p-Index From 2021 - 2026
4.818
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Swara Bhumi ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman Tadbir Muwahhid Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap Tibuana : Journal of Applied Industrial Engineering Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Teknologi Develop NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) jurnal hukum das sollen Alibbaa': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam Veteran Justice Journal Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora At-tahsin: Jurnal Manajemen Pendidikan International Journal of Islamic Thought and Humanities Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) Journal of Educational Management Research Callus: Journal of Agrotechnology Science Jurnal Abdi Anjani Horizon: Indonesian Journal of Multidisciplinary Proceeding of International Conference on Humanity Education and Society Maharot : Journal of Islamic Education Dzihni: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Linguistik dan Kajian Literatur Arab Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Al-amiyah : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Reflektika Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Posisi Sudut Pipa PVC pada Sistem Penggerak Generator DC Terhadap Nilai Tegangan Luaran Sebagai Salah Satu Solusi Energi Terbarukan Yakin, Ainul; Jaya, Arman; Prabowo, Gigih; Purawanto, Era; Rusli, Muhammad Rizani
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi tak terbarukan masih mendominasi dalam proses suplai energi di Indonesia. Arifin Tasrif menyatakan bahwa tanpa penemuan cadangan Indonesia akan mengalami krisis energi. Menurutnya, sumber energi minyak bumi di Indonesia akan habis dalam sembilan tahun kedepan, gas bumi 22 tahun ke depan, dan batu bara akan habis dalam 65 tahun mendatang. Selain EBT yang telah dimanfaatkan pada pembangkitan energi listrik, terdapat EBT lain yang masih belum dicoba yaitu energi tarik bumi atau yang biasa kita kenal dengan sebutan energi gravitasi bumi. Penelitian ini merupakan penyajian rancangan sistem pembangkit listrik tenaga gravitasi dengan pemanfaatan prinsip dari momen inersia dan torsi sebagai penggerak rotor generator. Desain rotor yang dirancang menggunakan delapan buah pipa berisi air dengan pemasangan pada sudut tertentu dipermukaan papan, sehingga gaya gravitasi menghasilkan distribusi massa saat perputaran terjadi. Pada proses awal, generator berfungsi sebagai motor yang digerakkan oleh sumber tegangan DC guna melakukan tuning dan memulai rotasi papan. Setelah berputar dalam kurun waktu tertentu, sumber tegangan DC dialihkan menjadi beban resistor 100 Ohm dan led sebagai indikator menggunakan saklar tukar. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa kombinasi sudut 60° dan volume air 25% volume pipa (220 ml) merupakan variasi yang terbaik dengan besaran luaran yang dihasilkan 8.29 V, 0.121 A, 1 Watt.   Keywords: Renewable Energy, Earth’s Gravitational Energy, Rotor, Pipe
INDEKS KELIMPAHAN DAN KARAKTERISTIK DAERAH PENANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PERAIRAN MADURA Syah, Achmad Fachruddin; Fitriyah, Nurul Lailatul; Yakin, Ainul; Ramadana, Andika Yoga; Putri, Febri Cahyani; Laksmi, Pinka Natasya
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 14, No 3 (2022): (DESEMBER) 2022
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.14.3.2022.135-148

Abstract

Perairan Madura merupakan salah satu daerah penangkapan rajungan (Portunus pelagicus) yang ada di Jawa Timur. Parameter oseanografi dipercaya dapat mempengaruhi distribusi rajungan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hasil tangkapan rajungan dan faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi rajungan yang ada di Perairan Madura. Data lokasi dan hasil tangkapan rajungan diperoleh dengan cara ikut secara langsung nelayan yang melakukan penangkapan rajungan di perairan Madura. Parameter oseanografi (suhu permukaan laut, salinitas, dan kedalaman) diperoleh dari oceancolor website (https://oceancolor.gsfc.nasa.gov/), Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS) website (http://marine.copernicus.eu/), dan General Bathymetric Chart of the Oceans (Gebco) melalui website (https://www.gebco.net/data_and_products/gridded_bathymetry_data/). Data diproses dengan menggunakan SeaDas package ver. 7. 4 and ArcGIS 10.2. Pengaruh parameter oseanografi terhadap distribusi rajungan digunakan habitat modelling, maximum entropy model. Hasil menunjukkan bahwa indeks kelimpahan di Bangkalan (6.28 kg/trip) paling tinggi dibanding Pamekasan (2.21 kg/trip) dan Sumenep (3.09 kg/trip). Secara umum jumlah rajungan betina (52%) yang tertangkap lebih banyak dibandingkan rajungan jantan (48%). Berdasarkan beratnya, sebanyak 77% rajungan yang tertangkap merupakan rajungan yang layak tangkap (lebih besar dari ukuran legal minimum), sedangkan berdasarkan lebar karapas, 72% rajungan yang tertangkap layak tangkap. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa bathimetry mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap distribusi rajungan dikuti oleh suhu permukaan laut dan salinitas. Aktivitas penangkapan rajungan banyak dilakukan pada kedalaman 5 – 10 m. Selain itu,  hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa rajungan menyukai selang suhu permukaan laut antara 30 – 32°C dan salinitas antara 27 – 32 ppt. Madura waters is one of the fishing areas for blue swimming crab (Portunus pelagicus) in East Java. Oceanographic parameters are believed to affect the distribution of crabs. This study aims to understand the catch of crabs and the factors that influence the distribution of crabs in the Madura Strait. Location data and crab catches were obtained by direct participation of fishermen who caught crabs in the Madura waters. Oceanographic parameters (sea surface temperature, salinity, and depth) were obtained from the oceancolor website (https://oceancolor.gsfc.nasa.gov/), the Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS) website (http://marine.copernicus.eu/), and General Bathymetric Chart of the Oceans (Gebco) through the website (https://www.gebco.net/data_and_products/gridded_bathymetry_data/). The data was processed using the SeaDas package ver. 7. 4 and ArcGIS 10.2. The effect of oceanography on the distribution of crabs, the maximum entropy model, was used. The results showed that the abundance index in Bangkalan (6.28 kg/trip) was the highest compared to Pamekasan (2.21 kg/trip) and Sumenep (3.09 kg/trip). In general, the number of female crabs (52%) was caught more than the male crabs (48%). Based on the weight, 77% of the crabs caught were suitable for catching (greater than minimum legal size), while based on the width of the carapace, 72% of the crabs caught were suitable for catching. The modeling results showed that bathimetry has the greatest influence on the distribution of crabs followed by sea surface temperature and salinity. Many crab catching activities are carried out at a depth of 5-10 m. In addition, the results of this study also showed that the crabs prefer the sea surface temperature between 30 - 32°C and salinity between 27 - 32 ppt.
BIODIESEL FROM NYAMPLUNG (CALOPHYLLUM INOPHYLLUM) SEED OIL WITH A TRANSESTERIFICATION PROCESS USING A CONTINOUS FLOW SYSTEM IN THE REACTOR Pramana, yanatra budi; Yakin, Ainul; Putri, Nani Sari; Huda, Achmad Miftahul
Tibuana Vol 2 No 02 (2019): Tibuana
Publisher : UNIPA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.664 KB) | DOI: 10.36456/tibuana.2.02.1931.36-39

Abstract

Biodiesel production from calophyllum inophyllum be obtained via esterification and transesterification, using two continuous reactors with catalyst NaOH at a concentration (0.4 ;0.6,0.8; 1) wt%, calophyllum inophyllum seed oil and reaction temperature (40, 50,60)oC. This research was to determine the effect of catalyst amount and reaction temperature on transesterification of calophyllum inophyllum seed toward yield Fatty Acid Methyl Ester . The last step is analysis yield of Fatty Acid Methyl Ester with Gas Chromatography (GC). The highest yield is obtained on the amount of 1% NaOH catalyst and at a temperature of 60oC with yield of 87.036%.
Pengaruh Quick Ratio (QR) dan Current Ratio (CR) Terhadap Net Profit Margin (NPM) pada Pt. Jasa Marga Tbk Yakin, Ainul; Huda, Nurul; Muthiah, Hanifah
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.6229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Quick Ratio (QR) dan Current Ratio (CR) terhadap Net Profit Margin (NPM) pada PT. Jasa Marga Tbk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan periode 2015–2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda yang didukung oleh uji asumsi klasik, analisis korelasi, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quick Ratio (QR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Net Profit Margin (NPM), sedangkan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Net Profit Margin (NPM). Secara simultan, Quick Ratio (QR) dan Current Ratio (CR) berpengaruh signifikan terhadap Net Profit Margin (NPM). Nilai koefisien determinasi sebesar 51,7% menunjukkan bahwa variasi Net Profit Margin dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 48,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan likuiditas yang efektif, khususnya melalui pengendalian Quick Ratio yang optimal, dapat mendukung peningkatan profitabilitas perusahaan.
Co-Authors Abu Hasan Agus Ahmad, Malik Abdillah Akmal Mundiri Al Fahmi, Moch Wasi’ Al-Haq, Seif Robeth Alfaridli, Muhammad Alfi Aminulloh, Muhammad Dziki Aprilianto, Reynaldi Ardianto, Febri Didin Ariyanti, Karina Wahyu Arman Jaya Asuudi, Alvin Qudrata Baharun, Hasan Billah, Faqih Thariqu Bukhari Darwis, Ghufrony Dwi Fita Heriyawati Dwi Wahyudiati Endang Sri Wahyuni Faridy Farmasari , Santi Fatna, Nesa Fawaid, Hafilul Hafilul Febrizal Ujang Fitriyah, Nurul Lailatul Gigih Prabowo Hasanah, Farihatul Hefniy Hernita, Hernita Hidayat, Rachmad Tri Fajar Huda, Achmad Miftahul Husaini, Ahmad Bahrudz Iksan, Maulidi Ilham, Lailul Imani, Annisa Nurul Iqna’a, Faiq Julia Iskandar Umarie Islamiyah, Siti Hujjatul Junaidi Junaidi Kunta, Ittaqillah Haitsuma laili, khamsil Laksmi, Pinka Natasya Lalu Ahmadzaki Lalu Ratmaja M. Sobry maemanah, siti maemanah Mahidin, La Maqnun, Luluil Mashudi, Lutfi Mifthuddin, Mifthuddin Muthiah, Hanifah Muzakki, Affan A Nurul Huda Pratiwi, Adhelya Ludfy Pulungan, Taufik Hidayat Purawanto, Era Putri, Febri Cahyani Putri, Nani Sari Qomarul, Qomarul Rafiq, Achmad Ainur Rahman, Imdadur Ramadana, Andika Yoga Ramadhan, Alex Sakar Ramadhani, Muhammad Prama Cahya Ramdanil Mubarok Rizal FR, Muhammad Rohman, Azizur romadoni, Ahmad Rusli, Muhammad Rizani Salim, Aisyah Amalia Saniri, Saniri Sari, Dwi Amalia Satria Rusdy Wijaya Setiono, Beni Agus Sirojul Munir Siti Amaliati, Siti Sitti Latifah Suhri, Moh. Supandi, R. Ach. Suprijati, Jajuk Suroso, Bejo Syafi’ie, Musta’in Syauqi, Ahmad Farid Toto Dwijaya Saputra Toyu, M. Umni, Putri Veriana, Cut Maria Wasik, Abdul Yanatra Budi Pramana Yusri Dwi Lestari Z., Efrita Arfah