Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Hubungan antar ukuran beberapa bagian tubuh rajungan (Portunus pelagicus) di perairan utara Lamongan, Jawa Timur Rahman, Muhammad Arif; Iranawati, Feni; Yulianto, Eko Sulkhani; Sunardi, Sunardi
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 3 No. 1 (2019): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.01.16

Abstract

Rajungan (portunus pelagicus) merupakan salah satu komoditas penting perikanan Indonesia. Pengetahuan tentang aspek biologi rajungan, termasuk hubungan antar ukuran bagian-bagian tubuhnya (morfometrik) dan sebaran lebar karapas serta beratnya, akan berguna sebagai salah satu informasi dalam pengelolaan rajungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lebar karapas- berat rajungan, hubungan lebar-panjang-tinggi karapas, serta sebaran lebar dan berat rajungan. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengambilan sample secara acak pada 2 (dua) titik pendaratan ikan di perairan utara Lamongan, khusunya kecamatan Paciran pada bulan Juli sampai September 2018. Hasil penelitian menunjukkan sifat pertumbuhan isometrik untuk rajungan betina dan allometrik positif untuk rajungan jantan. Selain itu, didapatkan hubungan linear positif dengan nilai a = 0,06 dan b = 0,45 untuk lebar-panjang karapas serta nilai a = 0,06 dan b = 0,25 untuk lebar-tinggi karapas. Rajungan betina paling banyak ditangkap pada lebar karapas 12-13 cm dan berat 100 g, sedangkan rajungan jantan sering ditangkap dengan lebar karapas 11 cm dan berat 80-90 g.  Masih adanya rajungan dibawah ukuran lebar karapas 10 cm yang tertangkap (lebar karapas diatas 10 cm adalah aturan rajungan yang boleh ditangkap sesuai dengan PER MEN KP 56/2016), maka informasi tentang hubungan lebar-panjang-tinggi rajungan dapat dijadikan masukan untuk melakukan modifikasi alat tangkap, misalnya mendesain ukuran celah pelolosan pada bubu, agar rajungan dengan lebar karapas dibawah 10 cm dapat keluar dari alat tangkap.
PENGARUH ESCAPE GAP PADA ALAT TANGKAP BUBU LIPAT TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (PORTUNUS PELAGICUS) Rahman, Muhammad Arif; Kholishoh, Shofiatul; Raka Wiadnya, Dewa Gede
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 3 No. 3 (2019): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.03.1

Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas ekonomis penting ke-4 yang telah dieskpor ke berbagai negara. Berdasarkan Permen KP No. 56 tahun 2016, rajungan hanya boleh ditangkap dengan ukuran lebar karapas > 10 cm atau berat > 60 g ekor-1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bubu dengan escape gap terhadap ukuran hasil tangkapan rajungan berdasarkan experimental fishing. Percobaan lapang dilakukan pada bulan Januari - Februari 2019 di Desa Pangkahwetan, Kabupaten Gresik. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier dan uji-t. Hasil analisis data didapatkan dimensi escape gap yang sesuai adalah 4,6 * 2,6 (p * t) cm. Hasil tangkapan dengan lebar karapas ≤ 10 cm pada bubu dengan escape gap lebih sedikit dari pada bubu tanpa escape gap (8% : 29%). Bubu dengan escape gap memiliki rata – rata berat yang lebih besar dari pada bubu tanpa escape gap (115,9 : 87,4). Uji-t menunjukkan t hitung < t tabel (1,981 < 2,037) sehingga penggunaan escape gap pada bubu lipat tidak berpengaruh nyata terhadap berat hasil tangkapan rajungan. Penelitian ini dimungkinan bisa memberikan hasil lebih nyata jika ulangan diperbanyak.
APLIKASI FEEDBACK HARVEST CONTROL RULE SEBAGAI ALTERNATIF ATURAN KENDALI TANGKAP PERIKANAN LAYANG (Decapterus sp) DI PRIGI, TRENGGALEK Harlyan, Ledhyane Ika; Sari, Wahida Kartika; Sutjipto, Darmawan Ockto; Rhomadona, Wakhit; Rahman, Muhammad Arif
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 3 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.6

Abstract

Perikanan layang yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi merupakan perikanan pelagis yang disusun oleh tiga spesies sumber daya ikan layang yaitu layang anggur (Decapterus kuroides), layang benggol (Decapterus ruselli) dan layang deles (Decapterus macrosoma). Aturan kendali tangkap pada perikanan layang kerap menggunakan model konvensional spesies tunggal, meski secara teknis tidak sesuai digunakan pada perikanan layang tercampur yang disusun oleh lebih dari satu spesies (multispesies). Aplikasi feedback harvest control rule (HCR) merupakan alternatif aturan kendali tangkap yang tervalidasi yang dapat digunakan untuk perikanan multispesies. Pada penelitian ini dilakukan estimasi jumlah tangkapan yang diperbolehkan (allowable biological catch/ABCy) dengan menggunakan dua aturan kendali tangkap yaitu feedback HCR dan model konvensional surplus produksi Schaefer (1954) dengan menggunakan data hasil tangkapan dan upaya penangkapan (trip) dalam kurun waktu 2011 – 2020. Hasil estimasi model Schaefer (1954) menunjukkan ABCy bahwa hanya dapat diestimasi untuk layang anggur, sementara dua spesies layang lainnya, tidak memenuhi asumsi model Schaefer (1954). Penggunaan aplikasi feedback HCR pada ketiga spesies layang lebih praktis karena mampu mengestimasi ABCy tanpa perlu dilakukan pemisahan data hasil tangkapan dan upaya penangkapan berdasarkan spesies. 
Strategi Posyandu Integrasi Layanan Primer untuk Ketahanan Pangan melalui Pekarangan Lestari Aryanti, Diah Ayu; Rahman, Muhammad Arif; Soo, Yuliani Sarina; Raihan, Muhammad; Maulida, Annisa Tria; Prihandini, Yustin Ari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22887

Abstract

ABSTRAK Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Desa Paku, Kabupaten Banjar, dengan tujuan memperkuat fungsi Posyandu melalui penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) dan pengembangan pekarangan lestari sebagai strategi ketahanan pangan keluarga. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain tingginya prevalensi anemia pada remaja, wanita usia subur (WUS), dan ibu hamil, rendahnya pengetahuan kader tentang ILP, serta belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan posyandu. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan kader, pendampingan posyandu, serta pengembangan kebun pekarangan produktif. Hasil program menunjukkan adanya percepatan pembentukan Posyandu ILP yang telah memperoleh SK resmi dari desa dan peningkatan pemanfaatan lahan pekarangan dengan penanaman sayuran cepat panen dan tanaman herbal. Evaluasi menggunakan pretest dan posttest memperlihatkan peningkatan pengetahuan serta keterampilan kader dalam pengelolaan posyandu ILP dan pekarangan lestari. Program ini berkontribusi terhadap upaya penurunan prevalensi anemia sekaligus mendukung terwujudnya Desa Sehat Zero Anemia. Kata Kunci: Posyandu ILP, Ketahanan Pangan, Pekarangan Lestari, Anemia  ABSTRACT This Community Service Program (PkM) was conducted in Paku Village, Banjar Regency, aiming to strengthen the role of Posyandu through the implementation of Integrated Primary Services (ILP) and the development of sustainable home gardens as a family food security strategy. The main problems faced by the community were the high prevalence of anemia among adolescents, women of reproductive age, and pregnant women, limited knowledge of cadres regarding ILP, and the underutilization of Posyandu’s yard. The activities included socialization, cadre training, Posyandu mentoring, and the development of productive home gardens. The program resulted in the acceleration of ILP-based Posyandu establishment with an official decree from the village and increased utilization of home gardens through the cultivation of fast-harvesting vegetables and medicinal plants. Evaluation using pretest and posttest showed improvements in cadres’ knowledge and skills in managing ILP Posyandu and sustainable home gardens. This program contributes to reducing anemia prevalence and supports the realization of a Zero Anemia Healthy Village. Keywords : ILP Posyandu, Food Security, Sustainable Home Gardens, Anemia
Status stok perikanan tongkol abu-abu (Thunnus tonggol) yang didaratkan di Perairan Kranji, Lamongan, Jawa Timur Harlyan, Ledhyane Ika; Rahman, Muhammad Arif; Saputri, Rengga Retno Laila; Rihmi, Mihrobi Khalwatu
JURNAL LEMURU Vol 6 No 1 (2024): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v6i1.3502

Abstract

Perikanan Tongkol merupakan perikanan prioritas di wilayah Jawa Timur yang direncanakan diajukan untuk mendapatkan sertifikasi perikanan Marine Stewardship Council (MSC) untuk menjamin kelestarian sumber daya ikannya. Dalam rangka pemenuhan sertifikasi tersebut, hasil pra-penilaian sertifikasi menunjukkan bahwa perikanan Tongkol, khususnya Tongkol abu-abu (Thunnus tonggol) di wilayah utara Jawa tidak memiliki informasi yang cukup terkait stok perikanan. Oleh karena itu dilakukan penelitian terkait status stok perikanan Tongkol pada bulan Juni 2023 yang didasarkan pada data statistik hasil tangkapan (kg) dan upaya penangkapan (trip) perikanan Tongkol abu-abu yang didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kranji, Lamongan, Jawa Timur pada tahun 2013 – 2021. Model surplus produksi dengan pendekatan model Schaefer 1954 dan Fox 1970 digunakan untuk mengetahui model terbaik untuk menduga status pemanfaatan dari ikan Tongkol abu-abu. Hasil analisis dari model Schaefer 1954 dan Fox 1970 yang digunakan untuk menduga status stok ikan tongkol diketahui bahwa model Schaefer merupakan model terbaik yang digunakan untuk menduga status pemanfaatan ikan tongkol walang (Thunnus tonggol) dengan nilai potensi hasil tangkapan maksimum lestari (YMSY) sebesar 1113663 Kg dan upaya penangkapan maksimum lestari (FMSY) sebesar 2108 trip serta nilai hasil tangkapan yang diperbolehkan (YJTB) sebesar 556831 Kg dan upaya penangkapan yang diperbolehkan sebesar 473 trip, kemudian tingkat pemanfaatan yaitu sebesar 184% yang artinya pemanfaatan ikan tongkol walang di perairan Kranji sudah over exploited atau tereksploitasi secara berlebih. Diperlukan pengelolaan sumber daya perikanan Tongkol abu-abu dalam rangka membatasi laju tangkapan spesies tersebut.
ANALISIS KAJIAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP KEPATUHAN PESERTA DIDIK DALAM TATA TERTIB SEKOLAH: (STUDI KASUS DI SMAN 1 GAMBUT DAN SMAN 1 MARTAPURA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN) Husna, Nur; Maisarah, Maisarah; Mailita, Mailita; Rahman, Muhammad Arif; Agustina, Nada; Hafizni, Muhammad
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i1.1696

Abstract

Abstract The importance of Islamic religious education in schools is to foster and nurture students so that they can always understand the teachings of Islam as a whole. Islamic religious education is part of one of the existing curricula in schools that participates in instilling morals, especially for the moral cultivation of students in complying with the rules in school. This study uses quantitative and qualitative descriptive analysis (mixed method) which is used to describe the research results. Data collection in this study was obtained through surveys, interviews, documentation and questionnaires to students, educators (teachers) and school principals at SMAN 1 Gambut and SMAN 1 Martapura, Banjar district, South Kalimantan province. The results of this study are that on average the students in the school do not feel burdened by the existence of school regulations. The existence of rules actually makes them controlled not to commit violations. When there are students who violate school rules, all teachers actively reprimand students who violate these rules, for example because of clothes that don't match the rules, arriving late, and other things. Teachers will cooperate well to discipline and advise students who do not comply with school rules. Keywords: Educational Studies, Islamic Religion, Students, Disciplines Abstrak Pentingnya Pendidikan Agama Islam di sekolah untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaran Islam secara menyeluruh. Pendidikan agama Islam merupakan bagian dari salah satu kurikulum yang ada di sekolah yang turut serta menanamkan moral, terutama terhadap penanaman moral peserta didik dalam mematuhi tata tertib yang ada di sekolah. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif (mixed method) yang digunakan untuk memaparkan hasil penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui survey, wawancara, dokumentasi dan kuesioner kepada peserta didik, pendidik (guru) dan kepala sekolah di SMAN 1 Gambut dan SMAN 1 Martapura kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil penelitian ini yaitu rata-rata para siswa di sekolah tidak merasa terbebani dengan adanya peraturan sekolah. Adanya tata tertib justru membuat mereka terkendali untuk tidak melakukan pelanggaran. Ketika ada siswa melanggar peraturan sekolah, maka seluruh guru aktif menegur siswa yang melanggar peraturan tersebut, misalnya karena pakaian yang tidak sesuai peraturan, datang terlambat, dan hal lainnya. Para Guru akan bekerjasama dengan baik untuk menertibkan dan menasehati siswa yang tidak mematuhi peraturan sekolah. Kata Kunci: Kajian Pendidikan, Agama Islam, Peserta Didik, Tata Tertib
Inovasi Pembelajaran Bumi dan Tata Surya Melalui Virtual Reality (VR) di CoSpace Edu Rahman, Muhammad Arif; Suwarna, Iwan Permana; Romadhon, Dzikri Rahmat
PAKAR Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): Published in January 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v22i1.525

Abstract

This research aims to improve junior high school student's understanding of the earth and solar system concept through virtual reality (VR) in CoSpace Edu through a Research and Development (RnD) approach with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate), the research was conducted in several junior high schools in Depok, involving physics teachers and students in grades 8 and 9. The need for interactive media that can visualize the concept of the solar system and the eclipse phenomenon was observed through preliminary studies in the form of observations and interviews. The development of this VR media begins with a needs analysis, followed by design, product development, and deployment. Data collection instruments include observation, interviews, questionnaires, and tests. Data analysis is based on questionnaires from experts, teachers, and students and media effectiveness tests using N-Gain calculations. Based on the N-gain calculation, a score of 0.624 was obtained in the small group and 0.505 in the field test. The results showed that using VR media effectively improves the understanding of the concept of the earth and solar system, contributing to understanding the concept of the earth and solar system
Sistem Pakar Diagnosa Hama Penyakit Tanaman Kentang Dengan Metode Forward Chaining Rahman, Muhammad Arif; Rozi, Imam Fahrur; Hani'ah, Mamluatul
Jurnal Komtika (Komputasi dan Informatika) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/komtika.v8i1.11128

Abstract

Potatoes (Solanum tuberosum L.) are a priority vegetable crop due to their high domestic trade value and export potential. Potatoes are used for various purposes, both as a vegetable and as a carbohydrate substitute. In addition to being used as a vegetable, potatoes are also utilized as raw materials in the food industry, such as chips, potato flour, and potato starch. Due to the relatively low temperature requirement (20-22°C) for tuber formation, potato cultivation areas in Indonesia are generally located in mountainous regions. One of the potato commodity centers is in the city of Batu, particularly in the Bumiaji District. According to vegetable crop potential data from the Batu City extension program in 2022, the area planted with potatoes is 485.2 hectares with a production potential of 968 tons. Since potato plants are more susceptible to pests and diseases, substandard maintenance can lead to low harvest yields, poor sales, and even crop failure. This issue has led to the development of an application for diagnosing potato pests. The expert system uses forward chaining methods and is web-based. The expert system processes facts answered by users of the potato application, diagnoses the symptoms present, and generates diagnostic results in the form of solutions for the diagnosed potato plant diseases or pests. With the availability of an expert system application for diagnosing potato plant diseases and pests, the limitation of expert manpower is no longer a hindrance for potato farmers. Recommendations and information regarding potato diseases and pests can be obtained online without the need to consult a specialist.
Studi Kasus : Analisis Kesulitan Membaca Pada Siswa Kelas V SD Muhammadiyah Kranggan Rahman, Muhammad Arif; Primadoni, Ade Bagus; Santoso, Yan Imam
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 16 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v16i1.11327

Abstract

This research aims to determine the factors behind students experiencing difficulties in reading in class V of SD Muhammadiyah Kranggan. The research method used is a qualitative method with a case study approach. The subjects of this research were V grade students who had difficulty reading, 5 students out of a total of 15 students, class teachers and parents who were also respondents in this research. This research was conducted in July of the 2022–2023 academic year. Students, teachers and parents will be interviewed and observed as data sources for data collection in this research. Based on the findings in this research, there are internal and external factors that contribute to students' reading difficulties. The internal factors are physiological, cognitive and psychological. Meanwhile, external factors are parents, educators and the environment.
Gejala Hiperkorek Pada Tugas Mahasiswa yang Berbantukan Artificial Intelligence: Kajian Semantik Khuzaemah, Emah; Nurpadillah, Veni; Fahira, Dima Azharul; Rahman, Muhammad Arif
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8019

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of hypercorrection in students’ assignments written with the assistance of Artificial Intelligence (AI). This research employs a descriptive qualitative method. The data sources are students’ assignments produced with the help of AI applications. The data consist of text excerpts in the form of words, phrases, clauses, and sentences containing semantic errors. The research was conducted at three universities UIN Siber Syekh Nurjati, Universitas Kuningan, and Universitas Darul Ma’arif specifically in the Indonesian Language Education study program, from May to September 2024. Data were collected using the non-participatory observation method (Simak Bebas Libat Cakap) and note-taking technique. The data were analyzed using the distributional method (Metode Agih) with the Immediate Constituent Analysis technique (Bagi Unsur Langsung/BUL) and the translational equivalent method (Metode Padan Translasional) with the Determining Element Sorting technique (Pilah Unsur Penentu/PUP). The results show that from the essays produced by students across the three universities in the Ciayumajakuning region, there were 27 cases of hypercorrection errors. These errors generally occurred due to the excessive or inappropriate use of words that altered the intended meaning. Overall, the findings indicate that the use of AI in academic writing has not yet fully supported linguistic accuracy, particularly in the semantic aspect. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gejala hiperkorek dalam tugas mahasiswa yang disusun dengan bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari tugas mahasiswa yang menggunakan bantuan AI dalam proses penulisannya. Data penelitian berupa penggalan teks berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung kesalahan berbahasa pada tataran semantik. Penelitian dilaksanakan di tiga universitas, yaitu UIN Siber Syekh Nurjati, Universitas Kuningan, dan Universitas Darul Ma’arif pada program studi Pendidikan Bahasa Indonesia, dengan waktu pelaksanaan mulai Mei hingga September 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode agih menggunakan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) serta metode padan translasional dengan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari teks esai mahasiswa di tiga universitas wilayah Ciayumajakuning ditemukan sebanyak 27 data kesalahan berbahasa yang tergolong gejala hiperkorek. Kesalahan tersebut umumnya berupa penggunaan kata berlebihan atau bentuk koreksi berlebihan yang tidak sesuai dengan konteks makna. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam penyusunan tugas akademik belum sepenuhnya mampu mendukung ketepatan berbahasa, khususnya pada aspek semantik.
Co-Authors Abdilah, Adi Abu Bakar Sambah, Abu Bakar Agi Putra Kharisma, Agi Putra Agustina, Nada Akhmad, Yanuar Ali Muntaha Ananda, Fitri Elvira Andreyan Rizky Baskara Aryanti, Diah Ayu Bambang Semedi Daduk Setyohadi Darmawan Ockto Sutjipto Desmawan, Deris Dewa Gede Raka Wiadnya Dewa Gede Raka Wiadnya, Dewa Gede Dewi Wahyuni Dewi, Murtisari Diza, Novia Fara Djunaedi Djunaedi Ekawati, Tatik Eko Sulkhani Yulianto Emah Khuzaemah Fahira, Dima Azharul Faida, Mar’atul Faiz, Akhmad Naufal Feni Iranawati, Feni Gatut Bintoro Hafizni, Muhammad Harning, Rekhiannisa Dwi Husna, Nur Imam Fahrur Rozi Irwan Irwan Irwantol, Muhammad Rifdan Iwan Permana Suwarna Jan-Kaew, Tiwaporn Kamila, Vita Elma Kholishoh, Shofiatul Kusuma Dewi, Elok Nuraida Ledhyane Ika Harlyan Lee, Ming-An Mahsuna, Inna Rohmatul Mailita, Mailita Maisarah Maisarah, Maisarah Mamluatul Hani’ah Marasitua, Wahyu Valentino Maulana, Lucky Himat Maulida, Annisa Tria MR SUNARDI Mukriani, Mukriani Mulyaningsih, Indrya Nasution, Umar Hamdan Novanto Yudistira Nurpadillah, Veni Prakoso, Puguh Budi Pramurdya, Yesika Nanda Prihandini, Yustin Ari Primadoni, Ade Bagus Puteri, Adinda Afrilia Putra, Erangga Adi Putrindi, Handayu Rahmat Romadhon, Dzikri Raihan, Muhammad Rhomadona, Wakhit Rihmi, Mihrobi Khalwatu Rina Anindita SANDI KURNIAWAN Saputri, Rengga Retno Laila Sari, Wahida Kartika Setyowati, Nita Hellis Shita Fitria Nurjihan Soo, Yuliani Sarina Sopiyanti, Siti Sudarijati Sunardi Sunardi Syarifah Hikmah Julinda Sari Tahjoo, Anastina Tri Djoko Lelono Wangi, Debby Aranindy Putri Wijayanti, Lumastari Ajeng Wulandari, Nindi Nur Yan Imam Santoso Yulianti, Fina Olivia Yuslena Sari, Yuslena