Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Evaluasi Program Kurikulum Tarbiyatul Muallimin Wal Muallimat Al Islamiyah Dengan Model Cippo (Context, Input, Process, Product, Outcome) di Pondok Pesantren Annakhil Darunnajah 6 Muko-Muko Suparji, Muhamad; Suhirman, Suhirman; Satria, Irwan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kurikulum Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat al Islamiyah (TMI) yang dianggap sebagai solusi masalah mutu pendidikan, namun telah menciptakan kesulitan bagi sebagian guru dalam mengembangkan program kurikulum, dikarenakan guru belum memahami program kurikulum secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program kurikulum Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat al Islamiyah (TMI) di Pondok Pesantren Annakhil Darunnajah 6 Muko-Muko. Jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. dengan pendekatan model evaluasi context, input, process, product,outcome (CIPPO). Sumber data penelitian diperoleh dari Pengasuh/Pimpinan Pondok Pesantren, Wakil Pimpinan bidang kurikulum TMI, Tenaga pendidik/Dewan Asatidz, dan stakeholder melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumen. Analisis menggunakan kuantitatif-deskriptif.Keabsahan data dicek melalui triangulasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konteks program kurikulum telah dilaksanakan identifikasi standar pelaksanaan kurikulum Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat al Islamiyah (TMI), dan bentuk pengembangan kurikulum tersebut telah mengadopsi muatan kurikulum Nasional, beberapa mata pelajaran telah disesuaikan dengan tingkat kompetisi siswa/santri. Input program kurikulum telah difokuskan pada tenaga pendidik, namun tenaga pendidik belum optimal, karena tidak sesuai dengan kualifikasi akademik, dokumen kurikulum TMI, dan sarana prasarana yang lengkap dan memadai, Proses pelaksanaan program kurikulum sudah sesuai standar pelaksanaan kurikulum Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat al Islamiyah (TMI) namun belum mampu mencapai hasil maksimal sesuai dengan tujuan program kurikulum TMI. Dan produk program kurikulum TMI menunjukkan hasil belajar, ujian sekolah sesuai rencana dan sebagian prestasi santri telah terserap di pendidikan tinggi bahkan ada beberapa santri mampu melanjutkan pendidikan tinggi di Timur Tengah. Dengan demikian dapat simpulkan bahwa program kurikulum TMI cocok untuk diterapkan karena sesuai dengan kurikulum nasional dan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Evaluasi Program Tahfidz dan Muhadharah dalam Membentuk Generasi Qur’ani dan Jiwa Da’i Siswa MAN 1 Bengkulu Utara Azizah, Safrotul Mutmainnatul; Lubis, Mawardi; Satria, Irwan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8833

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan membantu meningkatkan pemahaman tentang perencanaan, Implementasi dan hasil evaluasi program Tahfidz dan Muhadharah dalam membentuk Generasi Qur‘ani dan Jiwa Da‘i siswa MAN 1 Bengkulu Utara. Subjek riset ini mencakup pada enam orang struktur Pembina organisasi, dua orang Pembina program, sembilan orang pembimbing program, enam orang wali Kelas, tujuh orang siswa Program Tahfidz dan tujuh orang siswa Program Muhadharah dari Kelas Dua Belas MAN 1 Bengkulu Utara. Objek penelitian ini mencakup dalam conteks, input, process dan output program tahfidz dan muhadharah MAN 1 Bengkulu Utara. Jenis Riset yang dilakukan dalam tesis ini bersifat kualitatif dengan pendekatan induktif dan evaluative teory (realistis dan partisipatif). Obeservasi dimulai dengan melihat dan mendokumentasikan data. Hasil temuan riset, Perencanaan Program Tahfidz dan Muhadharah, belum ada legal formal pada Program muhadharah. Implementasi dua program pembelajaran dilakukan bertahap dan telah terjadi perkembangan metode pembelajaran. Hasil evaluasi Program Tahfidz dan Muhadharah dalam membentuk generasi qurani dan jiwa dai siswa, kedua program Pembelajaran Tahfidz dan Muhadharah belum efektif karena pencapaian hanya terpaku pada aspek kognitif dan afektif saja, yang mana pada aspek psikomotorik dilihat dari sisi target belum sesuai dengan perencanaan yang ada sehingga perlu ada peningkatan kualitas program dari pihak sekolah.
PENERAPAN PEMBELAJARAN LURING SISTEM SHIFT (GANJIL GENAP) PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ERA NEW NORMAL DI SD NEGERI 61 KOTA BENGKULU Arfai; Satria, Irwan; Utami, Intan
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.560

Abstract

The problem in this research is that the spread of the corona virus has occurred in various areas in Bengkulu Province which has an impact on education, especially in the learning process which has changed from face-to-face learning to a shift learning system. The purpose of this study is to describe how the Application of Offline Learning Shift System (Odd Even) in Islamic Religious Education Learning in the New Normal Era and the positive and negative impacts of shift learning in SD Negeri 61 Bengkulu City. The research method used is descriptive qualitative by means of field research, and uses 3 data collection techniques, namely: Observation, interviews and documentation. The location of this research is at SD Negeri 61 Bengkulu City, precisely on Jalan Timur Indah Rt 06 Singaran Pati District, Bengkulu City. The results of this study are to determine the application of the Shift System Offline Learning (Odd Even) in Islamic Religious Education Learning in the New Normal Era at SD Negeri 61 Bengkulu City.
PENERAPAN TEORI BELAJAR KONSTRUKTIV PEMBELAJARAN FIQIH TENTANG MAKANAN HALAL DAN HARAM MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DI KELAS VI MADRASAH IBDITAIYAH NEGERI 01 KOTA BENGKULU Ilhamuddin; Satria, Irwan; Utami, Intan
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i2.569

Abstract

The problem is to be less attractive in fiqih halal and haram in fiqih learning by using the lecture theory. So with this problem researchers are doing research using constructive study theory using video media. The study aims at the application of fiqih constructions of halal and haram learning using video media in the 01 state state of bengkulu. The study USES the PTK method (class action research). This research sample is 33 students. The value of teacher or researcher activity on cycle I is 77.5 and then in cycle ii increases to 87.5. Whereas the value of student activity on cycle I was 80 then in cycle ii increased to 87.5. It shows that the value of teacher and student activity is showing on very good kreteria. There is an increased motivation for learning in halal and haram learning materials in the classroom vi min 01 of bengkulu. At least a good category of student learning motivation presentation on the I cycle of 86.21% previously on pre-cycle implementation of only 25%, on cycle ii increased to 90%. This suggests that learners have had the high motivation to learn the fiqih subjects halal and haram food.
STRATEGI GURU MATA PELAJARAN IPS DALAM MENUMBUHKAN SIKAP SOSIAL DI SMP NEGERI 12 KOTA BENGKULU Maya Sari, Siti; Satria, Irwan; Eka Citra, Desy
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v3i3.633

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi guru IPS dalam menumbuhkan sikap sosial siswa, untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam menumbuhkan sikap sosial siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian field research dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Tehnik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Berdasarkan hasil penelitian bahwa guru IPS di SMP Negeri 12 Kota Bengkulu sudah menggunakan strategi sinektik, strategi sosiodrama, strategi studi ekskursi, strategi inkuiri sosial. Dalam menumbuhkan sikap sosial pada siswa terdapat faktor penghambat dan pendukung. Faktor penghambat dalam menumbuhkan sikap sosial siswa ada 2 yaitu faktor intern dan ekstern. Faktor pendukung dalam menumbuhkan sikap sosial siswa ada 3 yaitu faktor pendukung dari guru, orang tua, teman sebaya.
PROBLEMATIKA MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMPERSIAPKAN DIRI MENJADI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Herlambang Putra, Edi; Satria, Irwan; Walid, Ahmad
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i1.160

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui problematika mahasiswa Pendidikan Agama Islam dalam mempersiapkan diri menjadi guru Pendidikan Agama Islam. penelitian ini dilatar belakangi karena mahasiswa yang akan lulus dari jurusan (program studi) ini kadang kala belum percaya diri untuk meyakini akan dirinya masing-masing yang sudah menuntut ilmu dan mempersiapkan diri penjadi seorang pendidik serta mahasiswa kurang memahami mengajar yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan naratif untuk menggambarkan secara sistematis mengenai fakta-fakta yang ditemukan.Objek dari penelitian ini adalah sebagian mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam Semester VII, dan prosedur pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara menelaah data yang ada. Dari penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti, diperoleh hasil sebagai berikut: bahwa dari problematika yang bersifat internal yang terdiri tiga hal yaitu: cita-cita/minat mahasiswa PAI bahwa sudah banyak mahasiswa PAI yang berminat atau bercita-cita untuk menjadi guru PAI, tetapi masih ada sebagian kecil dari mahasiswa kurang berminat menjadi guru PAI. Tentang pengetahuan dasar PAI dengan tetapi sebagian kecil dari mereka masih kurang paham. Pengetahuan tentang PAI, masih banyak dari mahasiswa kurang mengetahui tentang pengetahuan dasar PAI. Dari problematika eksternal, yang terdiri dari tiga yaitu: Lingkungan keluarga, hasil diperoleh sudah banyak dari mahasiswa mendapat dukungan penuh dari keluarga, tetapi masih ada sebagian kecil dari mahasiswa kurang mendapat dukungan dari keluarga. Lingkungan masyarakat, banyak masyarakat yang mendukung mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi guru, tetapi masih pula ada yang kurang mendukung. Faktor lingkungan sekolah, yang terdiri dari guru dan teman, banyak yang mendukung keputusan mahasiswa untuk menjadi guru PAI.
Eksistensi Komunitas Ruqyah Syar'iyyah (KRS) Dalam Memurnikan Pendidikan Tauhid Kepada Allah SWT Terhadap Jamaah Ruqyah Kota Bengkulu Mulyono, Hadi; Satria, Irwan; Satrisno, Hengky
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.734

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana eksistensi serta faktor yang mempengaruhi eksistensi Komunitas Ruqyah Syar'iyyah di Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Instrumen yang digunakan tentang pendidikan tauhid, dalam praktek ruqyah syar’iyyah dengan pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pendidikan tauhid, dalam praktek ruqyah syar’iyyah yang dilakukan di Komunitas Ruqyah Syar’iyyah Kota Bengkulu adalah dengan metode ceramah (pengajian), praktek ruqyah massal, praktek ruqyah mandiri, pengobatan dengan menggunakan obat herbal dan islami. Adapun dalam kegiatan praktek ruqyah syar’iyyah nilai-nilai pendidikannya sangatlah kuat. Hal ini terbukti ketika kegiatan ruqyah, para jama’ah tidak langsung diruqyah akan tetapi diberikan edukasi (pemahaman) mengenai pentingnya tauhid ataukeyakinankepadaAllah SWT. Lalu kemudian setelah Ustadz pemateri memberikan ceramah barulah dilakukan praktek ruqyah massal. Pelaksanaan ruqyah massa lini dipimpin langsung oleh Ustadz pemandu dan dibantu oleh para asisten yang menyiapkan berbagai perlengkapan seperti kantong plastik, air minum, dan daun bidara. Kegiatan ini di ikuti oleh peserta ruqyah secara bersama-sama serta terpisah antara laki-laki dan perempuan. Setelah selesai pelaksanaan kegiatan ruqyah massal, ustad pemandu akan menawarkan kepada jama’ah apabila ada yang ingin mengikuti ruqyah secara intensif (mandiri). Pelaksanaan ruqyah mandiri ini dilakukan per individu dan dipandu oleh satu orang pemandu ruqyah atau asisten yang memahami tata cara ruqyah. Biasanya yang mengikuti ruqyah mandiri ini para jama’ah yang belum puas ketika melakukan ruqyah massal dan para jama’ah yang memiliki gejala ketika melakukan ruqyah massal.
Study Of Lokan Clam Ecology And Conservation Strategies As A Source Of Science Learning On The Material Of Diversity of Living Things in the Agam River, Air Rami Village, Mukomuko Regency Anatasia , Lola; Satria, Irwan; Putra, Erik Perdana
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i2.924

Abstract

This study aims to address the problems surrounding the ecology of lokan clams around the Agam River, Air Rami Village, Mukomuko Regency. In addition, this study also aims to design science learning resources based on ecological studies and conservation strategies in the region. The research method used is exploratory descriptive with a qualitative approach. The results showed that the ecology of lokan clams around the Agam River, Air Rami Village, Mukomuko Regency is strongly influenced by factors such as temperature, pH, salinity, and water currents. To maintain the lokan clam population, a conservation strategy has been implemented by imposing a minimum size limit for lokan clams in the Agam River. It aims to preserve the population of lokan mussels in the region. However, this conservation strategy faces obstacles such as lack of village planning, budget constraints, lack of community knowledge, and lack of government attention to the Agam River. This obstacle affects efforts to preserve lokan clams in the Agam River. In an effort to convey information about the ecology of lokan clams and their conservation strategies, this study designed science learning resources in the form of poster media.
Toponimi Desa-Desa Di Kabupaten Bengkulu Tengah: Kaitannya Dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Smp Negeri 22 Kota Bengkulu Paulina , Aprilia Salsa; Satria, Irwan; Sari, Wenny Aulia
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i2.933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan toponimi 3 (tiga) desa di Kabupaten Bengkulu Tengah dan kaitannya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 22 Kota Bengkulu. Penelitian pun dirancang sebagai studi kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis toponimi Desa Kembang Seri, Air Sebakul, dan Karang Tinggi dilakukan berdasarkan sudut pandang Muhyidin (2017) yang membahas asal usul penamaan dari 3 (tiga) aspek, yaitu perwujudan, kemasyarakatan, dan kebudayaan. Hasil analisis dihubungkan dengan pembelajaran di sekolah dengan mempertimbangkan intisari dan tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia. Instrumen yang digunakan adalah tabel pedoman wawancara untuk setiap narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaaan Kembang Seri diambil dari tumbuhan rumput-rumputan, yaitu sereh yang memiliki bunga. Desa Air Sebakul didasari atas keberadaan genangan air dengan ukuran sebakul. Sementara itu, penamaan Desa Karang Tinggi dipengaruhi oleh adanya bentuk wilayah yang didominasi oleh bukit-bukit berkarang dengan ukuran tinggi. Toponimi ini tidak menjadi salah satu materi pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 22 Kota Bengkulu karena pembelajaran tentang nama-nama tempat tidak dibahas hingga asal-usul atau bahkan sejarahnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah toponimi ketiga desa sangat dipengaruhi oleh aspek perwujudan. Meskipun toponimi tidak dipelajari di satuan pendidikan tingkat menengah pertama, namun adanya penelitian ini toponimi sangat direkomendasikan bagi para siswa untuk memperluas wawasan sejarah tentang asal-usul nama-nama tempat di dunia.
Penggunaan Gaya Bahasa Kiasan dalam Podcast Ormas Deddy Corbuzier Apriansah, Rahmat Zaki; Andra, Vebbi; Satria, Irwan
Journal of Education Research Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i1.1597

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa kiasan dalam podcast Ormas Deddy Corbuzier di media sosial youtube. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk gaya bahasa kiasan yang digunakan dalam podcast tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis konten. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui teknik kepustakaan dengan mengutip kata-kata kiasan dari video podcast. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menemukan tujuh bentuk gaya bahasa kiasan: personifikasi, simile, metafora, ironi, sinisme, antifrasis, dan paranomasia. Personifikasi ditemukan dalam penggunaan kata yang memberikan sifat manusia pada benda mati, sementara simile teridentifikasi melalui perbandingan eksplisit. Metafora membandingkan tanpa penghubung, seperti menyebut seseorang sebagai "binatang". Ironi muncul ketika pujian bertentangan dengan kenyataan, sedangkan sinisme berupa sindiran tajam. Antifrasis digunakan dengan menyatakan hal yang berlawanan dengan kenyataan, dan paranomasia ditemukan dalam permainan kata yang mirip bunyinya namun berbeda makna.