Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN BAWANG MERAH DI DESA GUNUNG AGUNG KECAMATAN SEMENDE DARAT TENGAH KABUPATEN MUARA ENIM Indarti Indarti; Ema Pusvita; Septianita Septianita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18674

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani. Namun, produksi bawang merah menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan lahan, rendahnya adopsi teknologi, dan terbatasnya modal usaha. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi bawang merah di desa tersebut, khususnya variabel luas lahan, tenaga kerja, modal, dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 30 orang petani bawang merah yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lahan (p = 0.000), tenaga kerja (p = 0.040), dan modal (p = 0.008) berpengaruh signifikan terhadap produksi. Sebaliknya, teknologi (p = 0.864) tidak berpengaruh signifikan. Nilai R Square sebesar 1.000 menunjukkan bahwa model dapat menjelaskan seluruh variasi dalam produksi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan lahan, efisiensi tenaga kerja, dan akses terhadap modal untuk meningkatkan produksi bawang merah di daerah pegunungan. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan lahan secara optimal, efisiensi dalam penggunaan tenaga kerja, serta ketersediaan dan pengelolaan modal usaha merupakan faktor-faktor kunci dalam meningkatkan produksi bawang merah, khususnya di wilayah dataran tinggi. Sementara itu, rendahnya pengaruh teknologi menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas dan aksesibilitas petani terhadap inovasi pertanian agar teknologi dapat berperan lebih efektif dalam peningkatan produktivitas. Dengan demikian, strategi peningkatan produksi di daerah perbukitan perlu difokuskan pada pendekatan berbasis sumber daya lokal yang diperkuat oleh dukungan kebijakan dan pembinaan teknis yang berkelanjutan.Kata kunci: bawang merah, dataran tinggi, lahan, modal, petani, produksi, teknologi
ANALISIS STRATEGI BRANDING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK PEMPEK IKAN DI DESA GUMAWANG KECAMATAN BELITANG KABUPATEN OKU TIMUR Hesti Agustin; Ema Pusvita; Gribaldi Gribaldi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.19013

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia. UMKM juga dapat berfungsi sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi peningkatan branding produk pempek dan mengidentifikasi fakto-faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian produk pempek ikan di Desa Gumawang, Kecamatan Belitang, OKU Timur. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT (Strenghts, Weaknesses, Opportunities, Dan Threats) untuk melihat kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Dan model analisis regresi logistik. Hasil penelitian analisis SWOT bahwa hasil IFAS menunjukan kekuatan internal lebih dominan dibandingkan kelemahan, yang mengindikasikan bahwa pempek ikan memliki potensi besar untuk dikembangkan berdasarkan kekuatan utama berupa kualitas produk yang baik, rasa yang khas, dan harga yang terjangkau. Hasil EFAS juga menunjukan bahwa peluang eksternal lebih tinggi dari ancaman dengan peluang terbesar berasal dari pemanfaatan media sosial, inovasi produk, dan meningkatkan tren konsumsi produk berbahan ikan. Berdasarkan perbandingan skor IFAS dan EFAS, strategi yang direkomendasikan adalah strategi pertumbuhan (growth strategy), yaitu strategi yang berorientasi pada pemanfaatan kekuatan untuk menangkap peluang secara maksimal. Dan hasil analisis regresi menunjukan bahwa variabel harga, promosi, citra merek, dan kualitas produk berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian produk pempek. Dengan nilai R2 sebesar 44,2%, model ini mampu menjelaskan pengaruh variabel-variabel tersebut secara cukup baik terhadap keputusan pembelian konsumen.
PERAN IBU RUMAH TANGGA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA MELALUI UMKM KERUPUK DI DESA KOTA BARU KABUPATEN OKU TIMUR Rinda Agustina; Henny Rosmawati; Ema Pusvita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.17605

Abstract

Peran UMKM sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan pengurangan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ibu rumah tangga melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerupuk dalam meningkatkan perekonomian keluarga di Kota Baru, Martapura, OKU Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara mendalam kepada 15 responden yang merupakan ibu rumah tangga yang bekerja di UMKM kerupuk. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan kontribusi ibu rumah tangga terhadap pendapatan keluarga, serta pengeluaran rumah tangga yang terkait dengan kebutuhan pangan dan non-pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu rumah tangga yang bekerja di UMKM kerupuk memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan keluarga dengan rata-rata kontribusi sebesar 41%. Pendapatan ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, dengan proporsi pengeluaran terbesar dialokasikan untuk kebutuhan pangan, meskipun pengeluaran untuk kebutuhan non-pangan juga memegang peranan penting. Selain itu, ibu rumah tangga memiliki peran ganda, yaitu sebagai pengelola rumah tangga dan sebagai pekerja di UMKM, yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian keluarga. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan kapasitas ibu rumah tangga dalam mengelola UMKM, akses terhadap modal usaha yang lebih mudah, serta pengelolaan pengeluaran rumah tangga yang lebih efektif untuk mendukung kesejahteraan keluarga. Pemberdayaan ibu rumah tangga melalui program pelatihan dan dukungan sosial juga sangat penting untuk memperkuat kontribusi mereka terhadap ekonomi keluarga dan komunitas.
ANALYSIS OF INCOME AND EFFICIENCY OF SHRIMP FLOSS PRODUCT INNOVATION AS AN EFFORT TO UTILIZATE SHRIMP RECEK WASTE IN AYAKH UGAN MSME’S Windi Lestari; Antika Dedes Juleha; Ema Pusvita; Endang Lastinawati; Henny Rosmawati; Putri Ayu Ogari; Septianita; Citra Pratiwi Prayitno; Doris Saputra; M. Aldoni; Herdaning Putri
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 11 (2025): OCTOBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i11.1169

Abstract

This study aims to analyze the income and efficiency of the shrimp floss product innovation business based on shrimp waste at Ayakah Ugan MSMEs, Ogan Komering Ulu Regency. Shrimp waste, which has been considered to have no economic value and has the potential to pollute the environment, is processed into shredded shrimp as an effort to diversify products while reducing and utilizing waste. The method in this study is an experimental method with a case study approach, where researchers conducted a trial of shrimp floss production using shrimp waste as the raw material. Data were analyzed descriptively quantitatively by calculating production costs, revenues, income, operating profits and business efficiency using the revenue cost ratio (R/C ratio). The results of the analysis show that the shrimp floss processing innovation product has an R/C ratio of 2.68. This value indicates that this business is efficient and feasible to be developed because every expenditure of 1 rupiah can generate income of more than 1 rupiah. The average income per production is Rp. 626,777. Based on the results of the study, the shrimp floss processing innovation product business is proven to be financially feasible and has great potential for further development. This innovation not only provides financial benefits for MSMEs but also supports the principles of a circular economy by utilizing fishery waste into value-added products.
PERAN UPAH BURUH TANI PADI DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA DI DESA PANDAN ENIM KECAMATAN TANJUNG AGUNG KABUPATEN MUARA ENIM Rahmadia, Sheli; Pusvita, Ema; Rosmawati, Henny
Agricore Vol 11, No 1 (2026): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v11i1.67295

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran upah buruh tani padi dalam meningkatkan perekonomian keluarga di Desa Pandan Enim, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner dan wawancara terhadap 30 responden buruh tani. Analisis data dilakukan dengan menggunakan skala Likert dan perhitungan kontribusi pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah buruh tani memiliki peran yang cukup signifikan dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga, terutama dalam aspek konsumsi, tabungan, dan kebutuhan non pangan, dengan total skor berada pada kategori “Berperan”. Rata-rata kontribusi pendapatan buruh tani terhadap pendapatan keluarga adalah sebesar 12%, yang meskipun tidak dominan, tetap memberikan dukungan penting dalam menjaga kestabilan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, peningkatan kesejahteraan buruh tani melalui penetapan upah yang layak menjadi salah satu upaya penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi pedesaan.Kata kunci: Buruh Tani, Upah, Perekonomian Keluarga, Kontribusi Pendapatan, Padi.AbstractThis study aims to analyze the role of rice farm laborers’ wages in improving household economic conditions in Pandan Enim Village, Tanjung Agung District, Muara Enim Regency. The research used a survey method with a quantitative approach, employing questionnaires and interviews with 30 rice farm workers as respondents. Data were analyzed using the Likert scale and income contribution calculations. The findings indicate that wages play a significant role in supporting household economic needs, particularly in terms of consumption, savings, and non-food expenses. The overall score falls into the “Contributing” category. The average contribution of farm labor wages to total household income was 12%, which, although not dominant, still provides essential support for household financial stability. Therefore, improving the welfare of agricultural laborers through fair wage policies is crucial for strengthening the rural economic structure.Keywords: Agricultural Laborers, Wages, Household Economy, Income Contribution, Rice Farming.
Co-Authors Agustifany, Osie Agustina, Melly ahmad surahman Ameliah, Melsi ANDY MULYANA Antika Dedes Juleha Ardi Asroh Ardi Asroh Asroh, Ardi Chuzaimah Citra Pratiwi Prayitno Delta Khairunnisa DESSY ADRIANI Dessy Adriani Dessy Adriani Dora Fatmanurshanti Doris Saputra Ekawati Danial Ekawati Danial Eko mardiono Endang Lastinawati Endang Lastinawati, Endang Erikawati Fatmanurshanti, Dora Fifian Permata Sari Fikri, Rijal Firnawati Sakalena Gribaldi Gribaldi Gribaldi Gribaldi Gribaldi Gribaldi Gribaldi Gribaldi Harmudin, Gerut Henny Rosmawati Henny Rosmawati Henny Rosmawati Herdaning Putri Hesti Agustin Indarti Indarti Kesumanegara, Lorendzo Andrean Kurniawan, Yoland Larita, Suci Lestari, Windi Lintika, Serin Meir Lisa Hermawati Livia Vinota M. Aldoni Mahcfiroh Akbarika Mirza Antoni Mukhlis Mukhlis Munajat Munajat nanda ali mustofa Nasrullah teguh Novriani Novriani Novriani, Novriani Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurmala Dewi Nurmala Dewi, Nurmala Nurwijayanti Oktari, Agnes Pradita, Diaz Meydi Purwadi Purwadi purwadi purwadi Putra, Meggi Mandala Putri Ayu Ogari Putri Ayu Ogari Putri Ayu Ogari, Putri Ayu Putri, Adela Tiara Putri, Aning K`usuma Putri, Piranti Herdaning Putri, Shelly Rizkita Rahmadia, Sheli Rinda Agustina Rita Anggraini Ritonga, Utan Sahiro rosita meizi Rosmawati, Henny Safitri, Arumdyah Ramadhani Sagita, Yoka Sakalena, Firnawati Saputra, Doris Sari, Fifian Permata Septianita Septianita Septianita Septianita Septianita Septianita, Septianita Shafera, Nurul Beauty Siregar, Hanny Novia Savitri Sri Rahayu Sriati Sriati suryanawati suryanawati, suryanawati Susanti - Diana Susanti Diana Swasdiningrum Putri, Trisna Wahyu Trisna Wahyu Swasdiningrum Putri Windi Lestari Windi Lestari yetty oktarina Yulhasmir Yulhasmir Yulhasmir, Yulhasmir Yunita Adelia Safitri