Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Dialog Berasan Bekule dengan Metode Speaking pada Etnik Pasemah di Kedurang Bengkulu Selatan Ayu, Wulan Sartika; Satria, Irwan; Heriadi, Meddyan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami percakapan dialog yang terkandung dalam tradisi Berasan Bekule Pada Masyarakat Pasemah di Kedurang Bengkulu Selatan. Dalam adat masyarakat Pasemah berasan merupakan suatu proses perundingan antara pihak calon mempelai laki-laki dan calon mempelai perempuan sebelum melaksanakan pernikahan. Bahasa berasan bekule pada dasarnya berbentuk percakapan antara pihak bujang dan pihak gadis yang dilaksanakan menjelang dilaksanakannya acara pernikahan. Percakapan tersebut tentunya diwakilkan antara salah seorang yang diutus atau dipercaya baik dari pihak bujang maupun pihak gadis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, mengumpulkan data melalui obsevasi, wawancara dengan tokoh adat serta Masyarakat setempat dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berasan bekule memiliki dialog serta prosesi pelaksanaan nya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa berasan bekule bukan hanya sekedar adat atau tradisi biasa, tetapi juga sebagai media komunikasi musyawarah dalam mempertahankan kearifan lokal Masyarakat pasemah.
Analisis Penggunaan Prinsip Kerjasama Podcast “Donasi Agus” Dalam Chanel Youtube Denny Sumargo Kajian Pragmatik Aulia, Amor Mardhatillah; Satria, Irwan; Wediasti, Welti
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan prinsip kerjasama podcast “Donasi Agus” dalam chanel Youtube Denny Sumargo. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak catat. Analisis data menggunakan redukasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. dapat diketahui bahwa penggunaan maksim kuantitas pada podcast yang berjudul “Disclaimer!!Jangan Nonton Kalau Ga Kuat” dan “Terima Donasi 1M Agus Korban Penyiraman Aer Keraz Bagi-Bagi Uang Ke Keluarga?!Malah Berobat BPJS!! Chanel Youtube Denny Sumargo sebanyak 20, terdiri atas 11 maksim podcast 1 dan 9 maksim  podcast 2. Penggunaan maksim kualitas sebanyak 23 maksim yang terdiri atas podcast 1 sebanyak 14 dan 9 maksim podcast 2. Selanjutnya penggunaan maksim relevansi sebanyak 14 maksim yang terdiri atas 9 maksim podcast 1 dan 10 maksim podcast 2. Sementara penggunaan maksim cara sebanyak 4 maksim, dalam podcast 1 tidak menggunakan maksim cara.
Implementasi Pola Hidup Sehat Bagi Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Sarapan Bergizi Di Tk Islam Al Azhar 50 Bengkulu Lestari, Neta Selvi; Satria, Irwan; Lestari, Dita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.574

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah bagaimana penerapan gaya hidup sehat pada anak usia dini melalui kebiasaan sarapan bergizi yang diterapkan di TK Islam Al Azhar 50 Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, serta dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kegiatan sarapan bergizi telah dilaksanakan secara konsisten melalui program menu sehat yang dirancang oleh sekolah dengan melibatkan partisipasi aktif guru dan orang tua. Anak-anak dilatih untuk makan secara mandiri dengan metode prasmanan, serta dibiasakan menjaga kebersihan diri seperti mencuci tangan dan menyikat gigi. Beberapa kendala yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang serta keterbatasan variasi menu makanan. Kendati demikian, peran aktif sekolah dalam memberikan edukasi dan menjalin kerja sama dengan orang tua sangat berpengaruh terhadap kesuksesan program tersebut. Kebiasaan sarapan bergizi ini tidak hanya menunjang pertumbuhan fisik dan konsentrasi anak, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan karakter serta kemandirian sejak dini.
Faktor faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum merdeka di SDN 04 Bengkulu Selatan Putri, Septriana; Satria, Irwan; Febriani, Hanura
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i2.1336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa kelas IV dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 04 Bengkulu Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara kepada delapan siswa dari empat kelas berbeda serta satu orang guru kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: lingkungan belajar di rumah dan di sekolah, minat baca siswa, metode pembelajaran yang diterapkan guru, serta ketersediaan dan keberagaman bahan bacaan. Implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pembelajaran diferensiasi dan penguatan literasi menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam menyesuaikan pendekatan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Penelitian ini merekomendasikanperlunya kolaborasi antara guru, orang tua, dan sekolah dalam menciptakan ekosistem literasi yang mendukung perkembangan kemampuan membaca siswa secara optimal.
Form, Meaning, and Functions of the Nundang Padi Tradition: A Qualitative Study in Selali Village, South Bengkulu, Indonesia Rahmadayanti, Herpina; Satria, Irwan; putri Juni Astuti, Dina
ISEJ : Indonesian Science Education Journal Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/isej.v4i1.1241

Abstract

This study investigates the cultural significance of the Nundang Padi tradition practiced in Selali Village, Pino Raya District, South Bengkulu, Indonesia. The research aimed to explore both the meaning and the social functions of this agrarian ritual, which has been maintained across generations as a form of oral tradition. Employing a qualitative descriptive design, data were collected through observation, in-depth interviews with cultural leaders and community members, and documentation of ritual practices. The findings reveal that the Nundang Padi tradition embodies two layers of meaning: denotative, reflecting gratitude for the harvest and preparation of seeds for the next planting cycle, and connotative, representing emotional and symbolic attachments to ancestral heritage and harmony with nature. In terms of function, the ritual serves recreational and aesthetic purposes through performances and dances, conveys moral and didactic values by transmitting cultural norms to younger generations, and fulfills religious functions by expressing collective prayers for safety and prosperity. These findings highlight the importance of Nundang Padi as an intangible cultural heritage that sustains social cohesion and reinforces community identity in an era of modernization. The study contributes to broader discussions on cultural resilience and underscores the need to preserve oral traditions as vital elements of sustainable cultural development.
Implementing the Independent Curriculum in Indonesian Language Learning: A Qualitative Case Study of Fourth-Grade Students in Bengkulu Primary School Arsely, Monalisa; Satria, Irwan; Saputra, Adi
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v4i1.1264

Abstract

This study investigates the implementation of the Independent Curriculum in Bahasa Indonesia instruction for fourth-grade students at SD Negeri 20 Kota Bengkulu. Drawing on the urgent need to recover learning losses and adapt to post-pandemic educational reforms, the research employed a qualitative field-based design to capture teacher and school leader perspectives through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation analysis. The results indicate that the curriculum was implemented through three main stages planning, classroom practice, and assessment supported by the Merdeka Belajar digital platform, collaborative teacher working groups, and strong teacher motivation, but challenged by limited experience and insufficient training in adapting to a new subject-based structure. The discussion situates these findings within broader literature, highlighting how teacher autonomy, professional collaboration, and digital resources facilitate reform, while underscoring the persistent challenges of readiness and capacity-building in Indonesian primary schools. This study contributes novelty by providing localized empirical evidence from Bengkulu, an underrepresented region, thereby expanding understanding of how national policies are enacted in diverse contexts. The findings imply that strengthening teacher professional development, enhancing collaborative learning communities, and tailoring digital resources are essential strategies for ensuring the success of curriculum reform and its translation into meaningful student learning outcomes.
Parental Contribution to Developing Moral Character in Adolescent Social Media Users Hauliza, Metra; Satria, Irwan
Indonesian Journal of Character Education Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Character Education Studies, 2(1), 2025
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijces.v2i1.239

Abstract

Background: The rapid development of social media has significantly influenced adolescent behavior and moral development, raising concerns about their character formation in the digital era. Objective: This study aims to determine the contribution of parents in fostering moral character in adolescents who use social media. Method: A qualitative approach with a phenomenological method was used. The research was conducted in Pagar Dewa Village, Selebar District, Bengkulu City, in 2023. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. Result: The findings reveal that parents play a significant role in shaping their children's moral character by providing education, modeling ethical behavior, and offering guidance and advice. Conclusion: Parents have a major influence on the moral development of adolescents, particularly in teaching values and setting examples in the context of social media use. Contribution: This study provides valuable insights into parental involvement in fostering moral character in adolescents, contributing to the body of knowledge on character education in the digital age.
Upaya Guru Sekolah Dasar meningkatkan Pemahaman Siswa pada Materi Kasih Sayang terhadap Sesama menggunakan Media Video Pembelajaran Power Point Leri, Bitha Satria; Satria, Irwan
Jurnal Indonesia Pendidikan Profesi Guru Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Indonesia Pendidikan Profesi Guru, 1(2), 2024
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jippg.v1i2.246

Abstract

Objective: This study aims to determine the extent of students' understanding of the material on "Affection for Others" through PowerPoint learning video media at SD Negeri 56 Central Bengkulu. Method: The research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted in 2023 at SD Negeri 56 Bengkulu Tengah. The participants were 15 fifth-grade students. Data collection was carried out using observation sheets and interviews. Student learning completeness scores were used as the basis for data analysis.  Result: Using PowerPoint learning videos in Islamic Religious Education significantly improved students' attention, activeness, motivation, discipline, and task performance. This improvement was evidenced by a progressive increase in students' test results from the preliminary stage to Cycle I and Cycle II and from qualitative data gathered through observations and interviews. Conclusion: PowerPoint learning video media effectively enhances students' understanding and engagement with the "Affection for Others" material in Islamic Religious Education. Repeated cycles of action and reflection contributed to the learning improvement. Contribution: This study proves that integrating multimedia, specifically PowerPoint videos, into religious education can foster better student engagement and academic outcomes. It offers practical implications for teachers seeking to improve learning effectiveness through interactive and visually supportive instructional tools.
Cultivating Morals in the Formation of Behavior Student at MTSN 1 Bengkulu City Satria, Irwan
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 26, No 2 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v26i2.3778

Abstract

This study aims to determine the implementation of student moral formation at MTsN 1 Bengkulu City. This research uses a qualitative approach by examining social phenomena in an atmosphere that occurs naturally. The researcher acts as an observer in the formation of morals at MTsN 1 Bengkulu City. The research instrument used was data collection techniques, interviews, and observations in learning to read the Koran, as well as through observation, interviews, and documentation. Based on the results of the interviews, it was found that the formation of morals towards oneself at MTsN 1 Bengkulu City was good. This can be seen in the formation of morals by reciting the Quran before entering class, praying dhuha in the congregation, making disciplinary rules, and punishing those who violate it. The formation of morals towards parents is done by making rules that have made students have good morals, plus the role of parents as a factor that can be used as a step in improving student morals. The formation of morals towards friends/friends produces good morals that can be used in social life after they enter society. The formation of morals towards teachers needs to be improved with better steps because students will respect teachers with good morals. The formation of morals towards older and younger people states that MTsN 1 Bengkulu City has taught its students always to respect elders. The formation of morals towards the environment / surrounding environment proves that MTsN 1 Bengkulu City has taken reasonable steps in forming morals at school. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembentukan moral siswa di MTsN 1 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara mengkaji fenomena sosial dalam suasana yang berlangsung secara natural. Peneliti berperan sebagai pemerhati dalam pembentukan akhlak di MTsN 1 Kota Bengkulu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara, dan observasi dalam proses pembelajaran membaca Alquran, serta melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara didapatkan bahwa pembentukan akhlak terhadap diri sendiri di MTsN 1 Kota Bengkulu sudah baik. Hal ini terlihat dari pembentukan akhlak dengan mengaji sebelum masuk kelas, sholat dhuha berjamaah, membuat aturan disiplin , memberikan hukuman bagi yang melanggarnya. Pembinaan akhlak terhadap orang tua dilakukan dengan membuat peraturan yang telah menjadikan siswa memiliki akhlak yang baik ditambah peran orang tua sebagai faktor yang dapat dijadikan sebagai langkah dalam meningkatkan akhlak siswa. Pembentukan akhlak terhadap teman/sahabat menghasilkan akhlak yang baik yang dapat digunakan dalam kehidupan bermasyarakat setelah mereka memasuki masyarakat. Pembinaan akhlak terhadap guru perlu ditingkatkan dengan langkah-langkah yang lebih baik, karena dengan akhlak yang baik siswa akan menghormati guru. Pembentukan akhlak terhadap yang lebih tua dan lebih muda menyatakan bahwa MTsN 1 Kota Bengkulu telah mengajarkan kepada siswanya untuk selalu menghormati orang yang lebih tua. Pembentukan akhlak terhadap lingkungan/lingkungan sekitar membuktikan bahwa MTsN 1 Kota Bengkulu telah mengambil langkah yang baik dalam pembentukan akhlak di sekolah.
Evaluasi Program Kurikulum Tarbiyatul Muallimin Wal Muallimat Al Islamiyah Dengan Model Cippo (Context, Input, Process, Product, Outcome) di Pondok Pesantren Annakhil Darunnajah 6 Muko-Muko Suparji, Muhamad; Suhirman, Suhirman; Satria, Irwan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kurikulum Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat al Islamiyah (TMI) yang dianggap sebagai solusi masalah mutu pendidikan, namun telah menciptakan kesulitan bagi sebagian guru dalam mengembangkan program kurikulum, dikarenakan guru belum memahami program kurikulum secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program kurikulum Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat al Islamiyah (TMI) di Pondok Pesantren Annakhil Darunnajah 6 Muko-Muko. Jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. dengan pendekatan model evaluasi context, input, process, product,outcome (CIPPO). Sumber data penelitian diperoleh dari Pengasuh/Pimpinan Pondok Pesantren, Wakil Pimpinan bidang kurikulum TMI, Tenaga pendidik/Dewan Asatidz, dan stakeholder melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumen. Analisis menggunakan kuantitatif-deskriptif.Keabsahan data dicek melalui triangulasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konteks program kurikulum telah dilaksanakan identifikasi standar pelaksanaan kurikulum Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat al Islamiyah (TMI), dan bentuk pengembangan kurikulum tersebut telah mengadopsi muatan kurikulum Nasional, beberapa mata pelajaran telah disesuaikan dengan tingkat kompetisi siswa/santri. Input program kurikulum telah difokuskan pada tenaga pendidik, namun tenaga pendidik belum optimal, karena tidak sesuai dengan kualifikasi akademik, dokumen kurikulum TMI, dan sarana prasarana yang lengkap dan memadai, Proses pelaksanaan program kurikulum sudah sesuai standar pelaksanaan kurikulum Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat al Islamiyah (TMI) namun belum mampu mencapai hasil maksimal sesuai dengan tujuan program kurikulum TMI. Dan produk program kurikulum TMI menunjukkan hasil belajar, ujian sekolah sesuai rencana dan sebagian prestasi santri telah terserap di pendidikan tinggi bahkan ada beberapa santri mampu melanjutkan pendidikan tinggi di Timur Tengah. Dengan demikian dapat simpulkan bahwa program kurikulum TMI cocok untuk diterapkan karena sesuai dengan kurikulum nasional dan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.