Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Tanaman Herbal untuk Mengatasi Hipertensi dan Kolestrol di Desa Kertak Hanyar II RT 06 Putri, Juliance Yolanda; Yuwindry, Iwan; Mukti, Yusuf Anggoro; Azzahra, Fatimah; Raema, Misa; Rahmah, Mulia; Alfisyah, Nur
Indonesia Berdaya Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251107

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kertak Hanyar II RT 06, Banjarmasin, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan tanaman herbal sebagai terapi alternatif untuk kolesterol dan hipertensi. Kegiatan ini diawali dengan survei lokasi dan pengumpulan data mengenai tanaman herbal yang biasa digunakan oleh masyarakat. Edukasi dilaksanakan pada 27 Februari 2025 dengan metode presentasi, pembagian leaflet, serta diskusi interaktif. Sebanyak 20 warga berpartisipasi dalam kegiatan ini.Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa daun salam dan kunyit sering digunakan untuk mengatasi kolesterol, sementara seledri dan daun sirsak digunakan untuk mengatasi hipertensi. Berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat dari 58% menjadi 98,5%. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran akan manfaat tanaman herbal dalam pengobatan tradisional. Kesimpulannya, program pengabdian ini berkontribusi positif dalam menambah wawasan masyarakat tentang pemanfaatan tanaman herbal secara aman dan efektif.
Pengaruh Edukasi Terhadap Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Selama Kehamilan Malinie, Hema; Yunita, Laurensia; Yuwindry, Iwan
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.166

Abstract

Anemia in pregnant women is still a national problem because it reflects the value of the socio-economic welfare of the community, and has a very large influence on the quality of human resources. To find out the educational effect of consuming Fe tablets on the compliance of pregnant women in consuming Fe tablets during pregnancy at the Pekauman Health Center. This research is a quantitative type using a minimum sampling technique of 30 respondents with a pre-experimental design using RCT pretest-posttest. Data collection was carried out using the MMAS-8 questionnaire. Analysis of research data using univariate and bivariate analysis of marginal homogeneity to determine the frequency and percentage of each research variable. The results of the marginal homogeneity test obtained a p value equal to 0.000 where p less than 0.05 means that there is a difference between variables. These results state that there is an effect of Fe Tablet Consumption Education on the Compliance of Pregnant Women in Consuming Fe Tablets during Pregnancy at the Pekauman Health Center. The results of the intervention group adherence study after being given Fe Tablet Consumption Education on the Compliance of Pregnant Women in Consuming Fe Tablets During Pregnancy at the Pekauman Health Center, namely 13 people (86,7 percent) were categorized at the high adherence level and as many as 2 people (13,3 percent) were categorized at the low level of adherence. medium compliance.
Rasionalitas Penggunaan Obat Pada Pasien Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) di Puskesmas Panarung Marliani, Siti; Syamu, Erlina; Yuwindry, Iwan; Aryzki, Saftia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30203

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan suatu kondisi patologis penyakit yang diakibatkan oleh adanya refluks kandungan isi lambung esofagus, yang disertai dengan adanya gejala yang timbul di esofagus maupun di ekstra-esofagus.Risiko GERD dapat mengganggu kerja sistem pencernaan dan meningkatkan kemungkinan kanker esofagus, sehingga memerlukan pengobatan yang tepat. Penggunaan obat yang tepat dapat mengurangi tingkat GERD yang terus meningkat serta meningkatkan kualitas hidup pasien maka perlu dilakukan yang ditinjau dari kriteria tepat obat, tepat dosis, tepat indikasi, tepat diagnosis dan tepat interval waktu penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat pada pasien Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) di Puskesmas Panarung yang meliputi tepat diagnosis, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat interval waktu penggunaan obat. Metode penelitian ini menggunakan observasional deskriptif yang dilakukan secara retrospektif dengan cara melihat rekam medik pasien GERD tahun 2020-2021. Penelitian dilakukan bulan Juli 2023 di Puskesmas Panarung sebanyak 16 sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan obat menunjukkan bahwa persentase rasionalitas pada pasien berdasarkan tepat diagnosa 100%, tepat indikasi 100%, tepat obat 100%, tepat dosis 100%, dan tepat interval waktu pemberian obat 100%. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa penggunaan obat pada pasien GERD di Puskesmas Panarung sudah rasional.
Evaluasi Ketersediaan Obat di Puskesmas Wilayah Kota Banjarmasin Tahun 2024 Fatmalika, Tria; Yuwindry, Iwan; Mukti, Yusuf Anggoro; Atmaja, Dewi Susanti
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 8 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i8.4394

Abstract

A common issue that often occurs in community health centers (puskesmas) is the mismatch in drug availability, where there is either an oversupply or a shortage, and expired or damaged medicines are still found in storage. This problem stems from poor drug management systems within the facilities. This study aimed to assess the availability of medicines in public health centers across the Banjarmasin City area in 2024. A quantitative approach with a cross-sectional design was used, involving six puskesmas selected through total sampling. Data was collected over one month, from May to June 2025, and analyzed descriptively to determine the percentage match between drug requests and actual receipts. The findings showed that the average match between requested and received drugs was 98.1%. However, in terms of availability, 60.8% of the drugs were categorized as out of stock, 7.2% as insufficient, 17.3% as sufficient, and 14.7% as oversupplied. These results indicate that despite a high match rate between requested and received drugs, the overall availability of medicines in Banjarmasin Timur puskesmas is inadequate, with most categorized as out of stock.
Cost Minimization Analysis (CMA) Penggunaan Obat Amoxicilin dan Cefixime pada Pasien ISPA Non Pneunomia Anak di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin: Cost Minimization Analysis (CMA) use of Amoxicilin and Cefixime in Childhood Non-Pneumonia ISPA Patient in the Outpatient Installation of Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Anggraini, Novita Yeremia; Syamsu, Erlina; Yuwindry, Iwan
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.7701

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA merupakan infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan, baik bagian atas maupun bawah. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) ISPA non pneumonia mencakup kelompok penderita balita dengan batuk yang tidak menunjukkan gejala peningkatan frekuensi nafas dan tidak menunjukkan adanya tarikan dinding dari dada bagian bawah ke dalam. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) non pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian utama pada anak berusia lima tahun ke bawah (balita) didunia. Biaya konsumsi obat secara nasional diperkirakan mencapai 40% dari total biaya pelayanan kesehatan.
Uji Toktisitas Ekstrak Metanol Daun Leunca (Solanum Ningrum L.) Terhadap Larva Artemia Salina Leach dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT): Toxicity Test of Methanol Extract of Leuna Leaves (SolanumNingrum L.) Towards Artemia Salina Leach Larvae Using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Method Martha, Dhea Yolanda; Hakim, Ali Rakhman; Yuwindry, Iwan; Rohama, Rohama
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10527

Abstract

Kanker merupakan suatu penyakit yang menjadi perhatian dalam dunia kesehatan serta merupakan salah satu penyakit yang menjadi perhatian serius pada bidang kesehatan, tidak terkecuali pada bidang farmasi. Kanker dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya. Sebanyak 9,6 juta orang meninggal karena menderita kanker dan 57% terjadi di benua Asia. Pencarian obat antikanker berbasis bahan alam perlu dikembangkan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam Indonesia yang kaya dengan floranya. Leunca (Solanum nigrum L.) adalah salah satu tumbuhan yang memiliki aktivitas antikanker dan merupakan tanaman obat yang biasanya dijadikan simplisia dari bagian daun maupun buah. Tanaman leunca secara empiris mencegah gangguan kanker, yakni kanker payudara. Kandungan kimia dari tanaman leunca yaitu alkaloid, flavonoid, fenol, dan steroid.
Analisis Perilaku Penggunaan Masker Wajah di SMKN 3 Banjarmasin dengan Pendekatan Theory of Planned Behavior: Analysis of the Behavior of Using Face Masks at SMKN 3 Banjarmasin with the Theory of Planned Behavior Approach Dari, Kristina Wulan; Melviani, Melviani; Rohama, Rohama; Yuwindry, Iwan
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10568

Abstract

Penggunaan masker wajah sudah menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit yang semakin populer, terutama dikalangan remaja, khususnya siswi SMKN 3 Banjamasin. berbagai alasan mendorong remaja untuk menggunakan masker wajah dengan kesadaran pentingnya merawat kulit tidak hanya dipengaruhi oleh tren kecantikan tetapi juga oleh pemahaman akan manfaat bagi perawatan wajah. Menganalisis perilaku penggunaan masker wajah oleh siswi SMKN 3 Banjarmasin dengan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 80 siswi yang dipilih menggunakan teknik (Probability sampling) data dikumpukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif, termasuk uji normalitas, uji T, dan uji F. Penelitian menunjukkan bahwa perilaku penggunaan masker wajah dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku. Uji T menunjukkan bahwa sikap memiliki t-hitung sebesar 11,433, norma subjektif sebesar 3,050, dan kontrol perilaku sebesar 6,822, yang semuanya lebih besar dari t-tabel (1,990) dengan signifikansi < 0,05. Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku penggunaan masker wajah dengan nilai F-hitung sebesar 19,159. Penggunaan masker wajah oleh siswi SMKN 3 Banjarmasin bukan hanya didasarkan pada kebutuhan perawatan kulit, tetapi juga dipengaruhi oleh sikap pribadi, norma sosial, serta persepsi mereka tentang kemudahan penggunaan. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi edukasi remaja dalam memilih dan menggunakan produk perawatan kulit dengan lebih bijak.
Pendekatan Health Belief Model (HBM) untuk Ibu Hamil dalam Menggunakan Asam Folat Sary, Ariska Yulia; Yuwindry, Iwan; Nastiti, Kunti; Kurniawati, Darini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2188

Abstract

Asam folat merupakan vitamin esensial selama kehamilan dan menjadi satu-satunya vitamin yang kebutuhan hariannya harus terpenuhi, yaitu 400 mikrogram per hari. Kekurangan asam folat pada ibu hamil masih sering ditemukan di negara berkembang maupun maju, yang berisiko menimbulkan anemia serta cacat tabung saraf (Neural Tube Defect) pada janin. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan penggunaan asam folat pada ibu hamil melalui pendekatan Health Belief Model (HBM). Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik purposive sampling terhadap 78 responden ibu hamil di Puskesmas Pekauman. Pengambilan data dilakukan selama Februari–Maret 2025. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square untuk menilai hubungan komponen HBM dengan kepatuhan penggunaan asam folat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua dimensi HBM, yaitu persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, serta pemicu untuk bertindak, memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan asam folat (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor persepsi dalam HBM berperan penting dalam mendorong kepatuhan ibu hamil. Oleh karena itu, intervensi promosi kesehatan berbasis HBM dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan konsumsi asam folat selama kehamilan.
Pendekatan Theory Of Planned Behavior (TPB) untuk Menganalisis Perilaku Pasien Thalasemia dalam Menggunakan Obat Kelasi Besi Mutia, Desy; Yuwindry, Iwan; Ikeh, Tri Sulapmi Dolina; Melviani, Melviani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2955

Abstract

Thalassemia mayor adalah penyakit genetik kronis yang memaksa pasien menjalani transfusi darah secara rutin seumur hidup. Transfusi yang berulang menyebabkan akumulasi zat besi dalam tubuh, sehingga terapi kelasi besi menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan organ dan komplikasi serius. Kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan ini menjadi kunci keberhasilan terapi, tetapi masih sering menghadapi berbagai hambatan, baik dari faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku penggunaan obat kelasi besi pada pasien thalassemia mayor dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross sectional dengan sampel 30 pasien thalassemia mayor di RSUD Ulin Banjarmasin, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap pasien (p=0,001), norma subjektif (p=0,003), dan kontrol perilaku (p=0,001) dengan tingkat kepatuhan dalam menggunakan obat kelasi besi. Sebanyak 70% responden menunjukkan perilaku baik. Temuan ini menegaskan bahwa sikap positif terhadap pengobatan, dukungan sosial yang kuat, serta kemampuan mengendalikan diri secara efektif menjadi faktor utama yang mendorong kepatuhan pasien thalassemia mayor dalam menjalani terapi kelasi besi, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka.
Pengaruh Efek Samping Obat Off Label terhadap Kualitas Hidup Pasien Lupus di RSUD Ulin Banjarmasin Yuwindry, Iwan; Noval, Noval
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 8 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i2.2925

Abstract

Lupus Eritematosus Sistemik merupakan penyakit inflamasi autoimun kronis yang belum jelas penyebabnya, memiliki variasi gambaran klinis yang luas dan tampilan perjalanan penyakit yang beragam. Penggunaan obat-obatan off label seperti kortikosteroid untuk pengobatan SLE dapat mengakibatkan potensi efek samping yang besar terhadap pasien Lupus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efek samping penggunaan obat-obatan off label terhadap kualitas hidup pasien lupus, mengetahui tingkat efek samping penggunaan obat-obatan off label serta mengetahui tingkat kualitas hidup pasien lupus. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode potong lintang (cross sectional) dengan cara survey menggunakan intrumen Algoritma Naranjo dan instrumen kuesioner Quality of Life (WHOQOL)–BREF dengan responden pada penelitian ini berjumlah 28 responden. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan obat-obatan off label pada terapi lupus dapat memunculkan resiko kemungkinan besar terjadinya reaksi obat merugikan (ROM). Kualitas hidup yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukkan hasil bahwa tingkat kualitas hidup responden masuk dalam kategori baik. Hasil analisis pada penelitan ini menyatakan bahwa efek samping penggunaan obat-obatan off label tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kualitas hidup pada pasien lupus atau dalam kata lain tidak ada pengaruh efek samping penggunaan obat-obatan off label terhadap kualitas hidup pasien lupus. Data penelitian menunjukkan nilai r hitung (pearson correlations) adalah -0,016 dan nilai Sig (2-tailed) adalah 0,936. Hasil analisis pengaruh efek samping penggunaan obat-obatan off label terhadap kualitas hidup pada pasien lupus sangat jelas menggambarkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara efek samping penggunaan obat-obatan off label terhadap kualitas hidup pasien lupus, namun pada korelasi ini terdapat hubungan yang tidak searah, dimana apabila nilai efek samping yang dialami responden tinggi maka nilai kualitas hidup responden justru rendah. Sebaliknya apabila nilai efek samping yang dialami responden rendah maka nilai kualitas hidup responden akan tinggi.