Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN HAMA KEONG EMAS (Pomacea canaliculata) SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN IKAN GUNA MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN Purnama Febri, Suri; Fadlon Haser, Teuku; Syardiansah, Syardiansah; Yusman Persada, Andri; Aprilia Putri, Kartika; Putri Endah Sari, Herlina; Radhiah, Radhiah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.817-822

Abstract

Kandungan protein keong emas hampir mencapai 56,77%, sementara ikan memiliki 60 hingga 70% protein. Oleh karena itu, tepung ikan dapat dikurangi atau diganti dalam formulasi pakan dengan tepung keong emas, sebagai komponen pakan alternatif. Akan tetapi selama ini keong emas hanya menjadi hama bagi para petani di sawah. Oleh karena itu, hama keong yang potensial dapat dimanfaatkan sebagai komponen dalam pakan potensial, yang merupakan solusi alternatif pada permasalahan mitra. Kegiatan PKM yang telah diselesaikan: 1) memberikan pengetahuan tentang dampak positif dan negatif akibatt kehadiran keong emas; 2) pendampingan serta pelatihan pembuatan pakan alternatif; dan 3) pendampingan serta pengemasan pakan alternatif. Di akhir kegiatan, mitra mendapatkan informasi mengenai komposisi keong emas dan bagaimana keong emas dapat digunakan sebagai sumber nutrisi pengganti. Untuk lebih menghemat biaya pengeluaran pakan ikan, mitra juga semakin mahir dalam membuat pakan pengganti yang dihasilkan dari keong emas.. 
PEMAHAMAN GAYA BELAJAR SISWA BAGI MAHASISWA SEBAGAI LANDASAN DALAM PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN Radhiah, Radhiah; Syahriandi, Syahriandi; Syardiansah, Syardiansah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38234

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal. Pertama, mahasiswa haruslah memahami keterkaitan penggunaan media pembelajaran yang tepat dengan gaya belajar siswa. Kedua, pentingnya memahami gaya belajar siswa dalam penerapan media pembelajaran agar pembelajaran lebih efektif. Ketiga, Mahasiswa masih belum memahami fungsi gaya belajar. Merujuk pada hal tersebut, dilaksanakan pengabdian tentang “pemahaman gaya belajar siswa bagi mahasiswa sebagai landasan dalam penerapan media pembelajaran”. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah metode ceramah berupa penyampaian materi disertai praktek (pelatihan) dan dialog. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi terkait pemahaman gaya bahasa dalam penerapan media pembelajaran disertai dengan praktik (pelatihan) agar mahasiswa dapat langsung memberikan contoh. Metode dialogis diterapkan untuk mengatasi permasalahan yang dialami peserta selama pelatihan. Manfaat dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang fungsi gaya bahasa dalam penerapan media pembelajaran.
PENGGUNAAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM TUTURAN MAHASISWA UNIVERSITAS MALIKUSSALEH Radhiah, Radhiah; Syahriandi, Syahriandi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.28917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan prinsip kerja sama dalam tuturan mahasiswa Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif karena data yang dikumpulkan bukanlah berupa angka-angka dan disajikan berupa uraian singkat mengenai hasil analisis. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Malikussaleh di lingkungan kampus. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah prinsip kerja sama dalam tuturan mahasiswa Universitas Malikussaleh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah rekaman. Peneliti merekam tuturan mahaiswa, lalu mencatatnya dalam bentuk dokumentasi. Analisis data dilakukan setelah dilakukan pengumpulan data sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan. Data yang dianalisis adalah hasil dari metode dokumentasi Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Teknik deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan prinsip kerja sama dalam tuturan mahasiswa. Teknik analisis menggunakan langkah-langkah (a) reduksi data, (b) penyajian data, dan (c) penyimpulan. Hasil yang didapatkan adalah tuturan yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Malikussaleh telah menggambarkan prinsip kerja sama dalam maksim kuantitas, maksim kualitas, maksin relevansi, dan maksim cara (pelaksanaan).
INOVASI PEMBUATAN PROBIOTIK IKAN DARI LIMBAH CUCIAN BERAS, KULIT BAWANG PUTIH DAN DAUN KELOR DI DESA TANJUNG KERAMAT, ACEH TAMIANG Yusman Persada, Andri; Purnama Febri, Suri; Aprilia Putri, Kartika; Putri Endah Sari, Herlina; Radhiah, Radhiah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3701-3706

Abstract

Kegiatan pengabdian dilakukan kepada Kelompok Perikanan Desa Tanjung Keramat, Aceh Tamiang. Pengabdian ini bertujuan membantu mitra untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi yaitu besarnya biaya produksi karena kurang efisiensi pakan dan kurang terampil dalam pembuatan serta penggunaan probiotik untuk peningkatan efisiensi pakan ikan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dimulai dengan survey, sosialisasi, pelatihan pembuatan probiotik berbahan alami. Probiotik merupakan bahan tambahan pakan yang mengandung mikroorganisme yang bermanfaat bagi ternak. Pencampuran probiotik ke dalam pakan dapat merupakan salah satu meningkatkan efisiensi pakan. Probiotik untuk pakan ikan dapat dibuat dari bahan alami terutama limbah domestik yaitu air  beras, kulit bawang putih dan daun kelor yang difermentasi. Setelah kegiatan ini selesai, mitra memiliki peningkatan pengetahuan tentang pemberian probiotik untuk meningkatkan efisiensi pakan ikan. Selain itu, mitra juga memiliki keterampilan dalam pembuatan dan penggunaan probiotik untuk meningkatkan efisiensi pakan ikan
Karakter Orang Aceh dalam Hadih Maja Populer di Aceh Utara Hafiza, Nurul; Radhiah, Radhiah; Safriandi, Safriandi
Kande : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Vol.6 No. 2 (2025) Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jk.v6i2.20303

Abstract

This study examines the character of Acehnese people in popular hadih maja in North Aceh. The purpose of this study is to describe the character of Acehnese people in popular hadih maja in North Aceh. The approach of this research is a qualitative approach. The type of this research is descriptive research. The data of this research is popular hadih maja in North Aceh. The data source of this research is community leaders. The data collection techniques for this research are interview techniques, note-taking techniques, and questionnaires. The results of this study are that in popular hadih maja in North Aceh, several sanguine, choleric, melancholic, and phlegmatic character traits were found. Sanguine character, namely selfish, controlled by others, forgiving, creative, and undisciplined. Choleric character, namely strong-willed, impatient, independent, vengeful, angry, brave, and firm. Melancholic character, namely not confident, loyal, thrifty, neat, and socially concerned Phlegmatic character, namely wise, stubborn, tolerant, patient, avoiding responsibility and loving peace.
KAJIAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI BEGURU MASYARAKAT TIMANG GAJAH, BENER MERIAH Emilda, Emilda; Dea Riski; Radhiah, Radhiah; Iba Harliyana
Kande : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Vol.6 No. 2 (2025) Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jk.v6i2.24925

Abstract

Tradisi Beguru merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Gayo yang mengandung berbagai nilai luhur dan diwariskan secara turun-temurun, khususnya dalam konteks adat pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Beguru di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Sumber data berasal dari praktik tradisi Beguru pada upacara adat pernikahan masyarakat Gayo, sedangkan data penelitian berupa nasihat-nasihat yang disampaikan selama prosesi Beguru. Teknik pengumpulan data meliputi rekam, simak, dan catat, dengan analisis data model mengalir. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 79 data yang menggambarkan nilai-nilai dalam tradisi Beguru berdasarkan teori Notonegoro. Nilai-nilai tersebut terbagi menjadi tiga kategori, yaitu nilai material (3 data), nilai vital (2 data), dan nilai rohani (74 data). Nilai rohani terdiri atas empat subkategori: nilai keindahan (23 data), nilai kebaikan (20 data), nilai religius (28 data), dan nilai kebenaran (3 data). Berdasarkan temuan tersebut, nilai religius menjadi nilai yang paling dominan, sedangkan nilai vital merupakan nilai yang paling sedikit ditemukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Beguru tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian nasihat, tetapi juga sebagai media pelestarian nilai-nilai budaya dan spiritual masyarakat Gayo di Bener Meriah
Classification And Functions Of Acehnese Riddles Aina, Nandatul; Idaryani, Idaryani; Radhiah, Radhiah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.752

Abstract

This study investigated the classification and functions of Acehnese riddles used among Acehnese community in Bireuen District, Aceh, Indonesia. The interviews were held with 8 people from 2 two different villages in Bireuen district, Aceh province, Indonesia. Data were collected from participants as Indigenous Acehnese and Acehnese language is their mother tongue. The youngest participant is 33 years old and the oldest one is 85 years old. All participants are resided in Bireuen district. Since they did not travel much (except for occasional holidays with families and Hajj pilgrimage), they are deemed untainted native speakers of Acehnese. For analysis, grounded by the Conceptual Riddle Theory, this study found that the classification of Acehnese riddles and the functions of the riddles among Acehnese community use animals’ concept, living beings, human beings, inanimate entity, and plants. The functions of riddles are for entertaining, educational purpose, and logical reasoning. Most of the Acehnese riddles post the questions use living beings but undetected whether the living beings are human being or other kinds of living entities; animals or plants for example: ta ikat pijut, tapeuleuh tumbon (Tiep up thin, Released fat). The riddle is referred to mosquito net however, the entity is unpredictable until the answer is revealed.
Rancang Bangun Sistem Pendingin Otomatis Berbasis Sensor Suhu untuk Optimalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya 50 Wp Fauzan, Fauzan; Radhiah, Radhiah; Cahyono, Rizqi; Maimun, Maimun; Syahroni, Muhammad; Zulfikar, Zulfikar; Hasannuddin, Teuku
Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Vol. 23 No. 1 (2026): Jurnal Litek, Maret 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/litek.v23i1.95

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Energi surya sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dengan emisi karbon rendah. Namun kinerja panel surya sangat dipengaruhi oleh suhu operasional. Pada kondisi optimal sekitar 25°C, panel surya mampu menghasilkan efisiensi tertinggi, sedangkan pada suhu lebih tinggi seperti 35°C terjadi penurunan kinerja akibat peningkatan pergerakan elektron dalam material fotovoltaik yang menyebabkan penurunan tegangan dan daya keluaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang sistem pendingin otomatis berbasis thermostat digital XH-W3001 yang dikombinasikan dengan sensor NTC Thermistor 3950 10K dan pompa air DC 12V. Sistem ini bekerja secara otomatis dengan mendeteksi suhu panel secara real-time, mengaktifkan pendinginan saat suhu melebihi 35°C, serta menjaga kestabilan di bawah 25°C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada suhu 35°C, panel menghasilkan tegangan rata-rata 14,40 V, arus 1,50 A, daya 20,95 W, dan efisiensi 10,27%, sedangkan pada suhu 25°C diperoleh tegangan rata-rata 14,52 V, arus 1,66 A, daya 23,82 W, efisiensi 11,25%, dan optimalisasi rata-rata sebesar 11,78%. Penerapan sistem pendingin otomatis terbukti efektif dalam menjaga suhu panel tetap stabil, meningkatkan efisiensi konversi energi, mempertahankan daya keluaran, serta memperpanjang umur operasional panel dengan meminimalkan risiko kerusakan akibat paparan suhu tinggi.
Co-Authors Abdul Azis Acha, Basyarudin Aina, Nandatul Aiyub Septian Al Anshari Andri Yusman Persada Anisa, Fahra Aprilia Putri, Kartika Ariska, Raja Novi Asda Asda Beby Aulia Pradita Cahyono, Rizqi Dara Rahmatillah Dea Riski Dewi Larasati, Dewi Emilda, Emilda Fadlon Haser, Teuku Fadly, Fahmy Fahmy Fadly Fakhrah Fakhrah, Fakhrah Fauzan . Febri, Suri Purnama Hafiza, Nurul Hanisah Hanisah Hanisah, Hanisah Harahap, Antoni Harliyana, Iba Harliyana, Iba Hasannuddin, Teuku Haser, Teuku Fadlon Herlina Putri Endah Sari Hidayatsyah Hidayatsyah Hutabarat, Krismonita Darliani Iba Harliyana Idaryani Idaryani Ika Rezvani Aprita indra, siti balqies Juni Ahyar Juwita, Afrina Kartika Aprilia Putri Kartika Aprilia Putri Lestari, Netia Mahsa, Masithah Maimun Maimun Maisarah Maisarah, Maisarah Marzuki Maulidawati Maulidawati Muhammad Aidil Akbar Muhammad Iqbal Muhammad Syahroni Nazaruddin Novi Hardiana Putri Novita Sari Nurhaliza Nurhaliza Nurhasanah Bancin Nurjannah Nurjannah Nurmaida Nurmaida Persada, Andri Yusman Pratiwi, Rani Ardesi Purnama Febri, Suri Putri Endah sari, Herlina Putri, Kartika Aprilia Rahma Zuhra Rani Ardesi Pratiwi Rasyimah Rasyimah Reza Pahlevi Ginting Ririn Rahayu Ririn Rahayu Rita Zahara Rozalina Rozalina Safriandi Safriandi Safriandi Safriandi Safriandi Safriandi, Safriandi Safriandi, Safriandi Satriadi Satriadi Siti Balqies Indra Siti Nurhaliza Sudirman Sudirman Suri Purnama Febri Syahriandi Syahriandi Syardiansah, Syardiansah Tarmizi Usman Teuku Fadlon Haser Teuku Fadlon Haser Ulza Maramis Wahyu Isnanda Nasution Yusman Persada, Andri Zulfan Zulfikar Zulfikar Zulfitri Zulfitri