Claim Missing Document
Check
Articles

Jenis dan Fungsi Satire dalam pantun Aceh di Aceh Utara Nurhaliza Nurhaliza; Radhiah Radhiah; Maulidawati Maulidawati
Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2024): Desember : Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/protasis.v3i2.172

Abstract

This research aims to describe the types and functions of satire in Acehnese pantun in North Aceh. This research approach is qualitative with descriptive research type. The research data consists of rhymes that exist in North Aceh society, with data sources taken from the community in Muara Batu District. The types of satire in pantun are divided into two categories: Horatian (soft) satire and juvenalian (hard) satire. The function of satire in pantun is grouped into lessons, humor and social criticism. Data collection techniques used include interviews, recording and recording. The data analysis stages are carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research showed that of the 27 pantun data found, there were 18 pantuns with Horatian satire and 9 pantuns with juvenalian satire. Satire in Acehnese pantun in North Aceh functions as social criticism (17 rhymes), humor (1 rhymes), and lessons (9 rhymes). This research provides an overview of the use and function of satire in Acehnese pantun, which reflects the rich culture and social values contained in North Aceh society.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Tuturan Suku Pakpak di Desa Lae Motong Kecamatan Penanggalan Kabupaten Aceh Singkil Nurhasanah Bancin; Ririn Rahayu; Radhiah Radhiah
Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa Vol. 1 No. 4 (2024): November : Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dilan.v1i4.873

Abstract

This study aims to describe the form of code switching and code mixing as well as the factors causing code switching and code mixing in the speech of the Pakpak tribe in Lae-Motong Village, Penanggalan District, Aceh Singkil Regency. The method used in this research is qualitative method. The results of this study found 75 conversational data containing code switching and code mixing. Code switching was found as much as 9 data in the form of internal code switching while external code switching was not found. Code mixing was found as much as 66 data in the form of inner code-mixing which is divided into 3 forms, namely: 1) 56 data in the form of words, 2) 5 data in the form of phrases, and 3) 5 data in the form of word repetition while no data was found in the form of outer code-mixing. There are 4 factors that cause code switching, namely: 1) speakers or speakers, 2) listeners or interlocutors, 3) changes in the situation or the presence of a third person, and 4) changes in the topic of conversation. The factor that causes code-mixing is the linguistic background of both speakers and their speech partners.
REPRESENTASI OPTIMISME DALAM FILM JALAN YANG JAUH JANGAN LUPA PULANG KARYA ANGGA DWIMAS SASONGKO Maisarah, Maisarah; Harliyana, Iba; Radhiah, Radhiah
Kande : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jk.v5i2.19351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi optimisme dalam film Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang karya Angga Dwimas Sasongko Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data penelitian ini yaitu dialog dan adegan film. Sumber data dalam penelitian ini adalah film Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang karya Angga Dwimas Sasongko. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah berikut (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa terdapat sebanyak 60 sikap optimisme pada film Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang karya Angga Dwimas Sasongko. Jenis-jenis optimisme dibagi menjadi 3 bagian yaitu: keyakinan hati 12 data, berpikir positif 16 data, selalu semangat 13 data. Selanjutnya, faktor-faktor optimisme yang ditemukan menjadi 4 bagian yaitu: faktor dukungan sosial 8 data, faktor kepercayaan diri atau efikasi diri 6 data, faktor harga diri 3 data, faktor akumulasi pengalaman 2 data.
UJARAN KEBENCIAN PADA KOLOM KOMENTAR MEDIA SOSIAL AKUN INSTAGRAM ANIES BASWEDAN Hutabarat, Krismonita Darliani; Radhiah, Radhiah
Kande : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Vol 6, No 1 (2025): Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jk.v6i1.20689

Abstract

   Penelitian ini mengkaji ujaran kebencian pada media sosial Instagram Anies Baswedan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk ujaran kebencian pada kolom komentar media sosial akun Instagram Anies Baswedan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini adalah data tulis berupa kata atau kalimat yang mengandung ujaran kebencian di kolom komentar media sosial Instagram Anies Baswedan. Sumber data penelitian ini adalah media sosial Instagram Anies Baswedan berupa postingan.Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode baca dan catat. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan 7 bentuk ujaran kebencian yang terdapat pada kolom komentar Instagram Anies Baswedan yang meliputi  ujaran kebencian penghinaan, provokasi, menghasut, menyebarkan berita bohong, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, ujaran kebencian pencemaran nama baik. Hasil data penelitian yang paling banyak ditemukan adalah ujaran kebencian bentuk penghinaan dan data yang paling sedikit adalah ujaran kebencian bentuk penyebaran berita bohong.              Kata kunci: ujaran kebencian, kolom komentar, media sosial, akun instagram.         
Pengenalan Konsep Diri sebagai Penumbuhan Keberanian (Penghilang Kecemasan) dalam Berbicara pada Mahasiswa Radhiah, Radhiah; Syahriandi, Syahriandi; Mahsa, Masithah; Syardiansah, Syardiansah; Fakhrah, Fakhrah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1821

Abstract

This community service program aims to foster students' courage to speak (eliminate anxiety) through self-concept recognition. Students' lack of courage in speaking is a phenomenon that often occurs in formal situations. Students feel afraid, anxious, embarrassed, and find it difficult to express information due to anxiety/fear of making a mistake. This guilt causes a lack of self-confidence. Students feel they will be judged or commented on later by the audience. In fact, the students have not made any mistakes and are not being judged. This feeling must be resolved so that it disappears. One way to do this is through self-concept recognition. Self-concept means encouraging oneself to be more capable of knowing oneself (self-evaluation). The process of self-recognition is expected to eliminate students' anxiety and thus foster students' courage in speaking. In the self-recognition process, this community service program uses the "Johari Window" theory as an approach. Through this "Johari Window" approach, students are encouraged to be able to map their abilities so that they can better understand themselves. The method used is the lecture method and mentoring for community service participants. The results of this approach are very much felt by the students. Students are better able to map their abilities, so that the anxiety they initially felt when they wanted to speak in public is reduced. Students' anxiety was significantly reduced by approximately 89%. This percentage was derived from a vote among the entire student body. This demonstrates a result consistent with the initial goal of this community service program.ABSTRAKPengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian berbicara mahasiswa (menghilangkan kecemasan) melalui pengenalan konsep diri. Kurangnya keberanian mahasiswa dalam berbicara menjadi suatu fenomena yang sering muncul dalam situasi formal. Mahasiswa merasa takut, cemas, malu, hingga sulit untuk mengutarakan suatu informasi disebabkan oleh rasa cemas/takut bahwa dirinya membuat suatu kesalahan. Rasa bersalah inilah yang menyebabkan rasa kurang percaya diri. Mahasiswa merasa akan dinilai atau dikomentari nantinya oleh para pendengar. Padahal, kenyataannya mahasiswa tidak berbuat suatu kesalahan dan tidak dinilai. Rasa seperti inilah yang harus diselesaikan sehingga rasa tersebut menjadi hilang. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan pengenalan konsep diri. Konsep diri berarti mengajak diri sendiri untuk lebih mampu mengenali diri (mengevaluasi diri). Proses pengenalan diri diharapkan dapat menghilangkan rasa cemas mahasiswa sehingga menumbuhkan rasa keberanian mahasiswa dalam berbicara. Dalam proses pengenalan diri, pengabdian ini menggunakan teori “Jendela Johari” sebagai sebuah pendekatan. Melalui pendekatan “Jendela Johari” ini mahasiswa diajak untuk mampu memetakan kemampuan dirinya sehingga para mahasiswa dapat lebih mengenal diri mereka. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan pendampingan kepada peserta pengabdian. Hasil dari pendekatan ini sangat dirasakan oleh para mahasiswa. mahasiswa lebih mampu memetakan kemampuannya sehingga rasa cemas yang awalnya dirasakan ketika hendak berbicara di depan umum menjadi lebih berkurang. Rasa kecemasan pada mahasiswa dapat dirasakan berkurang sekitar 89%. Persentase ini diambil dari hasil voting pada seluruh jumlah mahasiswa. Hal ini menunjukkan sebuah hasil yang sesuai dengan tujuan awal dari pengabdian ini.
Bullying Verbal dalam Komentar di Media Sosial Instagram Lestari, Netia; Radhiah; Iqbal, Muhammad; Larasati, Dewi
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis serta makna dari bullying verbal yang ada dalam komentar di platform media sosial Instagram. Metode penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data menggunakan metode pembaca markah terhadap 50 komentar dari akun @cnnindonesia yang dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap (SLBC), catat dan dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi empat kategori bullying verbal: (1) sarkasme berupa ejekan kasar, seperti komentar “kyk pengemis aja”, (2) panggilan menghina yang merendahkan, seperti komentar “si linglung”, (3) sindiran bernada negatif, seperti komentar “tambah rajin buang sampah sembarangannya ya”, dan (4) komentar rasis berbasis stereotip, seperti komentar “last scene a white woman with black boi, white woman always make me disappoint”. Analisis semantik menunjukkan makna leksikal dan kontekstual yang mencerminkan emosi, negatif, kritik sosial, serta bias rasial. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa bullying verbal di Instagram dapat menciptakan lingkungan digital yang tidak aman, serta berpotensi memberikan dampak yang negatif terhadap pola komunikasi masyarakat karena bertentangan dengan fungsi bahasa yang seharusnya menjadi alat komunikasi dan interaksi antar bangsa. Kata Kunci: Bullying Verbal, Instagram, Komentar, Makna Semantik
The Existence of Information Technology Terminology Usage in Indonesian Among University Students Syahriandi, Syahriandi; Radhiah, Radhiah; Trisfayani, Trisfayani; Emilda, Emilda
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.681

Abstract

This study aims to describe the existence and usage of Indonesian equivalents for information technology terms among university students. Employing a qualitative descriptive method, the research utilized purposive sampling to select participants. The sample consisted of 31 students from the 2023 cohort of the Indonesian Language Education program. Data were collected through a questionnaire listing commonly used information technology terms, for which students were asked to provide their Indonesian equivalents. The responses were analyzed using simple percentage calculations and then described qualitatively to illustrate the extent of usage of Indonesian terms among the students. The results show that (a) overall, 70% of the students were unaware of the Indonesian equivalents of the terms, and fewer than 50% could provide accurate equivalents for any of the 14 terms presented, and (b) the popularity of foreign information technology terms is one of the factors contributing to students' reluctance to learn or use their Indonesian counterparts.
PELATIHAN PENGGUNAAN BAHASA DALAM SOSIAL MEDIA PADA SMA KECAMATAN GANDAPURA Syahriandi, Syahriandi; Trisfayani, Trisfayani; Radhiah, Radhiah; Safriandi, Safriandi; Pratiwi, Rani Ardesi; Mahsa, Masithah
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 1 (2022): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i1.1337

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh bebera hal. Pertama. banyaknya siswa yang menggunakan gaya bahasa sarkasme di sosial media. baik dengan anggota kelompoknya atau pun dengan pengguna sosial media lainnya. Kedua. ketidaksantunan siswa dalam berkomunikasi di lingkungan sekolah. baik dengan teman sejawat. senior kelas. maupun guru. Ketiga. siswa mulai kesulitan membedakan penempatan penggunaan bahasa. bahasa mana yang dapat dipakai dalam situasi formal maupun tidak formal. Keempat. banyak di antara siswa yang tidak mampu menyaring informasi dengan baik. sehingga beberapa di antaranya menyebarkan informasi bohong (hoax). Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini ialah metode ceramah. pelatihan. dialogis. Sasaran dalam pelatihan ini adalah siswa sekolah menengah atas se-Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen. Manfaat dari pelatihan ini ialah meningkatkan kepekaan siswa dalam menggunakan bahasa di sosial media. Siswa akan menjadi lebih bijak dalam membaca. menyaring dan menyebarkan informasi.
Penggunaan Spelling and grammar Pada Guru Sekolah Menengah Atas Se-Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara Trisfayani, Trisfayani; Syahriandi, Syahriandi; Radhiah, Radhiah; Safriandi, Safriandi; Pratiwi, Rani Ardesi; Mahsa, Masithah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 1, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan aplikasi spelling and grammar pada guru Sekolah Menengah Atas Se-Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Aplikasi Spelling and grammar berfungsi untuk melakukan pengecekan terhadap kesalahaan ejaan dan tata Bahasa dalam dokumen. Selama ini ditemukan banyaknya kendala yang dialami guru dalam proses menulis karya ilmiah. Guru cenderung melakukan kesalahan dalam cara penulisan (spelling) atau pun tata bahasa (grammar) yang terkadang dapat berpengaruh terhadap perbedaan makna yang dihasilkan. Berdasarkan hal tersebut, maka pelatihan ini bertujuan untuk meminimalkan kesalahan yang terjadi dalam tulisan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah guru. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Sekolah Menengah Atas Se-Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara, yaitu SMA Negeri 1 Muara Batu, SMKN 1 Muara Batu dan SMA Negeri 2 Kesuma Bangsa. Adapun metode yang digunakan adalah metode ceramah, dialogis, dan praktik. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan teori mengenai penggunaan aplikasi Spelling and grammar. Metode dialogis diterapkan dalam mengatasi permasalahan yang dialami peserta pada saat pelatihan berlangsung. Sedangkan metode praktik dilakukan dengan melibatkan peserta secara langsung untuk menerapkan aplikasi Spelling and grammar dalam karya tulis mereka. Hasil yang dicapai dalam pelatihan adalah para guru mampu menggunakan aplikasi spelling and grammar sehingga menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas.
Pelatihan Learning Management System (LMS) Ruangguru dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis Blended Learning Ginting, Reza Pahlevi; Hidayatsyah, Hidayatsyah; Nasution, Wahyu Isnanda; Sudirman, Sudirman; Radhiah, Radhiah
Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengembangan Kelompok
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsm.v1i2.15283

Abstract

LMS adalah perangkat lunak yang dirancang untuk memproduksi, mendistribusikan, dan mengatur penyampaian materi pembelajaran. Melalui LMS, blended learning akan menjadi lebih efisien dengan menciptakan interaksi yang intens dan membantu guru menentukan pemahaman siswa. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan dilaksanakan dalam empat tahap dalam waktu tiga hari yaitu pada tanggal 27 sampai dengan 29 Oktober 2023, bertempat di SMK Kesehatan Darussalam Lhokseumawe. Pelatihan pembuatan media pembelajaran dalam kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan fitur Ruangkelas dalam aplikasi Ruangguru. Ada beberapa tindakan yang dilakukan oleh peneliti dalam melakukan pelatihan, yaitu tahap pertama, peneliti melakukan pengarahan serta penggunaan fitur yang ada dalam aplikasi LMS, tahap kedua, peneliti melakukan pelatihan dalam membuat desain media pembelajaran melalui fitur Ruangkelas dalam aplikasi Ruangguru, tahap ketiga, peneliti melakukan pelatihan dalam membuat e-modul melalui fitur Ruangkelas dalam aplikasi Ruangguru, dan tahap keempat, peneliti membuat rancangan asesmen yang dapat diaplikasikan dalam LMS. Kesimpulannya, penerapan aplikasi learning management system (LMS) dapat dilakukan melalui aplikasi pendukung seperti Ruangguru dan kolaborasi dengan media lain laiknya video pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan efektif.
Co-Authors Abdul Azis Acha, Basyarudin Aina, Nandatul Aiyub Septian Al Anshari Andri Yusman Persada Anisa, Fahra Aprilia Putri, Kartika Ariska, Raja Novi Asda Asda Beby Aulia Pradita Cahyono, Rizqi Dara Rahmatillah Dea Riski Dewi Larasati, Dewi Emilda, Emilda Fadlon Haser, Teuku Fadly, Fahmy Fahmy Fadly Fakhrah Fakhrah, Fakhrah Fauzan . Febri, Suri Purnama Hafiza, Nurul Hanisah Hanisah Hanisah, Hanisah Harahap, Antoni Harliyana, Iba Harliyana, Iba Hasannuddin, Teuku Haser, Teuku Fadlon Herlina Putri Endah Sari Hidayatsyah Hidayatsyah Hutabarat, Krismonita Darliani Iba Harliyana Idaryani Idaryani Ika Rezvani Aprita indra, siti balqies Juni Ahyar Juwita, Afrina Kartika Aprilia Putri Kartika Aprilia Putri Lestari, Netia Mahsa, Masithah Maimun Maimun Maisarah Maisarah, Maisarah Marzuki Maulidawati Maulidawati Muhammad Aidil Akbar Muhammad Iqbal Muhammad Syahroni Nazaruddin Novi Hardiana Putri Novita Sari Nurhaliza Nurhaliza Nurhasanah Bancin Nurjannah Nurjannah Nurmaida Nurmaida Persada, Andri Yusman Pratiwi, Rani Ardesi Purnama Febri, Suri Putri Endah sari, Herlina Putri, Kartika Aprilia Rahma Zuhra Rani Ardesi Pratiwi Rasyimah Rasyimah Reza Pahlevi Ginting Ririn Rahayu Ririn Rahayu Rita Zahara Rozalina Rozalina Safriandi Safriandi Safriandi Safriandi Safriandi Safriandi, Safriandi Safriandi, Safriandi Satriadi Satriadi Siti Balqies Indra Siti Nurhaliza Sudirman Sudirman Suri Purnama Febri Syahriandi Syahriandi Syardiansah, Syardiansah Tarmizi Usman Teuku Fadlon Haser Teuku Fadlon Haser Ulza Maramis Wahyu Isnanda Nasution Yusman Persada, Andri Zulfan Zulfikar Zulfikar Zulfitri Zulfitri