Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

A REVIEW ARTICLE : PENATALAKSANAAN TERAPI HCV YANG EFEKTIF DAN AMAN Praditama, Lalu Denendra; Inggit, Baiq Putri Maharani Bine; Utari, Weny Syafitri; Putri, Dhea Rizma Demula; Aurelia, Laili; Aini, Siti Rahmatul; Nurhidayati, Nurhidayati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48995

Abstract

Pendahuluan: Virus Hepatitis C (HCV) adalah patogen yang umumnya ditularkan melalui darah, terutama melalui penggunaan narkoba suntik. Tujuan: Tinjauan pustaka ini ditulis untuk menentukan manajemen terapi yang efektif dan aman bagi penderita HCV. Metode: Penelusuran dan pencarian artikel ulasan dilakukan melalui laman Proquest, Google Scholar, Kementerian Kesehatan, Pubmed, dan ScienceDirect. Kata kunci yang digunakan adalah “Manajemen Terapi”, “Virus Hepatitis C (HCV)”, “Management Therapy”, dan “Tatalaksana”, dengan hasil terdapat 13 artikel ulasan yang digunakan dalam periode waktu 2018-2023. Hasil: Penatalaksanaan terapi HCV melibatkan golongan obat DAA dengan tiga kelas obat utama, yaitu inhibitor protease NS3/4A, inhibitor protein NS5A, dan analog inhibitor polimerase NS5B. Sinergi Metformin dan DAA efektif dalam mengurangi manifestasi infeksi HCV kronis. Glecaprevir/Pibrentasvir pada pasien dengan gangguan ginjal berat menunjukkan tingkat kemanjuran yang tinggi dan toleransi yang baik. Meskipun, DAA efektif (95% menyembuhkan), namun potensi kegagalan terapi (3-5%) juga dapat terjadi. Hal ini dapat disebabkan oleh tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi, ketidaktepatan rejimen obat, dan resistensi virus akibat mutasi. Kesimpulan: Manajemen terapi HCV membutuhkan strategi lebih lanjut untuk memaksimalkan keberhasilan terapi yang efektif dan aman, serta upaya evaluasi secara berkala pada varian mutasi HCV untuk meningkatkan pemilihan rejimen obat DAA yang tepat.
Edukasi Pentingnya Pemberian Vaksin Covid-19 Di Kota Mataram Ratnata Dewi, Ni Made Amelia; Aini, Siti Rahmatul; Pratama, Iman Surya; Puspitasari, Candra Eka; Hasina, Raisya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i2.143

Abstract

Salah satu harapan terbesar untuk menghentikan pandemi coronavirus 2019 (COVID-19) adalah vaksin. Badan Pengawas Obat dan Makanan telah mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat Emergency Use Authorization (EUA) untuk penggunaan vaksin COVID-19 dengan mempertimbangkan keadaan emergensi dan bukti terbatas kemanfaatan dan keamanan vaksin tersebut. Pemberian vaksin penuh COVID-19 hingga tanggal 25 Februari 2021 baru mencapai kepada 853.754 orang atau sekitar 0,31% dari jumlah seluruh populasi penduduk Indonesia. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemberian vaksin COVID-19. Edukasi dilakukan dengan mengadakan webinar menggunakan aplikasi web conference dengan mengundang pembicara ahli di bidang mikrobiologi, farmasi dan kesehatan anak terkait manfaat dan keamanan pemberian vaksin. Pengetahuan masyarakat terkait pentingnya vaksin sebelum dan sesudah edukasi diukur melalui pretest dan post test. Kegiatan edukasi berjudul “Mitos dan Fakta tentang Vaksin COVID19 telah dilakukan dengan metode webinar menggunakan aplikasi zoom. Kegiatan ini diikuti oleh 110 orang. Kegiatan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. Terdapat peningkatan nilai rerata pre-test dari 77 menjadi 88 pada saat post-test dengan nilai maksimum adalah 100. Kegiatan terlaksana dengan baik, terlihat dari peningkatan nilai rerata pre-test dan post-test.
Hippocratic Screening of Pineapple Peel (Ananas comosus (L.) Merr) Water Extracts Alamanda, Baiq Irzana Putri; Mardiyah, Raudatul; Aini, Siti Rahmatul
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1b (2024): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1b.7873

Abstract

Pineapple (Ananas comosus (L.) Merr.) is the fruit with the highest production in Indonesia, with West Nusa Tenggara as one of the largest producers. However, high pineapple production causes an increase in pineapple peel waste. Pineapple peel has potential as a traditional medicine because it contains beneficial compounds. This study aims to conduct a hypocratic screening on pineapple peel water extract to determine its pharmacological activity. The research method involved the use of Swiss Webster mice as test animals, where pineapple peel water extract was administered intraperitoneally in five doses (1, 10, 100, 300 and 1000 mg/KgBW). Observations were made on the mice's physical activity every 5 minutes for 4 hours, and continued after 2, 4, and 7 days of treatment. The results showed significant stimulant activity in the central nervous system (CNS) at certain doses, characterized by changes in the physiological activity of mice. Symptoms include increased motor activity, hyperemia, and diarrhea.
ARITMIA: AKTIVITAS BERMAIN TINGKATKAN KINERJA SIVITAS AKADEMIKA PROGRAM STUDI FARMASI UNIVERSITAS MATARAM Puspitasari, Candra Eka; Hidayati, Agriana Rosmalina; Ariani, Fitri; Sunarwidhi, Anggit L.; Aini, Siti Rahmatul; Pratama, Iman Surya; Pujiarohman, Pujiarohman; Agustini, Nur Indah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 2 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i2.4065

Abstract

Perguruan tinggi dalam menjalankan aktivitas profesional dibidang pendidikan tidak terlepas dari peran dosen dan tenaga pendidik. Program Studi Farmasi Universitas Mataram merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang bersinergi dalam meningkatkan mutu akademika. Dalam rangka melaksanakan fungsi dan peran yang profesional, diperlukan strategi untuk meningkatkan kualitas kerja dosen dan tenaga pendidik. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kualitas kerja serta kekompakan dosen dan tenaga pendidik dengan memberikan training melalui games secara berkelompok. Kegiatan yang telah terselenggara berjalan dengan baik yang ditunjukkan oleh adanya kerja sama, kekompakkan, kepemimpinan, kepercayaan, kejujuran, kreativitas, dan kemampuan mendengarkan pendapat antar peserta. Selanjutnya, pasca kegiatan nampak adanya peningkatan kekompakan dan kualitas kerja SDM.
Review Artikel : Pengetahuan, Persepsi dan Bentuk Pelayanan terhadap Telefarmasi Apriliani, Baiq Dian; Andanalusia, Mahacita; Aini, Siti Rahmatul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi dan informasi berkembang baik terutama dalam aspek pelayanan kesehatan, salah satunya telefarmasi. Telefarmasi menjadi salah satu bagian dari telemedicine yang memanfaatkan teknologi telekomunikasi dalam memberikan layanan kepada pasien. Berdasarkan hal tersebut, pada review artikel ini akan menjelaskan bagaimana gambaran pengetahuan, persepsi mahasiswa farmasi dan apoteker terhadap telefarmasi serta bagaimana bentuk pelayanan telefarmasi di berbagai negara. Metode yang dilakukan dalam mencari data melalui situs Google scholar, NCBI (The National Center For Biotechnology) dan Sciencedirect. Dari hasil penelusuran diperoleh 14 jurnal yang terkait pengetahuan, persepsi dan bentuk pelayanan telefarmasi untuk dijadikan pustaka. Hasil pustaka diketahui bahwa pengetahuan mahasiswa farmasi maupun apoteker termasuk kategori baik dan persepsi positif cukup tinggi terhadap layanan telefarmasi. Untuk bentuk pelayanan telefarmasi yang digunakan berbeda-beda pada tiap negara sesuai dengan kebutuhan pasien diantaranya dapat melalui aplikasi khusus dari negara tersebut, pesan teks online, telepon dan video.
Review Artikel: Hubungan Health Belief Model dengan Kepatuhan Pengobatan Hipertensi Adira, Nindia Oktaviani; Aini, Siti Rahmatul; Andanalusia, Mahacita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi memiliki prevalensi yang cukup tinggi di dunia dan berdampak pada kualitas hidup serta produktivitas seseorang. Hipertensi disebut sebagai "the silent killer," karena sering kali penderita tidak merasakan gejala atau keluhan penyakit. Ketidakpatuhan pengobatan hipertensi menjadi salah satu penyebab kurangnya pengendalian tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh penggunaan obat hipertensi secara berkepanjangan yang membuat penderita merasa jenuh untuk mengonsumsi obat. Keyakinan diri memengaruhi kepatuhan dalam pengobatan untuk mencapai keberhasilan terapi. Health belief model merupakan model kepercayaan kesehatan individu dalam menentukan tindakan mencegah dan mengurangi risiko penyakit. Review artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor-faktor health belief model dengan kepatuhan pengobatan hipertensi. Metode yang digunakan ialah pencarian artikel melalui Google Scholar dan Sciencedirect dengan memasukkan kata kunci “health belief model”, “hipertensi”, “kepatuhan pengobatan”. Dari hasil penelusuran diperoleh 6 jurnal yang menunjukkan komponen health belief model memiliki hubungan dengan kepatuhan pasien dalam minum obat antihipertensi.
Kajian Pustaka Penggunaan Albendazole sebagai Antelmintik Ashri, Julita Mizwaratussyifaul; Aini, Siti Rahmatul; Rahim, Adelia Riezka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi cacing masih menjadi masalah kesehatan global yang berdampak signifikan. Albendazol adalah salah satu obat antelmintik yang sering digunakan dalam pengobatan karena memiliki efektivitas cukup baik. Namun dapat juga menimbulkan potensi perkembangan resistensi. Kajian pustaka ini bertujuan untuk memberikan tinjauan mengenai penggunaan albendazol sebagai antelmintik serta mengidentifikasi kejadian resistensi dalam pengobatan. Kajian pustaka dikumpulkan dalam rentang tahun 2015-2024 diperoleh dari sumber database ilmiah (Google Scholar, PubMed dan Science Direct). Dari penelusuran diperoleh sebanyak 25 artikel yang sesuai dengan topik penelitian. Hasil menunjukkan bahwa beberapa kasus penggunaan albendazol masih efektif dalam melawan infeksi cacing sesuai dengan dosis dan jenis cacing yang menginfeksi. Beberapa kasus lain juga ditemukan cacing resisten terhadap albendazol. Sehingga pemantauan serta studi lebih lanjut mengenai penggunaan antelmintik penting dilakukan sebagai upaya menghambat berkembangnya resistensi obat.
Review Article : Pemeriksaan Kolesterol Total Fitri, Baiq Anisa; Setiawan, Wahyu Aldi; Rismiyati, Rismiyati; Loga, Sakdiana; Aini, Siti Rahmatul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14632

Abstract

Kolesterol merupakan suatu jenis lemak yang tidak larut dalam darah dan membutuhkan bantuan protein untuk transportasi. Kadar kolesterol yang tinggi dapat berdampak negatif pada kesehatan dengan menyebabkan aterosklerosis. Penelitian ini membandingkan metode CHOD-PAP dan metode POCT pada pemeriksaan kolesterol untuk mengetahui perbedaan prinsip, kelebihan, kekurangan, dan sampel atau bahan analisis yang digunakan pada masing-masing metode. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan tinjauan literatur menggunakan kata kunci “pemeriksaan kolesterol total dengan metode CHOD-PAP dan POCT” pada database seperti Google Scholar dan Sematic Reader. Temuan penelitian menunjukkan perbedaan antara kedua metode tersebut. Metode CHOD-PAP memungkinkan untuk menggunakan sampel serum dan plasma, meskipun lebih diutamakan untuk menggunakan serum. Pada metode ini terdapat pengaruh waktu inkubasi, suhu penyimpanan dan waktu sentrifugasi terhadap hasil pemeriksaan. Sedangkan pada metode POCT dapat digunakan sampel berupa darah kapiler dengan syarat tetesan pertama darah harus dihilangkan.
Uji Efek Hipnotik-Sedatif Rebusan Biji Adas (Foeniculum vulgare) pada Mencit Swiss Webster: Hypnotic-Sedative Effect Test of Fennel Seed Decoction (Foeniculum vulgare) in Swiss Webster Mice Nirmala, Annisa Rizka; Khalil, Luthfi Riza; Fitriana, Nur Fadila; Sari, Meutia Yusnita; Alfiyandhini, Elya Nanda; Doo, Viona Febyola Refana; Aini, Siti Rahmatul
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i2.1841

Abstract

Abstract Fennel (Foeniculum vulgare) is a plant that has been used empirically to treat insomnia. This study aims to compare the hypnotic-sedative effects of fennel seed decoction with herbal drug Lelap® by in vivo in Swiss Webster mice. Hypnotic and sedative effects were determined by motor coordination using a rotarod test and counted as latency times. This study used 12 healthy female mice which divided into 2 control groups (negative control, water 25 mL/kgBW and  positive control, Lelap® 78 mg/kgBW) and 2 treatment groups (fennel seed decoction dose 325 mg/kgBW and 650 mg/kgBW). The results showed that at the 30th minute, the average latency time for the negative control, positive control, fennel seed decoction dose 325 mg/kgBW and 650 mg/kgBW respectively were 328.33±206.99; 43.33±21.85; 50.67±33.98 and 51.33±4.19 seconds. Statistical analysis (Kruskal Wallis followed by Mann Whitney) showed that the latency time of fennel seed decoction was not significantly different from the positive control (p>0.05) and significantly different from the negative control (p<0.05). Based on the results, concluded that the fennel seed decoction dose of 325 mg/kgBW and 650 mg/kgBW have a hypnotic-sedative effect equivalent to the drug Lelap®, and the dose of 325 mg/kgBW is the most effective dose.   Keywords:          Fennel Seed, Hypnotic-Sedative, Insomnia, Rotarod Test, Latency Time   Abstrak Adas (Foeniculum vulgare) merupakan tanaman yang dimanfaatkan secara empiris sebagai ramuan untuk mengatasi gejala susah tidur (insomnia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hipnotik-sedatif rebusan biji adas dengan pembanding obat herbal Lelap® secara in vivo pada mencit Swiss Webster. Efek hipnotik dan sedatif ditentukan dengan uji koordinasi motorik menggunakan alat rotarod test dan dinyatakan sebagai waktu latensi. Penelitian ini menggunakan 12 ekor mencit betina sehat yang dibagi menjadi 2 kelompok kontrol (kontrol negatif air 25 mL/kgBB dan kontrol positif Lelap® 78 mg/kgBB) serta 2 kelompok perlakuan (rebusan biji adas dosis 325 mg/kgBB dan dosis 650 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada menit ke-30, rata-rata waktu latensi kelompok kontrol negatif, kontrol positif, rebusan biji adas dosis 325 mg/kgBB dan dosis 650 mg/kgBB secara berturut-turut yaitu 328,33 ± 206,99; 43,33 ± 21,85; 50,67 ± 33,98 dan 51,33 ± 4,19 detik. Analisis statistik (Kruskal Wallis diikuti Mann Whitney) menunjukkan waktu latensi rebusan biji adas tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif Lelap® (p>0,05) dan berbeda signifikan dengan kontrol negatif air (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa rebusan biji adas dosis 325 mg/kgBB dan 650 mg/kgBB memiliki efek hipnotik-sedatif yang setara dengan obat Lelap®, dan dosis 325 mg/kgBB merupakan dosis paling efektif.   Kata Kunci:         Biji Adas, Hipnotik-Sedatif,  Insomnia, Uji Rotarod, Waktu Latensi
EDUKASI PENGOLAHAN PUDING DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PENGENJEK LOMBOK TENGAH Hasina, Raisya; Aini, Siti Rahmatul; Saputra, Yoga Dwi; Andanalusia, Mahacita; Nugrahani, Baiq Dwiyan; Lestari, Dian Fathita Dwi; Arzaqi, Yazid Maula; Nurhidayah, Afifah
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1720

Abstract

The national government is still addressing stunting as a major problem, including NTB, so it is expected that the stunting problem will be resolved by 2023. But until now, problems related to stunting still occur in Indonesia, especially in NTB. Based on data obtained from the Bonjeruk Health Center, Central Lombok Regency, Pengenjek Village is a village in NTB with the highest stunting rate at 17%. Providing nutritious food is an effort to overcome the problem of stunting in children under five years of age. This activity aims to provide knowledge and skills about moringa pudding processing as an effort to prevent stunting. This activity was carried out in the Pengenjek Village office hall with lecture, discussion and demonstration methods of moringa leaf pudding processing. The targets of this activity are 50 mothers who have children under five years of age and 10 posyandu cadres. There are several stages in this activity, including: preparation stage, delivery of material on stunting and demonstration of making moringa leaf pudding. The preparation stage was carried out by discussing with the Head of Pengenjek Village regarding the place and schedule of implementation. The implementation of the activity was carried out in three sessions. In the first session, namely the delivery of material and discussion. The second session was a demonstration of moringa pudding processing. The third session was a question and answer session and the distribution of door prizes for participants who could answer questions and demonstrate moringa pudding processing.