Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Profil Literasi Siswa dalam Upaya Mereduksi Perundungan di Pondok Pesantren Aliyah Al-Fadlliyah Solihatun, Solihatun; Dinihari, Yulian; Wiyanti, Endang; Nazelliana, Dian; Musringudin, Musringudin
Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa Vol 3, No 1 (2025): Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ntsr.v3i1.3937

Abstract

Perundungan di lingkungan pendidikan, termasuk di pondok pesantren, menjadi isu yang memerlukan perhatian serius. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup pemahaman, analisis, serta refleksi terhadap nilai-nilai sosial dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil literasi siswa di Pondok Pesantren Aliyah Al-Fadlliyah serta mengkaji perannya dalam mereduksi perilaku perundungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat literasi yang lebih tinggi memiliki kesadaran lebih besar terhadap dampak negatif perundungan dan cenderung mengembangkan sikap empati serta komunikasi yang lebih baik. Selain itu, program literasi berbasis nilai-nilai keislaman yang diterapkan di pesantren berkontribusi dalam membentuk karakter siswa yang lebih inklusif dan toleran. Studi ini merekomendasikan penguatan program literasi berbasis karakter sebagai strategi preventif untuk mengurangi perundungan di lingkungan pesantren
STRATEGI LITERASI DAN NUMERASI BAGI GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Dinihari, Yulian; Wiyanti, Endang; Solihatun, Solihatun; Nazellina, Dian; Musringudin, Musringudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jpmbio-sains.v4i1.3932

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi guru di SMP - SMA Plus Cendikia Cikeas melalui pelatihan dan pendampingan strategi literasi dalam pembelajaran. Berdasarkan evaluasi dari 17 responden, mayoritas peserta menilai bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami (52,9% sangat setuju) dan memberikan wawasan baru tentang literasi dan numerasi (58,8% sangat setuju). Pelatihan ini juga berhasil meningkatkan minat guru dalam menerapkan strategi literasi dan numerasi dalam pembelajaran, dengan 70,6% peserta sangat setuju untuk mengimplementasikannya. Namun, sebagian besar peserta (88,2%) mengindikasikan perlunya pelatihan lanjutan dan pendampingan guna memastikan implementasi yang lebih efektif di dalam kelas. Selain itu, 64,7% peserta merasa bahwa pelatihan ini mendorong mereka untuk lebih inovatif dalam pengajaran, menunjukkan dampak positif terhadap kreativitas dalam menyusun pembelajaran berbasis literasi. Dari segi penyampaian materi, narasumber mendapatkan penilaian positif, dengan mayoritas peserta menilai efektivitasnya pada skala tinggi (52,9% sangat efektif). Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan literasi memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru dalam menerapkan strategi literasi yang lebih inovatif. Sebagai tindak lanjut, diperlukan program pendampingan dan pelatihan tambahan guna memastikan keberlanjutan implementasi strategi literasi yang telah diperkenalkan. This community service aims to improve the literacy competence of teachers at SMP - SMA Plus Cendikia Cikeas through training and mentoring on literacy strategies in learning. Based on evaluations from 17 respondents, the majority of participants considered that the material presented was easy to understand (52.9% strongly agreed) and provided new insight into literacy and numeracy (58.8% strongly agreed). This training also succeeded in increasing teachers' interest in implementing literacy and numeracy strategies in learning, with 70.6% of participants strongly agreeing to implement them. However, the majority of participants (88.2%) indicated the need for further training and mentoring to ensure more effective implementation in the classroom. In addition, 64.7% of participants felt that this training encouraged them to be more innovative in teaching, showing a positive impact on creativity in designing literacy-based learning. In terms of material delivery, the resource person received a positive assessment, with the majority of participants assessing its effectiveness on a high scale (52.9% very effective). The conclusion of this activity confirms that literacy training has a significant impact in increasing teachers' understanding and readiness in implementing more innovative literacy strategies. As a follow-up, additional mentoring and training programs are needed to ensure the continued implementation of the literacy strategies that have been introduced.
MANAJEMEN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM MEREDUKSI GLOSSOPHOBIA PADA TUTOR BIMBINGAN BELAJAR Solihatun, Solihatun; Syahputra, Yuda; Fitrianti, Evi; Melamita, Anisa
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 12 No 1 (2025): JBK (Jurnal Bimbingan dan Konseling)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan strategi manajemen komunikasi efektif guna mereduksi gejala glossophobia pada tutor di Bimbingan Belajar Rumah Belajar Rukun, Jakarta Selatan. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pelatihan komunikasi yang mencakup pemahaman intrapersonal dan interaksional, keterampilan public speaking, serta teknik mengelola emosi dan tekanan sosial saat berbicara di depan umum. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan one group pretest-posttest design, yaitu suatu bentuk desain eksperimen semu (quasi experiment) yang bertujuan untuk mengukur efektivitas intervensi melalui perbandingan data sebelum dan sesudah perlakuan dalam satu kelompok yang sama. Dalam konteks ini, intervensi yang dimaksud adalah pelatihan manajemen komunikasi yang diberikan kepada tutor Bimbingan Belajar Rumah Belajar Rukun untuk mereduksi glossophobia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Program Penguatan Kemampuan Mengatasi Glossophobia Berbasis Praktik Komunikasi Efektif memberikan dampak positif terhadap penurunan tingkat glossophobia pada tutor di Rumah Belajar Rukun. Hal ini ditunjukkan dari adanya peningkatan skor rata-rata dari pretest ke posttest, yang secara statistik signifikan berdasarkan hasil uji t-test. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi profesional tutor, tetapi juga berdampak positif terhadap mutu layanan pendidikan informal yang diberikan kepada masyarakat.
Gambaran Keterampilan Sosial Siswa dan Implikasi dalam Layanan Bimbingan Konseling Solihatun, Solihatun; Nur hakim, Devita; Tobing, Christine Masada Hirashita
Cenderawasih Journal of Counseling and Education Vol 2 No 2 (2023): Cenderawasih Journal of Counseling and Education
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/cjce.v2i2.3864

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah memaparkan gambaran keterampilan sosial pada siswa serta implikasi dalam layanan bimbingan konseling. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 3 kelas parallel yaitu kelas VII, VIII, dan kelas IX yang berjumlah 196 siswa, dan untuk menentukan sampel atau Kelas yang menjadi subjek penelitian digunakan teknik purposive sampling yaitu sampel diambil dengan maksud dan tujuan tertentu. Adapun sampel yang dipilih adalah kelas VIII dengan jumlah 63 siswa. Instrumen keterampilan sosial yang digunakan adalah Skala model likert. Secara keseluruhan skor capaian responden untuk keterampilan sosial siswa di SMP Perintis Depok berada kategori sedang 47,62%. Dilihat pada aspek terdapat kategori tinggi aspek peer acceptance yaitu sebesar 72,78%, perilaku interpersonal 72,57%, keterampilan komunikasi 71,92% kategori sedang aspek hubungan diri sendiri yaitu sebesar 63,35%, dan kategori rendah aspek kesuksesan akademis sebesar 52,02%..
Confirmatory Factor Analysis of the DASS-18 Scale for Assessment of Depression, Anxiety, and Stress Symptoms Syahputra, Yuda; Hafni, Merri; Solihatun, Solihatun; Istiana, Istiana; Rahmat, Candra Prasiska; Karisma, Sally Putri; Erwinda, Lira
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 14, No 1 (2024): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jiik.v14i1.29169

Abstract

Mental health is a crucial aspect of individual well-being, and accurate assessment of psycholocccgical distress is important for effective prevention and intervention efforts. This study aims to test the validity and reliability of the Depression, Anxiety and Stress Scale-18 (DASS-18) in the context of the Indonesian population. DASS-18 was tested on 170 students aged 13-14 years spread throughout Indonesia. Confirmatory factor analysis (CFA) was used to validate the DASS-18 factors, using a number of indices to measure model fit. The results of the analysis show that the DASS-18 is a valid and reliable tool for measuring psychological distress, with each factor showing excellent reliability. In addition, the significant positive relationships between DASS-18 factors, such as stress-anxiety, stress-depression, and anxiety-depression, underscore the close interconnection between these constructs
Increasing Organizational Commitment through Learning Organization, Serving Leadership, Personality, and Job Satisfaction Solihatun, Solihatun; Retnowati, Rita; Laihad, Griet Helena
Journal of Social Research Vol. 2 No. 10 (2023): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v2i10.1400

Abstract

This study aims to find strategies and ways to increase commitment to the organization. This research method uses quantitative methods with path analysis techniques and SITEREM (Scientific Identification Theory to Conduct Operations Research in Education Management) analysis. The total population in this study was 265 teachers and the sample was 159 permanent teachers of private junior high school foundations in Depok, West Java. The strategy for increasing commitment to the organization is through strengthening the learning organization, servant leadership, personality, and job satisfaction. The way to improve each variable is to improve weak indicators and maintain strong indicators. Furthermore, the results of the hypothesis in this study include: there is a positive and significant direct effect. Based on the results of the SITEREM analysis, the priority order of indicators that need to be addressed is 1) Listening, 2) Wages and Salaries, 3) Promotion, 4) Sense of belonging to the School, 5) Amount of Income Earned, 6) Reciprocity Get from School. The novelty of this research is a study at a private junior high school in Depok, West Java, which is an educational institution that applies Colquitt's theory and strategies for achieving organizational commitment. Furthermore, the implication in efforts to increase commitment to the organization is that it is necessary to strengthen the Learning Organization, strengthen service leadership, strengthen personality, and strengthen job satisfaction.
Komitmen terhadap Sekolah: Perspektif Usia dalam Profesi Guru SD Solihatun, Solihatun; Aminudin, Djoni; Dachmiati, Sabrina; Wati, Dian Eka
Journal Of Education Research and Inovative Vol. 1 No. 2 (2025): JERI Agust 2025
Publisher : CERDAS AKADEMIKA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64624/jeri.v1i2.72

Abstract

Komitmen guru terhadap sekolah merupakan salah satu faktor kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang stabil dan berkualitas. Di tengah tuntutan profesionalisme dan dinamika dunia pendidikan, penting untuk memahami sejauh mana guru memiliki keterikatan emosional, loyalitas, dan tanggung jawab terhadap institusi tempat mereka mengabdi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat komitmen guru terhadap sekolah di SD Pesona Palad, Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat. Komitmen guru dianalisis melalui tiga dimensi utama, yaitu komitmen afektif, komitmen kontinuan, dan komitmen normatif dengan menggunakan instrument angket adapun Pengujian realibilitas menggunakan Alpha Cronbach dengan Tools SPSS IBM 26. Instrumen dinyatakan reliabel jika koefisien alpha ≥ 0,70. Hasil perhitungan diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0,984 dengan demikian instrumen dapat digunakan untuk melakukan pengukuran variabel Komitmen Terhadap Organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket yang dianalisis menggunakan Microsoft Excel dengan menampilkan hasil boxplot dengan menggambarkan komitmen afektif, komitmen kontinuan dan komitmen normative guru di SD Pesona Palad Klapanunggal Bogor Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif adapun hasil nya menunjukkan adanya variasi dalam ketiga dimensi komitmen tersebut. Sebanyak 50% dari total responden memiliki tingkat komitmen yang sangat tinggi terhadap sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa setengah dari guru di sekolah tersebut memiliki rasa memiliki yang kuat, keterikatan emosional, loyalitas yang tinggi, serta kecenderungan untuk tetap berada dalam institusi sekolah. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pihak sekolah dalam merancang program pengembangan profesionalisme guru yang berkelanjutan guna mempertahankan dan meningkatkan komitmen terhadap institusi pendidikan.
PKM Pencegahan Bullying di Mulai Dari Rumah: Strategi Untuk Orangtua Siswa Di MIN Al-Azhar Asy-Syarif Indonesia Solihatun, Solihatun; Fijriani, Fijriani; Rahmat, Candra Prasiska; Ibrahim, Faridz
Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/abdimasia.v1i1.157

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berjudul "Penguatan Pendekatan Anti-Bullying dan Anti-Kekerasan: Strategi Untuk kepada orang tua siswa di MIN Al-Azhar Asy-Syarif Indonesia" bertujuan untuk mengatasi tingginya prevalensi tindakan bullying dan kekerasan di lingkungan masyarakat dengan melibatkan kepada orang tua siswa di MIN Al-Azhar Asy-Syarif Indonesia sebagai khalayak sasaran. Solusi yang ditawarkan meliputi edukasi tentang konsep anti-bullying dan anti-kekerasan, pelatihan strategi pencegahan, respons terhadap kasus kekerasan, serta pendampingan dan monitoring terhadap program pencegahan yang dilaksanakan. Kagiatan PKM dilaksanakan terjadwal melalui kegiatan pelatihan dan penyuluhan. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan kepada orang tua siswa di MIN Al-Azhar Asy-Syarif Indonesia dalam menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bagi seluruh stekholder, terutama siswa-siswi yang rentan terhadap kekerasanAbstract ditulis dalam bahasa Indonesia yang berisikan isu-isu pokok, tujuan penelitian, metoda/ pendekatan dan hasil penelitian
Pelatihan Komunikasi Efektif untuk Mengurangi Glossophobia pada Tutor Bimbel Fitriyanti, Evi; Syahputra, Yuda; Solihatun, Solihatun; Melamita, Anisa; Ichsan Ramadhan, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/abdimasia.v1i2.354

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberdayakan tutor Rumah Belajar Rukun dalam mengatasi Glossophobia melalui pelatihan berbasis praktik komunikasi efektif. Glossophobia yang dialami tutor terbukti menghambat kejelasan penyampaian materi serta interaksi edukatif. Program dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui layanan informasi, penguasaan konten, simulasi komunikasi, latihan vokal, teknik relaksasi, grounding, dan positive self-talk. Sebanyak 20 tutor dipilih melalui purposive sampling, dan data dikumpulkan menggunakan observasi, dokumentasi, serta kuesioner evaluasi sederhana yang dianalisis secara deskriptif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 92% peserta menilai materi pelatihan sangat relevan, dan 100% peserta menyatakan adanya peningkatan dalam hal kepercayaan diri, kesiapan mental, dan kemampuan komunikasi publik. Observasi juga memperlihatkan peningkatan pada teknik komunikasi verbal dan nonverbal seperti kontak mata, intonasi, dan struktur pesan. Pelatihan ini berhasil mengurangi gejala Glossophobia dan meningkatkan keterampilan tutor dalam menyampaikan materi secara jelas dan meyakinkan. Dengan demikian, program dinilai efektif menjawab kebutuhan mitra dan berpotensi direplikasi pada lembaga pendidikan nonformal lainnya untuk memperkuat kompetensi komunikasi tutor secara berkelanjutan.
Empowering Educators: The Mediating Role of Self-Efficacy in Reflective Practice and Teacher Identity Development Solihatun, Solihatun; Daming, Hamdi M.; Hermansyah, Sam
Eduscape : Journal of Education Insight Vol. 3 No. 4 (2025): October 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/eduscape.v3i4.1110

Abstract

This study investigates the mediating roles of reflective practice and teacher self-efficacy in the development of Teacher Professional Identity (TPI). Although participation in Continuing Professional Development (CPD) is widespread, little is known about how these experiences contribute to meaningful identity transformation for teachers. Addressing this gap, the study proposes a mediation model in which reflective practice indirectly enhances TPI through the intermediary construct of self-efficacy. Utilizing a cross-sectional design with a sample of 420 in-service teachers, the research employed validated instruments to measure reflective practice, self-efficacy, and TPI. Structural Equation Modeling (SEM) and PROCESS macro (Model 6) were used to analyze the direct and indirect effects. Bootstrapped confidence intervals and model fit indices (CFI = 0.96, TLI = 0.94, RMSEA = 0.045) confirmed the robustness of the proposed model. Results revealed a significant direct effect of reflective practice on TPI (β = 0.21, p = 0.042), and a stronger indirect effect mediated by self-efficacy (β = 0.34, p < 0.001). The findings support the hypothesis that self-efficacy plays a central role in converting reflective experiences into professional identity development. This mediation framework contributes to the theoretical discourse on TPI and underscores the importance of incorporating reflective and efficacy-building components into CPD. The study offers key implications for CPD design, advocating for culturally responsive and psychologically enriching programs that prioritize structured reflection and empower teachers to engage deeply with their evolving roles. Such initiatives are likely to yield sustained improvements in instructional quality and teacher resilience.