Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Gerakan Literasi Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Minat Baca Siswa Kelas Iv Sdn 2 Suryawangi Aswasulasikin Aswasulasikin; Dina Apriana; Abdul Aziz; Rozia Apria Husna
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.18795

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya minat baca siswa dalam dunia pendidikan khususnya pada tingkat dasar. Minat baca yang rendah ini memicu pemerintah melalui kemendikbud mengadakan Gerakan Literasi Sekolah yang diintegrasikan ke dalam kurikulum. Dengan harapan dapat meningkatkan minat baca siswa dan menjadi pusat motivasi untuk belajar sepanjang hayat. Tujuan peneltian ini adalah untuk mendeskripsikan peran gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan motivasi dan minat baca siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas IV SDN 2 Suryawangi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan kepala sekolah, pustakawan, guru wali kelas IV, siswa kelas IV, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkkan bahwa pelaksanaan gerakan literasi sekolah di SDN 2 Suryawangi menerapkan strategi berupa kegiatan membaca 15 menit di pojok baca kelas dan kunjungan wajib setiap kelas ke perpustakaan. Kegiatan membaca 15 menit ini dilakukan setiap hari di kelas sebagai upaya melakukan pembiasaan membaca dan kunjungan ke perpustakaan sebagai bentuk motivasi siswa untuk mau membaca. Dalam mempengaruhi minat baca siswa dilakukan tiga tahapan pelaksanaan gerakan literasi sekolah diantaranya yaitu tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran. Faktor pendukungnya yakni peran aktif seluruh warga sekolah dan sarana-prasrana yang memadai, sedangkan yang menjadi hambatannya yakni minat anak yang berbeda-beda sehingga menjadi tugas guru untuk memotivasi siswa memiliki kebiasaan membaca.
Pola Komunikasi Sekolah dengan Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Yasin, Muhamad; Aswasulasikin, Aswasulasikin; Apriana, Dina; Sururuddin, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.1945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi sekolah dengan komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Alasan peneliti hanya ingin mendeskripsikan suatu kejadian sesuai dengan keadaan yang dialami langsung oleh subjek peneliti serta menyajikan sumber data tersebut kedalam sebuah bentuk uaraian kata-kata tentang upaya pola komunikasi sekolah dengan komite sekolah terhadap mutu pendidikan. Dalam teknik pengumpulan data, penelitian ini memfokuskan menggunakan wawancara mendalam (in-depth interview) yakni proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dan informan, dimana keduanya terlibat dalam kehidupan sosial yang relatif lama. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa pola komunikasi yang dilakukan adalah pola komunikasi interpersonal. Hal ini dapat dilihat dari komunikasi intens yang dilakukan kepala sekolah dengan ketua komite saja atau wakil komite sekolah saja. Sehingga peran dan fungsi serta tugas pokok komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan masih lah kurang.
Penerapan Strategi Pembelajaran Guru Kunjung di Masa New Normal Syabandi, Erfan; Aswasulasikin, Aswasulasikin; Hadi, Yul Alfian; Husni, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.1970

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pembelajaran home visit method pada masa New Normal sebagai strategi pembelajaran;2) Untuk mengetahui strategi pembelajaran pada masa New Normal pada peserta didik. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode studi kasus, metode Studi Kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 kelas dari 3 sekolah yaitu: Kelas 3 SDN 1 Sandubaya, kelas 3A SDN 2 Selong dan kelas 3 SDN 3 Sandubaya. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data didapat dengan triangulasi dengan sumber dan triangulasi metode. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data konsep Miles dan Huberman yag terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pembelajaran home visit method pada masa new normal dilaksanakan menggunakan 3 tahapan yaitu: 1) persiapan;2) pelaksanaan ;3) monitoring dan evaluasi.
Meningkatkan Minat Baca Siswa Melalui Dongeng Kearifan Lokal Sasak pada Siswa Kelas 2 SDN 1 Waringin Aswasulasikin, A; Pujiani, Sri; Saputra, Hendri; Masyhuri; Husni, Muhammad
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i1.26053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa kelas 2 SDN 1 Waringin melalui pendekatan pembelajaran menggunakan dongeng kearifan lokal Sasak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dan mengacu pada model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas 2. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket minat baca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi pendekatan pembelajaran dengan menggunakan dongeng kearifan lokal Sasak secara signifikan meningkatkan minat baca siswa di kelas 2. Sebelum intervensi, 56 % siswa memiliki tingkat minat baca "Rendah," tetapi setelah Siklus 1, angka tersebut menurun menjadi 37%, sementara siswa dengan tingkat minat baca "Tinggi" meningkat menjadi 33%. Pada Siklus 2, terjadi peningkatan lebih lanjut dengan 52% siswa menunjukkan tingkat minat baca "Tinggi". 2) Hasil observasi aktivitas guru menunjukkan peningkatan yang signifikan dari Siklus 1 ke Siklus 2. Pada Siklus 2, persentase keterlaksanaan rencana pembelajaran mencapai 90% dan dinilai "Sangat Baik," menandakan kemajuan dalam pembelajaran menggunakan dongeng kearifan lokal Sasak. 3) Observasi aktivitas siswa juga menunjukkan perbaikan yang berarti. Pada Siklus 2, 56% siswa termasuk dalam kategori "Sangat Aktif," menunjukkan keterlibatan yang tinggi dalam pembelajaran
Pelatihan Pembuatan dan Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bagi Guru-guru SD di Prabumulih Harini, Bunda; Suratmi, Suratmi; Mansur, Nabilah; Safitri, Mazda Leva Okta; Aswasulasikin, Aswasulasikin
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i1.67990

Abstract

Kegiatan pelatihan  penyusunan dan penerapan projek penguatan profil pelajar Pancasila bagi guru-guru SD di Kota Prabumulih ini ber­tujuan untuk memberikan pemahaman tentang penyusunan dan penerapan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Selain itu juga dilakukan untuk memotivasi guru-guru SD agar dapat menyusun projek penguatan profil pelajar Pancasila untuk menguatkan dan mengembangkan nilai karakter siswa. Metode dan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pembinaan dan pelatihan, dengan Teknik ceramah, diskusi dan tanya jawab, dan penugasan. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini berjumlah 23 guru SD yang berasal dari Kota Prabumulih. Guru-guru tersebut diberikan pretes dan postes serta penugasan modul projek penguatan profil pelajar Pancasila. Berdasarkan hasil pretes dan postes, dapat dinyatakan bahwa kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan memperhatikan nilai rata-rata postes yang lebih besar dari pada pretes. Nilai rata-rata pretes sebesar 68,43 dan nilai rata-rata postes sebesar 78,48 nilai-nilai tersebut menunjukan peningkatan.
Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics Pujiani, Sri; Aswasulasikin, Aswasulasikin; Yakin, Ilmanul
IJE : Interdisciplinary Journal of Education Vol. 3 No. 1 (2025): March, Interdisciplinary Journal of Education (IJE)
Publisher : Sumber Belajar Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61277/ije.v3i1.196

Abstract

This study aims to determine the quality of mathematics learning management at the Madrasah Tsanawiyah level, integrated with Ethnomathematics, covering the planning, implementation, and evaluation conducted by mathematics teachers. The research was conducted at MTs Negeri 1 Lombok Timur in grades VII, VIII, and IX using a descriptive qualitative approach. Data collection was carried out in a natural setting using various techniques, including observation, interviews, document studies, and data triangulation to ensure the validity, credibility, and consistency of the research data. The methods used involved participant observation, in-depth interviews, and documentation. The findings of the study include: (1) Teachers have a good understanding of the curriculum and its development. (2) Teachers demonstrate competence in managing mathematics learning integrated with Ethnomathematics. (3) Challenges exist in managing mathematics learning when linked to Ethnomathematics. This study discusses the management of Mathematics Learning Integrated with Ethnomathematics at Madrasah Tsanawiyah, focusing on learning management, teacher understanding, and classroom implementation. The results indicate that although all teachers understand the curriculum, only 57.14% have an in-depth understanding of Ethnomathematics. While most teachers emphasize lesson planning (85.7%), only 28.57% apply Ethnomathematics-based learning models. The main challenges include limited teacher understanding, time constraints, and low student readiness. Efforts made to address these challenges include lecture and discussion methods, as well as the integration of Ethnomathematics in learning. However, the application of Ethnomathematics still requires improvement through further training and support to be effectively implemented and to contribute to the preservation of local culture.
Meningkatkan Hasil Belajar Perspektif Global Melalui Literasi dengan Metode Pomodoro pada Mahasiswa Susanto, Ilham Arya; Budiansyah; Aswasulasikin; Kamil, Nurdin; Septiyanda, Dwi
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v11i1.30004

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penerapan Metode Pomodoro dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada mata kuliah Perspektif Global. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata nilai mahasiswa meningkat dari 71,2 pada siklus I menjadi 82,3 pada siklus IV. Observasi kelas dan kuisioner mengindikasikan bahwa 85% mahasiswa merasa lebih produktif dan mampu memahami materi kompleks dengan lebih baik setelah menerapkan metode ini. Selain itu, 90% mahasiswa melaporkan peningkatan keterampilan manajemen waktu. Meskipun terdapat keterbatasan dalam ukuran sampel dan durasi penelitian, temuan ini mendukung integrasi Metode Pomodoro dalam kurikulum pendidikan guru untuk meningkatkan literasi global. Penelitian lanjutan disarankan untuk menguji generalisasi temuan serta eksplorasi penerapan metode ini di konteks pendidikan lainnya.
Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Partisipasi Remaja pada Organisasi Karang Taruna Desa Muara Penimbung Ulu Kecamatan Indralaya Komaria, Komaria; Henny Helmi; Aswasulasikin, Aswasulasikin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat remaja dalam berpartisipasi pada organisasi karang taruna serta untuk mengetahui upaya yang dapat meningkatkan partisipasi remaja pada Organisasi Karang Taruna desa Muara Penimbung Ulu. Untuk mengetahui faktor pendukung remaja dilihat dari tiga indikator yaitu kemauan, kemampuan, dan kesempatan dan faktor penghambat partisipasi remaja diliat dari indikator yaitu pekerjaan, tingkat pendidikan, dan jenis Kelamin, serta upaya yang dapat meningkatkan partisipasi dilihat dari 4 indikator yaitu program kegiatan yang menarik, memperbaiki sarana dan fasilitas, keterlibatan remaja dalam perencanaan program serta dukungan dan tanggung jawab dari pemerintah desa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini adalah Perangkat desa, Ketua karang taruna, Pengurus inti karang taruna, Anggota karang taruna aktif, Anggota karang taruna tidak aktif, dan Orang tua remaja karang taruna. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga indikator yang mendukung partisipasi remaja pada organisasi karang taruna yakni adanya waktu luang, adanya kemampuan remaja untuk berpartisipasi serta adanya kesempatan berpartisipasi dan merancang program. Sedangkan faktor yang menghambat partisipasi remaja pada organisasi karang taruna yaitu sulitnya membagi waktu untuk berpartisipasi karena pekerjaan dan pendidikan, serta pandangan yang berbeda mengenai peran gender. Adapun upaya dalam meningkatkan partisipasi remaja pada organisasi karang taruna adalah membuat program yang menarik, pelibatan remaja dalam perencanaan program, perbaikan sarana dan fasilitas untuk menunjang organisasi karang taruna.
Pengembangan Video Animasi Berbasis AI pada Materi Evolusi untuk Meningkatkan Pemahaman Perubahan Sosial bagi Warga Belajar Paket C di SPNF SKB Kota Palembang Sinta, Mona; Shomedran, Shomedran; Aswasulasikin, Aswasulasikin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11710

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk video animasi berbasis AI pada materi evolusi untuk meningkatkan pemahaman perubahan sosial bagi warga belajar Paket C yang dilihat dari kevalidan dan kepraktisannya. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE dengan 5 (lima) tahap (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation), namun penelitian ini dilakukan 4 (empat) tahapan saja yakni sampai pada impletantation. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil pengembangan media pembelajaran berbentuk video animasi berbasis AI menunjukkan persentase sebesar 97% dengan kategori valid untuk ahli Bahasa Indonesia, kemudian validasi ahli materi memperoleh skor sebesar 94% yang artinya sangat baik dan valid, selanjutnya hasil validasi ahli media memperoleh skor sebesar 92% yang artinya juga sangat baik dan valid, dari tiga validator diperoleh skor rata-rata sebesar 94% yang artinya produk valid. Selanjutnya hasil uji coba produk untuk one to one diperoleh skor sebesar 100%, artinya produk sangat praktis, kemudian hasil uji coba small group memperoleh skor 100%, artinya sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dikatakan bahwa produk yang dihasilkan berada pada kategori valid dan sangat praktis untuk digunakan oleh siswa Paket C dalam menunjang proses pembelajaran khususnya pada materi evolusi untuk meningkatkan pemahaman perubahan sosial.
Developing social-emotional learning programs for elementary school teachers in Prabumulih city Suratmi; Maharani, Siti Dewi; Harini, Bunda; Budiansyah; Aswasulasikin; Susanto, Ilham Arya; Hikmah, Putri Durrotul; Yolanda, Prita Amelia
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2025): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v21i1.11750

Abstract

[Bahasa]: Pendidikan dasar di Indonesia cenderung memprioritaskan aspek akademik, sehingga pengembangan sosial emosional siswa masih kurang diperhatikan. Untuk mengatasi masalah ini, Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang berjudul "Pelatihan Penyusunan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE)" dilaksanakan oleh tim PGSD FKIP Universitas Sriwijaya bagi guru SD di Kota Prabumulih. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun pembelajaran berbasis sosial emosional yang berperan dalam kesejahteraan dan perkembangan siswa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga pertemuan; pertemuan pertama dilakukan secara tatap muka, dan dua pertemuan berikutnya dilakukan secara daring. Setiap sesi melibatkan pemberian materi, diskusi, pembimbingan, serta presentasi modul ajar PSE yang disusun oleh peserta. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman peserta sebelum dan setelah pelatihan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator pemahaman, menandakan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan keterampilan guru dalam menerapkan PSE. Kesimpulannya, program ini berhasil membantu para guru mengintegrasikan pendekatan sosial emosional dalam pembelajaran, yang diharapkan dapat membawa dampak positif pada kualitas pendidikan di Kota Prabumulih. Rekomendasi dari program ini adalah perlunya pelatihan berkelanjutan dan pendampingan penerapan PSE di kelas untuk memastikan implementasi yang konsisten dan maksimal. Kata Kunci: pembelajaran sosial emosional, pengabdian kepada mayarakat, pelatihan guru [English]: Primary education in Indonesia has historically prioritized academic aspects, resulting in limited attention to students' social and emotional development. To address this issue, an initiative within the Community Service Program titled "Social Emotional Learning (SEL) in Training Program" was conducted by the PGSD FKIP team from Universitas Sriwijaya for elementary school teachers in Prabumulih City. This program aimed to enhance teachers' knowledge and skills in developing SEL-based teaching, which plays a significant role in students' well-being and growth. The program utilized a Participatory Action Research (PAR) approach through three sessions: a face-to-face first session followed by two online sessions. Each session included presentations, discussions, mentorship, and participants' presentations of SEL teaching modules they developed. Data collection was gathered using pretests and posttests to measure participants' understanding before and after the training. The results demonstrated improvement across all measured indicators, indicating the effectiveness of the training in enhancing teachers' skills in implementing SEL. This program successfully enabled teachers to integrate social-emotional strategies into their teaching practices, which is expected to positively impact educational quality in Prabumulih City. The program recommends ongoing training and support for SEL application to ensure consistency and optimal results. Keywords: social emotional learning, community service, teacher training