Claim Missing Document
Check
Articles

Exploring Gotong Simalungun's Approach to Geometry Concepts at SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar Parsaulian, Benni Polin; Tambunan, Hardi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 3 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (September)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i3.9330

Abstract

This research explores the traditional Simalungun carrying culture known as "Gotong" and its relationship with geometric concepts in mathematics. The study was conducted at SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar and aims to uncover the geometric patterns, forms, and structures present in the traditional tools and practices of Gotong. Using ethnomathematics as the theoretical lens, the research employs a qualitative descriptive method involving field observations, interviews with cultural figures, and documentation analysis. The findings reveal that Gotong involves significant geometric reasoning, including symmetry, angles, polygons, and measurement estimation. This study contributes to the integration of local wisdom into geometry education and supports culturally responsive teaching practices in schools.
Eksplorasi Alat Musik Angklung Terhadap Konsep Tabung Simamora, Rona Marisa; Tambunan, Hardi; Simanjuntak, Ruth Mayasari
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 5 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i5.4099

Abstract

This research uses a qualitative approach with exploratory research type. The study was conducted in class IX of SMP Santo Mikael Indramayu with a sample of 30 students to integrate the concept of mathematical three-dimensional shapes through the exploration of the traditional musical instrument angklung. The research instruments used included observation sheets to record student activities and interactions, and interview guides to explore the responses of students and teachers to exploration-based learning. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis techniques, namely by reducing the data, presenting the data in narrative form, and drawing conclusions. The measurement data was used to calculate the surface area and volume of the cylinder, while also observing the relationship between the size of the cylinder and the notes produced. The results show that tubes with large diameter and height produce low tones, while smaller sizes produce high tones. This contextual approach based on ethnomathematics enhances student engagement, understanding of concepts, and critical thinking skills. Learning becomes more meaningful as mathematics is seen as a part of daily life and culture, in line with contextual learning theory and ethnomathematics.
Eksplorasi Alat Musik Keteng-Keteng Terhadap Bangun Ruang Sisi Lengkung Tabung Sitepu, Edi Petra; Tambunan, Hardi; Simanjuntak, Ruth Mayasari
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 5 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i5.4116

Abstract

This study aims to examine the relationship between the traditional Keteng-keteng musical instrument from Batak Karo and the concept of curved tube space construction from an ethnomathematics perspective. The research uses Spradley's ethnographic approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The data obtained is analyzed using Spradley's ethnographic analysis model, which includes domains, taxonomy, components, and cultural themes, thereby providing a deep understanding of the relationship between cultural objects and mathematical concepts. The results of the study show that the bamboo structure of Keteng-keteng is tube-shaped, characterized by two circular bases and a curved cover. This finding indicates that Keteng-keteng can be used as an ethnomathematics learning medium to introduce the concept of tubes to students. In addition, this study also contributes to efforts to preserve local culture through the integration of traditional elements into mathematics learning.
Ekplorasi Gamelan Gender Terhadap Konsep Geometri Sinaga, Rianda; Tambunan, Hardi; Simanjuntak, Ruth Mayasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2203

Abstract

Gender adalah salah satu instrumen gamelan yang berasal dari Jawa. Budaya dengan pendidikan saling terkait dan untuk melestraikannya dibutuhkan pendekatan untuk mengeksplorasi budaya, lingkungan dan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan keterkaitan antara alat musik tradisional gamelan gender dengan pelajaran matematika, khususnya tentang geometri. Gamelan gender memiliki bentuk-bentuk yang menyerupai bangun datar, seperti persegi panjang dan lingkaran. Selain bentuknya, cara memainkan alat musik ini juga menunjukkan pola-pola yang bisa dihubungkan dengan konsep matematika, seperti menghitung, mengukur, menempatkan, dan merancang. Penelitian dilakukan dengan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi . Teknik pengumpulan data berasal dari studi kepustakaan, mewawancarai narasumber, dan mempelajari berbagai sumber budaya. Hasilnya menunjukkan bahwa gamelan gender bisa digunakan sebagai media belajar matematika yang lebih menarik dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan cara ini, siswa bisa lebih mudah memahami pelajaran dan sekaligus mengenal budaya Indonesia.
Pelatihan Matematika Dasar Untuk Meningkatkan Literasi Matematika Peserta Didik Tambunan, Hardi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7029

Abstract

Kemampuan matematika dasar merupakan hal penting untuk masalah literasi matematis, akan tetapi masih banyak peserta didik masih kesulitan dalam matematika dasar. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan matematika dasar dan literasi matematis peserta didik. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan untuk pendalaman matematika dasar di kelas 10 Sekolah Menegah Atas Methodist-7, Medan. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 93 orang. Pengabdian kepada masyarakat mengggunakan metode latihan, yaitu memberikan sejumlah latihan untuk pendalaman materi pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan. Teknik pelatihan, yaitu (1) menjelaskan ringkasan materi, (2) menjelaskan contoh, (3) latihan menyelesaikan soal, dan (4) kuis. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui kemampuan literasi matematis menggunakan soal. Berdasarkan analisis inferensial dan deskriptif dapat disimpulkan bahwa; (1) ada hubungan kemampuan matematika dasar dengan literasi matematis peserta didik, (2) ada peningkatan kemampuan peserta didik dalam matematika dasar dengan kategori sedang, dan (3) ada peningkatan literasi matematis peserta didik dengan kategori sedang.
Eksplorasi Gama-Gama Faluaya terhadap Konsep Geometri Zagoto, Lidwina Shinta; Simanjuntak, Ruth; Tambunan, Hardi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13398

Abstract

Budaya adalah inventarisasi ilmu pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat, dan kebiasaan-kebiasaan lain yang diperoleh dan diteruskan dalam masyarakat. Etnomatematika adalah suatu bidang studi yang mengkaji hubungan antara matematika dan budaya yang bertujuan untuk mendekatkan matematika dengan kehidupan sehari-hari, menghargai keragaman cara berpikir matematis di seluruh masyarakat, dan memahami bagaimana matematika terintegrasi dalam konteks budaya yang lebih luas. Faluaya atau tari perang merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional Suku Nias. Tarian ini dibawakan oleh para prajurit desa dengan menggunakan aksesoris dan perlengkapan perang atau gama-gama. Baluse, toho, tologu siso rago, kalabubu adalah gama-gama yang digunakan dalam faluaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mendokumentasikan hasil eksplorasi gama-gama faluaya terhadap konsep geometri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Beberapa konsep geometri yang terdapat pada gama-gama faluaya, yaitu konsep geometri berupa Elips Vertikal (baluse), Segitiga (Toho), Persegi Panjang (Tologu), Bola (Rago), Lingkaran (Kalabubu).
Analisis Kemampuan Literasi dan Penalaran Matematika Siswa terhadap Prestasi Siswa SMK Negeri 1 Hilimegai Ndruru, Marinus; Tambunan, Hardi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14268

Abstract

Literasi matematika merupakan kapasitas individu untuk menalar secara matematis,merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan matematika untuk menyelesaikan masalah dalam berbagai konteks dunia nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi dan penalaran matematrika siswa terhadap prestasi siswa SMK. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan penalaran matematika siswa SMK tergolong rendah. Kemampuan literasi matematika siswa memiliki nilai significant terhdap prestasi belajar adalah 0.000 > 0.05 yang artinya ada hubungan kemampuan literasi siswa dengan prestasi belajar. Kemampuan penalaran matematika siswa memiliki nilai significant terhdap prestasi belajar adalah 0.001 > 0.05 yang artinya ada hubungan kemampuan penalaran siswa dengan prestasi belajar. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan kemampuan literasi dan penalaran matematrika siswa terhadap prestasi siswa SMK. Disarankan agar guru mata pelajaran matematika dapat mengaitkan pembelajaran dengan pemikiran siswa dengan konsep dan pengetahuan yang mereka kuasai. Mendidik mereka cara menyelesaikan soal dengan menuliskan informasi dari soal terlebih dahulu juga merupakan nilai tambah dalam kemampuan penalaran matematis mereka.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep dan Pemecahan Masalah terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Menengah Pertama Dakhi, Noferia; Tambunan, Hardi; Pangaribua, Firman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar matematika siswa dikelas VIII. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan instrumen tes berbentuk uraian. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari 3 kelas. Dari populasi tersebut yang menjadi sampel dalam penelitian ialah siswa kelas VIII-B yang berjumlah 30 siswa.Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa Ada pengaruh kemampuan pemahaman konsep dengan hasil belajar matematika siswa pada materi Fungsi. Ada pengaruh pemecahan masalah dengan hasil belajar matematika siswa pada materi Fungsi . Besar hubungan pemecahan masalah dengan hasil belajar matematika siswa pada materi Fungsi adalah sebesar 52%. Ada pengaruh kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah dengan hasil belajar matematika siswa pada materi Fungsi. besar hubungan kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah adalah 18 %.
Eksplorasi Kue Lefe Lefe Nias Pulau Tello pada Konsep Geometri Dakhi, Noferia; Ndruru, Marinus; Tambunan, Hardi; Simanjuntak, Ruth M
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi matematika dengan konsep budaya daerah. Konsep etnomatematika memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan pembelajaran matematika, karena mengaitkan dengan pengalaman siswa dalam kehidupan sehari-hari yang menyentuh ranah seni budaya dan makanan khas daerah setempat sehingga siswa menjadi lebih memahami konsep matematika yang dijelaskan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Etnografis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan Etnomatematika pada kuliner makanan khas nias pulau tello yaitu Lefe lefe yang terbuat dari bahan sagu. Pendekatan etnografi digunakan untuk menggambarkan, menjelaskan, dan menganalisis budaya suatu masyarakat. pembelajaran matematika berbasis budaya akan membuat siswa lebih termotivasi untuk belajar matematika, akan membuat siswa lebih mudah memahami setiap materi yang dibahas karena dikaitkan langsung dengan budaya yang ada, dan dapat mewujudkan pembelajaran yang bermakna.
Eksplorasi Tepak Sirih Melayu Deli terhadap Konsep Geometri Sinaga, Agustina Mayen Rilen; Marpaung, Melda Melina Siska; Lubis, Mindo Juliani Kelly; Tambunan, Hardi; Simanjuntak, Ruth M.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya sangat lekat di masyarakat Indonesia, Matematika dan budaya juga merupakan dua aspek yang saling berkaitan. Konsep matematika dapat digunakan untuk mengeksplorasi Matematika dalam budaya. Istilah yang digunakan untuk mengasosiasikan matematika dan budaya adalah etnomatematika. Unsur budaya seperti tarian daerah, lagu daerah, adat istiadat, bahasa daerah, permainan tradisional, makanan tradisional perlu dilestarikan dan dilestarikan. Salah satunya adalah benda budaya yang terdapat pada Suku Melayu Deli yakni tepak Sirih. Tepak sirih adalah salah satu benda yang selalu digunakan dalam setiap acara Melayu sebagai tempat sirih pertanda pembukaan dan penyanghormatan pada tamu yang datang. Hasil peneltian ini menunjukkan adanya konsep geometri dalam tepak sirih melayu yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika.
Co-Authors Adi Suarman Situmorang, Adi Suarman Aruan, Anggie Desi K. Bancin, Resy Karina Christine Dakhi, Noferia Damanik, Friska Dewi Trymidawati Ellis Mardiana Panggabean Farasi, Dosni Roham Damai Setia Firman Pangaribuan Giawa*, Yulina Giawa, Sentosa Giawa, Yulina Gultom, Kristina Gultom, Limasso Gultom, Sanggam P Hia, Lutemaria Hutapea, Jernyta Futri Agustina Br. Hutauruk, Agusmanto J.B Juraganda S, Chandra Saptanto Laia, Yunus Lena Rosdiana Pangaribuan Lubis, Mindo Juliani Kelly Lumban Toruan, Nia Natasha Luna Theresia Tamhunan M Simanjuntak, Ruth Manalu, Ayunasari Manik, Efron Manik, Jois Febri Marpaung, Melda Melina Siska Naibaho, Tutiarny Napitupulu, Eastman Ndruru, Marinus Pakpahan, Yurni Kristina Pangaribua, Firman Panggabean, Ellis M Panggabean, Ellis M. Pardosi, Monalisa Parsaulian, Benni Polin Pasaribu, Anita Sabrina Pasaribu, Mei Sartika purba, rIcky rikardo Rani Farida Sinaga Ritonga, Roy Ricardo Roulina, Roulina Rumapea, Lenni Santana Ruth Mayasari Simanjuntak Sembiring, Thresia Yohana Siagian, Rebeka br Sianturi, Esra Chatarina Sianturi, Krismawati Sihite, Epiphanias Br Sihite, Epiphanias Br. Sihombing, Artha Hadia Sihombing, Heldon Sihotang, Friska Ladista Silaban, Naomi Silangit, Menna Sri Ulina Simamora, Dinarti Simamora, Rona Marisa Simanjuntak, Ruth Simanjuntak, Ruth M Simanjuntak, Ruth M. Simanujuntak, Ruth M Simbolon, Lolyta Damora Sinaga, Agustina Mayen Rilen Sinaga, Amrinaldo Sinaga, Lorinta Rupmahita Sinaga, Rianda sinaga, samuel juliardi Sitepu, Christina P Sitepu, Edi Petra Situmeang, Santi Yohana Tampubolon, Samto Rediwan Togatorop, Fresty Handayani Yunita Sinaga, Yunita Zagoto, Lidwina Shinta Zebua, Berliance Zamira