Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Lulusan di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Mutiara Assyifa Bengkulu Santika, Anggi; Adisel, Adisel; Satria, Irwan
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2024): Islamic Education Research
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v9i1.4250

Abstract

Rumusan penelitian ini adalah : 1) Bagaimana manajemen guru di MI Terpadu Mutiara Assyifa Bengkulu ? 2) Bagaimana manajemen guru dalam meningkatkan mutu lulusan di MI Terpadu Mutiara Assyifa Bengkulu ? Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa : 1) manajemen guru,  perencanaan yang dilakukan meliputi penyusunan kurikulum, penyusunan program siswa, dan penyusunan rencana kerja madrasah. Organisasi yang berjalan dengan tugas masing-masing sesuai dengan ketentuan. Pelaksanaan dalam proses belajar yang dilakukan guru mulai dari dokumen silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media pembelajaran, guru menerapkan disiplin penilaian harian. Pengawasan memberikan penilaian, pembimbing dan pemantauan. 2) Manajemen guru dalam meningkatkan mutu lulusan, proses belajar mengajar, menerapkan disiplin pembelajaran yang menekankan pada aspek disiplin siswa dan disiplin guru, siswa diwajibkan mampu disiplin waktu, disiplin ketika mengikuti pembelajaran dan disiplin mengerjakan tugas sedangkan guru diwajibkan untuk disiplin dalam waktu mengajar dan disiplin dalam pendampingan belajar, belajar mandiri siswa, kegiatan belajar tambahan dan pembekalan persiapan ujian. Saran mutu lulusan, sikap dan karakter siswa seperti kemandirian, sopan santun hendaknya dapat dipertahankan dengan baik.
Penggunaan Gaya Bahasa Kiasan dalam Podcast Ormas Deddy Corbuzier Apriansah, Rahmat Zaki; Andra, Vebbi; Satria, Irwan
Journal of Education Research Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i1.1597

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa kiasan dalam podcast Ormas Deddy Corbuzier di media sosial youtube. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk gaya bahasa kiasan yang digunakan dalam podcast tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis konten. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui teknik kepustakaan dengan mengutip kata-kata kiasan dari video podcast. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menemukan tujuh bentuk gaya bahasa kiasan: personifikasi, simile, metafora, ironi, sinisme, antifrasis, dan paranomasia. Personifikasi ditemukan dalam penggunaan kata yang memberikan sifat manusia pada benda mati, sementara simile teridentifikasi melalui perbandingan eksplisit. Metafora membandingkan tanpa penghubung, seperti menyebut seseorang sebagai "binatang". Ironi muncul ketika pujian bertentangan dengan kenyataan, sedangkan sinisme berupa sindiran tajam. Antifrasis digunakan dengan menyatakan hal yang berlawanan dengan kenyataan, dan paranomasia ditemukan dalam permainan kata yang mirip bunyinya namun berbeda makna.
Dampak Media Wordwall Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas VII MTs Nur Rahma Kota Bengkulu Mutiara, Mutiara; Satria, Irwan; Martina, Feny
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i2.1048

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana wordwall media yang digunakan siswa untuk menambah kosakata mereka dalam bahasa Inggris berdampak pada mereka. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, yang dirancang sebagai eksperimen quasi. Dalam penelitian ini, dua kelas digunakan: kelas eksperimen dan kelas kontrol. 20 siswa kelas VII Mekkah dan 20 siswa kelas VII Madinah digunakan sebagai kelas eksperimen dan kontrol. Pre-test, treatment, dan post-test digunakan untuk mengumpulkan data. Nilai pre-test dan post-test dibandingkan untuk menunjukkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak, dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Nilai sig (2 tailed) dari varian varian yang sama adalah 0,000 dan α=0,05. Didasarkan pada perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam penguasaan kosakata siswa di kelas VII MTs Nur Rahma Kota Bengkulu ketika mereka diajar menggunakan media wall kata. Sebagai Kesimpulan, peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan media word wall mendorong siswa untuk lebih aktif dan dapat mengembangkan motivasi mereka dalam mempelajari kosakata Bahasa inggris.
Pengaruh Penggunaan Game Kahoot Terhadap Motivasi Belajar Bahasa Inggris siswa Merna, Merna; Satria, Irwan; Martina, Feny
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i2.1049

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran berbasis game berorientasi Kahoot mempengaruhi keinginan siswa untuk belajar bahasa Inggris. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan quasi experimental. Siswa kelas VII SMPI Al-Azhar 52 di Bengkulu, total 118 siswa, adalah subjek penelitian ini. Metode purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel untuk penelitian. Siswa kelas VII D dan VII C, masing-masing 28 siswa, digunakan sebagai kelas eksperimen dan sebagai kelas kontrol dalam penelitian ini. Pre-test, treatment, dan post-test digunakan untuk mengumpulkan data. Nilai pre-test dan post-test dibandingkan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Kahoot berpengaruh positif terhadap keinginan siswa untuk belajar bahasa Inggris. Nilai sig (2 tailed) dari asumsi varian yang sama adalah.003 dan α=0,05. Berdasarkan analisis data dan pengujian, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.
Upaya Guru Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam menggunakan Metode Make A Match pada Siswa SD Negeri 2 Bengkulu Selatan Yulianti, Sri; Satria, Irwan
Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam, 1(1) 2025
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jikpi.v1i1.151

Abstract

Effective learning is learning that is able to create learning processes and outcomes. It is clear that the learning process and learning outcomes of students are not only determined by the school, its pattern, structure, and curriculum content but are largely determined by the teacher's ability to teach in the classroom. This research is a class action research. This research was conducted at SDN 2 Bengkulu in 2023. The research subjects were fourth-grade students totaling 20 students. Data collection used observation, tests, and documentation. Researchers analyzed data using student learning completeness scores. The implementation of the research includes (1) planning; (2) action; (3) observation; and (4) reflection. The conclusion of the research shows that the make-a-match method can be used in order to improve the learning outcomes of Islamic religious education in elementary school students. For this reason, success in the learning process is influenced by the use of learning methods, one of which is the make-a-match learning method.
PENGGUNAAN MEDIA POSTER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KREATIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA Mareza, Yana; Khosi'in, Khosi'in; Satria, Irwan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kreativitas siswa pada materi perubahan wujud zat. Media poster dipilih karena mampu menyajikan informasi secara visual sehingga memudahkan siswa memahami materi. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest pada 18 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan penilaian kreativitas, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar dan kreativitas siswa setelah penggunaan media poster, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa media poster efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep sekaligus mendorong kreativitas siswa. Secara keseluruhan, media poster terbukti menjadi media visual yang mampu memperkuat penguasaan materi serta memotivasi siswa untuk berpikir lebih kreatif.
Pengaruh Media Pembelajaran Kartu Bercerita Terhadap Kemampuan Menulis Fabel Siswa Kelas VII SMP 15 Kabupaten Bengkulu Utara, Fakultas Tarbiyah Dan Tadris, UINFAS Bengkulu. Novriyani, Neni; Satria, Irwan; Astuti, Dina Putri Juni
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.930

Abstract

Tujuannya penelitian ini adalah, Terhadap mendeskripsikan Pengaruh media pembelajaran kartu bercerita Terhadap kemampuan menulis fabel siswa kelas VII SMP 15 Kabupaten Bengkulu Utara. Jenis penelitian ini Kuantitatif quasi eksperimen bentuk nonequivalent pretest posttest design. Penelitian quasi eksperimen bertujuan Terhadap mencari tau antar variabel yang melibatkan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A dan VII B. Penelitian ini menggunakan 36 subjek yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dimana proses pengambilan sampel Terhadap kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan cara sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasi eksperimen. Penelitian ini mengunakan seluruh subjek dalam kelompok belajar (intact group) Terhadap diberikan perlakuan (treatmeant), bukan menggunakan subjek yang diambil secara acak. Teknik tes berupa tes tertulis menulis fabel, sedangkan teknik non tes meliputi lembar observasi dan dokumentasi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes dan nontes. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa 1) terdapat perbedaan yang signifikan antara variabel pretes ke postes kelas eksperimen penerapan media pembelajaran kartu bercerita Terhadap meningkatkan kemampuan menulis fabel siswa kelas VII SMP 15 Kabupaten Bengkulu Utara dan 2) hasil Dua Sampel yang Tidak Saling Berpasangan Pengaruh Media Pembelajaran Kartu Bercerita Terhadap Meningkatkan Kemampuan Menulis Fabel Siswa Kelas VII SMP 15 Kabupaten Bengkulu Utara terdapat konstribusi media pembelajaran kartu bercerita Terhadap meningkatkan kemampuan menulis fabel siswa kelas VII.
Analisis Makna Sosial Pada Tradisi Mufakat Kecik dan Mufakat Gedang di Desa Tunggang Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko Satria, Irwan; Meddyan Heriadi; Tini Afriani
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2025): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/vkxdky83

Abstract

This study aims to analyze the social meanings of the mufakat kecik and mufakat gedang traditions in Tunggang Village, Pondok Suguh District, Mukomuko Regency. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, focusing on the social meanings contained in the implementation of these traditions. The results show that the mufakat kecik and mufakat gedang traditions have existed since ancient times and are still practiced from generation to generation by the community of Tunggang Village, particularly as part of wedding ceremonies. These traditions play an important role as a form of respect for ancestors and as an effort to preserve local culture. The social meanings embedded in these traditions include strengthening social ties, mutual cooperation, mutual assistance, intergenerational communication, fostering solidarity, and instilling moral values. The conclusion of this study indicates that the mufakat kecik and mufakat gedang traditions possess strong social and cultural values and are considered sacred; therefore, their existence needs to be continuously maintained and preserved by the community.   Keywords: consensus, social meaning, tradition
Utilization of Historical Heritage Sites as Integrated Social Science Learning at SMPN 18 Bengkulu Setiawan Pratama, Agung; Satria, Irwan; Gilang, M. Ilham
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v5i2.9693

Abstract

​Social Studies (IPS) learning at SMPN 18 Bengkulu has long been dominated by lecture-based methods, leading to low student engagement with local historical content. This study aims to describe the implementation of site-based learning methods and analyze students’ responses to the utilization of historical heritage sites as Social Studies learning media. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, semi-structured interviews with teachers and students, and a document analysis. The research involved two teachers and 15 students selected purposively to represent various grade levels and achievement backgrounds. The results indicated that historical sites, such as Fort Marlborough, Soekarno’s Exile House, and Fatmawati’s House, were effectively integrated into classroom learning through structured phases of pre-visit preparation, site observation, and post-visit reflection. Quantitative data revealed notable improvements in students’ learning interest (3.1 to 4.4), conceptual understanding (3.0 to 4.2), and perceived relevance (3.2 to 4.3). The students showed high enthusiasm and deeper historical awareness through experiential learning. The novelty of this study lies in combining qualitative insights with quantitative validation to demonstrate that heritage-based learning fosters both cognitive gains and affective attachment to local culture an integration rarely emphasized in prior studies. The findings provide a replicable pedagogical framework that bridges theory and practice, and can be adapted digitally through virtual or augmented site visits. Thus, this model strengthens the relevance of contextual learning within the Merdeka Belajar curriculum and o​ffers a sustainable approach for schools with limited access to physical heritage sites.
Strengthening Integrated Mutual Understanding of Social Sciences Learning in Islamic Education Institutions: A Comparative Study in Madrasas, Islamic Boarding Schools and Integrated Islamic Schools in Bengkulu City Satria, Irwan; Budrianto, Budrianto
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 1 (2025): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i1.1330

Abstract

Purpose of the Study: This study aims to examine the role of social studies learning in strengthening mutual understanding among students in Islamic educational institutions in Bengkulu City. It explores how Islamic values, cultural integration, and national principles can be used as foundations to promote harmony and social cohesion within diverse educational contexts. Methodology: A case study approach with a multiple-case type was employed, guided by Yin’s design of connecting data with theoretical propositions. The study began with theoretical propositions to shape the research framework, aligning data collection and analysis with pattern-matching techniques. Data were gathered through interviews, classroom observations, and document analysis, focusing on social studies teachers' practices and perspectives in three Islamic educational institutions. Main Findings: The findings reveal that social studies teachers universally emphasize the importance of mutual understanding as a core objective in their teaching. They integrate Islamic principles, Pancasila (Indonesia's foundational philosophy), and local culture to foster tolerance, empathy, and collaboration among students. Teachers adopt diverse learning models and approaches, including discussion-based, problem-solving, and project-based learning, to contextualize lessons and encourage critical engagement. These strategies have significantly promoted mutual understanding and reduced social prejudices within the student body. Novelty/Originality of the Study: This study uniquely highlights the strategic role of Islamic educational institutions in using social studies learning to strengthen mutual understanding. By connecting religion, national values, and cultural heritage, the study provides new insights into the transformative potential of education in shaping harmonious and inclusive communities, offering practical implications for policymakers and educators.