Claim Missing Document
Check
Articles

Makna Festival Budaya Umbung Kuteui Masyarakat Suku Rejang Kabupaten Kepahiang : (Kajian Semiotika) Putri, Suci Dwi; Satria, Irwan; Heriadi, Meddyan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i1.371

Abstract

Tradisi Umbung Kuteui merupakan warisan budaya masyarakat suku Rejang di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, yang terus dilestarikan melalui festival budaya tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan setempat. Penelitian ini dilakukan untuk menggali makna yang terkandung dalam festival budaya Umbung Kuteui dengan menggunakan teori semiotika Ferdinand de Saussure yang menganalisis hubungan antara penanda (bentuk) dan petanda (konsep). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan pelaku budaya dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini mengandung berbagai tanda, seperti benda adat, pakaian upacara, makanan simbolik, dan ritual yang memiliki bentuk fisik dan makna mendalam. Misalnya, benda-benda yang melambangkan rasa syukur dan solidaritas; tarian tradisional mencerminkan kebersamaan dan penghormatan kepada leluhur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tradisi Umbung Kuteui bukan sekadar pertunjukan budaya, melainkan media untuk mengekspresikan nilai-nilai syukur, keharmonisan, identitas budaya, dan pelestarian kearifan lokal. Tanda-tanda tersebut memperkuat ikatan sosial dan menjamin kesinambungan budaya lintas generasi.
Analisis Dialog Berasan Bekule dengan Metode Speaking pada Etnik Pasemah di Kedurang Bengkulu Selatan Ayu, Wulan Sartika; Satria, Irwan; Heriadi, Meddyan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami percakapan dialog yang terkandung dalam tradisi Berasan Bekule Pada Masyarakat Pasemah di Kedurang Bengkulu Selatan. Dalam adat masyarakat Pasemah berasan merupakan suatu proses perundingan antara pihak calon mempelai laki-laki dan calon mempelai perempuan sebelum melaksanakan pernikahan. Bahasa berasan bekule pada dasarnya berbentuk percakapan antara pihak bujang dan pihak gadis yang dilaksanakan menjelang dilaksanakannya acara pernikahan. Percakapan tersebut tentunya diwakilkan antara salah seorang yang diutus atau dipercaya baik dari pihak bujang maupun pihak gadis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, mengumpulkan data melalui obsevasi, wawancara dengan tokoh adat serta Masyarakat setempat dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berasan bekule memiliki dialog serta prosesi pelaksanaan nya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa berasan bekule bukan hanya sekedar adat atau tradisi biasa, tetapi juga sebagai media komunikasi musyawarah dalam mempertahankan kearifan lokal Masyarakat pasemah.
Analisis Penggunaan Prinsip Kerjasama Podcast “Donasi Agus” Dalam Chanel Youtube Denny Sumargo Kajian Pragmatik Aulia, Amor Mardhatillah; Satria, Irwan; Wediasti, Welti
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan prinsip kerjasama podcast “Donasi Agus” dalam chanel Youtube Denny Sumargo. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak catat. Analisis data menggunakan redukasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. dapat diketahui bahwa penggunaan maksim kuantitas pada podcast yang berjudul “Disclaimer!!Jangan Nonton Kalau Ga Kuat” dan “Terima Donasi 1M Agus Korban Penyiraman Aer Keraz Bagi-Bagi Uang Ke Keluarga?!Malah Berobat BPJS!! Chanel Youtube Denny Sumargo sebanyak 20, terdiri atas 11 maksim podcast 1 dan 9 maksim  podcast 2. Penggunaan maksim kualitas sebanyak 23 maksim yang terdiri atas podcast 1 sebanyak 14 dan 9 maksim podcast 2. Selanjutnya penggunaan maksim relevansi sebanyak 14 maksim yang terdiri atas 9 maksim podcast 1 dan 10 maksim podcast 2. Sementara penggunaan maksim cara sebanyak 4 maksim, dalam podcast 1 tidak menggunakan maksim cara.
Implementasi Pola Hidup Sehat Bagi Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Sarapan Bergizi Di Tk Islam Al Azhar 50 Bengkulu Lestari, Neta Selvi; Satria, Irwan; Lestari, Dita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.574

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah bagaimana penerapan gaya hidup sehat pada anak usia dini melalui kebiasaan sarapan bergizi yang diterapkan di TK Islam Al Azhar 50 Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, serta dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kegiatan sarapan bergizi telah dilaksanakan secara konsisten melalui program menu sehat yang dirancang oleh sekolah dengan melibatkan partisipasi aktif guru dan orang tua. Anak-anak dilatih untuk makan secara mandiri dengan metode prasmanan, serta dibiasakan menjaga kebersihan diri seperti mencuci tangan dan menyikat gigi. Beberapa kendala yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang serta keterbatasan variasi menu makanan. Kendati demikian, peran aktif sekolah dalam memberikan edukasi dan menjalin kerja sama dengan orang tua sangat berpengaruh terhadap kesuksesan program tersebut. Kebiasaan sarapan bergizi ini tidak hanya menunjang pertumbuhan fisik dan konsentrasi anak, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan karakter serta kemandirian sejak dini.
Faktor faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum merdeka di SDN 04 Bengkulu Selatan Putri, Septriana; Satria, Irwan; Febriani, Hanura
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i2.1336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa kelas IV dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 04 Bengkulu Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara kepada delapan siswa dari empat kelas berbeda serta satu orang guru kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: lingkungan belajar di rumah dan di sekolah, minat baca siswa, metode pembelajaran yang diterapkan guru, serta ketersediaan dan keberagaman bahan bacaan. Implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pembelajaran diferensiasi dan penguatan literasi menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam menyesuaikan pendekatan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Penelitian ini merekomendasikanperlunya kolaborasi antara guru, orang tua, dan sekolah dalam menciptakan ekosistem literasi yang mendukung perkembangan kemampuan membaca siswa secara optimal.
KAJIAN RETORIKA TRADISI RINGIT PADA MASYARAKAT PASEMAH PADANG GUCI KECAMATAN KELAM TENGAH KABUPATEN KAUR Suhada, Juance; Satria, Irwan; Randi, Randi; Andra, Vebbi
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v4i2.72388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami unsur-unsur  yang terkandung dalam tradisi ringit masyarakat Pasemah di wilayah Padang Guci, Bengkulu. Tradisi ringit merupakan salah satu bentuk seni tutur yang memiliki nilai budaya, sosial, dan estetika tinggi, sering ditampilkan dalam upacara adat dan kegiatan masyarakat lainnya. Dalam kajian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara dengan tokoh adat dan pelaku ringit, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retorika dalam tradisi ringit mengandung tiga aspek utama, yaitu etos (kredibilitas penutur), patos (kemampuan menggugah emosi pendengar), dan logos (logika atau susunan argumentasi). Selain itu, penggunaan bahasa metaforis, gaya bahasa khas daerah, serta irama dan intonasi turut memperkuat daya persuasi tradisi ringit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ringit bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi yang efektif dalam mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Pasemah.
Form, Meaning, and Functions of the Nundang Padi Tradition: A Qualitative Study in Selali Village, South Bengkulu, Indonesia Rahmadayanti, Herpina; Satria, Irwan; putri Juni Astuti, Dina
ISEJ : Indonesian Science Education Journal Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/isej.v4i1.1241

Abstract

This study investigates the cultural significance of the Nundang Padi tradition practiced in Selali Village, Pino Raya District, South Bengkulu, Indonesia. The research aimed to explore both the meaning and the social functions of this agrarian ritual, which has been maintained across generations as a form of oral tradition. Employing a qualitative descriptive design, data were collected through observation, in-depth interviews with cultural leaders and community members, and documentation of ritual practices. The findings reveal that the Nundang Padi tradition embodies two layers of meaning: denotative, reflecting gratitude for the harvest and preparation of seeds for the next planting cycle, and connotative, representing emotional and symbolic attachments to ancestral heritage and harmony with nature. In terms of function, the ritual serves recreational and aesthetic purposes through performances and dances, conveys moral and didactic values by transmitting cultural norms to younger generations, and fulfills religious functions by expressing collective prayers for safety and prosperity. These findings highlight the importance of Nundang Padi as an intangible cultural heritage that sustains social cohesion and reinforces community identity in an era of modernization. The study contributes to broader discussions on cultural resilience and underscores the need to preserve oral traditions as vital elements of sustainable cultural development.
Implementing the Independent Curriculum in Indonesian Language Learning: A Qualitative Case Study of Fourth-Grade Students in Bengkulu Primary School Arsely, Monalisa; Satria, Irwan; Saputra, Adi
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v4i1.1264

Abstract

This study investigates the implementation of the Independent Curriculum in Bahasa Indonesia instruction for fourth-grade students at SD Negeri 20 Kota Bengkulu. Drawing on the urgent need to recover learning losses and adapt to post-pandemic educational reforms, the research employed a qualitative field-based design to capture teacher and school leader perspectives through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation analysis. The results indicate that the curriculum was implemented through three main stages planning, classroom practice, and assessment supported by the Merdeka Belajar digital platform, collaborative teacher working groups, and strong teacher motivation, but challenged by limited experience and insufficient training in adapting to a new subject-based structure. The discussion situates these findings within broader literature, highlighting how teacher autonomy, professional collaboration, and digital resources facilitate reform, while underscoring the persistent challenges of readiness and capacity-building in Indonesian primary schools. This study contributes novelty by providing localized empirical evidence from Bengkulu, an underrepresented region, thereby expanding understanding of how national policies are enacted in diverse contexts. The findings imply that strengthening teacher professional development, enhancing collaborative learning communities, and tailoring digital resources are essential strategies for ensuring the success of curriculum reform and its translation into meaningful student learning outcomes.
Parental Contribution to Developing Moral Character in Adolescent Social Media Users Hauliza, Metra; Satria, Irwan
Indonesian Journal of Character Education Studies Vol. 2 No. 1 (2025): IJCES, Volume 2 No 1 (2025): March-August Period
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijces.v2i1.239

Abstract

Background: The rapid development of social media has significantly influenced adolescent behavior and moral development, raising concerns about their character formation in the digital era. Objective: This study aims to determine the contribution of parents in fostering moral character in adolescents who use social media. Method: A qualitative approach with a phenomenological method was used. The research was conducted in Pagar Dewa Village, Selebar District, Bengkulu City, in 2023. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. Result: The findings reveal that parents play a significant role in shaping their children's moral character by providing education, modeling ethical behavior, and offering guidance and advice. Conclusion: Parents have a major influence on the moral development of adolescents, particularly in teaching values and setting examples in the context of social media use. Contribution: This study provides valuable insights into parental involvement in fostering moral character in adolescents, contributing to the body of knowledge on character education in the digital age.
Upaya Guru Sekolah Dasar meningkatkan Pemahaman Siswa pada Materi Kasih Sayang terhadap Sesama menggunakan Media Video Pembelajaran Power Point Leri, Bitha Satria; Satria, Irwan
Jurnal Indonesia Pendidikan Profesi Guru Vol. 1 No. 2 (2024): JIPPG, Volume 1, Issue 2 (2024): September-December Period
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jippg.v1i2.246

Abstract

Objective: This study aims to determine the extent of students' understanding of the material on "Affection for Others" through PowerPoint learning video media at SD Negeri 56 Central Bengkulu. Method: The research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted in 2023 at SD Negeri 56 Bengkulu Tengah. The participants were 15 fifth-grade students. Data collection was carried out using observation sheets and interviews. Student learning completeness scores were used as the basis for data analysis.  Result: Using PowerPoint learning videos in Islamic Religious Education significantly improved students' attention, activeness, motivation, discipline, and task performance. This improvement was evidenced by a progressive increase in students' test results from the preliminary stage to Cycle I and Cycle II and from qualitative data gathered through observations and interviews. Conclusion: PowerPoint learning video media effectively enhances students' understanding and engagement with the "Affection for Others" material in Islamic Religious Education. Repeated cycles of action and reflection contributed to the learning improvement. Contribution: This study proves that integrating multimedia, specifically PowerPoint videos, into religious education can foster better student engagement and academic outcomes. It offers practical implications for teachers seeking to improve learning effectiveness through interactive and visually supportive instructional tools.