p-Index From 2021 - 2026
6.901
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Attoriolong Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Phinisi Integration Review JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) INFOKUM Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Social Landscape Journal Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Swadesi: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Al-Irsyad: Journal of Education Science Jurnal Multidisiplin Sahombu Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Sains Student Research Jurnal Pengabdian Sosial Journal of Information System and Education Development Joong-Ki Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat Jurnal Ilmiah Nusantara Journal Of Community Sustainability Scholars: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JHP2M) Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Pinisi Journal of Community Service Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran TEBAR SCIENCE (Jurnal Kajian Sosial dan Budaya) Jurnal Cendekia Ilmiah Joong-Ki PESHUM Jurnal Lempu Literacy: Journal of Education and Social Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Pembelajaran Sejarah Lokal pada Program Studi Pendidikan Sejarah FIS-H UNM Bahri, Bahri; Muh. Akbar; Ahmad Subair; Asmunandar; Rusmala Dewi Kabubu
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.14240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran Sejarah Lokal pada Program Studi Pendidikan Sejarah FIS-H UNM. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif pada mahasiswa angkatan 2023, data dikumpulkan melalui observasi perkuliahan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan Project Based Learning dilakukan melalui penentuan pertanyaan esensial, perancangan proyek, penyusunan jadwal, pemantauan, penilaian autentik, dan refleksi. Pelaksanaan memadukan penyampaian materi, pemanfaatan teknologi, serta proyek video dokumenter dan pameran virtual. Project Based Learning meningkatkan keaktifan, motivasi, literasi sejarah, berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi, namun menghadapi kendala alokasi waktu, kebutuhan sumber daya, kesiapan pelaksana, dan ketimpangan kontribusi kelompok. Project Based Learning efektif menciptakan pembelajaran sejarah lokal lebih kontekstual dan bermakna, tetapi memerlukan dukungan kurikuler, pendampingan, dan mekanisme asesmen yang adil agar berkelanjutan.
War Economy: The Untold Logistics of South Sulawesi’s DI/TII Rebellion (1950-1965) Subair, Ahmad
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.387

Abstract

This study reveals that the resilience of the DI/TII Movement in South Sulawesi (1950-1965) was not solely based on ideology, but on an independent war economy system. At the core of this system was control over copra commodities, which were exchanged for weapons through a regional black market smuggling network that reached Tawao and Singapore. A special agency, the Contact Post (CP), served as the logistical and fiscal operator that regulated trade, taxation, and currency within the movement's de facto territory. Another crucial finding is the symbiotic relationship between this network and individuals within the state apparatus (see Andi Sose's archives about the Army's copra foundation 1956). However, the system eventually collapsed due to a combination of logistical blockades by the Regional Military Command, internal divisions, and acute weapon shortages. This study concludes that in protracted conflicts, sovereignty over logistics and economic supply chains is often a more vital determinant than ideological factors alone.
The Transmission of Terrorist Movements in Sulawesi through the Narrative of the Islamic State of DI/TII (1953-1965) Subair, Ahmad
INFOKUM Vol. 14 No. 01 (2026): Infokum, January - February 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/infokum.v14i01.3074

Abstract

This study analyses the transmission of the narrative of the Darul Islam/Indonesian Islamic Army (DI/TII) movement in Sulawesi led by Kahar Muzakkar (1953–1965) into the ideology of contemporary terrorist groups in the region. Using historical methods within a Systematic Literature Review (SLR) framework, the study reveals the mechanisms of transmission through kinship networks, informal education, and the circulation of literature that mythologises the history of this resistance. The findings show that the DI/TII narrative has been adapted and synthesised with transnational ideologies such as ISIS, resulting in historical-emotional legitimacy for groups such as Mujahidin Indonesia Timur (MIT). This process of ‘glocalisation of jihad’ confirms that counter-terrorism approaches in Sulawesi must critically consider the historical roots and memory of local conflicts, in addition to countering global narratives.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Literasi dan Numerasi di UPTD SD Negeri 73 Parepare Ilmi, Nur; Marhani, Marhani; Subair, Ahmad; Halik, Abd
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 05 Nomor 01 (April 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/rcmj8y48

Abstract

Permasalahan literasi dan numerasi di sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam peningkatan kualitas pendidikan. Rendahnya kemampuan peserta didik dalam memahami bacaan, menafsirkan informasi, serta menyelesaikan persoalan numerasi menunjukkan perlunya penguatan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran yang efektif dan kontekstual. Selain itu, hasil observasi awal di UPTD SD Negeri 73 Parepare menunjukkan bahwa sebagian guru masih mengalami kendala dalam menyusun strategi pembelajaran literasi dan numerasi yang inovatif, penggunaan media pembelajaran yang bervariasi, serta integrasi kegiatan literasi dan numerasi dalam proses pembelajaran sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi dasar perlunya pelaksanaan program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mendukung pembelajaran yang lebih berkualitas. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran literasi dan numerasi di UPTD SD Negeri 73 Parepare. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan meliputi penyusunan strategi pembelajaran, penggunaan media, serta penguatan pemahaman konsep literasi dan numerasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep literasi dan numerasi, peningkatan keterampilan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang inovatif, serta kemampuan guru dalam memanfaatkan media pembelajaran yang lebih variatif dan kontekstual. Selain itu, guru juga mulai mampu mengintegrasikan kegiatan literasi dan numerasi ke dalam berbagai mata pelajaran sehingga proses pembelajaran menjadi lebih aktif dan bermakna bagi peserta didik. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Pendampingan Kegiatan Bakti Masyarakat sebagai Upaya Peningkatan Motivasi Belajar dan Kepedulian Lingkungan Marhani Marhani; Iyan Iyan; Nur Ilmi; Ahmad Subair; Abdul Hakim
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 05 Nomor 02 (Mei-Juli 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/rtp79n65

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Bakti Masyarakat (BAMAS) yang diselenggarakan oleh Racana KIRADEKA Kampus V Parepare Universitas Negeri Makassar (UNM) di Lejja, Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, dengan dosen berperan sebagai pendamping, fasilitator, dan evaluator kegiatan pengabdian. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kerja bakti lingkungan, pendidikan nonformal, pelatihan kepramukaan, dan kegiatan sosial-keagamaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kebersihan lingkungan, antusiasme belajar anak-anak, serta terjalinnya hubungan sosial yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan ini memberikan dampak positif baik bagi masyarakat sasaran maupun mahasiswa sebagai agen perubahan sosial.
GAMIFIKASI PEMBELAJARAN SEJARAH Ahmad Subair
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i1.162

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penerapan gamifikasi dalam pembelajaran sejarah bagi mahasiswa Pendidikan Sejarah UNM melalui simulasi peran multiperspektif, Augmented Reality (AR), dan mekanisme refleksi etis. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam empati historis dan kemampuan analisis sumber, dengan mahasiswa mampu memahami sejarah sebagai konstruksi dinamis yang dipengaruhi kepentingan manusia. Integrasi AR berhasil menjembatani akses ke situs bersejarah bagi mahasiswa dari daerah terpencil, meski terkendala keterbatasan infrastruktur teknologi. Tantangan utama meliputi risiko penyederhanaan narasi sejarah menjadi permainan kompetitif, kesenjangan teknologi, serta resistensi terhadap metode penilaian non-tradisional. Studi ini merekomendasikan desain gamifikasi kontekstual yang memadukan kearifan lokal, pelatihan guru berbasis literasi digital-etis, dan sistem evaluasi holistik. Simpulannya, gamifikasi berpotensi menjadi alat transformatif jika diimbangi dengan pendekatan pedagogi kritis yang menjaga integritas kompleksitas sejarah, menjadikan teknologi sebagai sarana dialog, bukan reduksi masa lalu.