Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Madat Aceh Timur Sofian, Sofian; Megawati, Megawati; Tarigan Sibero, Jitasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.374 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i1.1029

Abstract

Imunisasi adalah perlindungan yang paling ampuh untuk mencegah beberapa penyakit berbahaya. Imunisasi merangsang kekebalan tubuh bayi sehingga dapat melindungi dari beberapa penyakit berbahaya. Kegiatan imunisasi merupakan salah satu kegiatan prioritas Kementerian Kesehatan, sebagai salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah untuk mencapai MDG’s khususnya untuk menurunkan angka kematian pada anak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  faktor yang mempengaruhi pemberian imunisasi lengkap pada bayi di wilayah kerja puskesmas Madat Aceh Timur yang dilihat berdasarkan  pengetahuan, pekerjaan,  dukungan tenaga kesehatan, budaya dan dukungan suami. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian survey anailtik dengan pendekatan Cross Sectional yang bersifat kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 1-2 tahun yang ada di wilayah kerja Puskesmas Madat Aceh Timur dan pengambilan sampel secara accidental sampling serta analisis data secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Puskesmas Madat Aceh Timur, Tidak ada hubungan pekerjaan ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi, Ada hubungan sikap ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Puskesmas, Tidak ada hubungan dukungan petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi, Ada hubungan budaya dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi pada bayi di Puskesmas, Ada hubungan dukungan suami dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi. Faktor yang lebih dominan mempengaruhi pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi. Kesimpulan diperoleh bahwa pengetahuan, sikap, budaya, dukungan suami, dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi. Diharapkan bagi ibu dapat meningkatkan kunjungannya ke Posyandu atau ke Puskesmas terdekat.
AKIBAT HUKUM TERHADAP PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN TIDAK BESERTIFIKAT HALAL DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL Sofian, Sofian; Aulia, Malika
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5808

Abstract

Abstract: Halal products are a fundamental need for Muslims as a form of adherence to religious teachings. The Indonesian government, through Law Number 33 of 2014 concerning Halal Product Assurance, requires all food and beverage products distributed in Indonesia to be halal certified. However, in practice, many businesses, particularly Micro and Small Enterprises (MSEs), have not complied with this obligation. This study aims to analyze the legal consequences for businesses that lack halal certification and identify the obstacles faced in the process of obtaining such certification. This study uses a normative juridical method with a statutory regulatory approach, supported by interviews as empirical data. The results indicate that businesses that lack halal certification are subject to administrative sanctions as stipulated in Government Regulation Number 42 of 2024, which include written warnings, administrative fines, and product withdrawals. Obstacles identified include low understanding among businesses, lack of government outreach, and limited access to certification facilities. Therefore, strengthening regulatory implementation and increasing legal awareness among businesses is necessary to ensure maximum protection for Muslim consumers. Keywords: Legal Consequences, Halal Certificate, Food and Beverage Products, BPJPH, Law No. 33 of 2014 Abstrak: Produk halal merupakan kebutuhan fundamental bagi umat Islam sebagai bentuk kepatuhan terhadap ajaran agama. Pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal mewajibkan seluruh produk makanan dan minuman yang beredar di Indonesia untuk bersertifikat halal. Namun, dalam praktiknya, masih banyak pelaku usaha, terutama pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), yang belum melaksanakan kewajiban tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum yang timbul terhadap pelaku usaha yang tidak memiliki sertifikat halal serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses perolehan sertifikat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan didukung oleh wawancara sebagai data empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha yang tidak memiliki sertifikat halal dapat dikenai sanksi administratif sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024, yang mencakup peringatan tertulis, denda administratif, dan penarikan produk dari peredaran. Kendala yang ditemukan antara lain rendahnya pemahaman pelaku usaha, kurangnya sosialisasi dari pemerintah, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas sertifikasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi regulasi dan peningkatan kesadaran hukum bagi pelaku usaha agar perlindungan konsumen Muslim dapat terjamin secara maksimal. Kata Kunci: Akibat Hukum, Sertifikat Halal, Produk Makanan dan Minuman, BPJPH, UU No. 33 Tahun 2014
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W ABDUL AZIS MANURUNG, ABDUL AZIS Agnes Utari Widyaningdyah Agustiawan, Agustiawan Ahmad Fahrul Syarif Ahmad Sundoko Amini Amini Andi Suryadi Andini, Andini Anto, Monalisa Putri Apriandani, Babby Aprilia, Risna AR, Andi Arienda, Della Aryono Adhi, Aryono Aulia, Malika Ayu, Rianda Rita Azzahra, Jessie Bernadetta Diana Nugraheni Damis, Sariana dermawan, ari Dewi, Lusi Oktavia Dhonanto, Donny DIAH AYU SATYARI UTAMI Dwi Riyanti Ella, Nanda Eni Rosnija Eusabinus Bunau Fatoni, Iza Fauzan . Febriani Tanjung, Indayana Fitra Mulia Jaya Gunawan, Erick Teofilus Hadi Pranoto Haran, Rosalia Teodora Harlianto T, Harlianto T Hasma Putri, Noni Ayu Hendra Wijaya Hidayat, Wahid Hudaya Latuconsina Ikromatun Nafsiyah Indra Prasetia, Indra Indra, M. Ismail Ismail Johan K.W., Johan K.W. Kalalo, Annabelle Deva Katresna, Mustika Lina Lina Luwandi Suhartono Maftuch Maftuch Marluwi, Marluwi Marsal, Doni Megawati - Muhammad Akbarurrasyid Muhammad Arif Nasution Muhammad Subhan Hamka Muzli, Muzli Mu’amar Abdan Naibaho, Jessica Ester Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nandasari, Horiyeh Nasution, Alfiandi Wisudawansyah NINGSIH, NINGSIH Nugroho, Yonathan Paskah Tri Nurhadiansyah, Muhammad Irvan NURWAHIDAH NURWAHIDAH Perwitasari, Lia Putra, Rizky Agustia Putri, Annisa Suryani R, Hanifah A Rahardjo, Hartono Rahayu, Reni Rasyidah Rasyidah Rih Laksmi Utpalasari Riskiyono, Joko Riya Liuhartana Nasyiruddin Rizal Fahmi Romadhon, Rakhmat Akhiri ROSFIANSYAH, ROSFIANSYAH S. Patricia Febrina Dwijayanti Sari, Jamila Sarjani, Tri Mustika Sembiring, Rinawati Siregar, Nira Pradina Siti Lestari Sitompul, Ahmad Ray Fadilah Sopialena . Soraya, Aida Sri Jaya Lesmana Sudinno, Dinno Sujabar, Sujabar Sulieman, Abdellatief A. Sumantri Sumantri Suryadi, Andi Suryoprabowo, Steven Susylowati, Susylowati Syafrizal Syafrizal Syaifudin, Encik Akhmad Syarif Husin Tarigan Sibero, Jitasari Triayu Rahmadiah Ulya, Nanda Himmatul urai salam Vini Taru Febriani Prajayati Wahdini, Anisa Wardah Wardah Yusanti, Indah Anggraini Zulfadhli Zulfadhli