Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengembangan Usaha Roti Mohra melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat di Mandailing Natal Muhammad Alfi Syahrin; Abdul Rahim; Muhammad Alwi; Rizki Amaliah; Marida Sari; Nur Laili; Eli Anisa; Thoibah
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan modal, rendahnya kualitas sumber daya manusia, dan kurangnya penguasaan teknologi. Sektor makanan dan minuman (F&B), termasuk industri roti, menunjukkan peluang besar dengan permintaan pasar yang terus meningkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan usaha Roti MOHRA di Panyabungan, Mandailing Natal, melalui pendekatan partisipatif dan pendampingan langsung. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyusunan rencana tindakan, pelaksanaan pendampingan manajemen usaha dan inovasi produk, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi produksi, perbaikan manajemen usaha, serta keberhasilan inovasi produk baru yang berdampak pada peningkatan penjualan. Program ini membuktikan bahwa strategi pendampingan yang tepat dapat meningkatkan daya saing UMKM di pasar lokal.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM PENGUATAN MANAJEMEN KELEMBAGAAN SEKOLAH PENGGERAK: STUDI PADA SMA NEGERI 5 PINRANG muhammad alwi
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v6i2.4644

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of transformational leadership of the school principal in strengthening institutional management within the Sekolah Penggerak program at SMA Negeri 5 Pinrang. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews with the principal and the vice principal for curriculum affairs, and analyzed thematically. The findings reveal that transformational leadership is reflected in moral exemplarity, inspirational motivation, teacher empowerment, and the cultivation of sustainable institutional values. Leadership strategies are directed toward fostering collaboration, strengthening governance, and developing a reflective culture that adapts to the Merdeka Curriculum policy. The impact is evident in the increased teacher motivation, the shift toward a collaborative learning culture, and the reinforcement of school managerial systems. This study emphasizes transformational leadership as both a moral and institutional force, offering a value-based model for strengthening school institutions amid the ongoing transformation of Indonesia’s educational landscape. Keywords: Transformational Leadership, Independent Curriculum, Institutional Management, Driving Schools. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam memperkuat manajemen kelembagaan pada program Sekolah Penggerak di SMA Negeri 5 Pinrang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tercermin dalam keteladanan moral, motivasi inspiratif, pemberdayaan guru, dan penanaman nilai kelembagaan yang berkelanjutan. Strategi kepemimpinan diarahkan untuk membangun kolaborasi, memperkuat tata kelola, dan menumbuhkan budaya reflektif yang adaptif terhadap kebijakan Kurikulum Merdeka. Dampaknya terlihat pada meningkatnya motivasi guru, perubahan budaya organisasi menuju pembelajaran kolaboratif, serta penguatan sistem manajerial sekolah. Penelitian ini menegaskan kepemimpinan transformasional sebagai kekuatan moral dan institusional yang relevan bagi penguatan kelembagaan sekolah di era transformasi pendidikan nasional. Kata kunci: Kepemimpinan Transformasional, Kurikulum Merdeka, Manajemen Kelembagaan, Sekolah Penggerak.
Implementasi Edukasi Thaharah dalam Kehidupan Sehari-hari pada Peserta Didik di MDA Sadar Bakti Bulu Laga Ujung Gading Fatiha Hasanah; Siti Lathifah; Mutiach; Afifah Zahra; Muhammad Alwi; Yahya; Rahmat Linur; Masrida Yanti; Nur Khofifah; Nur Masiyah
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi November 2024
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi thaharah kepada peserta didik di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Sadar Bakti dusun Bulu Laga Ujung Gading untuk memudahkan dalam memahami thaharah (bersuci). Metode yang digunakan dalam pemberian edukasi  ini ialah metode pendidikan berupa metode demonstrasi dimana seluruh peserta didik terlebih dahulu diberikan penjelasan mengenai materi thaharah lalu kemudian dipraktikkan secara langsung oleh peserta didik. Dari kegiatan edukasi yang dilakukan, seluruh peserta didik dapat memahami, menerapkan, dan mempraktikkan thaharah dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan edukasi ini juga mendapatkan respon yang baik karena di sambut dengan antusias oleh masyarakat sekitar.
Analisis Potensi Ekonomi Pada Setiap Kecamatan Dalam Pengembangan Pembangunan Ekonomi di Kabupaten Lombok Utara Putu Karismawan; Muhammad Alwi; Baiq Ismiwati
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 2 No. 2 (2020): Elastisitas, September 2020
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan ekonomi dapat tumbuh dengan cepat. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui potensi sektor-sektor ekonomi pada setiap Kecamatan di Kabupaten Lombok Utara yang memenuhi tiga keriteri yaitu : sektor ekonomi yang merupakan sektor basis,sektor ekonomi yang memiliki keunggulan kompetitif atau daya saing ,sektor ekonomi yang maju dan tumbuh cepat dibandingkan sektor yang sama pada tingkat Kabupaten Lombok Utara. Data yang digunakan adalah data PDRB dan pertumbuhan ekonomi pada setiap sektor ekonomi yang ada pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok utara. Alat analisis data digunakan analisis Location Quotien, Sheft Share dan Analisis Tipology Klassen. Keriteria yang digunakan untuk mengetahui sektor dan sub sektor ekonomi potensial adalah jika sektor dan sub sektor ekonomi mempunyai nilai LQ> 1, sektor ekonomi maju dan cepat tumbuh, sektor ekonomi berkembang cepat, serta mempunyai keunggulan komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa sektor dan sub sektor ekonomi potensial untuk KecamatanGangga adalah sektor pertanian yang didukung oleh sub sektor peternakan dan hasil-hasilnya serta sub sektor kehutanan. Sektor ekonomi potensial selanjutnya adalah sektor penggalian, sub sektor perdagangan , sub sektor sewa bangunan serta sub sektor sosial kemasyarakatan, untuk Kecamatan Pemenang,adalah subsektor perkebunan dan perikanan, air bersih, Bangunan, Hotel dan restoran, Pengangkutan dan Komunikasi, Keuangan & jasa perusahaan serta sektor Jasa-jasa, untuk Kecamatan Tanjung l adalah subsektor perkebunan , penggalian, Industri pengolahan, listrik & air bersih, Bangunan, Hotel, Pengangkutan dan Komunikasi, Keuangan & jasa perusahaan serta sektor Jasa-jasa baik jasa pemerintahan umummaupunjasa swasta, untuki Kecamatan Bayan adalah Sektor Pertanian, mencakup Sub sektorPerkebunan, Peternakan,Perikanan. Sektor bangunandan sub sektor tanaman bahan makanan dan sektor, UntukKecamatan Kayangan hanya dua sektor yaitu sektor Pertanian dan sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran. Sektor Pertanian adalah Sub Sektor Peternakan. Sektor Perdagangan Hotel dan Restoran. Selanjutnya disarankan kepada pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan pemerintah setiap Kecamatan dalam membuat kebijakan pembangunan hendaknya memprioritaskan sektor dan sub sektor ekonomi potensial dan pembangunan sektor industri hendaknya disesuaikan dengan potensi ekonomi masing-masing kecamatan agar tercapai percepatan pembanguna di daerah Kabupaten Lombok Utara.
Dampak Pendidikan Kewirausahaan dan Nilai-Nilai Budaya Mandar terhadap Niat Kewirausahaan ( Studi Kasus Pada Program Studi Kewirausahaan ITBM Polman ) Nur Qadrianty; Muhammad Alwi; Resky Faradibah Suhab
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 5 No 2 (2025): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v5i2.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan dan nilai-nilai budaya Mandar terhadap niat kewirausahaan mahasiswa. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran perguruan tinggi dalam mencetak wirausahawan baru, mengingat Indonesia masih memerlukan jutaan pelaku usaha untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun pendidikan kewirausahaan telah diterapkan dalam kurikulum, hasilnya belum sepenuhnya mampu mendorong niat berwirausaha secara signifikan. Selain pendidikan, nilai-nilai budaya lokal juga diyakini turut memengaruhi pembentukan sikap kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 34 mahasiswa program studi kewirausahaan sebagai responden. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya Mandar berpengaruh signifikan terhadap niat kewirausahaan dengan koefisien regresi sebesar 0,886 dan kontribusi determinasi sebesar 89%. Sementara itu, pendidikan kewirausahaan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam pendidikan kewirausahaan, khususnya nilai-nilai seperti kejujuran (le'ba), kerja keras (tappa’ dalle), dan kemandirian, yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Mandar. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kurikulum kewirausahaan berbasis budaya lokal guna menumbuhkan niat berwirausaha yang lebih kuat dan berkelanjutan di kalangan mahasiswa.
Sejarah Peradaban Islam Indonesia Pra Kemerdekaan Nur Amalia; Lenni Kusmiran; Resky Syahril; Halijah; Kalbi Jafar; Muhammad Alwi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13774

Abstract

Lahirnya peradaban Islam di Indonesia melalui fase panjang sejak pertama kali diperkenalkan oleh para pedagang Muslim yang datang ke Indonesia. Penelitian ini berfokus pada fase peradaban awal, yakni pra kemerdekaan yang ditandai dengan terbentuknya kerajaan-kerajaan Islam dan perkembangan Islam di masa penjajahan. Penelitian ini menggunakan metode riset pustaka, yakni dengan melakukan kajian melalui buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian ini memuat proses perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di berbagai wilayah Indonesia. Sistem kerajaan kemudian berubah dengan kedatangan Bangsa penjajah, yakni Belanda dan Jepang. Islam menandai perkembangan pesat melawan penjajahan setelah memperoleh pendidikan dari wilayah Timur Tengah dan melahirkan aktivis-aktivis Islam yang mengantarkan Indonesia merebut kemerdekaan.
Co-Authors Abdul Hafis Abdul Halik Abdul Hamid Shahab Abdul Rahim ABDULLAH, MUH. RUSLAN Afifah Zahra Agung Sutrisno Ahmad Zaenal Wafik Akmal Hidayat Ali Rahman Aliyah Aliyah Andi Faisal Andi Lindhemuthianingrum Anggie Angriani Nanik Ansar Ansar Asiah Azhari Hasibuan Bagus Singandaru, Adhitya Baiq Ismiwati Basri Rizak Bayu Nur Abdallah, Bayu Nur Busrah Caroline Adi Cahya Darul Ma'ruf Karim Dewa Nyoman Puspa Dwi Utami Puji Astuti Eka Fitriani Eli Anisa Ellisa Salsanabila EMI SALMAH Endang Astuti Endang Suerni Eny Yuniati Eny Yuniaty Erma Erma Erna Febriani Eva Wegner Faschal Syawkani Wahid Fatahillah Alif Arif Fatiha Hasanah Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Felesia Angela R. Firman Saputra Jusri Fitratul Nakyah Fitriani Husain Gusti Ayu Arini Halijah Hamdana Hasriani Hasriani I Dewa Ketut Yuda S I Dewa Ketut Yudha S Ian Tubangsa Ikha Wahyuni Indah Ayu Lumintang Indah Sari B Indradewa, Rhian Ismail Ismail Jose Astro R. Kalbi Jafar Khairunnisa Rahmah Lanni Jurriah Latifah Merdekawaty Lenni Kusmiran Lina Anggraini Lodewyk Almando S. Luluk Fadliyanti Mansur Afifi Marida Sari Masrida Yanti Masrun masrun Misdar, Misdar Monica Anastasya Sianipar Muh. Arsal N. Maddo Muhajirin Muhammad Adam muhammad alfi syahrin Muhammad Alim Fasieh Muhammad Amiruddin Muhammad Daffa V Muhammad Dzul Fadli Muhammad Isra Muhammad Maulana Fazri Munah Siregar Murni Ria Musjaya M. Guli Mutiach Nely Handayani Niluh Budi Artini NUR ALFIYAH Nur Amalia Nur Asrinawaty Nur Hikma Nur Indang Nur Khofifah Nur Laili Nur Masiyah Nur Qadrianty Nurul Fadilah, Nurul Prakoso, Jatayu Hadi Pramudya Ari D. Puji Ghina Putu Karismawan Putu Karismawan Rahmat Linur Rahmi Wahyuni Rahmiati Rahmiati Ramadhanil Ramadhanil Ratnasari Dalimunte Resky Faradibah Suhab Resky Syahril Rezky Fauziah Nur Rini Sri Astutik Rizki Purnamasari Salfina Satria Abdillah Sirajuddin Siti Fatimah Siti Lathifah Siti Rodiah Lubis Sitti Rahmi Sri Maulina Syamsul Arifin Sysnindita Widya I Thoibah Trian Fisman Adisaputra Umrah Umrah USWATUN HASANAH Vania Zita Vebri Sugiharto Yahya Yuni Arfatul Febria Yuni Tiara Yusuf Hasbullah