Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Home Pharmacy Care terhadap Kepuasan Pelayanan Kefarmasian pada Pasien Hipertensi di Apotek Alula Farma Losari Nopita, Juwita; Zuniarto, Ahmad Azrul; Nuari, Ris Ayu
An-Najat Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus : An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v3i3.3308

Abstract

High-quality pharmaceutical services play a vital role in improving patient satisfaction, particularly among individuals with chronic conditions such as hypertension. One innovative approach to pharmaceutical care is Home Pharmacy Care (HPC), a service delivered directly to the patient’s home focusing on medication monitoring, patient education, and improving treatment adherence. This study aims to examine the effect of HPC on the satisfaction of pharmaceutical services among hypertensive patients at Alula Farma Pharmacy, Losari. The research employed a pre-experimental design with a pre-test and post-test without a control group. A total of 30 hypertensive patients were selected using non-probability purposive sampling. The research instrument used was a validated and reliable pharmaceutical service satisfaction questionnaire, which covered several dimensions, including responsiveness, empathy, assurance, reliability, and tangibility. Data analysis was conducted using the Wilcoxon signed-rank test. The results showed that HPC had a significant positive effect on patient satisfaction, with a significance value of 0.001 (p < 0.05). The most notable improvements were observed in the aspects of responsiveness, empathy, and reliability, reflecting better patient–pharmacist interaction and trust in service delivery. These findings indicate that HPC is an effective strategy to enhance patients’ perceptions of pharmaceutical service quality. Furthermore, the implementation of HPC highlights the potential to reduce barriers to accessing care, promote better medication adherence, and strengthen patient-centered services. It is expected that this study can serve as a foundation for the development and broader application of home-based pharmaceutical care models, particularly in the management of chronic diseases.
PENGARUH VIDEO EDUKASI SWAMEDIKASI OBAT DIARE TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT DI DESA MUNDU KABUPATEN CIREBON Saefullah, Indah Silviyanti; Zuniarto, Ahmad Azrul; Anjastika, Luky Septiansyah
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i2.162

Abstract

Swamedikasi merupakan tindakan pengobatan mandiri yang banyak dilakukan masyarakat, termasuk dalam menangani diare. Namun, kurangnya pengetahuan dan perilaku yang tepat dapat menyebabkan penggunaan obat yang tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi swamedikasi obat diare terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat di Desa Mundu, Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Populasi penelitian berjumlah 6.993 orang dengan sampel sebanyak 98 orang yang dipilih menggunakan teknik non-probability purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan perilaku swamedikasi obat diare yang disusun sendiri dan telah teruji valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku swamedikasi yang signifikan setelah pemberian edukasi, dengan nilai signifikansi masing-masing 0,0001. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berperan penting dalam meningkatkan pemahaman dan mendorong perilaku yang lebih tepat dalam penggunaan obat diare secara mandiri. Oleh karena itu, intervensi edukatif perlu terus dikembangkan sebagai strategi promosi kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas swamedikasi di masyarakat.
Pengaruh Video Edukasi Swamedikasi Obat Batuk Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMKN 1 Leuwimunding Mundzir, Ahmad; Zuniarto, Ahmad Azrul; Aisy, Asri Rihadatul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.54913

Abstract

Batuk merupakan respon alami dengan meningkatkan pembersihan sekresi dan partikel dari lender, iritasi, partikel asing dan mikroba sehingga menjadi mekanisme pertahanan tubuh. Pemilihan obat yang tidak tepat dapat menyebabkan obat menjadi tidak efektif, memperburuk penyakit dan menimbulkan akibat yang tidak diinginkan. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pengaruh video edukasi swamedikasi obat batuk terhadap tingkat pengetahuan siswa SMKN 1 Leuwimunding sebelum dan sesudah pemberian video, untuk mengetahui pengaruh data sosiodemografi terhadap tingkat pengetahuan swamedikasi obat batuk pada siswa-siswi SMKN 1 Leuwimunding. Siswa-siswi SMKN 1 Leuwimunding sebanyak 550 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive samplingdengan sampel sebanyak 85 responden. Kuesioner pretest posttest yang tervalidasi oleh pakar dan SPSS serta video sebagai media untuk edukasi. Pendekatan kuantitatif pre-eksperimental design dengan rancangan one group pretest-posttest. Tingkat pengetahuan siswa-siswi sebelum pemberian video sebesar 57,48% (kategori cukup) dan tingkat pengetahuan sesudah pemberian video sebesar 80,90% (kategori baik). Hasil uji T Paired diperoleh nilai sig. 0,000 sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara pretest dan posttestpengetahuan. Hasil uji Chi squarediperoleh nilai p value 0,004 sehingga terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan dan data demografi kategori pendidikan terakhir orang tua.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Hipertensi dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kalijaga Permai Andriswana, Dwi Meiria; Zuniarto, Ahmad Azrul; Pandanwangi, Siti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.54914

Abstract

Gangguan pada sistem peredaran darah yang disebut hipertensi bisa membuat tekanan darah mengalami kenaikan di atas normal. Tingkat kesadaran dan pemahaman pasien hipertensi pada kondisinya bisa meningkatkan kepatuhan pengobatan dan hasil pengobatan, sehingga menghasilkan kontrol tekanan darah yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan, kepatuhan, dan hubungan antara kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi dan tingkat pengetahuan tentang hipertensi. Penelitian ini memakai desain penelitian cross-sectional yang dipadukan dengan metode penelitian kuantitatif.Tempat penelitian di Puskesmas Kalijaga Permai dengan waktu penelitian Februari 2024. Populasi pasien hipertensi yang menjalani pengobatan. Sampel dengan metode purposive sampling didapat 100 orang. Analisa data memuat analisis Univariat dan Bivariat dengan uji chi-square. Kuesioner pengetahuan memakai Hypertension Fact Quisionnare dan kepatuhan memakai Modified Morisky’s Medication Adherence Scale-8. Hasil penelitian pasien hipertensi tingkat pengetahuan rendah 36 responden dan cukup 64 responden dengan rata-rata berpengetahuan cukup. Tingkat kepatuhan minum obat tidak patuh 49 responden dan patuh 51 responden dengan rata-rata kepatuhannya tidak patuh. Hasil uji chi square didapatkan nilai p-value 0,000 <0,05 dengan nilai r 0,428 yang maknanya tingkat pengetahuan tentang hipertensi dan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi memperlihatkan adanya suatu hubungan dengan kekuatan sedang. Dan hasil uji hubungan karakteristik responden dengan tinkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat didapatkan hasil p-value >0,05 yang maknanya tidak terdapat hubungan yang signifikan.
Pengaruh Video Swamedikasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Dagusibu Obat pada Masyarakat di Desa Pabean Udik Indramayu Nuari, Ris Ayu; Zuniarto, Ahmad Azrul; Suryani, Mega
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.54915

Abstract

DAGUSIBU merupakan program yang dibuat oleh IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) untuk memberikan edukasi kesehatan dengan tujuan mewujudkan Gerakan Keluarga Sadar Obat (GKSO) merupkana langkah konkrit dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan yang tinggi. Tujuan penelitian ini Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU (Dapatkan Gunakan, Simpan, Buang) obat melalui video swamedikasi. Dengan metode penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre test-/post test sampel 100 orang penduduk desa. Data dikumpulkan dengan kuesioner.Analisis pengujian menggunakan uji validasi, uji realibitas, dan uji t berpasangan. Adapun hasil penelitian ini pengetahuan DAGUSIBU sebelum video 63,55% cukup. Pengetahuan DAGUSIBU setelah video 75,50% baik. Terdapat pengaruh video swamedikasi terhadap pengetahuan DAGUSIBU (p<0,001), faktor sosiodemografi yang berhubungan dengan pengetahuan pendidikan (p<0,030) dan faktor sosiodemografi yang tidak berhubungan dengan pengetahuan usia (p<0,270) jenis kelamin (p<0,156) pekerjaan (0<2,14), riwayat penyakit (p<0,660). Kesimpulan penelitian ini Video swamedikasi efektif meningkatkan pengetahuan DAGUSIBU pada masyarakat dengan tingkat pendidikan tinggi.
Perbandingan Efektivitas Obat Antihipertensi pada Pasien Perokok dengan Tidak Perokok di Puskesmas Maleber Kabupaten Kuningan Wahyuni, Yenny Sri; Zuniarto, Ahmad Azrul; TW, Siti Pandanwangi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.54916

Abstract

Rokok adalah faktor risiko utama pemicu penyakit kardiovaskular diantaranya hipertensi, hal ini dikarenakan adanya kandungan zat dalam rokok yang berbahaya. bertujuan untuk mengetahui demografi, perbedaan dan hubungan tekanan darah antara pasien hipertensi perokok dengan tidak perokok di Puskesmas Maleber Kabupaten Kuningan. Metode penelitian dengan retrospektif dari rekam medis pasien dan observasi prospektif di rumah pasien setelah tiga hari pemberian terapi obat antihipertensi. Total sampel yang diambil yaitu sebanyak 74 responden yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney, dan Uji korelasi Rank Spearman. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien hipertensi di wilayah tersebut didominasi oleh kelompok usia < 60 tahun, jenis kelamin laki-laki, riwayat hipertensi, dan menggunakan obat amlodipine. Uji Mann Whitney menemukan perbedaan penurunan tekanan darah penerima terapi obat antihipertensi antara pasien perokok dengan tidak perokok. Uji spearman menemukan obat antihipertensi pada pasien perokok dan tidak perokok menunjukkan pengaruh usia, jenis kelamin, riwayat hipertensi, dan jenis obat terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Pada perokok, usia dan riwayat hipertensi memiliki korelasi yang kuat dengan tekanan darah, sementara jenis kelamin dan nama obat memiliki korelasi cukup. Sedangkan pada yang tidak merokok usia memiliki korelasi yang cukup, sementara jenis kelamin, riwayat hipertensi, dan nama obat memiliki korelasi lemah.
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Persepsi dan Sikap Tenaga Teknis Kefarmasian Terhadap Peraturan Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Kota Cirebon Setriyadi, Dedy; Zuniarto, Ahmad Azrul; Pandanwangi, Siti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i12.55156

Abstract

Tingkat kepedulian tenaga kefarmasian terhadap Peraturan Pelayanan Kefarmasian dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan persepsi. Pengetahuan merupakan hasil mengetahui dan ini terjadi setelah seseorang merasakan suatu objek. Sikap adalah kesiapan atau kesediaan untuk bertindak. Sedangkan persepsi adalah proses dimana seseorang dapat mengatur dan menafsirkan sensasi yang dirasakan dengan tujuan memberikan makna pada suatu lingkungan. Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, persepsi dan sikap Tenaga Teknis Kefarmasian terhadap Peraturan Pelayanan Kefarmasian di RSUD Kota Cirebon. Populasi dalam penelitian ini adalah teknisi farmasi RSUD Kota Cirebon yang berjumlah 162 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 sampel. Kuesioner pretest posttest divalidasi oleh ahli dan SPSS. Hasil: Dari 62 orang teknisi kefarmasian, yang memiliki tingkat pengetahuan cukup terbanyak sebanyak 29 orang (46,8%), disusul responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 17 orang (27,4%) dan pengetahuan baik tentang peraturan pelayanan kefarmasian sebanyak 16 orang (25,8%). Nilai signifikansi atau sig. (2-tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig (2-tailed) < 0,05 berarti terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi dengan sikap. Nilai koefisien korelasinya sebesar 0,467 sehingga dapat dikatakan hubungan persepsi dengan sikap terhadap pelayanan kefarmasian sangat kuat.
Hubungan Tingkat Kepatuhan Dengan Efektivitas Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada Pasien Tuberkulosis (Tb) Paru di Puskesmas Tugu dan Puskesmas Cikedung Kabupaten Indramayu Yani, Dosi Ahmad; Zuniarto, Ahmad Azrul; Cantika, Dwi Putri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i12.55159

Abstract

Indonesia adalah negara dengan kasus TB tertinggi kedua di dunia dengan insiden sebanyak 397.377 kasus pada tahun 2021. Salah satu kejadian TB terbanyak berasal dari Kabupaten Indramayu Jawa Barat tercatat 3.142 kasus (Dinkes Provinsi Jawa Barat, 2021). Pemberian OAT sebagai pengobatan pada TB perlu memperhatikan beberapa hal antara lain kepatuhan pengobatan (Kemenkes, 2020). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan dengan efektivitas penggunaan OAT serta mengetahui hubungan antara kepatuhan dan efektivitas dengan sosiodemografi penduduk. Populasi penelitian ini adalah pasien TB di Puskesmas Tugu dan Puskesmas Cikedung Kabupaten Indramayu yang melakukan pengobatan pada September 2023 sampai Maret 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif observatif dengan pengumpulan data secara retrospektif maupun prospektif berdasarkan kartu pengobatan pasien TBC. Data kepatuhan diambil melalui pengisian kuesioner MMAS-8 dan data efektivitas diambil dengan mencatat pemeriksaan ulang sputum dari software SITB (Sistem Informasi Tuberkulosis). Analisis data menggunakan uji Chi square terdiri dari: analisis kepatuhan, analisis efektivitas, hubungan kepatuhan dan efektivitas serta hubungan kepatuhan dan efektivitas berdasarkan data sosiodemografi responden. Hasil penelitian dari 30 responden menunjukan tingkat kepatuhan penggunaan obat TB sebesar 83,3% termasuk dalam tingkat kepatuhan tinggi, efektivitas penggunaan obat TB sebesar 93%, terdapat hubungan antarakepatuhan dengan efektivitas penggunaan obat TB dan tidak ada hubungan pada kepatuhan dan efektivitas penggunaan obat TB berdasarkan data sosiodemografi penduduk.
Perbandingan Asupan Vitamin A, Ca, dan Zn Antara Anak Stunting Dan Tidak Stunting Di Cirebon TW, Siti Pandanwangi; Akrom; Nurkhasanah; Zuniarto, Ahmad Azrul
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.7687

Abstract

The food consumed by children greatly affects how they will live in the future. The amount of nutrition that enters a child's body affects their health and intelligence. Vitamin A and minerals Ca, Zn are vital components in the body for the process of growth and development, endurance, and other important functions. The purpose of this study was to see the intake of vitamins A, Ca, and Zn between stunted and non-stunted children. The research method is observational with a cross sectional design. The population is toddlers who live in Tegalwangi, Cirebon Regency. Sample with age 24-60   month that parents are willing to fill out the consent form as research subjects. The time for the study began in January-May 2023. Data was collected using the 3x24 hour nutritional recall questionnaire method, followed by converting nutritional intake through the Nutrisurvey software. The results of the study for the stunting group obtained an average intake of vitamin A 285.3RE ± 242.34RE, Ca 233.12mg±180.7mg and Zn 2.95mg ± 0.97mg. Meanwhile, for the non-stunted group, the average intake of vitamin A was 591.0RE±735.5RE, Ca 604.5mg±906.7mg and Zn 5.3mg±3.8mg. Analysis of the difference between the intake of the two groups resulted in a P -value of 0.009 for vitamin A intake, a P -value of 0.007 for Ca, a p-value of 0.000 for Zn. There is a significant difference between stunted and non-stunted children.
The role of honey, curcuma, and black cumin supplements in overcoming stunting on the adaptive immune system Sabarudin, Cecep; Hasimun, Patonah; Kusriani, Herni; Zuniarto, Ahmad Azrul; Pandanwangi, Siti; Fatmawati, Eva; Afief, Arief R.; Sodik, Jajang Japar
Science Midwifery Vol 13 No 5 (2025): Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i5.2185

Abstract

Stunting is strongly associated with impaired immune function, as chronically malnourished children tend to have weaker immunity and are more vulnerable to infection. This study aimed to examine the effect of temulawak–black cumin herbal honey on the adaptive immune system in stunted children. A quasi-experimental one-group pre-test and post-test design was used. The findings showed that the intervention significantly increased height-for-age (TB/U) in the treatment group compared to the control group (p = 0.014). Weight-for-age (BB/U) also rose significantly within the treatment group (p = 0.013), but no significant difference was found relative to the control group (p = 0.192). The supplement significantly elevated IgM levels in the treatment group (p = 0.001), though again without a significant difference from the control (p = 0.546). CD4 concentration decreased in the treatment group (p = 0.003), but the change was not significantly different from the control (p = 0.682). In conclusion, temulawak–black cumin herbal honey can improve nutritional status and enhance adaptive immunity by increasing IgM levels, although it does not raise CD4 levels and instead slows CD4 decline. However, its effectiveness in increasing IgM and CD4 concentrations compared to controls is not significant.
Co-Authors , stf1 ., Rodiya ., Sutisno Afief, Arief R. Ais Hamidah Aisy, Asri Rihadatul Akbar, Rai Fadiilah Akrom, Akrom Amanatin, Alfitia Dwi Andriswana, Dwi Meiria Anjastika, Luky Septiansyah Anna Pradiningsih Annisa, Fatin Maura Antonia, Vonny apriliasanti, Wahyuni Auliya, Muhammad Febri Ayuditiawati, Meita Ita Cantika, Dwi Putri Clara Shinta Dewi, Komala Fatmawati, Eva Fauzia, Rizki Rahmah Haerunnisa, Tita Hakkin, Atini Sabila HARYATI, ETI Hasimun, Patonah Husni Mubarok Ipik Ainul Zikri Jajang Japar Sodik Joharudin, Ade Karlina, Elis Karphiawati, Aldilla Shalsa Karsidin, Bambang Mardhiyyah, Cut Ainul Maulida, Nur Afifah Mega Suryani, Mega Mega Tri Utami Meiria A, Dwi Meita Ayuditiawati Mundzir, Ahmad Mundzir, O Ahmad Mundzir, O. Ahmad Nafi'ah, Rahma Nafilah, Nella Nahdliyah, Vivi Afiyatun Ndang Ikbal Maulana Nopita, Juwita noviani, Adis Novianti, Sari Nuari, Ris Ayu Nur Imam Komara Nurfaizi, Deni Nurhasanah, Sarah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Putera, Rizky Medino Regar, Dhea Novakinanda Retno Tresno Sundari Rustanti, Mega Ryansyah, Hardi Sabarudin, Cecep Saefullah, Indah Silviyanti Setriyadi, Dedy Siti Pandanwangi TW Siti Pandawangi TW Subagja . Subagja, Subagja Sugiarto, Anto Sugiharto, Anto Sugiharto, Yuyun Suhada, Tatik Sofiyani Suharmono, Soni Sumari Sumari Sundari, Retno T Supriatna, Cece Susanti, Nina Pratiwi Tamala, Nur Feggy Tanti Tanujaya, Jojon Titiek Suhardi Haripurnomo Kushadiwijaya Hidayati Tsai, Mei Ling TW, Siti Pandanwangi Wahyuni, Yenny Sri Widianingsih, Nining Yani, Dosi Ahmad Yenny Sri Wahyuni Yuniuswoyo, Wirsad Yusniawati, Feni Zakiah, Fitri Zakiyah, Fitri Zanki, Alfriani Melia