Claim Missing Document
Check
Articles

Strengthening Integrated Mutual Understanding of Social Sciences Learning in Islamic Education Institutions: A Comparative Study in Madrasas, Islamic Boarding Schools and Integrated Islamic Schools in Bengkulu City Satria, Irwan; Budrianto, Budrianto
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 1 (2025): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i1.1330

Abstract

Purpose of the Study: This study aims to examine the role of social studies learning in strengthening mutual understanding among students in Islamic educational institutions in Bengkulu City. It explores how Islamic values, cultural integration, and national principles can be used as foundations to promote harmony and social cohesion within diverse educational contexts. Methodology: A case study approach with a multiple-case type was employed, guided by Yin’s design of connecting data with theoretical propositions. The study began with theoretical propositions to shape the research framework, aligning data collection and analysis with pattern-matching techniques. Data were gathered through interviews, classroom observations, and document analysis, focusing on social studies teachers' practices and perspectives in three Islamic educational institutions. Main Findings: The findings reveal that social studies teachers universally emphasize the importance of mutual understanding as a core objective in their teaching. They integrate Islamic principles, Pancasila (Indonesia's foundational philosophy), and local culture to foster tolerance, empathy, and collaboration among students. Teachers adopt diverse learning models and approaches, including discussion-based, problem-solving, and project-based learning, to contextualize lessons and encourage critical engagement. These strategies have significantly promoted mutual understanding and reduced social prejudices within the student body. Novelty/Originality of the Study: This study uniquely highlights the strategic role of Islamic educational institutions in using social studies learning to strengthen mutual understanding. By connecting religion, national values, and cultural heritage, the study provides new insights into the transformative potential of education in shaping harmonious and inclusive communities, offering practical implications for policymakers and educators.
Analisis Tindak Tutur Direktif dalam Percakapan Film “Naga Naga Naga” Yang Disutradarai Oleh Deddy Mizwar : Kajian Pragmatik Sintita, Tia; Satria, Irwan; Sari, Wenny Aulia
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 5 No 1 (2024): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v5i1.12661

Abstract

ABSTRACT This research aims to describe the forms and functions of directive speech acts in the conversations of the film "Naga Naga Naga," directed by Deddy Mizwar. The research method used is descriptive. The data source for this research is the dialogues from the film "Naga Naga Naga." Data were collected using the technique of free involvement listening followed by observation, transcription, and note-taking methods. The results indicate that in the dialogues of the film "Naga Naga Naga," six forms of speech acts were identified: commands, requests, invitations, advice, criticism, and prohibitions. Based on the findings, the functions of directive speech acts in the film "Naga Naga Naga" vary. The form of command includes the functions of commanding, instructing, requiring, forcing, and allowing. The form of request includes the functions of begging, offering, and hoping. The form of invitation includes the functions of inviting, encouraging, persuading, supporting, urging, challenging, demanding, and targeting. The form of advice includes the functions of advising, recommending, suggesting, directing, urging, calling, and reminding. The form of criticism includes the functions of reprimanding, insinuating, condemning, and expressing anger. The form of prohibition includes the functions of forbidding and preventing. In conclusion, there are six forms of directive speech acts in the conversations of the film "Naga Naga Naga" by Deddy Mizwar: commands with 28 utterances, requests with 12 utterances, invitations with 21 utterances, advice with 38 utterances, criticism with 27 utterances, and prohibitions with 17 utterances. Keywords: Directive, Film, Speech Act
Penggunaan Gaya Bahasa Kiasan dalam Podcast Ormas Deddy Corbuzier Apriansah, Rahmat Zaki; Andra, Vebbi; Satria, Irwan
Journal of Education Research Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i1.1597

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa kiasan dalam podcast Ormas Deddy Corbuzier di media sosial youtube. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk gaya bahasa kiasan yang digunakan dalam podcast tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis konten. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui teknik kepustakaan dengan mengutip kata-kata kiasan dari video podcast. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menemukan tujuh bentuk gaya bahasa kiasan: personifikasi, simile, metafora, ironi, sinisme, antifrasis, dan paranomasia. Personifikasi ditemukan dalam penggunaan kata yang memberikan sifat manusia pada benda mati, sementara simile teridentifikasi melalui perbandingan eksplisit. Metafora membandingkan tanpa penghubung, seperti menyebut seseorang sebagai "binatang". Ironi muncul ketika pujian bertentangan dengan kenyataan, sedangkan sinisme berupa sindiran tajam. Antifrasis digunakan dengan menyatakan hal yang berlawanan dengan kenyataan, dan paranomasia ditemukan dalam permainan kata yang mirip bunyinya namun berbeda makna.
Pengaruh Komunikasi Terbuka Orang Tua Dengan Anak Terhadap Prestasi Belajar Oktaria, Elza Dwi; Satria, Irwan; Walid, Ahmad
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 1 No. 2 (2020): July
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi keadaan orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya, orang tua sering melupakan kewajiban mereka pada anaknya di rumah yaitu perhatian kepada anak-anak, khususnya dalam pendidikan anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh komunikasi terbuka orang tua dengan anak terhadap prestasi belajar PAI siswa SMP Negeri 02 Tebat Karai Kabupaten Kepahiang. Jenis penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif korelasional, yaitu penelitian yang akan melihat adanya analisis hubungan antara variabel bebas dengan variabel terkait. Sampel dalam penelitian berjumlah 23 orang dengan teknik pengambilan sampel Random Sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, angket dan dokumentasi. Uji validitas instrument menggunakan SPSS 20 dengan Korelasi product moment dan reliabilitas juga menggunakan SPSS 20 dengan Cronbach’s Alpha.Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana uji t dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terbuka orang tua dengan anak berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan berdasarkan sebesar 2,457 sedangkan sebesar 2,086 dengan nilai signifikan 0,05. Maka diperoleh sebesar 2,086.Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima , yang berarti ada pengaruh yang signifikan Komunikasi Terbuka (x) terhadap Prestasi Belajar siswa (Y). Komunikasi Terbuka berpengaruh secara signifikan terhadap Prestasi Belajar siswa sebesar 22,3% dan sisanya yaitu 77,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Pelaksanaan Shift Pembelajaran Bagi Peserta Didik Pada Pelajaran Tematik Kelas V SDN 68 Bengkulu Tengah Satria, Irwan; Hidayani, Masrifa; Rahmasari, Retno
Journal of Primary Education Vol 3, No 1 (2023): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v3i1.3704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan shift pembelajaran bagi peserta didik pada pelajaran tematik kelas V SDN 68 Bengkulu Tengah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil atau kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) dalam pelaksanaan shift pembelajaran ternyata berpengaruh pada kurangnya pengetahuan dan pemahaman peserta didik terhadap materi yang diberikan oleh guru, 2) tujuan pembelajaran yang belum sesuai atau belum tercapai, 3) guru perlu menggunaan metode dan strategi pembelajaran yang bervariasi, 4) perlunya motivasi, minat dan keinginan yang harus ditanamkan ke dalam diri peserta didik, 5) dengan jumlah siswa yang belajar ke sekolah hanya setengah dari jumlah siswa keseluruhan, maka pembelajaran di kelas menjadi kondusif dan lebih terkontrol
Anti-Corruption Education Based on Local Wisdom: An Analysis of Anti-Corruption Management Values in the Local Wisdom of the Pasemah and Serawai Communities of Bengkulu Satria, Irwan; Akbarjono, Ali; Budrianto; Syaputra, Een
Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jsmp.v9i1.13084

Abstract

Bengkulu society has an extraordinarily rich local wisdom that can be utilized for character building, including anti-corruption. This study aims to analyze anti-corruption values ​​in the local wisdom of Bengkulu society, especially the Pasemah and Serawai communities. The study was conducted using a qualitative case study method. Data were collected through interviews, observations and documentation analysis. Data were analyzed using an interactive model. The results of the study indicate that: 1) Anti-corruption values ​​in the local wisdom of the Pasemah and Serawai Bengkulu communities can be found in several objects/cultures, especially in oral traditions (traditional expressions, folk prose stories, and folk songs), rites or traditions and customs, and traditional games or sports; 2) Anti-corruption values ​​contained in oral traditions are the values ​​of honesty, responsibility, discipline, hard work, simplicity, independence, caring and fairness. Of the eight values, the two most dominant values ​​are honesty and simplicity. Meanwhile, the anti-corruption values ​​contained in traditions or rites are the values ​​of care and responsibility. As for the anti-corruption values ​​contained in traditional games or sports are honesty, discipline, hard work, and independence. Thus, it can be concluded that the local wisdom of the Pasemah and Serawai communities is very potential to be used as the basis for anti-corruption education.
PENGEMBANGAN MODUL KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN OBAT BENGKULU UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MAHASISWA PRODI TADRIS IPA UINFAS BENGKULU Herlidia, Enda; Satria, Irwan; Sari, Meirita
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1291

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa kendala diantaranya ketika proses pembelajaran IPA berlangsung di kelas, mahasiswa masih kurang memahami materi dan merasa bosan karena pembelajaran masih kurang menarik dan efektif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan Modul IPA pada materi keanekaragaman tumbuhan obat semester 6 Di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Adapun jenis penelitian ini menggunakan research and Development (R&D) dengan model pengembangan borg & gall. Instrumen yang digunakan yaitu angket validasi terhadap kelayakan modul dan respon mahasiswa terhadap modul IPA. Data dari analisis angket dengan menghitung persentase pencapaian pada setiap komponen yaitu 282.1% (ahli media), 89.13% (ahli bahasa), 91.6% (ahli materi) dengan kategori layak digunakan. Kepraktisan modul pembelajaran IPA berdasarkan data hasil respon persepsi mahasiswa dan persepsi dosen IPA yang dilakukan pada uji coba skala besar menunjukkan bahwa modul IPA berbasis learning materi keanekaragaman tumbuhan obat termasuk kreteria sangat praktis digunakan tanpa direvisi dengan persentase secara berurutan sebesar 88.92%.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dan Bimbingan Konseling dalam Mencegah Terjadinya Siswa Putus Sekolah Akibat Pergaulan Bebas di SMAN 01 Pasemah Air Keruh Marsela , Yurensi; Satria, Irwan; Basinun
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i1.724

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penyebab terjadinya pergaulan bebas siswa peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bimbingan Konseling (BK) dalam mencegah terjadinya siswa putus sekolah akibat pergaulan bebas di SMAN 01 Pasemah Air Keruh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Deskriptif, yaitu menyelidiki suatu fenomena yang terjadi dengan menggunakan landasan teori agar dapat menjelaskan kesesuaian dengan fakta di lapangan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara bersama informan dan beberapa narasumber. Selanjutnya data-data tersebut di validasi sesuai dengan apa yang di dapatkan di lapangan dari hasil wawancara.. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pergaulan bebas tersebut terjadi karena beberapa faktor, yaitu: lemahnya iman siswa, salah memilih teman, keluarga yang kurang harmonis, serta perkembangan teknologi yang semakin canggih. Sedangkan ada faktor yang dapat mencegah terjadinya pergaulan bebas, yaitu: mengikuti kegiatan yang positif, kerjasama antara orangtua dan guru, dan selalu memotivasi siswa., (2) Peran guru Pendidikan Agama Islam di SMAN 01 Pasemah Air Keruh berperan sebagai Pengajar, Pembimbing, Motivator, Fasilitator, dan Administras. (3) Peran guru Bimbingan dan Konseling di SMAN 01 Pasemah Air Keruh, yaitu, guru sebagai motivator, guru sebagai informator, guru sebagai fasilitator, guru sebagai mediator dan evaluator.
Implementasi Pembelajaran Terjemah Al-Qur’an Melalui Metode Granada bagi Santri Pondok Pesantren Ihyaul Qur’an Bengkulu Tengah Sipangidoan Siregar , Renal; Satria, Irwan; Kurniawan
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i1.730

Abstract

This study aims to describe the Implementation of Al-Qur'an Translation Learning Through the Granada Method for Santri Ihyaul Qur'an Islamic Boarding School, Central Bengkulu. The Granada method encourages students to read and translate the Qur'an literally (words) according to the rules obtained during learning using the Granada method. This type of research is qualitative with a qualitative descriptive approach. The subjects and informants in this study were the Principal, Teachers and Students of Ihyaul Qur'an High School Bengkulu Tengah. The data collection technique uses observation, interview and documentation techniques. And data analysis is collected by data reduction, data display and conclusion drawing. The results showed that the implementation of Al-Qur'an translation learning through the Granada method for the students of the Ihyaul Qur'an Islamic Boarding School in Bengkulu Tengah was carried out once a week. Learning translation and interpretation of the Qur'an at the Central Bengkulu Ihyaul Qur'an Islamic Boarding School through the Granada method using the Silsilah Ta'lim Lughah Arabiyah book where at the beginning of the learning students are first given knowledge about sentence components in Arabic assisted by an Arabic dictionary -Indonesia and Ibn Kathir's Tafsir, so that the students can know the mufradat/vocabulary in words that are in the Al-Qur'an starting from Surah Al-Fatihah and then continuing to Juz 30 and this requires seriousness and continuous Istiqamah training with guidance and directions from asatidz.
Penggunaan Metode Bercerita Terhadap Perkembangan Keterampilan Berbicara pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bengkulu Parantika, Seni; Satria, Irwan; Mustamin, Abdul Aziz
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v6i2.1687

Abstract

This study aims to 1) describe how the storytelling method affects speech delay in children at Dharma Wanita Persatuan Kindergarten, Bengkulu Province, 2) to describe the parenting pattern of parents towards children at Dharma Wanita Persatuan Kindergarten, Bengkulu Province who experience speech delay, and 3) to describe the factors that influence speech delay in group B children at Dharma Wanita Persatuan Kindergarten, Bengkulu Province. This study uses a descriptive qualitative field research method. The location of the study was at Dharma Wanita Persatuan Kindergarten, Bengkulu Province. The research subjects included teachers, principals, and 2 speech delay students at Dharma Wanita Persatuan Kindergarten, Bengkulu Province. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The results of the study showed that the storytelling method applied by teachers consistently, especially by using visual media such as picture story books, can significantly stimulate children's speaking abilities. In addition, it was found that the permissive parenting pattern applied by some parents contributed to low language stimulation at home, which resulted in speech delay. Health, neurological factors, and the structure and physiology of children also affect children's ability to respond to and process the information received. Thus, handling speech delays in early childhood needs to involve a holistic approach, including the active role of teachers, appropriate parenting patterns, and attention to aspects of child development as a whole.