Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DAN STATUS EKONOMI DALAM PENCEGAHAN ISPA DENGAN KEKAMBUHAN ISPA PADA ANAK DI PUSKESMAS MANGASA KOTA MAKASSAR Akbar
Jurnal Mitrasehat Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v9i2.47

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. Infeksi ini disebabkan olehvirus, jamur, dan bakteri. Cakupan penemuan kematian pada balita akibat ISPA pada tahun 2016 berkisar 551 kasus. Untuk wilayah Sulawesi Selatan prevalensi ISPA tahun 2017 mencapai 19,27%. Di kota Makassar prevalensi ISPA tahun 2015 sebanyak 45.569 kasus, kemudian tahun 2016 sebanyak 44.819 kasus, dan meningkat di tahun 2017 yaitu 53.074 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran orang tua dan status ekonomi dalam pencegahan ISPA dengan kekambuhan ISPA pada anak di Puskesmas Mangasa. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua diwilayah Puskesmas Mangasa yang memiliki anak menderita ISPA. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 55. Hasil penelitian analisis statistik dengan menggunakan uji chi square di peroleh nilai untuk peran orang tua yaitu p = 0,001 < ɑ = 0,05 dan untuk status ekonomi di peroleh nilai p = 0,002 < ɑ = 0,05, hal ini menunjukkan bahwa dari nilai yang di dapatkan antara peran orang tua dan status ekonomi menunjukkan nilai p < dari nilai ɑ, artinya hipotesis di terima. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara peran orang tua dan status ekonomi dalam pencegahan ISPA dengan kekambuhan ISPA pada anak di Puskemas Mangasa. saran untuk instansi kesehatan khususnya Puskesmas Mangasa agar lebih meningkatkan lagi pemberian penyuluhan atau promosi kesehatan kepada para ibu terutama yang memiliki balita, dan anak.
Penerapan Terapi Inhalasi Nebulizer Pada Anak Dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Aslinda; Akbar; Ratna Mahmud; Zulfia Samiun
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.332

Abstract

Ketidakefektifan jalan napas merupakan merupakan ketidakmampuan untuk menjaga kebersihan jalan napas dari sekret yang kental, penumpukan sekret dan benda asing yang sulit dikeluarkan. Terganggunya transportasi pengeluaran dahak dapat membuat penderita sulit mendapatkan O2 dan mengeluarkan CO2 serta kesulitan bernapas.adapun kondisi yang berkaitan dengan ketidakefektifan jalan napas pada anak adalah penyakit asma dan pneumonia. Untuk menghindari terjadinya pneumonia dan untuk mengefektifkan bersihan jalan napas penting dilakukan pencegahan maupun penanganan yang tepat sesuai dengan standar operasional prosedur seperti terapi inhalasi nebulizer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan terapi inhalasi nebulizer pada anak dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus, dimana peneliti mengkaji kebutuhan pasien sebelum dan setelah Tindakan terapi inhalasai nebulizer. Teknik pengkajian menggunakan teknik pengkajian kebutuhan oksigenasi melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan terapi inhalasi nebulizer pada An’A 3 kali sehari selama 3 hari bersihan jalan napas meningkat dengan kriteria produksi sputum menurun, mengi menurun dan frekuensi napas membaik. Ibu pasien mengatakan anaknya kadang – kadang batuk, bersin – bersin dan mengeluarkan sedikit lender dihidung, frekuensi napas 30x/i. saran : dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi pada bersihan jalan napas tidak efektif pada anak bronchopneumonia diharapkan memberikan terapi inhalasi nebulizer.
Sosialisasi Koperasi Desa Sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Desa Bottopenno Kabupaten Wajo Akbar; Siardin Andi Djemma; Novianti; Nabila Batara Ugi
Compile Journal of Society Service Vol 3 No 1 (2025): Edisi September 2025
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Village co-operatives play a crucial role in the economic development of communities, particularly in rural areas, and are considered a key pillar of the national economy under Law UU RI No. 25 of 1992. This community service research aims to increase community understanding of co-operatives and to attract their interest in joining and contributing to the management of co-operatives in Bonttopenno Village, Wajo Regency. To achieve this goal, socialization was conducted using discussion and outreach methods as the most effective strategy. This community service has succeeded in providing a deeper understanding of the functions, benefits, and operational mechanisms of village cooperative units as drivers of the community economy.
ANALISIS DATA KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA KE INDONESIA MENGGUNAKAN MICROSOFT POWER BI Akbar
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 2 No. 3 (2024): Maret 2024
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunjungan wisata merupakan sebuah fenomena dinamis yang melibatkan perpindahan suatu individu atau kelompok dari suatu tempat ketempat lain dengan tujuan rekreasi, hiburan atau ekplorasi. Dengan adanya wisatawan dapat meningkatkan pertumbuhan suatu daerah dan merupakan penghasil devisa dan lapangan pekerjaan. Maka dari itu, diperlukan visualisasi dalam pencatatan kenjungan wisatawan mancanegara. Hasil analisis data ini menggunakan visualisasi diagram yang telah diolah menggunakan Microsoft Power BI, berdasarkan data yang diperoleh melalui Badan Pusat Statistik (BPS). Selain itu, adanya penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi strategis berdasarkan temuan analisis. Pengenalan alat analisis Microsoft Power BI sehingga  dapat memberikan pendekatan praktis dan efisien dalam mengelola data dan strategi dalam pengambilan keputusan. Dengan mencapai tujuan-tujuan ini, diharapkan penelitian ini tidak hanya memberikan kemudahan kerja dalam analasis data tetapi juga memberikan dasar untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dalam merancang strategi dan pengembangan parawisata di masa depan.
Mewujudkan Pembangunan Yang Berkeadilan Di Provinsi Kepulauan Riau: Strategi Mengatasi Ketimpangan Antarwilayah Akbar
Jurnal Archipelago Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Archipelago
Publisher : Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69853/ja.v4i01.157

Abstract

The Riau Islands Province has great potential due to its strategic location. However, up to this point, the Riau Islands Province still faces issues of Disparity in Development Among Regions. In the Regional Development Plan Document, uneven infrastructure, suboptimal human resource competitiveness, and weak coordination among stakeholders are considered to be the causes of the issues that occur. Using the USG method or Urgency, Seriousness, and Growth, uneven infrastructure received a score of 56 and was determined to be the main problem. Furthermore, strengthening infrastructure and regional connectivity, economic diversification, and empowerment of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), as well as improving social services and human resources were selected as policy alternatives that can be taken by policymakers. Then, using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method, Strengthening Infrastructure and Regional Connectivity received a score of 0.93 and was chosen as a policy recommendation that should be implemented immediately by decision-makers.
The Role of Agricultural Extension Workers in Empowering Farmer Groups Rifaldi, Muh Yusril; Akbar; Sahlan; Jumiati; Saleh, Muh Ikmal
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v11i2.21836

Abstract

The role of agricultural extension workers is crucial in the process of empowering farmer groups. In reality, the level of farmer participation and group independence remains low. This condition is caused by the lack of farmers’ trust in extension workers due to their limited direct involvement in agricultural field activities. This study aims to examine the role of agricultural extension agents in empowering farmer groups in Kajang District, Bulukumba Regency. Respondents were selected using a random sampling technique, with a total sample of 24 farmer group members. The data were analyzed using a quantitative descriptive method to identify and measure the level of extension agents’ roles based on predetermined indicators. The results reveal four main indicators of the extension agents’ roles: as educators, analyzers, consultants, and organizers. The role as educator obtained an average score of 2.16, the role as analyzer 2.28, the role as consultant 2.34, and the role as organizer 2.23. All these scores fall into the “moderately significant role” category. These findings indicate that the role of agricultural extension agents in empowering farmer groups in Tambangan Village still needs to be improved across all aspects. Extension agents are expected to be more active, innovative, and evenly involved in facilitating farmer group activities, including knowledge transfer, problem analysis, solution provision, and group organization. Optimizing these roles is expected to enhance the effectiveness of empowerment programs so that their benefits can be fully experienced by all group members. Therefore, strengthening the capacity of extension agents is a key factor in promoting the independence and sustainability of farmer groups in the study area.
DIMENSI TERSEMBUNYI MEREK HALAL MEMERIKSA PERAN PENGHEMATAN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Akbar; Sirajuddin; Murtiadi Awaluddin
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i1.60204

Abstract

Abstrak Pertumbuhan industri halal global mendorong semakin banyaknya produk berlabel halal yang beredar di pasar. Namun, dalam proses pengambilan keputusan pembelian, konsumen tidak hanya mempertimbangkan aspek syariat yang tampak secara eksplisit melalui label halal. Penelitian ini membahas secara mendalam dimensi tersembunyi dari merek halal, khususnya peran penghematan yang sering kali tidak disadari namun memengaruhi perilaku konsumen. Dimensi tersembunyi tersebut meliputi efisiensi psikologis, persepsi kesehatan dan kualitas, penghematan waktu, serta penghindaran risiko sosial. Konsumen memandang produk halal sebagai pilihan yang lebih hemat dalam jangka panjang karena diyakini dapat mengurangi risiko kesehatan, memberikan rasa aman, dan mempercepat proses pengambilan keputusan tanpa perlu verifikasi berulang terhadap produk lain. Selain itu, faktor keberkahan dan kepatuhan terhadap prinsip agama juga menjadi pertimbangan psikologis yang dianggap membawa nilai ekonomi tersendiri bagi konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran merek halal sebaiknya tidak hanya menonjolkan aspek kehalalan semata, tetapi juga mengomunikasikan nilai tambah berupa efisiensi dan penghematan, baik dalam aspek waktu, biaya, maupun kualitas hidup. Dengan memahami dimensi tersembunyi ini, pelaku usaha dapat mengembangkan pendekatan pemasaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan konsumen Muslim modern. Kata Kunci: Merek Halal, Penghematan, Keputusan Pembelian, Dimensi Tersembunyi, Konsumen Muslim   Abstract The growth of the global halal industry has led to an increasing number of halal-labeled products on the market. However, in the process of making purchasing decisions, consumers do not only consider aspects of sharia that appear explicitly through halal labels. This study takes an in-depth look at the hidden dimensions of halal brands, particularly the role of savings that often go unnoticed but influence consumer behavior. These hidden dimensions include psychological efficiency, perceived health and quality, time savings, and social risk aversion. Consumers perceive halal products as a more economical choice in the long run because they are believed to reduce health risks, provide a sense of security, and speed up the decision-making process without the need for repeated verification of other products. In addition, the factor of blessing and compliance with religious principles is also a psychological consideration that is considered to bring its own economic value to consumers. This study concludes that the marketing strategy of halal brands should not only emphasize the halal aspect, but also communicate the added value of efficiency and savings, both in terms of time, cost, and quality of life. By understanding this hidden dimension, businesses can develop more effective marketing approaches that suit the needs of modern Muslim consumers. Keywords: Halal Brand, Savings, Purchase Decision, Hidden Dimension, Muslim Consumer
The Influence of Brand Halal Awareness and The Halal Logo On Online Food Purchasing Decisions Maricar, Rezvanny; Mallu, Angga Prayudha Ashari H; Akbar
IJHCM (International Journal of Human Capital Management) Vol. 8 No. 1 (2024): International Journal of Human Capital Management
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/IJHCM.08.01.5

Abstract

The purpose of this study is to explore the effects between halal brand awarness and halal logo on online purchasing decisions. Cross-sectional data samples were collected through surveys from consumers living in Indonesia, and this study adopted path analysis to test the hypothesised relationships between halal brand awareness, towards purchase decisions and halal logo towards purchase decisions. This study suggests that food businesses should brand-build and promote their brand awareness of the halal logo through sales promotion, advertising, and other marketing activities. When brand halal awareness on halal food is high, purchasing decisions through the halal logo and religious beliefs will also increase. Consumers will evaluate the quality of a product from the halal food purchase experience.
Assessing the Impact of Climate Change on Food Security: Empirical Evidence from Shrimp Farmers in East Java, Indonesia Fatahullah; Syauqi Agung Firmanda; Akbar
Indonesian Journal of Sustainable Agriculture and Environmental Sciences (IJSAES) Vol. 1 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Sustainable Agriculture and Environmental Sciences (IJSAE
Publisher : CV. Truly Science Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Climate change poses a profound and escalating threat to global food systems, particularly for small-scale aquaculture communities such as shrimp farmers in coastal regions, whose livelihoods and food security are increasingly vulnerable to environmental variability and extreme weather events. Methods: This study investigated the impact of climate change adaptation strategies on household food security in Bangil Regency, East Java, Indonesia, based on a comprehensive analysis of 1500 shrimp farmers. Using the innovative Multivariant Probit (MVP) method to identify factors influencing the decision to adopt adaptation practices. These factors include changes in the timing of clear fry dispersion, acceleration of harvest time, polyculture practices, and changes in the type of clear fry. We also employed the Ordered Probit Model to evaluate the impact of climate change adaptation on food security, as measured by the food insecurity experience score. Results: A strong positive relationship was revealed between the level of adaptation applied and the resilience of household aquaculture among shrimp farmers. This correlation shows that the more intense adaptation is implemented, the better the food security status of households. Conclusion: This study shows that climate change adaptation has a positive impact on food security. These findings underscore the need for adaptation strategies, especially for small-scale farmers, and tailored interventions to ensure food security in the face of climate change challenges.
KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 17 LUWU Hasriani; Firmansyah; Akbar
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1509

Abstract

Skripsi ini membahas mengenai Keterampilan Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Kinerja Guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 17 Luwu. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk mengetahui keterampilan manajerial Kepala Sekolah di SMAN 17 Luwu; untuk mengetahui mutu guru di SMAN 17 Luwu; dan untuk mengetahui hambatan dan tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru di SMAN 17 Luwu. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknis analisis data yang diambil adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Subjek penelitian ini yaitu Guru yang ada di Sekolah Menengah Atas Negeri 17 Luwu. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 temuan utama. Pertama, Keterampilan manajerial kepala sekolah di SMA Negeri 17 Luwu terlihat dari perencanaan program peningkatan kompetensi guru, supervisi akademik rutin, serta dukungan berupa anggaran, workshop, bimtek, dan diklat. Kepala sekolah juga bekerja sama dengan pengawas dan memberi motivasi, sehingga guru lebih profesional, kreatif, dan berkualitas dalam pembelajaran. Kedua, Mutu guru di SMA Negeri 17 Luwu tercermin dari kualifikasi akademik yang sesuai bidang, kedisiplinan, serta upaya berkelanjutan meningkatkan kompetensi melalui belajar mandiri, pelatihan, dan seminar. Guru juga merancang pembelajaran sesuai karakteristik siswa dengan metode variatif dan inovatif untuk menciptakan suasana belajar interaktif. Ketiga, Hambatan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru di SMA Negeri 17 Luwu mencakup keterbatasan anggaran dan rendahnya motivasi sebagian guru akibat faktor keluarga, sosial, dan sikap apatis. Kendala ini diatasi melalui pertemuan untuk mencari solusi serta dukungan dari dinas pendidikan, komite sekolah, orang tua, dan kebijakan pemerintah agar guru tetap terdorong meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran.