p-Index From 2021 - 2026
6.448
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan Jurnal Florea DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Jurnal Biosilampari: Jurnal Biologi JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Education and Human Development Journal Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Journal of Tropical Ethnobiology Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Bioeduca : Journal of Biology Education Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi JIPB (Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi) International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Jurnal Pijar MIPA Inornatus: Biology Education Journal Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Maximus: Journal of Biological and Life Sciences Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan MIPA Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Self Efficacy Mahasiswa pada Matakuliah Zoologi Vertebrata Hernawati, Diana; Amin, Mohamad; Irawati, Mimien Henie; Indriwati, Sri Endah
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.468 KB)

Abstract

Studi ini menganalisis tentang kemampuan self efficacy mahasiswa pada mata kuliah Zoologi Vertebrata. didasarkan atas data empiris yang dikumpulkan dari mahasiswa pendidikan Biologi di Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Analisis dari 30 kuesioner mengungkapkan berbagai perbedaan berdasarkan tingkat pengalaman. Selanjutnya data yang diperoleh diolah dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pada dimensi magnitudo/level (tingkat kesulitan tugas) sebagai perwujudan seberapa besar optimisme mahasiswa pada keberhasilan (65,33%), kemampuan mahasiswa dalam penyesuaian diri terhadap tugas yang sulit (66,70%), kemampuan mahasiswa dalam menghindari situasi dan perilaku yang melampaui batas kemampuan (77,35%); dimensi strength (kemantapan keyakinan dan harapan) meliputi kemampuan dalam mempertahankan (59,70%), keuletan (76,7%); dimensi generality (keragaman dan luas bidang perilaku) meliputi kemampuan kognitif (66%), kemampuan afektif(84,70%) dan kemampuan psikomotik (56,70%). Berdasarkan informasi tersebut tergambarkan bahwa mahasiswa belum cukup terbiasa dengan kemampuan self efficacy yang dimilikinya, sejumlah kemampuan masih perlu untuk dilatihkan dan dikembangkan, terkait dengan materi zoologi vertebrata mahasiswa belum cukup terbiasa mengatasi kemampuan dalam mempertahankan. Mahasiswa juga belum cukup terbiasa mengatasi keragaman dan luas bidang perilaku, dimana kemampuan kognitif mahasiswa dan kemampuan dalam psikomotoriknya masih perlu untuk ditingkatkan
Potret Kemampuan Kognitif Siswa dalam Memahami Konsep Perubahan Lingkungan: Studi pada Salah Satu SMA di Kota Tasikmalaya Sabarini, Kiki; Suprapto, Purwati Kuswarini; Rizal, Rahmat; Hernawati, Diana; Badriah, Liah
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3964

Abstract

Kemampuan kognitif siswa pada materi perubahan lingkungan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pembelajaran biologi di sekolah. Namun, berbagai laporan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa masih belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan kognitif siswa SMA pada materi perubahan lingkungan berdasarkan taksonomi Bloom revisi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 36 siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di Kota Tasikmalaya yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes esai yang dikembangkan berdasarkan enam dimensi proses kognitif, yaitu mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase capaian setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan kognitif siswa sebesar 50,46 persen berada pada kategori cukup. Capaian tertinggi terdapat pada indikator mengingat, sedangkan capaian terendah terdapat pada indikator mengevaluasi dan mencipta. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan kognitif siswa masih didominasi oleh kemampuan berpikir dasar dan belum berkembang optimal pada kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melibatkan sampel yang lebih luas serta menggunakan desain kuasi-eksperimental guna menguji efektivitas strategi atau media pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi siswa secara lebih komprehensif.
REFLECTIVE THINKING PROFILE OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN THE TOPIC OF THE HUMAN REPRODUCTIVE SYSTEM: A QUANTITATIVE DESCRIPTIVE STUDY Ruganda, Ernita; Surahman, Endang; Badriah, Liah; Hernawati, Diana
Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 17 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpmipa.v17i2.105915

Abstract

Reflective thinking constitutes a critical 21st-century competency aligned with the demands of Society 5.0 and the implementation of the Merdeka Curriculum. This study maps the reflective thinking profile of 31 ninth-grade students at SMPN 2 Singaparna on the topic of the human reproductive system through a quantitative descriptive analysis using the Reflective Thinking Questionnaire (RTQ) adapted from Kember et al. (2000). The results indicate an overall mean score of 3.54 (moderate category), with habitual action as the lowest dimension, understanding and reflection categorized as high, and critical reflection as moderate. These findings underscore the necessity of instructional strategies that integrate reflection at every stage of the learning process. The study recommends the development of a Problem-Based Learning model grounded in a deep learning approach as an alternative to strengthen junior high school students’ critical and reflective thinking skills.
NEEDS ANALYSIS FOR DEVELOPING SCIENCE TEACHING MODULES TO IMPROVE ENVIRONMENTAL AWARENESS OF GRADE VIII STUDENTS IN SCHOOLS Rachman, Muhamad Taufik; Aripin, Aripin; Ramdani, Dani; Hernawati, Diana; Badriah, Liah
Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 17 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpmipa.v17i2.102288

Abstract

This study aims to comprehensively analyze the needs (Define stage) in developing a Natural Science (IPA) teaching module aimed at increasing environmental awareness of Grade VIII junior high school students. This study adopted the Research and Development (R&D) method, focusing on the Needs Analysis stage of the 4-D model (Define). Data collection was conducted through teacher interviews and distribution of needs analysis questionnaires to students and teachers. The research subjects consisted of Grade VIII students and three science teachers in a public junior high school. The results confirmed a significant gap between ideal learning conditions and current practices. The main findings indicated a very high need (90.20%) for a module that integrates in-depth learning, as current teaching methods are largely conventional, evidenced by the lowest score in the method aspect (38.24%). Furthermore, despite high initial awareness (84.31% and 63.97%), the learning materials lacked a specific module on Climate Change and failed to fully transform knowledge into active ecological behavior. This study strongly concludes that contextual, interactive, and technology-integrated science teaching modules are urgently needed to facilitate reflective thinking, encourage active ecological behavior, and bridge the gap between conceptual mastery and practical environmental responsibility in Grade VIII students.
Reducing plant awareness disparity through botanipedia-enhanced project-based learning Bilbina , Kanza; Hernawati, Diana; Fitriani, Rita
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 11 No. 01 (2026): May
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v11i01.1187

Abstract

Plant awareness disparity (PAD) refers to the limited attention, appreciation, and positive attitudes toward plants, which may hinder biodiversity conservation. This study aimed to determine the effectiveness of botanipedia-enhanced project-based learning (PjBL) in reducing PAD among high school students. A quantitative quasi-experimental study using a nonequivalent control group design was conducted with 60 tenth-grade students from SMA Negeri 2 Tasikmalaya, divided into 30 students in the experimental class (X-2) and 30 students in the control class (X-3). PAD was measured using a 24-item questionnaire administered on a four-point Likert scale. The instrument demonstrated satisfactory construct and empirical validity and high internal consistency (Cronbach's α = 0.835). Because the data violated the normality assumption, Quade’s rank analysis of covariance (ANCOVA) was employed to compare posttest scores while controlling for baseline pretest differences. The analysis revealed a significant treatment effect on PAD (p = 0.015) with a moderate effect size (partial η² = 0.098). These findings indicate that integrating a digital botanical encyclopedia into PjBL is an effective strategy for reducing PAD among high school students.