This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Studi Pemerintahan International Journal of Nusantara Islam Jurnal Teknologi Dia: Jurnal Administrasi Publik Gema Publica : Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik GOVERNMENT : Jurnal Ilmu Pemerintahan JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Journal of Government and Civil Society Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bina Praja Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) Jurnal Moral Kemasyarakatan JWP (Jurnal Wacana Politik) POLITICO Jurnal Jatiswara Sospol : Jurnal Sosial Politik Jurnal Public Policy Journal of Public Administration and Local Governance Journal of Local Government Issues Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa Jurnal Ilmiah Al-Hadi Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat AIWADTHU: Jurnal Pengabdian Hukum Proceedings Series on Health & Medical Sciences Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam jurnal administrasi politik dan sosial Makara Journal of Health Research Berdikari : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, STISIPOL RAJA HAJI Jurnal Berita Ilmu Keperawatan PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Unizar Recht Journal International Journal of Nusantara Islam MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Borneo Jurnal Studi Pemerintahan Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Jurnal Honai Sultan Journal of Social Sciences & Humanities
Claim Missing Document
Check
Articles

ULURKAN TANGAN ANDA UNTUK KELUARGA IBU SAODAH: AGAR TERCIPTANYA KESEJAHTERAAN Nawril Rakhathoriq; Muhamad Raihan; Muhammad Kamil; Rifma Ghulam Dzaljad
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan masih menjadi salah satu masalah di Indonesia. Mengentaskan kemiskinan bisadilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya adalah dengan melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Peneliti berusaha melakukan pemberdayaan kepada salah satu kaum dhuafa yang Bernama keluarga Ibu Saodah. Keluarga Ibu Saodah memiliki beberapa masalah perekonomian. Tujuan penelitian ini dibuat adalah dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan dari keluarga Ibu Saodah. Metode pelaksanaan dari kegiatan pemberdayaan ini dimulai pencarian keluarga dhuafa, proses penggalangan dana, dan juga proses penyerahan dari hasil penggalangan dana yang berupa sembako, alat bantu tongkat, dan juga uang tunai yang ditujukan sebagai modal usaha. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemiskinan bisa dientaskan melalui kegiatan pemberdayaan. Selain itu kegiatan ini juga dapat membantu masalah perekonomian yang dihadapi dan juga meningkatkan kesejahteraan dari keluarga yang diberdayakan
The Local Government and Creative Industry: Experience from Batik Tulis Lasem Industries Roziqin, Ali; Retnandari, Nunuk; Fajrina, Amaliana; Sihidi, Iradhad; Kamil, Muhammad
Jurnal Bina Praja Vol 13 No 3 (2021)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.13.2021.419-429

Abstract

Recently, Batik Tulis Lasem had several problems with a product, starting from input until the market process. Also, there is the problem of capital and technological capabilities from Batik Tulis Lasem industry, poverty, and social inequality of the craftsman. This article aims to examine the role of local government in improving creative industries, especially Batik Tulis Lasem. Further, this article was conducted by qualitative descriptive approach, particularly using the case study. In addition, the researchers collected data from semi-structured interviews with official local government and Batik Tulis Lasem entrepreneurs in the period covered 2018-2019. The results showed that local government has an important role in improving creative industries, firstly as a regulator, secondly as a facilitator, and thirdly to ensure the existence of Batik Tulis Lasem through empowerment. The problems in Batik Tulis Lasem are the regeneration of entrepreneurs, including batik craftsman, the lack of empowerment by local government, and the lack of information technology knowledge among the majority of Batik entrepreneurs. As an implication, the government should increase empowerment for the Batik Tulis Lasem industry through the regeneration program of batik craftsman and increase capacity for digital marketing.
Pelaksanaan Pelayanaan Pemecahan Dan Pemisahan Sertipikat Pada Kawasan “Lahan Sawah Dilindungi” Berdasarkan Peraturan Menteri Atr/Bpn Nomor 12 Tahun 2020 (Studi Di Kantor Pertanahan Kota Mataram) Prabowo, Sekti Andy; Kamil, Muhammad Ikhsan; Mauludin, Novie Afif
Unizar Recht Journal (URJ) Vol. 2 No. 1 (2023): Unizar Recht Journal (URJ)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam Al-Azhar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/urj.v2i1.61

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan proses pemecahan sertipikat yang masuk kedalam Kawasan LSD mengacu kepada Permen ATR/BPN Nomor 12 Tahun 2020 dan juga proses pemisahan sertipikat yang masuk kedalam Kawasan LSD di Kantor Pertanahan Kota Mataram. Jenis penelitian ini adalah penelitian Empiris, dan penelitian ini bersifat Deskriptif, teknik penentuan sampel penelitian yang digunakan oleh penulis adalah teknik Purposive Sampling, Teknik Purposive Sampling merupakan bagian dari teknik Non Propability Sampling/Non Random Sampling, Dalam penelitian ini, penulis menggunakan model analisis kualitatif serta pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian terhadap pelaksanaan pelayanaan pemecahan dan pemisahan sertipikat pada kawasan “Lahan Sawah Dilindungi” berdasarkan Permen ATR/BPN nomor 12 tahun 2020 didapati bahwa dalam pelaksanaannya Kepala Kantor Pertanahan Kota Mataram membuat kebijakan untuk pemecahan di Kawasan LSD melalui Pertimbangan Teknis Pertanahan, dari pertimbangan teknis tersebut dapat diketahui bahwa proses pemecahan yang dimohonkan oleh pemohon perseorangan maksimal 5 bidang pecahan, sedangkan untuk pemohon yang berbentuk badan hukum bisa lebih dari 5 pecahan bidang. Proses pemisahan dikawasan Lahan Sawah Dilindungi karena adanya pembebasan lahan untuk jalan, dalam mekanisme pelaksanaanya proses pengadaan tanah seharusnya memperhatikan RT RW dan Peta LSD namun apabila urgensinya sangat penting seperti pembangunan fasilitas jalan umum maka dapat diabaikan, permohonan pemisahan baru dilakukan setelah pengadaan tanah selesai dilaksanakan.
Analisis Yuridis Pembentukan UMK Menjadi Badan Hukum Perseroan Sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja Sujono, R. Rahadian; Kamil, Muhammad Ikhsan; Zain, Irma Istihara
Unizar Recht Journal (URJ) Vol. 2 No. 3 (2023): Unizar Recht Journal (URJ)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam Al-Azhar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/urj.v2i3.133

Abstract

Penetapan Undang- Undang Cipta Kerja dimaksudkan untuk reformulasi kebijakan secara cepat dan tepat dalam rangka menopang laju pertumbuhan ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja, menciptakan lapangan kerja baru serta peningkatan investasi. Dalam Undang-undang tersebut termuat perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dengan kebijakan yang tertuang dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja bahwa Perseroan Terbatas (PT) yang pada awalnya didirikan dengan persektuan modal tidak lagi menjadi syarat mutlak dalam pendirian perseroan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Hukum Yuridis Normatif dengan pendekatan yang digunakan melalui pendekatan Perundang-undangan serta pendekatan konseptual. Adapun sumber bahan hukum yang diguankan adalah peraturan perundang-undangan sebagai bahan hukum primer serta buku-buku hukum dan literatur lain sebagai bahan hukum sekunder. Pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan studi kepustakaan yang kemudian dilakukan analisis menggunakan metode deskriptif serta penafsiran untuk mendapatkan kesimpulan penelitian. Hasil pengumpulan bahan hukum dan analisis menunjukkan bahwa Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Cipta Kerja memberikan pembaharuan konsep dan prinsip PT menjadi 1 (satu) orang sepanjang memenuhi kriteria sebagai UMKM. Kemudian, pemerintah menetapkan PP No 8 Tahun 2021 guna mempertegas Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Cipta Kerja yang mengatur mekanisme pendirian UMKM sebagai badan hukum Perseroan Perorangan diantaranya adalah didirikan oleh 1 orang, memiliki kegiatan UMKM, pembuatan surat pernyataan pendirian, mendaftarkan secara elektronik melaui MENKUMHAM, mengurus NPWP Perseroan Perseorangan serta mengurus NIB dan izin usaha Perseroan Perorangan. Sementara itu, akibat hukum dari Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja ini adalah bahwa pribadi dalam hal ini pendiri, pemegang saham, sekaligus direksi Perseroan memiliki tanggung jawab penuh atas kerugian yang didapatkan oleh Perseroan Perseorangan karena ketiadaan sistem check and balance dari pihak lain.
The village-owned enterprise in the Context of the Villagers’ Welfare Kamil, Muhammad Ikhsan; Isnani, Atin Meriati
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 002 (2024): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i3.4810

Abstract

Village-owned enterprises is an important entity in the Indonesian democratic economic system that aims to improve the well-being of the villagers. The economic democratic system in the village refers to the principle that the village economy is managed and planned by the villagers in accordance with their potential, on the basis of family and royong gotong. The research emphasizes that Village-owned enterprises was established to accommodate all economic and public service activities managed by the village or inter-village cooperation, in accordance with Government Regulation No. 11 Year 2021. The main objective of Village-owned enterprises is to increase the prosperity of the people of the village through economic independence and the application of the principles of economic democracy. As a legal body, Village-owned enterprises, is expected to comply with applicable regulations and laws with high transparency and accountability, as well as ensuring the sustainability of programs that benefit the village community. Public participation in decision-making is also the key to achieving shared happiness and well-being. Philosophically, Village-owned enterprises should be able to fill the void in village development and not replace existing economic activity. With professional management and integration into local and national economic systems, Village-owned enterprises is expected to improve the well-being of the villagers sustainably
Pentahelix Model-based Collaboration in the Implementation of Covid-19 Mitigation Policies Rahmah, Laily Ainur; Nisa, Ainun; Kamil, Muhammad
Sultan Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): Sultan Journal of Social Sciences & Humanities
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/sultan.v4i2.1010

Abstract

This study purpose to review and analyze the implementation policy to prevent Pandemic Covid-19 through pentahelix collaboration, using previous research as a reference source which is then analyzed to find out the urgency and differentiation between the research. From the results of previous research analysis, it can facilitate the author in understanding the phenomena and problems that happening in the implementation of the Covid-19 policy, so that it can make analyzed more specifically the role of the pentahelix collaboration in the implementation of policies, so as to produce the problem solving that can be used in the future. This study uses literature study method, in the form of journal, books, and other supporting documents. In addition, the study also used data obtained from the website of the drone emprit academic which contains the results of social media analysis, which is then reprocessed to be analyzed and narrated. This study refers to pentahelix model theory. So through this method and theory, it can be known that the results of the research is a collaboration conducted by the five pentahelix elements (government,society, academia,media, and private sector) still not implemented to the maximum. This was due to a lack of understanding of the policies made by the government in prevent the Covid-19.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hamid, Siti Hazariah Ach. Apriyanto Romadhon Adawiah, Amalia Muazzah Aisyah Aisyah Hayatun Suaibah Ajeng Imania Aldi Al-Banjari, M Ali Roziqin Ali, Adlan Aliyah, Rosmatun Amalia Rahmadani Anwar Arjunis, Arjunis Artanti, Arere Yhovinda Asep Nurjaman Asmera, Nur Nabila Izzati Aswadi, Khairul Aulia Annisa Nabila Bahtiar Bahtiar Cellindita, Switsa Danang Kurniawan Dedi Kusuma Habibie Dedik Fitrah Suhermanto Delly Maulana Dessy Agustina Sari Devina, Amanda Dia Zulfia Rahmadani Dini Kusuma Arya Wardana Dwi Nopriyanto Dwi Widodo Eko Priyo Purnomo Elly Eka Fajrin Maulana Fajrina, Amaliana Fauziyah, Salwa Fitrianti, Anisa H, Saiman Habib Abdul Aziz Hafizatul Ulum Haikal, Deri Fikri Hakim, Muhammad Taufiqul Hanafie, Ahmad Hasan, Haliza Herdiana, Dian Ho, Dina Syazana Ho Imran Ibrahim, Wisam Nabeel Idat, Iradhad Taqwa Ikyan, Adzka Ira Indawati Iradhad Taqwa Sihidi Irkham, Sulung Satriyo Irma Istihara Zain Iskandar Muda Isnani, Atin Meriati Jamaludin, Thandar Soe Sumaiyah Jeni Susyanti Juli Astutik Kamil, Kamil Khrisno Hadi Kusuma, Jauhari Dewi Lokapitasari Belluano, Poetri Lestari Lubis, Sakban Lutfi Budi Ilmawan, Lutfi Budi M. Sukarno Malik, Mukhlis Mamat, Wan Hasliza Wan Mat Yusof, Afzan Maulida, Putri Zahra Mauludin, Novie Afif Mazlan, Muhammad Alif Md Isa, Muhammad Lokman Mocktar, Nurfatin Aina Muhamad Raihan Muhammad Eko Atmojo, Muhammad Eko Muhammad Kanda Setia Putra Muhammad Shaddam R. M Nawril Rakhathoriq Nik Mohd Hatta, Nik Noor Kaussar Nisa, Ainun Nor, Mahirah Mohd Nur Sofyan Nurlaila Fitriani Nurumal, Mohd Said Octavia Putri Pangestu Octavia Putri Pangestu Perdana, Vicky Alfitra Prabowo, Sekti Andy Prasetya Taruma Eka Kapti Pratama, Prasetya Eka Putri, Astian Rahmah, Laily Ainur Retnandari, Nunuk Rifki Muhammad, Rifki Rifma Ghulam Dzaljad Riko Ratna Setiawan RR. Ella Evrita Hestiandari Sadewo, Bayu Saidatul Habibah Saiman . Salahudin Salahudin Salahudin Sari, Ayu Evita Satria, Maulana Setiadi, Aneza Putri Setyaningrum, Aisyah Firanti Sihidi, Iradhad Siti Raudah Solly Aryza Sri Karyati Sri, Neng Sujono, R. Rahadian Sulaiman, Suliza Sulung Satriyo Irkham Suradi Suradi Switsa Cellindita Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syihabudin, Syihabudin Talitha Nabilah Zaki Tri Sulistyaningsih, Tri Umi Kulsum Umi Kulsum Wasehudin, Wasehudin Wijaya, Herman Wiwit Wiwit Wulan Noviani Yana Safriyana Hijri Yana Syafriana Hijri Yana Syafrieyana Yana Syafriyana Hijri Yusrin Rahmawati Zainal Abidin, Rohulizzat Zulfi Imran