Claim Missing Document
Check
Articles

The relationship between health literacy and quality of life among diabetes mellitus patients in the working area of Darul Imarah Subdistrict Health Center Isnani, Ayu; Hermansyah, Hermansyah; Maidar, Maidar; Saputra, Irwan; Abdullah, Asnawi; Rani, Hafnidar Ar
Science Midwifery Vol 12 No 1 (2024): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i1.1433

Abstract

The study aimed to examine the relationship between health literacy and the quality of life of Diabetes Mellitus (DM) patients in the Darul Imarah Sub-District Health Center, Aceh Besar District. Using an analytical observational design with a cross-sectional approach, the study included 1,125 DM patients, with 100 individuals selected as research samples. Data analysis involved univariate, bivariate, and multivariate analysis using logistic regression. The findings revealed that a majority of DM patients in the working area of the health center experienced poor quality of life (82%). Additionally, there was a significant relationship between health literacy and the quality of life of DM patients (OR=8.34; 95% CI=1.05-66.05; p=0.044). Confounding assessment identified socioeconomic status, family history of DM, access to information, and low physical activity as factors influencing the quality of life of DM patients. The multivariate analysis highlighted socioeconomic status as the most dominant factor (OR=25.43; 95% CI=2.24-288.44; p=0.009). In conclusion, DM patients in the Darul Imarah Sub-District, Aceh Besar Regency, generally have poor quality of life, with health literacy, socioeconomic factors, descent, information access, and physical activity playing significant roles in influencing it.
Changes in stress levels and determinants of stress levels in University students during the covid-19 pandemic period in Aceh Pamaila, Sri Reski; Adamy, Aulina; Maidar, Maidar; Hidayat, Melania; Abdullah, Asnawi
Science Midwifery Vol 12 No 3 (2024): August: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i3.1629

Abstract

The Case of Covid-19 in Indonesia from 2020 - 2021 has not shown any changes yet. The Covid-19 pandemic has crippled all areas of activity, especially in the field of education. The learning system that was previously carried out face-to-face has suddenly changed to online, where there are obstacles that trigger the emergence of stress. This study aims to determine changes in stress levels during the PSBB (Large-Scale Social Restrictions) and PPKM (Enforcement of Restrictions on Community Activities) periods and the determinants that cause changes in stress levels in students during the Covid-19 pandemic period in Aceh. This research uses a quantitative method with a cross-sectional design. The population in this study were all students in Aceh who were studying in Aceh with a sample of 122 students who had met the inclusion criteria using the random sampling method with two data collection times. The statistical tests used were the T-test and logistic regression test using STATA 14. The results of this study show that the stress levels experienced by students are in the moderate (63.11%) and severe (34.33%) categories. Of the 13 variables studied, there are 2 variables related to stress levels during the PSBB period, namely learning motivation and college assignments, and 3 variables related to stress levels during the PPKM period, namely college assignments, learning styles, and limited quotas with a p-value <0.05.
PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PADA PT. PLN (PERSERO) UNIT LAYANAN PLTD LUENG BATA DI BANDA ACEH TAHUN 2022 Maidar, Maidar; Fatma, Surya; Taufiq, Tengku
Jurnal Akuntansi Muhammadiyah (JAM) Vol 13, No 1 (2023): Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : University Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jam.v13i1.1784

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi terhadap efektivitas sistem pengendalian internal pada PT. PLN (Persero) Unit Layanan PLTD Lueng Bata di Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif. Objek dalam penelitian ini yaitu penerapan sistem informasi akuntansi terhadap efektivitas sistem pengendalian internal pada PT. PLN (Persero) Unit Layanan PLTD Lueng Bata di Banda Aceh. Populasi penelitian ini sejumlah 48 responden. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan model regresi linier sederhana dan diolah dengan menggunakan program bantuan SPSS (Statistical Packaged for Social Sciences) versi 23. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap efektivitas sistem pengendalian internal pada PT. PLN (Persero) Unit Layanan PLTD Lueng Bata di Banda Aceh.
Pengaruh Akuntansi Forensik Dan Audit Investigasi Terhadap Pendeteksian Kecurangan (Studi Pada BPKP Perwakilan Provinsi Aceh) Agustina, Maya; Maidar, Maidar; Makshal, Teuku Rival
Jurnal Akuntansi Muhammadiyah (JAM) Vol 14, No 2 (2024): Edisi Juli - Desember 2024
Publisher : University Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jam.v14i2.2290

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntansi forensik dan audit investigasi terhadap pendeteksian kecurangan pada BPKP perwakilan provinsi Aceh secara simultan dan parsial. Populasi penelitian adalah pegawai BPKP Perwakilan Provinsi Aceh yang berjumlah 60 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengirimkan kuesioner dan disebarkan kepada auditor yang berkerja di BPKP perwakilan Provinsi Aceh. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 27.0. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi forensik dan audit investigasi berpengaruh terhadap pendeteksian kecurangan baik secara simultan maupun parsial.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI IBU, POLA ASUH DAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI BERBASIS LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KABUPATEN BIREUEN Rita, Lisa; Malik, Abdul; Maidar, Maidar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31938

Abstract

Stunting merupakan suatu masalah gizi yang paling penting di Indonesia. Penyebab stunting secara langsung yaitu asupan gizi termasuk pola makan dan penyakit infeksi, penyebab tidak langsung yaitu ketahanan pangan, pola asuh termasuk perilaku hygiene, sanitasi lingkungan dan pelayanan kesehatan dan penyebab dasar yaitu pendidikan, kemiskinan, disparitas, sosial budaya, pemerintahan dan politik. Hasil SUSENAS dan Survey SSGBI 2019, prevalensi Stunting 32,8 persen serta berdasarkan data ePPGBM angka prevalensi stunting di Kabupaten Bireuen pada tahun 2020 sebesar 16,4 persen. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan pengetahuan gizi ibu, pola asuh dan riwayat penyakit berbasis lingkungan dengan kejadian stunting pada balita di Kabupaten Bireuen. Sampel penelitian berjumlah 91 responden balita stunting di Kabupaten Bireuen. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengisian kuesioner, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan pengetahuan gizi ibu dengan kejadian stunting memiliki nilai sig 0,008 artinya terdapat hubungan yang signifikan. Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting memiliki nilai sig 0,007 artinya terdapat hubungan yang signifikan. Hubungan riwayat penyakit infeksi berbasis lingkungan dengan kejadian stunting memiliki nilai sig 0,000 artinya terdapat hubungan yang signifikan. Tenaga kesehatan diharapkan agar memberikan edukasi terkait pencegahan stunting melalui perbaikan gizi dan pola asuh yang baik.
Perbandingan quality of life pada ibu pasca persalinan normal dan sectio caesarea Karmila, Karmila; Dharina, Dharina; Maidar, Maidar; Zakaria, Radhiah; Nurjannah, Nurjannah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 8 (2025): Volume 19 Nomor 8
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i8.1442

Abstract

Background: Postpartum maternal quality of life is an important aspect encompassing physical, psychological, social, and environmental conditions. However, factors influencing this quality of life vary in research findings. Purpose: To analyze factors associated with postpartum maternal quality of life. Method: The study used a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of postpartum mothers selected through purposive sampling. Data were collected using the WHOQOL-BREF quality of life questionnaire and analyzed using the chi-square test. Results: Most mothers had a good quality of life. Statistical analysis showed no significant association between age, occupation, education, economic status, husband's support, social support, number of children, pregnancy spacing, maternal health, breastfeeding, information, and type of delivery with postpartum maternal quality of life (p>0.05). Meanwhile, the condition of the infant was significantly associated with maternal quality of life (p=0.000). Conclusion: Postpartum maternal quality of life is more influenced by the condition of the infant than by other demographic or social factors. Health service interventions need to focus on comprehensive support for mothers with at-risk infants to improve postpartum quality of life.   Keywords: Normal Delivery; Postpartum Mother; Quality of Life; Sectio Caesarea.   Pendahuluan: Kualitas hidup ibu pasca persalinan merupakan aspek penting yang mencakup kondisi fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Namun, faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup tersebut masih bervariasi dalam temuan penelitian. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup ibu pasca persalinan. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari ibu pasca persalinan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kualitas hidup WHOQOL-BREF dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar ibu memiliki kualitas hidup dalam kategori baik. Analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara usia, pekerjaan, pendidikan, ekonomi, dukungan suami, dukungan sosial, jumlah anak, jarak kehamilan, kesehatan ibu, pemberian ASI, informasi, serta jenis persalinan dengan kualitas hidup ibu pasca persalinan (p>0,05). Sementara itu, kondisi bayi terbukti berhubungan signifikan dengan kualitas hidup ibu (p=0,000). Simpulan: Kualitas hidup ibu pasca persalinan lebih dipengaruhi oleh kondisi bayi dibandingkan faktor demografi maupun sosial lainnya. Intervensi pelayanan kesehatan perlu difokuskan pada dukungan menyeluruh bagi ibu dengan bayi berisiko untuk meningkatkan kualitas hidup pasca persalinan.   Kata Kunci: Ibu Pasca Persalinan; Persalinan Normal; Quality of Life; Sectio Caesarea.
Prediktor keberhasilan pemulihan kekurangan energi kronik pada ibu hamil penerima pemberian makanan tambahan lokal Maidar, Maidar; Manan, Maidar Abdul; Zakaria, Radhiah; Baharuddin, Dharina; Syakur, Syabburin; Jalaluddin, Jalaluddin
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/efq9tb77

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan energi kronis pada ibu hamil meningkatkan risiko komplikasi, bayi berat lahir rendah, dan stunting. Program pemberian makanan tambahan lokal untuk memperbaiki status gizi keberhasilannya masih bervariasi. Penelitian ini menganalisis prediktor pemulihan kekurangan energi kronis pada ibu hamil penerima makanan tambahan lokal tahun 2024 di Kabupaten Aceh Utara.Metode: Studi analitik potong lintang dilakukan di sembilan Puskesmas dengan melibatkan 166 ibu hamil kekurangan energi kronik yang dipilih melalui stratified purposive sampling dari 719 ibu hamil. Analisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda.Hasil: Sebanyak 69,9% ibu hamil mencapai pemulihan status gizi. LiLA ≥21,83 cm merupakan prediktor dominan pemulihan (AOR = 7,87; p < 0,001), sedangkan usia kehamilan saat kunjungan pertama dan indeks masa tubuh pra-kehamilan tidak berhubungan signifikan.Kesimpulan: LiLA merupakan prediktor utama pemulihan KEK pada ibu hamil, sehingga deteksi dini, pemantauan, dan intervensi gizi sejak trimester pertama perlu diperkuat di layanan primer.
Pengalaman pasien dengan tuberkulosis multi-drug resistant (TB- MDR) Hastuti, Sastri; Abdullah, Asnawi; Marthoenis, Marthoenis; Maidar, Maidar; Zakaria, Radhiah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9 (edisi khusus konference)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1872

Abstract

Background: Multidrug-resistant tuberculosis (MDR-TB) not only impacts physical health but also triggers psychological disorders due to the lengthy treatment process, social stigma, and limited mental health support services. This puts patients at high risk for anxiety, stress, and depression. Purpose: To explore the experiences of patients with multi-drug resistant tuberculosis (MDR-TB). Method: A qualitative design with a phenomenological approach. Data were obtained through in-depth interviews with seven MDR-TB patients, three family members, and two healthcare workers in Bireuen Regency, Aceh. Data analysis used Huberman's model, including reduction, presentation, and conclusion drawing with source triangulation. Results: The study identified five main themes: stressors, mental health conditions, coping strategies, family perspectives, and healthcare professionals' perceptions. Patients experienced anxiety, uncertainty about recovery, social stigma, economic constraints, and severe medication side effects. Family support, religious approaches, and adequate information proved crucial in helping patients cope with psychological distress. Conclusion: MDR-TB patients face significant mental burdens, while psychosocial support services in healthcare facilities remain limited. Strengthening education, family support, and integrating mental health services are needed to improve the quality of life and treatment adherence of MDR-TB patients.   Keywords: Coping Strategies; Family Support; Mental Health; Multidrug-Resistant Tuberculosis (MDR-TB); Social Stigma.   Pendahuluan: Tuberkulosis Multi-Drug Resistant (TB-MDR) tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memicu gangguan psikologis akibat proses pengobatan yang panjang, stigma sosial, serta keterbatasan layanan pendampingan mental. Kondisi ini menempatkan pasien pada risiko tinggi mengalami kecemasan, stres, dan depresi. Tujuan: Untuk mengeksplorasi pengalaman pasien dengan tuberkulosis multi-drug resistant (TB- MDR). Metode: Desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh pasien TB-MDR, tiga anggota keluarga, dan dua tenaga kesehatan di Kabupaten Bireuen, Aceh. Analisis data menggunakan model Huberman meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil: Ditemukan lima tema utama, yaitu faktor penyebab stres, kondisi kesehatan mental, strategi koping, pandangan keluarga, serta persepsi tenaga kesehatan. Pasien mengalami kecemasan, ketidakpastian kesembuhan, stigma sosial, keterbatasan ekonomi, serta efek samping obat yang berat. Dukungan keluarga, pendekatan religius, dan informasi yang memadai terbukti berperan penting dalam membantu pasien mengatasi tekanan psikologis. Simpulan: Pasien TB resisten multidrug (TB-MDR) menghadapi beban mental yang signifikan, sementara layanan dukungan psikososial di fasilitas kesehatan masih terbatas. Penguatan pendidikan, dukungan keluarga, dan integrasi layanan kesehatan mental diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kepatuhan pengobatan pasien TB-MDR.   Kata Kunci: Dukungan Keluarga; Kesehatan Mental; Multidrug-Resistant Tuberculosis (TB-MDR); Stigma Sosial; Strategi Koping.
Determinan Pemanfaatan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer pada Ibu di Aceh, Indonesia Jannah, Raudhatul; Ichwansyah, Fahmi; Baharuddin, Dharina; Saputra, Irwan; Maidar, Maidar
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2149

Abstract

Transformasi pelayanan kesehatan melalui Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan kebijakan strategis untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan, khususnya bagi ibu hamil, bersalin, dan nifas. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan ILP Klaster II. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan seluruh populasi sebanyak 130 ibu yang memiliki anak berusia 0–11 bulan sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pemanfaatan ILP dengan pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,012), persepsi terhadap petugas (p=0,040), peran keluarga (p=0,011), dan akses layanan (p=0,024). Pengetahuan merupakan faktor dominan (OR=3,36). Penelitian ini dapat menjadi referensi pengembangan ilmu kesehatan masyarakat dan bahan ajar tentang kebijakan layanan primer. Peneliti selanjutnya disarankan menambah variabel seperti dukungan tenaga kesehatan dan faktor sosioekonomi agar hasil lebih komprehensif
Co-Authors Abdeen, Ziad Abdul Malik Abudurrahman, Muhammad F. Adamy, Aulina Alam, Tahjul Amin Haris, Amin Amiruddin Amiruddin Andika, Fina F. Ansari, Putri Aripin Ahmad, Aripin Ariscassari , Putri Ariska, Tasya Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Baharuddin, Dharina Bahrizal Bahrizal Basri Aramico, Basri Bella, Natha Cholila, Cholila Darwin Darwin Desy Purnamasari Dharina, Dharina Eka Mulyana, Eka Elviza Elviza Fahmi Ichwansyah Faisal Faisal Farrah Fahdhienie Fatma, Surya Hafnidar A. Rani Hastuti, Sastri Hendrawan, Yoni Heramuliati, Heramuliati Hermansyah Hermansyah Hermansyah Hermansyah Hidayat, Melania Indradewa, Rhian Ismail, Nizam Isnani, Ayu Jalaluddin Jalaluddin Juana, Maulizar Julimas, Alovin Leo Kamelya, Vitrah karmila karmila Khairunnisa Khairunnisa Lisnayana, Lisnayana M. Marthoenis Mailiana, Mailiana Makshal, Teuku Rival Manan, Maidar Abdul Marlina Marlina Masitoh Masitoh Maya Agustina Meutia Zahara Muhammad Iqbal Muhammad Rizki Mulia, Syarifah Sulfira Mulya, Intan C. Muna, Rouzatul Mursalin . Mutia, Sri Alna Nauval, M. Dharma Nazifa, Naurah Nisa, Nurul Hafizatun Nisak, Badraton Nora Usrina Novianti, Hernia Nurhayati Nurhayati Nurjannah Nurjannah Nuryandini, Nuryandini Pamaila, Sri Reski Parperis, Konstantinos Raihan, Siti Luluk Raiyan, Deka Ramadhani, Putri Nur Rani, Hafnidar Ar Rasmi, Rika Irma Raudhatul Jannah Refin, Randa Y. Reza Kurnia Risnawati Risnawati Rita Sari Rita, Lisa RMR, Fahrul Rozi Rosa, Virda Saputra, Irwan Saputri, Delfi Sari, Shinta Maya Savitri, Hidayati Sugisni, Susi Suhermawan, Suhermawan Sutifa, Cut Yuliza Syakur, Syabburin syamsidar syamsidar Syawal Gultom Tahara Dilla Santi Tari, Nadalia Indah Taufiq, Tengku Wardiati, Wardiati Wartini, Sari Yufika, Amanda yunina, fitri Zahara, Amelia Zakaria, Radhiah Zaman, Nasrul Zuriati, Nura