p-Index From 2021 - 2026
6.711
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Gaya Belajar dengan Hasil Belajar dalam Mata Kuliah Teknologi Informasi dan Sejarah Populer Pada Kelompok Mahasiswa Pendidikan Sejarah FISH UNM Ahmad Subair; Bustan Bustan
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i1.1254

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara gaya belajar dan hasil belajar dalam mata kuliah Sejarah Populer pada mahasiswa Pendidikan Sejarah di Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISH) Universitas Negeri Makassar (UNM). Sampel penelitian terdiri dari 65 mahasiswa, dengan distribusi gaya belajar sebagai berikut: Visual (15 mahasiswa), Auditory (20 mahasiswa), Reading/Writing (10 mahasiswa), dan Kinesthetic (20 mahasiswa). Data gaya belajar dikumpulkan menggunakan kuesioner VARK, sementara hasil belajar diukur melalui skor ujian akhir semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar Reading/Writing memiliki rata-rata skor ujian tertinggi (80.3, SD=4.9), diikuti oleh Visual (78.4, SD=5.6), Auditory (75.6, SD=6.2), dan Kinesthetic (74.8, SD=6.5). Uji korelasi Pearson menunjukkan nilai ???? = 0.35dengan p-value < 0.05, mengindikasikan adanya hubungan positif yang signifikan antara gaya belajar dan hasil belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya belajar merupakan faktor penting yang mempengaruhi hasil belajar mahasiswa. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penerapan strategi pengajaran yang adaptif dan bervariasi untuk memenuhi kebutuhan belajar mahasiswa yang berbeda. Penggunaan teknologi dan metode pengajaran yang inovatif dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan efektif, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa.
DI/TII SULAWESI-SELATAN: POLITIK EKONOMI DI TENGAH KONFLIK 1953-1959 Ahmad Subair
Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science Vol 2 No 2 (2018): TEBAR SCIENCE: JURNAL KAJIAN SOSIAL & BUDAYA
Publisher : Rayhan Intermedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study specifically discusses economic political developments in the time of movement in southern DI/TII in South Sulawesi 1953-1959.The safety of the security measures taken in South Sulawesi in the time of the guerrilla crisis, and continue during the time of its true armed confrontation is not yet clear. There are some things that escape the historian related to the events of the DI/TII in South Sulawesi, especially the political political symptoms that influence the course of historical flow. The events of the DI/TII that took place so long are finally remembered as memories of a mere age. The label of the label and the other has become a typical character in view of the event in the DI/TII South Sulawesi. In small moments such us can be given the meaning of the symptoms of the movement/factor can grow and endure. It is actually a little bit as obscure as a survival factor in the movements of the DI/TII in South Sulawesi. Like DI / TII's marketing, it builds economic power to fund its weaponry. The movements of the DI/TII in the old are an accumulation of small events occurring everywhere, and a simultaneous accident. A small event falls to the object of this study. Especially small events that affect the leader and grassroots action in the DI/TII. The author sees the object of the study as a factor that speeds up an act of actor even the movement of the people. In the end the state can see and read the situation that is being played by DI/TII. The results can be seen in the technical policies played by the Army and entered into total isolation policies against the movement of DI/TII in South Sulawesi.
Memory Politik Indonesia Menuju Merdeka 1602-1947 (Mengenang 79 Tahun Indonesia Merdeka) Subair, Ahmad
Scholars: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): SCHOLARS: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : P3M POLITEKNIK NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji sejarah politik dalam rentang waktu 1602-1947, dengan fokus pada perjuangan panjang bangsa indonesia untuk mencapai kemerdekaan. Kajian ini didasarkan pada arsip Gahetna, yang diharapkan dapat memberikan perspektif baru dan menarik tentang perjalanan sejarah politik indonesia. Artikel ini membahas berbagai peristiwa penting Sejarah politik Indonesia, termasuk era kolonial Belanda, kebangkitan pergerakan nasional, perjuangan kemerdekaan dan proklamasi kemerdekaan dan awal kemerdekaan. Melalui kajian ini, artikel ini bertujuan untuk memberikan gamparan umum tentang sejarah politik indonesia dalam rentang waktu 1602-1947, mengidentufukasi faktor-faktor yang mendorong perjuangan kemerdekaan, menganalisis strategi dan taktik yang digunakan oleh para pejuang. Artikel Dipercaya bahwa hal ini akan meningkatkan pemahaman mendalam mengenai sejarah politik Indonesia dan konflik panjang Indonesia dan konflik untuk mencapai keselamatan.
Dampak Program Kemitraan Magang Mandiri di Museum Dalam Hasil Belajar Mahasiswa Sejarah UNM Subair, Ahmad
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7zh00403

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak Program Kemitraan Magang Mandiri di Museum terhadap hasil belajar mahasiswa Sejarah Universitas Negeri Makassar (UNM). Pendidikan sejarah yang efektif tidak hanya mengandalkan pengajaran di kelas tetapi juga melibatkan pengalaman praktis yang mendalam. Program magang ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, dengan memberikan mahasiswa kesempatan untuk terlibat langsung dalam pengelolaan museum, penyusunan pameran, dan penelitian sejarah. Melalui survei terhadap 20 mahasiswa yang telah mengikuti program ini, ditemukan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman sejarah, kemampuan analitis, dan aplikasi pengetahuan setelah magang. Sebelum magang, nilai rata-rata hasil belajar mahasiswa adalah 70, yang kemudian meningkat menjadi 80 setelah program selesai. Uji statistik menunjukkan bahwa peningkatan ini signifikan pada tingkat kepercayaan 95%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Kemitraan Magang Mandiri di Museum memiliki dampak positif yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa sejarah UNM, memperkaya pemahaman mereka tentang materi akademis dan mempersiapkan mereka untuk tantangan di dunia kerja. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan dan dikembangkan lebih lanjut, dengan melibatkan lebih banyak museum dan meningkatkan durasi serta intensitas magang untuk memaksimalkan manfaatnya.
Pemberdayaan Patorani Berbasis Folklore Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Ekonomi Melalui Hilirisasi Budaya di Desa Galesong Baru Subair, Ahmad; Susetya, Muh. Agil; Bahri, Bahri; M, Muhammad Rafly; Ba’asyir, Muhammad Rizal; Mukli, M Muhyan Syahreza Fahrefi
Pinisi Journal of Community Service Volume 1, Nomor 2, 2024
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Galesong Baru menjadi tempat strategis karena memiliki kekayaan budaya yang dapat meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat setempat, namun potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Permasalahan yang terdapat di Desa Galesong Baru yaitu tidak adanya komunitas rumah nelayan, kurangnya literasi masyarakat mengenai budaya, serta rendahnya kemampuan adaptasi teknologi. Oleh sebab itu dibutuhkan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah on the job training (belajar sambil bekerja) bersama dengan masyarakat untuk menerapkan program Desa Budaya melalui: (1) Sosialisasi kegiatan PPK ORMAWA dengan melakukan pengenalan konsep Desa Budaya kepada masyarakat, (2) Pembentukan koral (Komunitas Rumah Nelayan) sebagai wadah dalam melanjutkan program kerja yang berkelanjutan, (3) Penyusunan program kerja koral bersama tim pelaksana, (4) Pelatihan dan Pendampingan terhadap pelaksanaan program kerja koral, (5) Workshop budaya patorani pada nelayan, (6) Sosialisasi transformasi alat tangkap telur ikan dari tradisional menjadi lebih modern, (7) penyuluhan pembuatan pakaja modern, (8) Sosialisasi pengelolahan hasil tangkap dalam pendapatan masyarakat, (9) Pembuatan 5 pojok literasi budaya sebagai upaya meningkatan pengetahuan Budaya masyarakat, (10) workshop kebudayaan Galesong, (11) Pergelaran Seni Budaya tradisional Galesong. Selama menjalankan program tim pelaksana akan melakukan pemberdayaan kepada masyarakat terkait pemanfaatan kebudayaan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. di desa Desa Galesong Baru sendiri memiliki kebijakan mengenai budaya dimana setiap kegiatan kegiatan yang bernuansa budaya harus mendapat izin dari pemangku adat galesong atau dikenal dengan Karaeng Galesong
Peningkatan Penguasaan Guru di Sulawesi Barat Pada Kompetensi Dasar Peran Tokoh Nasional Daerah Memperjuangkan Kemerdekaan Bahri Bahri; Andi Dewi Riang Tati; Asmunandar Asmunandar; Khaeruddin Khaeruddin; Ahmad Subair; Andi Dody May Putra Agustang; Ibrahim Arifin
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab renndahnya penguasaan guru-guru sejarah di Propinsi Sulawesi Barat pada kompetensi dasar peran tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam mempertahankan kemerdekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut terjadi karena guru tidak mampu menjelaskan secara kronolis peristiwa yang terjadi dalam upaya mempertahankan kemerdekaan, termasuk peristiwa dalam tingkat lokal. Penyebab lainnya adalah guru belum mengintegrasikan sejarah lokal dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilaksanakannya perlakukan, guru yang menguasai kompetensi tersebut adalah 42%, sedangka setelah diadakannya perlakuan adalah 84,5%
Pengaruh Model Blended Learning terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VI SDN 215 Tonralipue Faisal; Fajar; Ahmad Subair
Lempu PGSD Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i3.4683

Abstract

Penelitian ini menelaah tentang pengaruh model blended learning terhadap hasil belajar matematika materi lingkaran peserta didik kelas VI SDN 215 Tonralipue Kabupaten Wajo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model blended learning terhadap hasil belajar matematika materi lingkaran peserta didik kelas VI SDN 215 Tonralipue Kabupaten Wajo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dengan bentuk one group pretest-posttest design. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik di SDN 215 Tonralipue Kabupaten Wajo dan yang menjadi sampel yaitu peserta didik kelas VI tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 20 peserta didik yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes berbentuk multiple choice dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil statistik deskriptif diketahui nilai rata-rata pretest yaitu 37.55 dan post test yaitu 62.00. Hasil statistik inferensial dengan paired sample t test diperoleh nilai P sebesar 0.000 (P<0.05) serta diperoleh nilai |thitung| sebesar -5.275 (|thitung|>ttabel) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat dipahami bahwa terdapat pengaruh model blended learning terhadap hasil belajar matematika materi lingkaran peserta didik kelas VI SDN 215 Tonralipue Kabupaten Wajo.
Sumber Arsip Online untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Methodologis Pada Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNM Ahmad Subair
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penggunaan sumber arsip online dalam meningkatkan kemampuan berpikir metodologis mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Makassar (UNM). Penelitian ini melibatkan 76 mahasiswa yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (38 mahasiswa) yang menggunakan modul pembelajaran berbasis arsip online dan kelompok kontrol (38 mahasiswa) yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, wawancara semi-terstruktur, dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor rata-rata post-test sebesar 25%, sementara kelompok kontrol hanya meningkat 10%. Peningkatan ini terlihat dalam tiga aspek utama berpikir metodologis, yaitu sourcing (mengidentifikasi sumber), contextualization (memahami konteks), dan corroboration (membandingkan sumber). Selain itu, 90% mahasiswa menyatakan bahwa pembelajaran berbasis arsip online lebih menarik dan interaktif. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur internet (40%) dan kebutuhan pelatihan literasi digital yang lebih mendalam (30%) perlu diatasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan sumber arsip online efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir metodologis dan motivasi mahasiswa, serta merekomendasikan integrasi modul pembelajaran ke dalam kurikulum, peningkatan infrastruktur, dan pelatihan literasi digital yang lebih komprehensif.
PENGARUH MEDIA MATRIX WAKTU TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH LOKAL SISWA KELAS XI MAN IC GOWA Kulyasin Kulyasin; ahmad subair
Social Landscape Journal Vol 4, No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v4i3.53919

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan sejarah lokal yang sering terabaikan dibanding dengan sejarah nasional, sehingga peneliti mencoba memadukan dua tema sejarah dalam satu media pembelajaran yang disebut dengan Matriks waktu. Media ini menampilkan garis lurus kemudian pada sisi kanan terdapat penjelasan peristiwa lokal, pada sisi kiri terdapat sajian peristiwa nasional. Pada saat guru mengajar sejarah nasional, pada saat yang sama juga sedang mengajarkan peristiwa lokal. Penelitian ini dilakukan di MAN Insan Cendekia Gowa Kelas XI dengan rasionalitas penyajian peristiwa lokal (gowa) dan nasional yang ada di daerah tersebut. Untuk menguji pengaruh media Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan model true eksperimen desain. Adapun hasil penelitian ini menujukkan hasil sebagai berikut: hasil pre test siswa sebelum penerapan media matrix waktu sejarah lokal adalah sebagai berikut, Mean 85,75 dari 24 siswa. Setelah dilakukan penerapan hasil belajar rata-rata siswa 97,74. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media matrix waktu berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas XI MAN Insan Cendekia Gowa.
EDUKASI SEJARAH UNTUK SISWA SMA 9 MAROS: WORKSHOP PENULISAN SEJARAH PEMBERONTAKAN DI/TII SEBAGAI UPAYA MENCEGAH RADIKALISME DI SULAWESI SELATAN Subair, Ahmad; Bustan, Bustan; Kabubu, Rusmala Dewi; Asmunandar, Asmunandar; Ridha, Muhammad Rasyid
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 June 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v4i1.73105

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta didik melalui pendekatan partisipatif berbasis penulisan sejarah lokal. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap: persiapan (analisis kebutuhan, koordinasi dengan sekolah, penyusunan modul), pelaksanaan (pelatihan keterampilan dengan metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan pendampingan), evaluasi (kuesioner, tes pengetahuan, observasi), serta pelaporan dan tindak lanjut (pembentukan kelompok usaha, konsultasi daring). Program ini melibatkan kolaborasi dengan SMA negeri 9 maros untuk memastikan relevansi dan keberlanjutan program. Hasilnya, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman keterampilan teknis penulisan sejarah lokal dan upaya mencegah radikalisme di tingkat kabupaten. Kegiatan ini menekankan pentingnya adaptasi metode partisipatif dan sinergi multistakeholder dalam penguatan pengetahuan sekarah lokal.