p-Index From 2021 - 2026
6.901
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Attoriolong Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Phinisi Integration Review JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) INFOKUM Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Social Landscape Journal Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Swadesi: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Al-Irsyad: Journal of Education Science Jurnal Multidisiplin Sahombu Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Sains Student Research Jurnal Pengabdian Sosial Journal of Information System and Education Development Joong-Ki Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat Jurnal Ilmiah Nusantara Journal Of Community Sustainability Scholars: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JHP2M) Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Pinisi Journal of Community Service Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran TEBAR SCIENCE (Jurnal Kajian Sosial dan Budaya) Jurnal Cendekia Ilmiah Joong-Ki PESHUM Jurnal Lempu Literacy: Journal of Education and Social Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Etnopedagogi Sulawesi Selatan: Pembelajaran Nilai Sejarah Lokal Subair, Ahmad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.9788

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi nilai budaya empat etnis Sulawesi Selatan (Bugis, Makassar, Mandar, Toraja) ke dalam pembelajaran sejarah melalui pendekatan etnopedagogi. Menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus kolektif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di empat wilayah etnis. Hasil menunjukkan bahwa nilai lokal seperti siri’ na pacce (Bugis-Makassar), tudang sipulung (Mandar), dan tallu lolona (Toraja) mampu meningkatkan minat belajar, memperkuat identitas kultural, dan membangun kesadaran kritis siswa. Namun, implementasinya terhambat oleh kurikulum nasional yang kaku, minimnya kompetensi guru dalam mengelola sumber budaya, serta ketiadaan panduan operasional Kurikulum Merdeka untuk muatan lokal. Penelitian merekomendasikan revisi kurikulum dengan alokasi porsi spesifik budaya lokal, pelatihan guru berbasis etnopedagogi, dan kolaborasi sekolah-komunitas. Temuan ini menegaskan urgensi pendidikan sejarah yang inklusif untuk merawat keragaman budaya di tengah arus globalisasi.
Penguatan Kapasitas Mahasiswa Sejarah dalam Pemasaran Produk Kreatif Berbasis Nilai-nilai Historis Khaeruddin, Khaeruddin; Junaeda, St; Subair, Ahmad; Muis, Nurhasni; Nur'aini, Tiara
Humanis Vol. 24, No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v24i1.73806

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Makassar dalam memasarkan produk-produk kreatif berbasis nilai-nilai historis melalui kegiatan pameran luring. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pengalaman mahasiswa dalam mengelola, mengemas, dan memasarkan karya sejarah secara menarik kepada publik. Produk yang dihasilkan berupa gelas bergambar tokoh sejarah, permainan kartu aksara Lontara, kaos bermotif ikon sejarah, gantungan kunci bertema sejarah lokal, serta buku catatan (notebook) bergambar kapal Pinisi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan pemasaran dasar, teknik penataan dan penyajian produk di ruang pamer, serta strategi komunikasi langsung dengan pengunjung pameran. Pameran diselenggarakan di lingkungan kampus sebagai media interaksi mahasiswa dengan sivitas akademika dan masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan kemampuan dalam menampilkan produk sejarah secara komunikatif, menarik, dan bernilai jual. Kegiatan ini mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan berbasis sejarah serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen pelestari nilai-nilai budaya lokal melalui produk kreatif.
Penerapan Outing Class untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SD 65 Parepare Ahmad Subair
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v3i4.3153

Abstract

One of the learning methods that can be used to increase student motivation and activeness is the outing class method. This method allows students to actively participate in learning, talk about the concepts and values of heroes' struggle, and develop their critical thinking skills. Hero history material is a subject rich in narrative, conflict, and culture, which allows students to understand the importance of nationalism early on. . This research is also expected to provide an understanding of how the learning approach is in accordance with the learning interests of grade VI students of SDN 65 Parepare. This research applied Classroom Action Research (PTK) which was conducted in two rounds. Each round involved Pre-action, Planning, Implementation, and Evaluation stages. By applying the outing class method, there was an increase in student participation and involvement in the learning process. They were more actively involved, and the number of students from 17% increased to 87% after the second cycle was conducted, especially in sharing opinions and playing an active role in the implementation of contextual learning outside the classroom (outing class).
Pengaruh Media Sci Fab dalam Pembelajaran Sejarah dan Budaya di SMAN 9 Maros Subair, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26972

Abstract

Penelitian ini menguji Pengaruh media Sci Fab (Science Fabrication/Science Fiction-Based Media) dalam meningkatkan hasil belajar dan minat siswa SMA terhadap sejarah lokal. Menggunakan metode pretest-posttest control group design dengan 30 peserta, kelompok eksperimen media Sci Fab (AR, Budaya dan, Sejarah), sementara kelompok kontrol belajar konvensional. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (rata-rata peningkatan 26,6 poin vs. 7,6 poin kontrol). Media ini menghadirkan pengalaman imersif seperti eksplorasi virtual situs prasejarah Leang-Leang, yang meningkatkan motivasi dan pemahaman kontekstual siswa. Tantangan meliputi keterbatasan infrastruktur dan resistensi guru, namun kolaborasi multidisiplin dan pelatihan mampu mengoptimalkan implementasi. Penelitian merekomendasikan integrasi Sci Fab ke kurikulum, penguatan kompetensi guru, serta dukungan infrastruktur untuk pembelajaran yang adaptif dan pelestarian budaya.
Application of the NHT Model to Improve Student Learning Outcomes in Kelas 7 SMP 2 Cokroaminoto Makassar Subair, Ahmad
Journal of Information System and Education Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62386/jised.v3i2.138

Abstract

This study aims to improve history learning outcomes through the Numbered Heads Together (NHT) learning model for seventh grade students at Cokroaminoto Rappokalling Junior High School. This classroom action research was conducted in two cycles, with each cycle including planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through essay test, participation observation, interest questionnaire, and interview. Cycle I results showed 50% student participation and an average test score of 65. After improvements in cycle II (more specific questions, help cards, role play), participation increased to 75% and the average score reached 76. The conclusion of the research proves that NHT is effective in improving cognitive learning outcomes, participation, and student motivation. This study recommends the use of NHT with scaffolding and strict time management for interactive history learning.
Transformasi Somba Opu dari Bandar Niaga ke Objek Wisata Sejarah Adil Akbar; Ahmad Subair; Akbar, Adil; Subair, Ahmad
JURNAL JAWI Vol 7 No 1 (2024): Islam and Maritime Culture
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202372148200

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang transformasi Somba Opu melalui kisahnya di masa lalu dan masa kini dengan menggunakan metode penelitian sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Somba Opu di masa lalu terbagi dalam tiga babak besar: pembangunan Benteng Somba Opu, penciptaan Somba Opu sebagai bandar niaga, dan pembentukan jaringan perdagangan internasional melalui kebijakan mare liberum dan pelabuhan bebas. Semua ini menjadikan Somba Opu tumbuh sebagai kota pelabuhan kosmopolitan dunia. Di masa kini, kisah Somba Opu terbagi dalam dua babak: usaha penemuan kembali Somba Opu melalui eskavasi arkeologis, serta transformasinya menjadi objek wisata sejarah yang penting bagi pelajar dan publik untuk memahami sejarah Sulawesi Selatan pada abad XVI hingga XVII.
ANALISIS KEMAMPUAN KRITIS MAHASISWA DALAM MEMBACA ARSIP UNTUK PENELITIAN SEJARAH PADA DINAS ARSIP SULAWESI SELATAN Subair, Ahmad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.45834

Abstract

Penelitian ini menganalisis kemampuan kritis mahasiswa Pendidikan Sejarah UNM dalam membaca arsip di Dinas Arsip Provinsi Sulawesi Selatan. Menggunakan pendekatan mixed methods (tes tertulis, observasi, wawancara) terhadap 68 mahasiswa, hasil penelitian menunjukkan variasi kemampuan: mahasiswa lebih kompeten dalam menganalisis arsip terstruktur (administratif) dan berbahasa Indonesia modern, namun kurang mampu mengevaluasi kredibilitas sumber, bias penulis, atau makna implisit pada arsip kultural (lontaraq) dan kolonial. Hambatan utama meliputi minimnya literasi budaya lokal dan pemahaman konteks historis holistik. Penelitian merekomendasikan integrasi literasi kearifan lokal, praktik analisis arsip beragam, serta kolaborasi multidisipliner untuk meningkatkan kompetensi kritis. Temuan ini relevan bagi pengembangan kurikulum sejarah dan pelestarian narasi lokal berbasis bukti.
History And Mental Health: Addressing Mental Health with A Historical Approach Subair, Ahmad
Literacy: Journal of Education and Social Science Vol. 1 No. 02 (2024): Literacy: Journal of Education and Social Science
Publisher : Literacy: Journal of Education and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The history of mental health shows changes from supernatural views in ancient times to scientific approaches. The background of this study was to understand the evolution of views and treatments of mental disorders from various historical periods, ranging from Egypt, Ancient Greece, the Middle Ages, the Renaissance, to the scientific era and the application of historical approaches to mental health. The aim of this study was to identify key changes in mental health approaches and their impact on contemporary therapeutic practice. The results show that while mental disorders were once often associated with mystification and treated through exorcism, the development of science and philosophy brought a more humane and scientific approach. The 20th and 21st centuries marked the use of psychotropic drugs and holistic approaches that considered social, economic and cultural factors. Historical approaches to mental therapy provide a scientific and empathic context, helping people identify effective practices and reduce mental health stigma.
Migrasi Pasca DI/TII: Adaptasi dan Kontribusi Orang Bugis di Banten dan Kalimantan Selatan (1965-2024) Subair, Ahmad
SWADESI: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol 4, No 1 (2025): SWADESI: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/swadesi.v4i1.91275

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi migrasi masyarakat Bugis pasca-konflik DI/TII (1950"“1965) dari Sulawesi Selatan ke Banten dan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dipicu trauma kekerasan, tradisi sompe (merantau), dan peluang ekonomi. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor pendorong migrasi, strategi adaptasi budaya, tantangan lingkungan, dan transformasi generasi muda. Menggunakan metode penelitian sejarah, data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen kebijakan. Hasil menunjukkan migrasi Bugis berkontribusi pada dominasi sektor maritim di Banten (industri kayu dan perikanan) serta perkebunan karet dan batubara di Kalsel. Populasi Bugis meningkat menjadi 7.000 jiwa di Banten dan 5.000 jiwa di Kalsel (KKSS). Tantangan utama meliputi degradasi lingkungan (pendangkalan Teluk Banten, kerusakan lahan tambang) dan penurunan identitas generasi muda (78% pemuda di Banten lebih fasih bahasa Indonesia/Sunda). Selain itu, inovasi seperti ekowisata mangrove dan agroforestri karet-aren meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pasang In Sinrilik Concervation Effort Makassar Culture Subair, Ahmad
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 06 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, September - October (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cultural heritage, particularly the traditional arts of Sinrilik and Pasang among the Bugis-Makassar people, has important philosophical and moral values. However, these two arts are increasingly marginalised among Generation Z in Paccinongang Village, Gowa Regency, who are more exposed to global culture. On the other hand, Generation Z also faces mental health challenges such as stress and anxiety due to academic and social pressures. This qualitative research with an ethnographic approach aims to: (1) analyse the cultural meaning of Sinrilik and Pasang , (2) identify their potential as innovative media for Generation Z's mental health, and (3) design revitalisation strategies. Through observation and in-depth interviews, this study found that the reflective values in Sinrilik and the moral messages in Pasang have a calming effect and can serve as guidelines for life. In response, the SIPAS (Sinrilik and Pasang) Programme was designed with a participatory approach involving local artists, community leaders, and Generation Z. The programme, which includes training, interactive performances, and digital documentation, has succeeded in increasing Generation Z's interest and understanding of their cultural heritage, while reducing anxiety levels and strengthening social cohesion. This research concludes that integrating traditional art preservation with a mental health approach through adaptive and participatory strategies can create sustainable solutions for the future of culture and well-being. This study concludes that integrating the preservation of traditional arts with a mental health approach through adaptive and participatory strategies can create sustainable solutions for the cultural future and psychological well-being of Generation Z.