Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Domain-Specific Platform Alignment Predicts EFL Proficiency at an Indonesian University Nofvia De Vega; Jhoni Eppendi; Syarifa Rafiqa
Script Journal: Journal of Linguistics and English Teaching Vol. 11 No. 2 (2026): August
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sj.v11i2.2267

Abstract

Background:  This study examines how four mobile-cloud platforms, BeL (reading), FlipGrid (speaking), Padlet (writing), and VoiceThread (listening), were integrated into EFL instruction through a domain-platform alignment model at a 3T-region Indonesian university. The study compares domain-level contributions to composite proficiency and does not claim to isolate platform-specific causal effects. Methodology:  A quasi-experimental pre-test and post-test design was employed with 55 university students in advanced language courses. Stratified random sampling ensured proficiency-level representation. A 12-week structured intervention assigned each platform to one skill domain. Four participants were excluded for completing fewer than 80% of tasks, yielding a final sample of 51. Multiple linear regression was applied following verification of classical assumptions. Findings:  The regression model was statistically significant (R = 0.960, R² = 0.921, F = 146.27, p < .001), with all four domain scores significant at p < .001. The R² value is largely expected given that the Total Language Proficiency Score is mathematically derived from the same four domain predictors, reflecting a compositional rather than independent predictive relationship. Standardized coefficients indicated reading as the strongest contributor (β = .433), followed by listening (β = .371), writing (β = .367), and speaking (β = .356). Post-intervention score improvements are reported as descriptive observations only, as no separate inferential pre-test to post-test analysis per domain pairing was conducted. Conclusion:  These findings offer preliminary descriptive support for domain-differentiated platform use in 3T-region EFL higher education. Model explanatory power should be interpreted cautiously given the compositional constraint, and platform-specific causal claims require further experimental evidence. Originality:  This study introduces a structured domain-platform alignment model enabling principled, domain-level comparison of platform integration within a single EFL study design.
INOVASI MEDIA DIGITAL DAN MANUAL SEBAGAI SARANA PELATIHAN TUTOR PKBM DALAM PENGAJARAN LITERASI DAN NUMERASI Uli Agustina Gultom; Fitriawati; Jhoni Eppendi; Nofvia De Vega; Ridwan; Romlah Ulfaika; Winarno
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 7 No. 1 (2026): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v7i1.8481859

Abstract

Pelatihan tutor merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi termasuk di lembaga pendidikan nonformal. Artikel ini melaporkan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan memperkuat kompetensi tutor PKBM Melati I di Kota Tarakan melalui pelatihan terkait inovasi media pembelajaran berbasis digital dan manual untuk meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi para peserta didik di PKBM tersebut. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode workshop partisipatif, mencakup penyampaian materi konseptual, demonstrasi media, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan angket respon tutor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tutor mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep literasi dan numerasi, serta merasa lebih percaya diri dalam mengimplementasikan media pembelajaran di kelas seperti kartu literasi-numerasi dan poster pembelajaran. Media manual dinilai mudah digunakan dan direplikasi di kelas tanpa akses internet, sementara media digital dapat memberikan variasi aktivitas dan meningkatkan keterlibatan peserta didik. Pelatihan ini diharapkan menjadi alternatif model yang dapat direplikasi di PKBM lain dengan dukungan pendampingan lanjutan dan pengembangan modul berkelanjutan.
Pelatihan Peningkatan Literasi Numerasi Berbasis Augmented Reality di PKBM Melati Juata Laut Kota Tarakan Nofvia De Vega; Uli Agustina Gultom; Jhoni Eppendi; Fitriawati Fitriawati; Winarno Winarno; Ridwan Ridwan; Romlah Ulfaika
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/znj04a76

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi numerasi melalui penerapan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Melati Juata Laut Kota Tarakan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan workshop yang dipadukan dengan community-based learning dan melibatkan 23 peserta yang terdiri atas guru dan siswa PKBM. Media yang digunakan merupakan produk pembelajaran AR yang telah memiliki perlindungan Hak Kekayaan Intelektual. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan identifikasi kebutuhan mitra, pengembangan dan validasi media, sosialisasi, workshop dan praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi numerasi peserta, yang tercermin dari kenaikan rata-rata skor pemahaman dari 58,4 menjadi 76,9. Selain itu, terjadi peningkatan motivasi belajar dari skor rata-rata 2,47 menjadi 3,57 serta peningkatan partisipasi aktif peserta dari 39,1% menjadi 82,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan media Augmented Reality mampu menciptakan pembelajaran yang lebih visual, kontekstual, dan partisipatif. Kegiatan ini memberikan kontribusi berupa model pengabdian masyarakat berbasis teknologi AR ber-HKI yang relevan dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan pada pendidikan nonformal.