Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Daya Hasil Beberapa Galur Jagung Ketan (Zea mays L. var. ceratina Kulesh) di Nusa Tenggara Timur (NTT) Daroini, Robby Akhsinanda; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Jagung ketan (Zea mays var. ceratina Kulesh) merupakan komoditas pertanian yang digunakan di Indonesia sebagai bahan pangan alternatif maupun untuk keperluan industri. Jagung ketan dikenal memiliki kandungan patinya yang sangat tinggi, hampir seluruhnya terdiri dari amilopektin. Meskipun demikian produktivitas jagung ketan lokal masih rendah, yaitu sekitar 2 hingga 2,5 ton per hektar. Selain itu, varietas lokal ini juga rentan terhadap penyakit bulai, memiliki kandungan amilosa yang lebih rendah, dan menghasilkan tongkol yang relatif kecil. Oleh karena itu, perlunya upaya agar peningkatan dalam produksi jagung ketan melalui program pemuliaan tanaman. Dalam proses perakitan varietas hibrida perlunya mengevaluasi daya hasil dari tanaman jagung. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui karakter dan potensi hasil dari beberapa galur jagung ketan lokal. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September hingga Desember 2023 di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan enam  perlakuan dan empat kali ulangan. Bahan yang diuji ialah empat galur jagung ketan lokal dan galur jagung ketan MRC UB Malang. Terdapat dua galur yang memiliki potensi hasil yang tinggi yaitu galur G3 dan G4 serta terdapat dua galur dengan umur panen yang genjah yaitu galur G2 dan G5. Nilai heritabilitas didominasi tinggi pada semua karakter kecuali karakter rendemen jagung. Sedangkan pada koefisien keragaman genetik yang berada pada tingkat rendah hingga sedang bahwa seleksi pada populasi dalam galur tersebut tidak diperlukan.
UJI DAYA HASIL PENDAHULUAN HASIL TOPCROSS PADA JAGUNG INBRIDA (Zea mays L.) GENERASI S3 Suhaedi, M. Hasan; Damanhuri, Damanhuri; Sugiharto, Arifin Noor
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan uji daya hasil pendahuluan hasil topcross tetua tanaman jagung (Zea mays L.) generasi S3. Uji daya hasil pendahuluan dilakukan pada galur-galur baru yang umumnya merupakan hasil persilangan topcross dari beberapa tetua. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai daya hasil dan seleksi pada galur tanaman jagung yang merupakan galur harapan menjadi varietas baru yang akan dilepas untuk disebarluaskan kepada masyarakat. Penelitian ini dilakukan di desa Karanganyar kecamatan Kraton kabupaten Pasuruan, pada bulan Oktober 2014 - Januari 2015. Bahan yang diuji adalah 47 galur harapan jagung hibrida, dan dua varietas pembanding (Pioneer P21 dan Pertiwi 3) yang ditanam berdasarkan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 47 galur yang diuji terdapat keragaman genetik antar galur harapan, sehingga dapat dilakukan seleksi. Diperoleh 12 galur harapan tanaman jagung berdaya hasil tinggi yaitu galur G4, G6, G8, G9, G10, G24, G35, G36, G40, G47 yang dapat dikembangkan menjadi varietas unggulan.
UJI KEUNIKAN DAN KESERAGAMAN BEBERAPA GALUR INBRIDA JAGUNG MANIS (Zea mays L. saccharata Sturt) Susanto, Noviani; Respatijarti, Respatijarti; Sugiharto, Arifin Noor
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji Beda, Unik, Seragam dan Stabil diperlukan dalam pemuliaan tanaman untuk memperoleh hak PVT. Suatu varietas dianggap unik apabila varietas tersebut dapat dibedakan secara jelas dengan varietas lain. Suatu varietas dianggap seragam apabila sifat-sifat utama atau penting pada varietas tersebut terbukti seragam. Uji ini menggunakan galur A2, B2, BIA3, JMPOP4, KA11, KI5, KG1,LIA 21. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keunikan dan keseragaman pada masing-masing galur inbrida jagung manis dibandingkan dengan varietas pembanding yaitu varietas Golden Sweet. Uji ini akan dilaksanakan pada April 2014 – Juli 2014 di kebun percobaan jatikerto Universitas Brawijaya. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan. Pengamatan dilakukan berdasarkan panduan uji BUSS pada tanaman jagung. Analisis data yang digunakan untuk uji keunikan ialah dengan membandingkan karakter kualitatif galur dengan varietas pembanding. Sedangkan untuk uji keseragaman menggunakan perhitungan nilai koefisien keragaman. Dari hasil pengamatan, masing-masing galur memiliki satu atau lebih perbedaan karakter kualitatif dari varietas pembanding. Hal ini menunjukkan bahwa masin-masing galur memiliki keunikan. Untuk uji keseragaman, masing-masing galur memiliki nilai koefisien keragaman yang rendah. Sehingga masing-masing galur telah seragam (homogen)
KERAGAAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. saccharata Sturt) TERHADAP DUA KETINGGIAN TEMPAT Dialista, Riris; Sugiharto, Arifin Noor
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keragaan merupakan tahapan penting dalam pemuliaan tanaman jagung sebelum kegiatan pelepasan varietas. Keragaan dilakukan untuk mengetahui karakter genotip tanaman, sehingga dapat dijadikan identitas tanaman. Apabila identitas tanaman telah diketahui maka kegiatan seleksi mudah dilakukan, karena dapat memilih tanaman sesuai dengan karakter yang diinginkan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter kuantitatif dan kualitatif, menduga nilai heritabilitas, KKG, dan KKF dan mendapatkan galur yang berpotensi sebagai calon varietas hibrida. Penelitian dilaksankan pada Desember 2015-Maret 2016 di dua tempat Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu dengan ketinggian 630 m dpl dan Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu ketinggian tempat 1040 m dpl, Bahan yang digunakan adalah 10 galur jagung manis. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Berdasarkan nilai KKG karakter kuantitatif, semua karakter pada masing-masing galur mempunyai kriteria keragaman sempit hingga sedang, sehingga keseragaman tergolong tinggi. Berdasarkan nilai skoring keseragaman karakter kualitatif, galur yang mempunyai nilai keseragaman yang tinggi pada dua ketinggian tempat adalah IE3+69XSBY,IE3+147XTLY,IE3+162XTLY, IE3+162XSBX dan IE3+162XSBY. Galur-galur yang berpotensi sebagai calon varietas hibrida berdasar kan nilai heritabilitas, keseragaman dan potensi hasil adalah galur IE3+162XTLY, IE3+69XSBY, dan IE3+162XSBY.
Evaluasi Hasil Biomassa Beberapa Calon Varietas HibridaTanaman Jagung Pakan (Zea mays L.) di Nusa Tenggara Timur Fadilah, Ahmad Irfan; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.08

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas pangan utama di dunia, termasuk di Indonesia, dengan pemanfaatan yang meluas dari biji, tongkol, hingga biomassa tanaman. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), produksi jagung pipilan kering mengalami penurunan dari 750.166 ton pada 2021 menjadi 648.305 ton pada 2023, yang berdampak pada sektor peternakan akibat keterbatasan pakan berkualitas. Biomassa jagung memiliki kandungan nutrisi seperti protein kasar (7,4%) dan serat kasar (27,8%), sehingga potensial untuk digunakan sebagai pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil biomassa pada beberapa calon varietas jagung pakan dan memilih dengan hasil biomassa tinggi. Penelitian dilakukan pada Juli-November 2024 di Desa Oesao, Kupang Timur, NTT, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 perlakuan (10 calon varietas hibrida dan 2 varietas pembanding) dan 3 ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Variabel yang diamati meliputi parameter morfologi, biomassa, dan hasil panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon varietas UB7 memiliki rata-rata hasil biomassa lebih tinggi dibandingkan varietas pembanding (Nusa 01 dan AR-21). Calon varietas tersebut direkomendasikan untuk dikembangkan pada tahap seleksi pemuliaan berikutnya.
Evaluasi Keragaman Beberapa Genotipe Jagung Pakan (Zea mays L.) Hasil Top Cross Pada Generasi S3 di Nusa Tenggara Timur Diprana, Ashafilah Rinanova; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.06

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas pangan utama setelah padi yang memiliki peran multifungsi sebagai bahan pangan, pakan, maupun bahan baku produk lainnya. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai salah satu provinsi yang mengggunakan jagung sebagai pakan untuk hewan ternak mengalami penurunan produksi. Produksi jagung Nusa Tenggara Timur pada tahun 2022 adalah sebesar 293.719,22 ton dan mengalami penurunan produksi menjadi 261.854,94 ton pada tahun 2023. Penggunaan varietas hibrida dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produksi jagung. Faktor terpenting dalam pembentukan hibrida adalah adanya keragaman genetik yang dapat dilihat dari penampilan karakter pada masing-masing genotipe. Penilaian penampilan dan performa tanaman dengan menampilkan karakter-karakter dari suatu genotipe ini disebut dengan keragaman. Informasi penampilan karakter pada jagung pakan F1 hasil top cross diperlukan sebagai evaluasi bagi para pemulia tanaman untuk menemukan karakter unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan, keseragaman, serta mengidentifikasi genotipe yang berpotensi untuk dijadikan calon tetua hibrida. Penelitian dilakukan di Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada bulan Juli – Desember 2024 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 perlakuan (10 genotipe F1 jagung pakan hasil top cross dan 2 varietas pembanding) dengan 3 ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Variabel yang diamati meliputi karakter kualitatif dan karakter kuantitatif yang terdiri dari karakter tanaman dan karakter hasil. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien keragaman yang diperoleh tergolong rendah dan nilai duga heritabilitas termasuk dalam kriteria sedang hingga tinggi. Genotipe F1 hasil top cross yang direkomendasikan sebagai calon tetua hibrida adalah galur inbrida yang membentuk genotipe F1 UB 3, UB 16, dan UB 28.
Respons Viabilitas dan Vigor Benih Terung (Solanum melongena L.) terhadap Perlakuan Invigorasi GA3 Qashruzzabad, Samarra Inggita; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 4 (2026): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.4.05

Abstract

Kemunduran mutu benih akibat penyimpanan jangka panjang merupakan permasalahan penting dalam budidaya tanaman hortikultura, termasuk terung (Solanum melongena L.). Benih yang mengalami kemunduran mutu ditandai dengan penurunan viabilitas dan vigor sehingga menyebabkan rendahnya daya berkecambah serta pertumbuhan awal tanaman. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki mutu fisiologis benih adalah melalui invigorasi menggunakan zat pengatur tumbuh giberelin (GA3). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons viabilitas dan vigor benih terung terhadap perlakuan invigorasi GA3 pada beberapa konsentrasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2024 di Laboratorium Benih Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Jawa Timur menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang disusun secara faktorial dengan dua faktor, yaitu 17 aksesi benih terung yang hasil penyimpanan tahun 2019 dan 2 varietas komersial, serta konsentrasi GA3 yang meliputi kontrol, 50 ppm, dan 100 ppm. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak empat kali dengan 25 benih per ulangan. Variabel yang diamati meliputi daya berkecambah, laju pertumbuhan kecambah, potensi tumbuh maksimum, indeks vigor, keserempakan tumbuh, panjang kecambah, tinggi tunas, panjang akar, bobot segar, dan bobot kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi GA3 dan faktor aksesi berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel pengamatan, tanpa adanya interaksi antara kedua faktor. Perlakuan GA3 50 ppm menunjukkan nilai lebih tinggi pada daya berkecambah, keserempakan tumbuh, bobot segar, dan bobot kering, sedangkan perlakuan GA3 100 ppm menunjukkan nilai lebih tinggi pada panjang kecambah, tinggi tunas, dan panjang akar.
Introduksi Budidaya Komoditas Jagung Hibrida dan Kacang Hijau di Kabupaten Malaka Arifin Noor Sugiharto; Atiek Iriany; Wigbertus Ngabu; Muhamad Ridwan; Khoiril Anam
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i2.202

Abstract

Praktik budi daya tanaman kacang hijau dan jagung yang dilakukan oleh petani di kawasan transmigrasi Uluklubuk masih belum optimal. Belum optimalnya praktik budi daya ini disebabkan karena penggunaan varietas lokal yang produktivitasnya rendah serta rendahnya penggunaan pupuk untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Untuk mengatasi permasalahan mitra kelompok tani, maka beberapa solusi yang diberikan adalah transfer teknologi melalui pendampingan, pelatihan, dan praktik demplot. Pelaksanaan program ini dilaksanakan dengan metode pelatihan, penyuluhan, pendampingan, dan demplot secara berkala. Program kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan varietas jagung hibrida, varietas kacang hijau unggul, dan transfer teknologi budi daya tanaman jagung dan kacang hijau serta meningkatkan pendapatan kelompok tani di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Desember 2023. Hasil program kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa kelompok tani sasaran mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diberikan mengenai budi daya jagung hibrida dan kacang hijau unggul. Hasil panen jagung yang diperoleh adalah sebesar 12,877 ton dan hasil panen kacang hijau sebanyak 1,481 ton.
Co-Authors Abadi, Wildan Abadi, Wildan Abdul Latief Abadi Adiredjo, Afifuddin Latif Adiredjo, Afifuddin Latif Agatha Eritza Wigathendi Agus Purwito Agustin, Eka Agustin, Eka Aili, Evi Nur Aili, Evi Nur Ainurrasjid Ainurrasjid Ainurrasjid, Ainurrasjid Ainurrohmah, Nurul Aji, Agip Purnama Akashi, Ryo Al-Faiqoh, Rizka Alfiyan Arif Alghifari, Robbi Amrullah, Rizki Abi Amrullah, Rizki Abi Andy Soegianto Angga Wahyu Prasetyo, Angga Wahyu Anggraeni, Mita Anini Siswati Ardyanto, Alfian Trisna Ardyanto, Alfian Trisna Arif, Alfiyan Arifin, Azeri Gautama Arsyam, Asriyanto Atiek Iriany Azmi, Mohammad Jauharul Azmi, Mohammad Jauharul Bagaskara, Reindy Katon Bagaskara, Reindy Katon Bambang Guritno Basuki, Nur Belaffif, Mohammad Bahrelfi Biamrillah, Muhamad Arief Biamrillah, Muhamad Arief Budi Waluyo Cahyo Artho Nugroho Candra Wicaksono Cantika, Devira Damanhuri Damanhuri Damanhuri Darmawan Saptadi, Darmawan Daroini, Robby Akhsinanda Deka Ludia Draseffi, Deka Ludia Devira Cantika Diah Kartika Sari Dialista, Riris Dian Sari Diprana, Ashafilah Rinanova Dita Kristiari Draseffi, Deka Ludia Ebtan S., Ringga Eko Widaryanto Fadilah, Ahmad Irfan Fathoni, Musthofa Muhammad Fathoni, Musthofa Muhammad Fatimah, Fila Fatya Khalisa Salsabil Fauwziah, Lailatul Fauwziah, Lailatul Fiddin, Fikriyah Nuril Fiddin, Fikriyah Nuril Fila Fatimah Firdaos, Erliza Rizki Firdaos, Erliza Rizki Frizal Amy Oktarisna Ghoiri, Annisatul Umami Sulistia Gondo, Takahiro Gracella Angelica Sagala Hajroon Jameela Hariyanti, Ismi Dahlia Herison, Catur hidayat, iqbal Huda, Vina Alfa Centauri Hutauruk, Jonathan Nicholas Hutauruk, Jonathan Nicholas Indraswari, Rizqi Laili Indraswari, Rizqi Laili Ismi Dahlia Hariyanti Iwan Kurniawan Izmi Yulianah Jaenun, M. Jaenun, M. Jaenun, M. Jaenun, M. Jaenun, M. Jaenun, Mohammad Jameela, Hajroon Kamukten, Prihanti Panditia Kamukten, Prihanti Panditia Khairum Tri Wahyuli Khoiril Anam Kristiari, Dita Kumar, Ajay Goel Kuswanto Kuswanto Kuswanto, Kuswanto Laksono, Nur Dian Laksono, Nur Dian Lasmono, Giri Lasmono, Giri Lesy Nerawati Lilis Suryani Lita Soetopo Luqman Qurata Aini M. Hasan Suhaedi Maulidha, Aditya Resty Maulidha, Aditya Resty Mienanti, Devi Mita Anggraeni, Mita Mitreka, Raka Fauzi Moh. Saiful Anwar Muhamad Ridwan Muhammad Fathan Mulyasantika, Yesika Oktavilenda Mulyasantika, Yesika Oktavilenda Nafisah Nafisah Niken Kendarini Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Noor Farid Noviani Susanto Nur Basuki Nur Basuki Nur, Alya Aulia Nursa’adah, Ika Nursa’adah, Ika Nurul Istiqomah Oktarisna, Frizal Amy Orlimao, Sanu Dwi Orlimao, Sanu Dwi Perwitosari, Gia Warih Perwitosari, Gia Warih Prasetyo, Angga Wahyu Prasetyo, Riza Agus Prasetyo, Riza Agus Pratama, Putra Aji Putra, Gaka Yoga Putra, Rizki Karunia Putri Warastuti, Intan Dwi Putri Warastuti, Intan Dwi Putri Winaryo, Kusumaning Ayu Putri Winaryo, Kusumaning Ayu Putri, Savitri Perwitasari Qashruzzabad, Samarra Inggita Rahmatan, Apik Ilham Respatijarti Respatijarti Respatijarti, Respatijari Reza Prakoso Dwi Julianto Riandon, Ghesa Ringga Ebtan S. Riris Dialista Rizqiningtyas, Hana Rizqiningtyas, Hana Ryo Akashi, Ryo Saefulloh, Muhammad Firdaus Sagala, Gracella Angelica Salsabil, Fatya Khalisa Saptadi, Darmawan Saputra, Ridwan Wahyu Saputra, Ridwan Wahyu Sarashati, Devi Cinintya Sarashati, Devi Cinintya Saraswati, Ika Dyah Saraswati, Ika Dyah Sari, Diah Kartika Sari, Dian Sari, Endah Nurmala Sari, Endah Nurmala Satriawan, Irfan Budhi Satriawan, Irfan Budhi Setiyawan, Mohamad Doni Setiyawan, Mohamad Doni Sinaga, Asima Putri Sari. Sinaga, Asima Putri Sari. Singgah, Mochammad Illafi Singgah, Mochammad Illafi Siswati, Anini Sugiyanto, Moh Veri Suhaedi, M. Hasan Sumeru Ashari Surjono Hadi Sutjahjo Susanto, Noviani Takahiro Gondo, Takahiro Trihatmojo, Hendro Trihatmojo, Hendro Wahyuli, Khairum Tri Wicaksono, Candra Wicaksono, Kharismasetya Dermawan Wicaksono, Kharismasetya Dermawan Widanni, Lucynda Windy Widanni, Lucynda Windy Widowati, Anggi Widowati, Anggi Wigathendi, Agatha Eritza Wigbertus Ngabu Wulandari, Diyah Retno Wulandari, Diyah Retno Yanik, Yanik Yanik, Yanik Yanuar Danaatmadja, Yanuar Yudi, M. Rafli Yudi, M. Rafli