Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGHADAPI PROBLEMATIKA MULTIKULTURAL DI KELAS VII SMP TAKHASSUS AL-QUR’AN KALIBEBER WONOSOBO Ismail; Rifqi Muntaqo; M. Yusuf Amin Nugroho
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi problematika multikultural di kelas VII SMP Takhassus Al-Qur’an Kalibeber Wonosobo. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kondisi objektif sekolah yang memiliki keberagaman siswa baik dari segi latar belakang sosial-budaya, kemampuan akademik, karakter, maupun kebiasaan religius sehingga memunculkan sejumlah problematika dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang mengumpulkan data melalui instrumen observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika multikultural yang muncul meliputi perbedaan latar belakang budaya, kesenjangan kemampuan akademik, ragam pemahaman agama, hingga masuknya pengaruh media sosial. Dalam menghadapi realitas tersebut, Guru PAI memiliki peran strategis yang mencakup fungsi sebagai pendidik, pengajar, pemimpin kelas, pembimbing, motivator, serta evaluator. Faktor pendukung utama dalam pelaksanaan peran tersebut adalah budaya religius sekolah yang kuat, sedangkan faktor penghambatnya meliputi perbedaan karakter siswa yang tajam dan keterbatasan waktu pembelajaran.
Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri 5 Kebumen Anas Muhotib; Muhammad Yusuf Amin Nugroho; Ahmad Zuhdi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri 5 Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai motivator, fasilitator, dan pembimbing dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Upaya yang dilakukan guru meliputi pemberian motivasi, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, serta penciptaan suasana belajar yang kondusif. Faktor pendukung meliputi lingkungan sekolah yang mendukung dan hubungan baik antara guru dan siswa, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya motivasi intrinsik siswa dan keterbatasan sarana prasarana.
IMPLIKASI PROFESIONALISME GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MTS SALAFIYAH SYAFI’IYAH GROGOLPENATUS KEBUMEN Aris Hidayat; Muhamad Yusuf Amin Nugroho; Ahmad Zuhdi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.8068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk nyata profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan implikasinya secara langsung dalam mendongkrak minat belajar siswa di MTs Salafiyah Syafi’iyah Grogolpenatus Kebumen. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan secara autentik melalui observasi kelas, penelusuran data online untuk memperoleh informasi yang sudah dibuat oleh madrasah, wawancara mendalam bersama kepala madrasah, guru PAI, dan perwakilan siswa, serta diperkuat oleh studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru PAI tidak sekadar direduksi sebagai pemenuhan administratif formal, melainkan sebuah komitmen mutu kerja nyata yang diejawantahkan secara utuh melalui penguasaan empat kompetensi keguruan (profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial). Penguasaan materi secara matang mampu memusatkan perhatian (attention) siswa. Pengelolaan kelas yang menyenangkan berbasis media visual proyektor efektif meruntuhkan kecemasan belajar (anxiety) sehingga mendongkrak keaktifan (participation) siswa. Keteladanan karakter (uswah bil a’mal) guru memicu rasa hormat sukarela (voluntary respect) yang mendisplinkan moral akademik siswa. Serta, komunikasi kolaboratif bersama orang tua melahirkan kontrol berkesinambungan (continuous monitoring) yang melejitkan antusiasme religius siswa dalam mengikuti serangkaian program keagamaan rutin lapangan khas salafiyah. Secara teoretis, temuan ini merekonstruksi teori profesionalisme konvensional menjadi sebuah konsep spiritual-transformatif, di mana guru PAI mengintegrasikan peran pengajar (mu’allim), pendidik moral (murabbi), dan pembimbing spiritual (mursyid). Keluhuran akhlak autentik pendidik tersebut beroperasi sebagai kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) yang terbukti paling efektif menyentuh hati dan melestarikan minat belajar intrinsik siswa di era digital.
Implementasi Pembelajaran IPAS Berbasis Observasi Lapangan untuk Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan Siswa Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Adinuso Reban Batang Nabila Putri Muliana; Muhammad Yusuf Amin Nugroho; Aryadi Nursantoso
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7708

Abstract

Pembelajaran IPAS di Madrasah Ibtidaiyah masih sering didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang memperoleh pengalaman belajar yang konkret dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran IPAS melalui metode observasi lapangan, mengidentifikasi objek lingkungan yang digunakan dalam pembelajaran, serta menganalisis tumbuhnya sikap peduli lingkungan siswa kelas IV MI Islamiyah Adinuso Reban Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian kepala madrasah, guru kelas IV, dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS berbasis observasi lapangan dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang disesuaikan dengan lingkungan sekitar sekolah. Objek pengamatan berupa tanaman pisang, bambu, kopi, singkong, dan rumput liar dimanfaatkan sebagai media pembelajaran nyata bagi siswa. Metode observasi lapangan mampu menumbuhkan sikap peduli lingkungan siswa yang terlihat dari kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kelas, serta memperlakukan tanaman dengan lebih hati-hati. Dengan demikian, metode observasi lapangan dapat menjadi alternatif pembelajaran kontekstual yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membentuk karakter peduli lingkungan.