Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Sabri Samin; Khaerunnisa Wahid; Nadia Khaerunnisa; Hasriah Hasanuddin; Nurul Fatimah
Lisyabab : Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 6 No 2 (2025): Lisyabab, Jurnal Studi Islam dan Sosial
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jurnallisyabab.v6i2.486

Abstract

Penelitian ini melakukan analisis komparatif-kritis terhadap Tafsir Al-Manar dan Tafsir Al-Maraghi, yang sama-sama bercorak Adabi Ijtima'i, untuk mengungkap akar perbedaan ('illat al-ikhtilaf) respons mereka terhadap modernitas. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode muqāranah dan analisis konten, penelitian ini menganalisis aspek metodologis dan penafsiran substantif terhadap tiga ayat kunci: Q.S. Yunus [10]: 100 (akal), Q.S. An-Nisa' [4]: 59 (politik), dan Q.S. An-Nisa' [4]: 34 (keluarga). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun berbagi corak dasar, kedua tafsir menunjukkan divergensi yang sistematis. Al-Manar, dengan dominasi bil ra'yi (70%) dan corak Islahi-Siyasi, menghasilkan respons yang transformatif dan polemis. Sebaliknya, Al-Maraghi, dengan dominasi bil ma'tsur (60%) dan corak Tarbawi-Ilmi, menghasilkan respons yang stabilisasi-edukatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 'illat al-ikhtilaf utama terletak pada interaksi antara Tsaqofah al-Mufassirin (kerangka intelektual-kelembagaan) dan konteks historisnya. Al-Manar, produk Tsaqofah Salafi-Aktivis di era Modern Awal, mengadvokasi tajdid transformatif-politis. Sementara Al-Maraghi, produk Tsaqofah Azhari-Institusional di era Modern Pertengahan, mengadvokasi tajdid stabilisasi-edukatif. Dengan demikian, studi ini tidak hanya memetakan perbedaan, tetapi juga berkontribusi pada ilmu tafsir dengan memperkenalkan Tsaqofah al-Mufassirin sebagai kerangka analitis dan dua model pembaruan (tajdid) yang lahir dari corak Adabi Ijtima'i.
MASLAHAH REVIEW OF THE DOWRY (MARRIAGE COST) BUGIS-MAKASSAR COMMUNITY Sudirman Sudirman; Sabri Samin; Hasyim Aidid; Abd. Halim Talli Talli
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jis.v17i2.874

Abstract

The study examines the review of maslahah of uang panaik (bride price) in Bugis Makassar community. This study method used a descriptive qualitative approach that describes the phenomenon in Bugis Makassar's society. The results of the study indicated that uang panaik is a custom or ‘urf in Bugis Makassar community that is implemented at every wedding reception. Previous Islamic jurists have built and developed the Maslahah theory which concludes that all rules in Islam were benefit-oriented. There were three levels of maslahah theory, namely maslahah daruriyyah, maslahah hajiyyah, and maslahah tahsiniyah. Uang panaik was more inclined to maslahah hajjiyyah because it was a necessity in every marriage in Bugis Makassar community.
Co-Authors Abdul Halim Talli Abdul Wahid Haddade Achmad Musyahid Idrus Agusti, Regina Elsya Ahmad Arief Ahmad Musyahid Akmal, Muh. Khairul Almuhtadi, Ahmad Saiful Haq Amiruddin Amiruddin Andi Akmal Andi Faradilah Andi Moh. Rezki Darma Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Tenripadang, Andi Andrianto, Moh Ifan Aprizal, Anjas Asma, Nurfadhilah Azizah Azis Barsihannoor, Barsihannoor Bate, Nurdalia Chotban, Sippah Dea Larissa Dea Larissa Deti, Sri Esar, Andi Faiz, ABD Karim Farid Mar’ie Muhammad Febriansyah, Muh. Darmawan Tri Firman Natzir Firmansyah Hamsir Hamsir Hamzah Hasan Hanaping Hartini Tahir Hasriah Hasanuddin Hasyim Aidid Hidayatussalam Hidayatussalam Hisbullah Hisbullah Hisbullah Hisbullah Imran Anwar Kuba Juhasdi Susono Kasjim Salenda Khaerunnisa Wahid Kurniati Kurniati Kurniati M. Nur Hidayatullah Mahfuz Assiddiq Mappiati, Munawwarah Marzuki Umar Mega Fatimah Rosana Misbahuddin Amin Misbahuddin Misbahuddin Muammar Bakri Muh. Fauzi Isnan Muh. Iqbal Pratama Muh. Jamal Jamil Muhammad Akmal Muhammad Sabri Muhammad Shuhufi Muhammad Taufan Djafri Muhrim Djakat Mulham Jaki Munadi Munadi Mustarin, Basyirah Mustaufiq Mustaufiq Mutmainna, Mutmainna Nadia Khaerunnisa Ni’man Samad Nurfaizah Nurfaizah, Nurfaizah Nurul Aprilia, Andi Nurul Fatimah Nurul Mujahidah Rahmatullah, Nursalam Rahmawati Muin Rosmita Saeful Arianto Salam, Nursalam Samsidar Jamaluddin Sari, Andi Enri Erna Sariana Asri Satriani Sofyan St Habibah St Halimang Sudirman Sudirman Syatirah Jalaluddin Taqiyuddin BN, Andi Muh. Usman Jafar ZAENAL ABIDIN