Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN ETIKA PROFESI DAN ANTI KORUPSI DALAM MEMBENTUK INTEGRITAS MAHASISWA Melisa, Melisa; Hendriyani, Mungky; Wicaksono, Amirul; Purwanto, Hadi
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.1027

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the relationship between professional ethics education and anti-corruption education as an integrated approach to strengthening student integrity. The urgency of this research stems from the fact that corruption remains a significant challenge in Indonesia, reflecting a moral crisis across various levels of society. Therefore, universities need to take an active role in fostering ethical awareness and anti-corruption behavior to prevent future moral violations. This study uses a descriptive qualitative approach, drawing on literature reviews, policy analysis, and documents published between 2020 and 2024. The analysis identified patterns of integration of ethical and anti-corruption values into the higher education curriculum, their impact on student character formation, and the institutional challenges to their implementation. The results show that the systematic integration of professional ethics and anti-corruption education significantly increases students' moral awareness, honesty, and social responsibility. Students who receive values-based learning and are taught by exemplary lecturers demonstrate higher levels of ethical concern and moral sensitivity. Universities with formal academic integrity policies and anti-corruption programs also show significant improvements in academic honesty culture. The implications of this research emphasize the importance of curriculum innovation, strengthening integrity policies, and cross-institutional collaboration between universities, the government, and anti-corruption agencies.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan etika profesi dan pendidikan antikorupsi sebagai pendekatan terpadu dalam memperkuat integritas mahasiswa. Urgensi penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa praktik korupsi masih menjadi tantangan besar di Indonesia, yang mencerminkan krisis moral pada berbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu mengambil peran aktif dalam menumbuhkan kesadaran etis dan perilaku antikorupsi sebagai bentuk pencegahan dini terhadap pelanggaran moral di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, analisis kebijakan, dan telaah dokumen yang terbit antara tahun 2020 hingga 2024. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi pola integrasi nilai etika dan antikorupsi dalam kurikulum pendidikan tinggi, dampaknya terhadap pembentukan karakter mahasiswa, serta tantangan institusional dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan etika profesi dan antikorupsi secara sistematis berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesadaran moral, kejujuran, dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis nilai dan keteladanan dosen menunjukkan tingkat kepedulian etis dan kepekaan moral yang lebih tinggi. Perguruan tinggi yang memiliki kebijakan integritas akademik dan program antikorupsi formal juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam budaya kejujuran akademik. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi kurikulum, penguatan kebijakan integritas, serta kolaborasi lintas lembaga antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga antikorupsi.
Penggunaan Pasir Pantai Dalam Campuran AC-WC Tehuwayo, Iin Satria; Purwanto, Hadi; Soumokil, Musper David
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 9 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i9.769

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang banyak memiliki pesisir Pantai dengan jumlah pasir Pantai yang besar dan belum dimanfaatkan secara maksimal, sebagai bahan untuk pembanggunan terutama pembangunan jalan. Sering dengan bertambahnya pembangunan jalan ,maka semakin tinggi pula permintaan akan bahan dasar tersebut, serta kualitas yang memenuhi persyaratan. oleh karena itu perlu di cari sumber lain sebagai bahan alternatif, pemanfaatan secara maksimal sumber daya alam setempat yang ada sebagai salah satu Upaya penghematan, merupakan suatu hal yang harus dilakukan, dari hal tersebut yang menjadi masalah penelitian ini adalah Berapa besar pengaruh pasir pantai terhadap Penggunaan pasir pantai dalam campuran AC-WC. Bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh pasir pantai terhadap nilai  Penggunaan pasir pantai dalam campuran AC-WC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Experimental, Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu Metode Experimental dengan material untuk pengujian pasir pantai (agregat halus), pasir pantai (agregat kasar), filler tetap 2%, aspal tetap 6%, Data Sekunder yang digunakan dalam penelitian ini, Teknik Pengumpulan Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah GMF dan GMA. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Nilai VIM memenuhi syarat pada kadar pasir pantai 0% dan 6%, Nilai VMA tidak  memenuhi syarat pada kadar pasir pantai 0% dan 6%, Nilai VFB memenuhi pada semua kadar pasir pantai dan memenuhi syarat, Nilai Stabilitas memenuhi pada semua kadar pasir pantai dan memenuhi syarat, Nilai Flow memenuhi pada semua kadar pasir pantai dan memenuhi syarat, Nilai Marshall Quetient memenuhi pada semua kadar pasir pantai dan memenuhi syarat, Pada Nilai KAO (Kadar Aspal Optimum) 6,75% pasir pantai yang digunakan dari kadar 0% dan 6% memenuhi semua persyaratan., VFB,Stabilitas, dan Flow. Sehingga kadar pasir pantai yang digunakan sebagai bahan tambah aspal dalam pencampuran aspal adalah kadar pasir pantai 0% dan 6%, Dalam hasil uji yang telah dilakukan, kadar pasir pantai yang dapat digunakan 0%-6% namun Kadar pasir pantai yang nilai – nilai nya paling baik baik untuk digunakan sebagai campuran yang paling optimum adalah campuran dengan kadar pasir pantai 0%.
Identifikasi Kerusakan Jalan Pada Ruas Jalan Passo-Tulehu Tator, Sulfa Sharii; Purwanto, Hadi; Picauly, Paulus Fredy
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 10 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i10.795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi dan tingkat kerusakan perkerasan pada ruas Jalan Passo–Tulehu. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung di lapangan sepanjang 2000 m dengan pembagian segmen pengamatan setiap 100 m. Penilaian kondisi jalan dilakukan menggunakan metode Bina Marga dengan mengidentifikasi berbagai jenis kerusakan seperti alligator cracking, bleeding, block cracking, corrugation, depression, edge cracking, serta potholes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kerusakan yang paling dominan pada ruas jalan tersebut adalah retak buaya, lubang, pengelupasan butiran, dan tambalan. Berdasarkan hasil penilaian kondisi jalan, nilai kerusakan pada segmen 1 dan segmen 2 masing-masing sebesar 5, segmen 3 sebesar 16, segmen 6 sebesar 16, segmen 7 sebesar 6, dan segmen 8 sebesar 16. Nilai tersebut menunjukkan bahwa beberapa segmen jalan berada pada kondisi kerusakan sedang hingga cukup tinggi sehingga memerlukan penanganan pemeliharaan berkala. Selain itu, hasil pengamatan lalu lintas menunjukkan total volume kendaraan sebesar 2330 kendaraan per hari yang turut berkontribusi terhadap percepatan kerusakan perkerasan jalan. Kerusakan jalan pada ruas Passo–Tulehu dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain beban lalu lintas, kualitas material konstruksi, kondisi cuaca, serta kurang optimalnya kegiatan pemeliharaan jalan.
Co-Authors ., Derlini A. Suhandi Abda Abda Aditya, Rizka Dina Afandi, Deva Al Busthomy Rofi'i, Aby Yazid Alauddin, Muhammad Hery Riyadi Amudi, Ivana Supi Al Anna Permanasari Apriani, Ade Atrup Atrup Ayu Pramesti, Diah Bintoro, Sigit Cahyadi, Willy Dewianti, Annisa Fitri Djatmoko, Djatmoko Eko Teguh Paripurno Fatimah , Huswatun Ghibran, Ghifahri Gimri, Farhah Desrianty Gomies, Glorinces Julian Hasibuan, Tuhfatul Habibah Hendriyani, Mungky Herlambang, Andri Heru Winarno Ida Kaniawati Ilham Hudi Aim Abdulkarim Kokom Komalasari, Ilham Hudi Aim Abdulkarim Imelda Mardayanti Irham Lubis Jehloh, Nurulhuda Kemalsyah, M. Lumalessil, Tirza M.S, Aliyah Faradina Maiyarni, Roza Matekohy, Selly Maulana, Irwan Melisa Melisa Miftahurrahmi, Annisa Minarti, Agus Nabillah, Syilsilia Rizkiani Neng Sholihat Ningtyas, Septiana Nugrahajati, Susilastuti Dwi Nukhe Andri Silvana Nurhaini, Siti Nursyamsyah, Ai Nurwijayanti Oktia, Sanda Papilaja, Friendly Picauly, Paulus Fredy Pramana, Rahmad Mugi Prasetya, Johan Danu Pratama, Budiman Agung Pratama, Fajar Surya PURBUDI WAHYUNI, PURBUDI Putri, Chindi sofia Rahmasari, Riska Rahmasari, Riski Ramadhani, Gisa Ramadhani, Witri Ramli, Muhammad Suni Regina, Tannia Roberth, Herry Henry Robiah, Siti Rochendi, Teddy Rofi'i, Aby Yazid Al Busthomy Safitri, Rani Sari, Adelia Ratna Shariq, Qadir Nawaz Sihasale, Stephanie Jenifer Soesanto, Slamet Sony, Rapat Piter soumokil, Musper David Sugiyono Sugiyono Suhanda, Yogasetya Suharta Sunanto Sunanto Suri, Fatimah SURYANTI Suryanti Talahatu, Josald Elfredo Thompson Tarigan , Ingan Malem Tator, Sulfa Sharii Tehuwayo, Iin Satria Titik Sumiatin Tri Ningsih, Wahyu Usanto, Usanto Usman, Yessy - Vilmala, Berry Kurnia Wicaksono, Amirul Widodo Widodo Wirdati Irma Witanto, Irfan Wulandari, Dyah Retno Yandri, Delfi Yoga, Maulana Prawira Yudi Daeng Polewangi