p-Index From 2021 - 2026
12.079
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Diponegoro Journal of Accounting English Review: Journal of English Education IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Panggung Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JURNAL MUTIARA PENDIDIKAN INDONESIA Jurnal Pendidikan dan Konseling Journal of English Teaching and Applied Linguistics (JETAL) Journal On Teacher Education (Jote) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat STKIP AL MAKSUM LANGKAT International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Community Service PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) ALACRITY : Journal Of Education Inovasi Kurikulum Mejuajua Joal : Journal of Applied Linguistics Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) The Explora HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Innovative: Journal Of Social Science Research SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Jurnal Abdimas Maduma Journal of Language Education Journal of English Language Teaching, Literatures, Applied Linguistics Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Panggung
Claim Missing Document
Check
Articles

An Analysis of Grammatical and Lexical Errors in Nadiem Makarim's Speech Purba, Theresia Christine; Manik, Sondang; Sipayung, Kammer
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 12 No. 2 (2024): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v12i2.4977

Abstract

The aims of the study were to (1) find out grammatical error in Speech Nadiem Makarim, Education Minister of Indonesia at Education World Forum (EWF), (2) To find out lexical error found by Speech Nadiem Makarim, Education Minister of Indonesia at Education World Forum (EWF). This method of presentation used qualitative and quantitative research.  The data took from you tube channel. The data collected were analyzed each sentences.  The findings of the study indicated that there was error in grammatical and lexical error in speech Nadiem Makariem. It could be seen from the data that omission have (48 % of 100%), addition have (15% of 100%), misformation (30% of 100%) and misodering (7% of 100%) in grammatical and lexical error, there was interlingual (59% of 100%) and intralingua (41% of 100%). There was differences value in grammatical and lexical error in the speech.  The most error in the speech in omission with 22 errors.Keywords: Grammatical Error, Lexical Error, Speech, Analysis;
Impoliteness Strategies in The Comedy Drama Karo Cot-Dogol Sembiring, Rony Arahta; Arsen Nahum Pasaribu; Sondang Manik; Ester Alischa M
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 12 No. 2 (2024): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v12i2.5876

Abstract

Culture is the identity of a nation that must be maintained from generation to generation. The comedy drama Cot-Dogol shown in the Cot Dogol You Tube Channel account and how these illustrations influence behavior and social development in this ethnic group. The aims of this study is to examine the language impoliteness strategy in the Karo comedy drama Cot-Dogol and how it influences behavior and social development in the Karo ethnic group. In the comedy drama Karo Cot Dogol, one of the techniques used is to make the audience laugh in an impolite or inappropriate way. Typically, this strategy involves the use of crude humor, provocative jokes, or actions that disrupt social norms. The data for this research are transcripts of conversations taken from videos on the YouTube channel. The expected output is that the author can collect information about how to use this incivility strategy in arts and culture and social developments that occur amidst this ethnic group. This research uses a qualitative descriptive method where, in the data analysis process, researchers organize, group, sort, categorize, and find patterns and relationships that exist in the data. Based on the results of the analysis, it was found that there were 6 times of Bald on record, 8 times of positive impoliteness, 12 times of Negative impoliteness, 12 times of Mock impoliteness, 0 times of Withhold impoliteness. The drama intensively utilizes the strategy of impoliteness to generate laughter and humor. Where the type of negative and mock impoliteness has the highest intensity in the drama. The use of indirect language, subtle innuendo, and crude jokes are characteristic of the characters' dialogues
An Analysis of Speech Styles Used by Rara as The Main Character in “Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan” Movie Pasaribu, Dusman; Manik, Sondang; Pasaribu, Arsen Nahum
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis gaya bicara dan gaya bicara yang dominan digunakan oleh Rara dalam film Imperfect: Karir, Cinta, & Timbangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Dalam menganalisis data, penulis menonton film, mentranskrip ucapan-ucapan Rara yang terdapat dalam film, dan menganalisis data berdasarkan teori Martin Joos (1967). Dalam penelitian ini, penulis menemukan ada 79 data yang telah diklasifikasikan ke dalam lima gaya bicara. Yaitu gaya beku, gaya formal, gaya konsultatif, gaya kasual, dan gaya intim dengan gaya beku terjadi 1 kali sebesar 1,27%, gaya formal terjadi 5 kali sebesar 6,33%, gaya konsultatif terjadi 5 kali sebesar 6,33 %, gaya kasual terjadi sebanyak 54 kali sebesar 68,35%, dan gaya intim terjadi sebanyak 14 kali sebesar 17,72%. Berdasarkan hasil penelitian, gaya dominan yang digunakan oleh Rara dalam film “Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan” adalah gaya kasual dengan jumlah 54 (68,35%). Hal ini dikarenakan genre film tersebut adalah komedi romantis sehingga tidak perlu banyak menggunakan bahasa formal dan gaya casual digunakan untuk percakapan sehari-hari dalam situasi santai atau informal dengan orang-orang yang memiliki hubungan dekat seperti dengan teman, pacar atau pacar, dan keluarga. 
An Analysis of Speech Styles Used by Rara as The Main Character in “Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan” Movie Pasaribu, Dusman; Manik, Sondang; Pasaribu, Arsen Nahum
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis gaya bicara dan gaya bicara yang dominan digunakan oleh Rara dalam film Imperfect: Karir, Cinta, & Timbangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Dalam menganalisis data, penulis menonton film, mentranskrip ucapan-ucapan Rara yang terdapat dalam film, dan menganalisis data berdasarkan teori Martin Joos (1967). Dalam penelitian ini, penulis menemukan ada 79 data yang telah diklasifikasikan ke dalam lima gaya bicara. Yaitu gaya beku, gaya formal, gaya konsultatif, gaya kasual, dan gaya intim dengan gaya beku terjadi 1 kali sebesar 1,27%, gaya formal terjadi 5 kali sebesar 6,33%, gaya konsultatif terjadi 5 kali sebesar 6,33 %, gaya kasual terjadi sebanyak 54 kali sebesar 68,35%, dan gaya intim terjadi sebanyak 14 kali sebesar 17,72%. Berdasarkan hasil penelitian, gaya dominan yang digunakan oleh Rara dalam film “Imperfect: Karir, Cinta & Timbangan” adalah gaya kasual dengan jumlah 54 (68,35%). Hal ini dikarenakan genre film tersebut adalah komedi romantis sehingga tidak perlu banyak menggunakan bahasa formal dan gaya casual digunakan untuk percakapan sehari-hari dalam situasi santai atau informal dengan orang-orang yang memiliki hubungan dekat seperti dengan teman, pacar atau pacar, dan keluarga.
Analisis Makna Figuratif dan Pergeseran Fungsi Andung “Tangis Ni Tao Toba” dalam Upaya Melestarikan Tradisi Andung Batak Toba Pasaribu, Arsen Nahum; Sihite, Jubil Ezer; Manik, Sondang; asaribu, Tiara K
PANGGUNG Vol 33 No 1 (2023): Nilai-Nilai Seni Indonesia: Rekonstruksi, Implementasi, dan Inovasi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i1.2344

Abstract

Penelitian tentang andung Batak Toba telah banyak dilakukan oleh peneliti dan akademisi yang tertarik dengan topik penelitian ini. Tetapi penelitian andung dari segi makna figuratif andung dan pergeseran dari penampilan andung masih jarang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba untuk menggungkapkan makna figuratif dari andung “Tangis ni Tao Toba” untuk melihat apakah makna terkandung pada andung tersebut berisikan makna kias yang memberikan warna pada andung tersebut, dan juga dari segi penampilan andung ini apakah ada perbedaan dari penampilan andung pada tradisi kematian Batak Toba. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini bertujuan untuk memberikan gambaran suatu kejadian atau fenomena yang diteliti (Sugiono, 2014). Data penelitian ini adalah transkrip andung “Tangis ni Tao Toba” yang diambil dari video andung yang diunduh dari saluran Youtube. Temuan penelitian ini mengkonfirmasi bahwa syair andung “Tangis ni Tao Toba” berisikan makna kias yang didominasi oleh gaya bahasa pesonifikasi, simbol, dan metafor. Bentuk komunikasinya juga memiliki kesamaan dimana si pangandung berkomunikasi dengan MJB melalui tondi (roh) yang disimbolkan dengan alam dan hewan yang ada di sekitar Danau Toba. Sedangkan dari segi penampilan, andung ini berbeda dari penampilan andung pada tradisi kematian masyarakat Batak Toba pada umumnya. Andung ini dalam penyampaianya tidak dilakukan secara spontanitas dan tidak pada acara kematian. Kata kunci: andung, Batak Toba, makna figuratif, pergeseran penampilan
MORPHOLOGICAL ERROR ANALYSIS ON WORD CLASSES FOUND IN STUDENTS’ DESCRIPTIVE WRITING OF THE FIFTH SEMESTER ENGLISH DEPARTMENT AT NOMMENSEN HKBP UNIVERSITY (NHU) MEDAN Manik, Sondang; Sagala, Poster; Dhuha, Fhadillah
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v7i1.2958

Abstract

The writer did a research of fifth semester English department students at Faculty of Art and Nommensen HKBP University Medan. This research entitled : Morphological Error Analysis on Word Classes Found in Students’ Descriptive Writing of The Fifth Semester English Department at Nommensen HKBP University (NHU)- Medan The writer asked the students to write a descriptive text. When they did the test, they felt confuse to write words with correct morphology. The result of the analysis was found that they knew about morphology, but they are confused to apply that. After they finished to write a descriptive text, the writer analyzed them. The writer underlined and classified the errors into four word classes on Morphological error. There are four word classes of morphological Errors, they are noun morphological errors, verb morphological errors, adjective morphological errors and adverb morphological errors . The result of the analysis, the writer concluded that there are four word classes was found by the writer, namely noun morphological errors, verb morphological errors, adjective morphological errors, and adverb morphological error. The data of morphological erors are found 154 errors. The percentage of errors in noun morphological was 52 errors i.e, 33,8%, errors of verb morphological was 91 errors or, 59,0%, errors of adjective morphological was 7 errors i.e, 4.6%, and error of adverb morphological was 4 errors i.e, 2.6%. The result of the analysis was found that the students knew about morphology but they are still confused to write words based on the correct morphology, so they made the errors. Looking at the percentage it shows verb morphological was 91 errors or 59,0%, of 154 errors, it means that verb is mostly used in a text, to express the ideas or activities . Key words : Morphological Error , Word Classes , Descriptive Writing
IMPROVING STUDENTS’ VOCABULARY COMPETENCE BY CONSTRUCTING GRAMMATICAL AND LEXICAL COLLOCATION AT GR STUDENTS’ VOCABULARY COMPETENCE BY CONSTRUCTING GRAMMATICAL AND LEXICAL COLLOCATION AT GRADE XI IN WELLINGTON INTELLIGENCE SCHOOL Simanjuntak, Laura. A; Manik, Sondang; Sinambela, Erika; Suprayetno, Edi
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v7i1.3009

Abstract

This study aims to: (1) find out whether collocation improves students' vocabulary competence (2) find the type of collocation that is most developed in students' vocabulary competence. This research combined qualitative data and quantitative data, where quantitative data was used to support qualitative data. The subject in this research were high school students of grade XI Wellington Intelligence School. The number of students was 39 students consisting of two classes (22 students in science class and 17 students in social class). The instruments used consist of interviews, observations, documents, and tests. This study adopted descriptive statistics to describe the main features of the data set. The average score of each test, including pre-test and post-test, were used to analyze the data. The results showed that collocation can improve students' vocabulary competence. The students' initial average was 70 for science students and 68.23 for social students. While the final average value showed an increase in the value of 82.72 for science students and 80.58 for social studies students. There were more student errors in the interpretation of lexical collocations than in the interpretation of grammatical collocations. Keywords: Vocabulary Competence, Building Grammar, Lexical Collocation
Co-Authors A Sembiring, Rony Agnes Caroline Baene Agnes Shinta Sibarani Agustina Septua Sapta Sihotang Alvienna Sifa Maulida Nasution Ance Rosario Siallagan Aritonang, Juni Jeffri Aritonang, Melly Stevani Arsen Nahum Pasaribu asaribu, Tiara K Atabong Nee Alemanjoh Maria Nkea Atalisi Zalukhu Atonso Hasibuan Bimbi Izumi Sembiring Bimbi Izumi Sembiring Darman Pangaribuan Dewi Maya Manurung Dewi Purnamasari Laia Laia Dewi Sartika Sitompul Dhuha, Fhadillah Dian P Pasaribu Donna Pasaribu Donna Ria Pasaribu Dorayanti Lumban Gaol Dwike Agustina Siahaan Edi Suprayetno Efendi Barus Elfrida, Rotua Eliana Sitompul Elsha Yohana Sinaga Erika Sinambela Erika Sinambela Ervina Br Tarigan Esraweddi Siregar Ester Alischa M Ester Donna Simanjuntak Eva Febriana Citranita Gulo Farida Hanum Pakpahan Febrika Dwi Lestari Febriwan Harefa Fhadillah Dhuha Freddy Nababan Friska Grace Gea, Pinta Ginting, Dameria Ginting, Desinta Godwill Chenyuei Akwene Guntur Simanjuntak Hasibuan, Wan Syahfina Yahmi Heppy Naibaho Hilman Pardede Hutabarat, Nentriana Hutauruk, Lasma Duma Lestari Immanuel Padang Immanuel Padang Jessica Tryadi Jonris Tampubolon Jubil Ezer Sihite Jubil Ezer Sihite Juni Jeffri Aritonang Junita Batubara, Junita Kammer Tuahman Sipayung Kardelius Giawa Kartika Enjelina Aritonang Ketaren, Selfiyani Komilovna, Nasiba Lasmaida Nainggolan Lastri Manurung Lastri W Manurung Lastri Wahyuni Manurung Lastri wahyuni Manurung Lastri Wahyuni Manurung Lastri Wahyuni Manurung Laura. A Simanjuntak Leriana Marbun Lina Sriulina Br. Tarigan Manihuruk, Leo Lihardo Manik, Nani Kurniaty Manurung, Lastri W Maria Claudya Marlina Surya Indriani Melissa Sidauruk Mey Trisnawati Hulu Milala, Herian Bastanta Milisi Sembiring Munaldus . Munthe, Lince Nainggolan, Lasmaida Nainggolan, Michael Hansen Nainggolan, Nadia Nani Manik, Nani Napitupulu, Eka Niagara Ramses Pandapotan Hutapea Nomita Herlyna Manurung Nurazizah Nurhalimah Lubis Oristia G Pakpahan Pangaribuan, Jontra Jusat Pangaribuan, Rotua Elfrida Pasaribu, Arsen Pasaribu, Dian Polotangi Pandapotan Pasaribu, Dusman Pasaribu, Niko Andrianta Pasaribu, Tiara Pasaribu, Tiara Poster Sagala Poster Sagala Poster Sagala Purba, Agi Julianto Martuah Purba, Theresia Christine Putri Plorensia Panggabean Rajagukguk, Rosdiana Richad Hamonangan Rini Saragih Riniwati Sembiring Risda Hartati Sitorus Romahulina, Romahulina Roni Arahta Sembiring Rony A Sembiring Rony Arahta Sembiring Rotua Elfida Rotua Elfrida Sagala, Poster Sahlan Tampubolon Sahlan Tampubolon Saragih, Ronald Heriko Saragih, Yohana Insani Sayumen Manao Sembiring, Ronny A Septian Mangaratua Panjaitan Sibagariang, Ruth Olga Sidabutar, Johannes E Sihete, Jubil Ezer Sihite, Jubil Ezer silvia sayu - Simanjuntak, Fransisca Simanjuntak, Laura. A Simbolon, Ester Wilis Sinaga, Boby Andre Sinaga, Eka Risma Febiola Sinaga, Eunike Angita Sipahutar, Ike Nurmayanti Sitompul, Dewi Sartika Sri Henni Br Saragih Suci Wahyuni Marunduri Suparjo Suparjo Surbakti, Tiara Sari Tarigan, Enina Putri Aurora Br Tarigan, Ervina Br Tarigan, Lina Sriulina Br. Theresia Christine Purba Tiara K asaribu Tiara K Pasaribu Tiara Kristina Pasaribu Tiara Krstin A. Pasaribu Togue Nana Dipanda Franklin Torang Sinurat Totok Dewayanto Turnip, Trisnawati ugaina hasibuan Vania Vania Victory Budi Abadi Simbolon Virda Natesya Yarman Ndraha Yensi Nurisa Simaremare Yinghuei Chen Zebua, Yuniati