulandari Haerullah, Fiqri Alamsyah Halimatusa Diyah Halyma Wynda Hanifah, Destri Aulia Hapid TA, Ahmad hardiyanti hardiyanti Hari Prasetya, Bayu HARYONO Haryono Haryono Haryono Haryono Hatami, Muhammad Hayat, Nurul Hermalia, Rini Hermsen, Sheila Hidayat, Sholeh Ilham Maulana Indah Sastia Putri jedah nurlatifah Jihaan Kaamiliaa Kudus, Wahid Abdul KUNTARI, SEPTI Latifa, Jamilatul Lindawati, Yustika Irfani Lisdayanti, Lisdayanti LULUK ASMAWATI Maulana Fikri Rachmadi Meilla Dwi Nurmala Meilla Dwi Nurmala Meitami Sofiyanti Mudinillah, Adam Muhammad Agus Hardiansyah Musahwi Musahwi Muttaqin, Tiara Indriyani Nabilah, Rifa Nada, Syahirrah Nadia Afifah Nafisah, Nada Nasiroh, Nasiroh Nida Musyarofah Nida, Nabila Afro Nine Fauziah Nurmala, Nisa Nursaidah, Siti Nurul Hayat Nurul Hayat Hayat Nuryasin, Muhammad Jamil Polelah Lelah Putri Tunggal Dewi Putri, Dea Pebriani Rahma Azzahra rahmawati rahmawati Ramdhini, Siti Agni Ratu Dina Qonitah Risdiana, Ria Robiatussoleha, Ratu Aulia Rusdana, Rusdana Sabrina Mustika Putri Salsabilla, Sekar Sari, Nawang Saryono Saryono sastra juanda Sastra Juanda Septiana, Deta Serly Putri Hidayat Setiawan, Rizki Setiawan, Rizky Shinta Bella Angelina Siti Rahmah Indriyani Siti Saniah, Siti Subhan Widiansyah Talitha Damayanti Tia Astuti Tubagus Umar Wibowo Ukhroniyah, Ukhroniyah Utami, Rezza Widia Viecena, Anwar Fikri Wanda Marsella Wardah Alivia Wikanti Widianingsih, Sekar Rifdah Wika Hardika Legiani Wikanti, Wardah Alivia Yulianto Yulianto Yustika Irfani Lindawati Zahra Aliefa Ramadhanty Zahrah Salsabila Zeba, Shahnaz Aqeela