Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kapasitas Masyarakat dengan Avenza Maps: Tantangan dan Strategi Pembangunan Lokal yang Berkelanjutan: Pengabdian Perkasa, Petrisly; Hendrowanto Nibel; Missesa; Riska Ovany; Eldy Indra Purnawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.555

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini mengungkapkan kemajuan signifikan yang dibuat oleh masyarakat dalam mengadopsi Avenza Maps untuk pemetaan mandiri, meskipun pendampingan berkelanjutan tetap penting. Fitur praktis aplikasi, mulai dari perekaman titik jalan offline hingga anotasi digital, terbukti bermanfaat bagi komunitas terpencil yang tidak memiliki keahlian GIS tingkat lanjut. Keberhasilan program ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan data ke dalam sistem lokal, memastikan penggunaan GPS yang akurat, dan memelihara penyimpanan data terstruktur untuk manajemen sumber daya yang efektif. Namun demikian, pelatihan pengguna yang terbatas, akurasi perangkat yang bervariasi, dan standar validasi yang tidak konsisten menimbulkan tantangan yang berkelanjutan. Mengatasinya membutuhkan bantuan teknis, akses perangkat dan internet yang diperluas, dan protokol data standar. Dengan membandingkan upaya paralel di wilayah lain, kami menyoroti bahwa pemetaan partisipatif harus beradaptasi dengan kondisi lapangan dan mengandalkan dukungan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Artikel ini membahas bagaimana Avenza Maps membantu masyarakat menghasilkan data spasial yang andal untuk pengambilan keputusan yang tepat dalam perencanaan kehutanan, pertanian, dan infrastruktur. Data tersebut mendorong pembangunan lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Analisis stok karbon tegakan seumur Shorea balangeran menggunakan kombinasi interpretasi foto udara Purnawan, Eldy Indra; Perkasa, Petrisly; Hanafi, Nanang; Aguswan, Yusuf; Jemi, Renhart
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v7i2.11278

Abstract

Studi ini dilakukan dengan penggabungan dua metode analisis yaitu teknik pengukuran di lapangan nondestructive dan Interpretasi foto udara menggunakan UAV, yang berfokus untuk mengetahui Jumlah Pohon, Biomassa dan Stok C pada tegakan S. balangeran di kawasan Hutan Kota Pulang Pisau. Hasil studi menunjukan Jumlah Pohon tegakan S. balangeran sebanyak 3.278 pohon dengan luas area penanaman 5,62 Ha, serta Biomassa dan Stok C secara berurut sebesar 1.444,30 ton dan 678,82 ton. Jika diakumulasi kedalam hektar maka tegakan S. balangeran memiliki potensi Biomassa 256,99 ton/ha dan Stok C 120,78 ton/ha. Hasil tersebut menunjukan bahwa kombinasi dua metode analisis dalam studi mampu mempermudah proses estimasi Biomassa dan Stok C tegakan.
Optimasi Penggunaan Agregat Kasar Gabungan Pada Campuran Beton Dengan Tambahan Superplasticizer Layang, Samuel; Wiratno, Wiratno; Perkasa, Petrisly; Hartako, Henra; Rido, Rido
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2023): Volume 13 No 1, Maret 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i1.843

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi agregat kasar gabungan Batu Banjarmasin dan Batu Merak dengan tambahan superplasticizer yang memberikan kuat tekan optimum. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian di laboratorium menggunakan benda uji silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Terdapat 2 jenis campuran yaitu campuran beton tanpa superplasticizer dan campuran beton dengan tambahan superplasticizer. Masing-masing campuran tersebut terdiri dari 4 variasi campuran. Berdasarkan hasil pengujian beton tanpa superplasticizer kuat tekan optimum dicapai pada campuran dengan prosentase 50% Batu Banjarmasin-50% Batu Merak sebesar 27,10 MPa. Kuat tekan beton dengan proporsi campuran 60% Batu Banjarmasin-40% Batu Merak, 70% Batu Banjarmasin-30% Batu Merak, 80% Batu Banjarmasin-20% Batu Merak berturut-turut 24,61 MPa; 22,09 MPa dan 19,29 MPa. Kuat tekan optimum beton dengan tambahan superplasticizer dicapai pada campuran dengan prosentase 50% Batu Banjarmasin-50% Batu Merak sebesar 37,18 MPa. Kuat tekan beton dengan proporsi campuran 60% Batu Banjarmasin-40% Batu Merak, 70% Batu Banjarmasin-30% Batu Merak, 80% Batu Banjarmasin-20% Batu Merak berturut-turut 31,51 MPa; 24,25 MPa dan 25,34 MPa. Campuran beton dengan tambahan superplasticizer memberikan hasil kuat tekan yang lebih besar dibanding campuran beton tanpa superplasticizer. Kata kunci: Sifat fisik agregat, agregat kasar, kuat tekan, superplasticizer  Abstract This study aims to obtain the composition of the combined coarse aggregate of Banjarmasin Stone and Merak Stone with the addition of superplasticizer which provides optimum compressive strength. To achieve this goal, research was carried out in the laboratory using cylindrical specimens with a diameter of 150 mm and a height of 300 mm. There are 2 types of mixtures, namely concrete mixtures without superplasticizers and concrete mixtures with the addition of superplasticizers. Each of these mixtures consists of 4 variations of the mixture. Based on the test results of concrete without superplasticizer, the optimum compressive strength was achieved in a mixture with a percentage of 50% Banjarmasin Stone-50% Merak Stone of 27.10 MPa. The compressive strength of concrete with a mixture proportion of 60% Banjarmasin Stone-40% Merak Stone, 70% Banjarmasin Stone-30% Merak Stone, 80% Banjarmasin Stone-20% Merak Stone respectively 24.61 MPa; 22.09 MPa and 19.29 MPa. The optimum compressive strength of concrete with the addition of superplasticizer was achieved in a mixture with a percentage of 50% Banjarmasin Stone-50% Merak Stone of 37.18 MPa. The compressive strength of concrete with a mixture proportion of 60% Banjarmasin Stone-40% Merak Stone, 70% Banjarmasin Stone-30% Merak Stone, 80% Banjarmasin Stone-20% Merak Stone respectively 31.51 MPa; 24.25 MPa and 25.34 MPa. Concrete mixes with the addition of superplasticizers give greater compressive strength results than concrete mixes without superplasticizers. Keywords: aggregate physical properties, coarse aggregate, compressive strenght, superplasticizer
Rancang Bangun Pemanggang Daging Ayam Dari Drum Bekas Dalam Upaya Pengurangan Limbah Keras Anorganik Perkasa, Petrisly; Siswandi, Galfri; Wiyogo, Wiyogo; Ovany, Riska; Prayoga, Aldi Wira; Nugroho, Septian Aji
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v4i2.4563

Abstract

Masalah lingkungan pada desa mitra ketika dilakukan observasi adalah banyaknya drum bekas penyimpanan solar yang tidak terpakai. Selain itu kurangnya pengetahuan mitra dalam mengolah makanan berbahan baku daging ayam yang cepat dan menyehatkan untuk disajikan ke konsumen. Topik yang dipilih adalah pengelolaan limbah dari drum bekas agar memiliki nilai jual. Pengolahan drum bekas ini melalui metode difusi ipteks sebagai solusi yang diberikan ke mitra untuk menggiatkan kembali usaha masyarakat desa. Kegiatan ini menghasilkan produk yang langsung dapat digunakan dan digandakan secara mandiri. Rancang bangun alat pemanggang dari drum bekas ini juga upaya dalam mengurangi sampah anorganik yang tentunya bisa membantu menyelamatkan lingkungan. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengelolaan usaha berbasis sumber daya. Objek mitra yakni usaha kecil katering rumahan di desa Tumbang Terusan, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Hasil ujicoba didapat daging ayam ketika dipanggang lebih empuk, tidak gosong, menyehatkan dan lebih cepat masak. Metode memanggang secara konvesional membutuhkan waktu lebih dari satu jam sedangkan dengan drum bekas ini hanya 30 menit.
ANALISIS FAKTOR KEBERTAHANAN BERMUKIM MASYARAKAT DI KAWASAN RAWAN BANJIR (STUDI KASUS: KELURAHAN PENDAHARA, KECAMATAN TEWANG SANGALANG GARING, KABUPATEN KATINGAN, KALIMANTAN TENGAH) Fortona, Nicky; Susi, Theresia; Hartanto, Singgih; Sutrisno, Herwin; Permana, Indrawan; Perkasa, Petrisly
REKA RUANG Vol. 8 No. 1 (2025): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kebertahanan masyarakat dalam bermukim di kawasan rawan banjir, dengan studi kasus di Kelurahan Pendahara, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Meskipun wilayah ini mengalami banjir rutin dengan genangan hingga 1,5 meter, masyarakat tetap memilih untuk tinggal. Penelitian menggunakan pendekatan metode campuran, yaitu kuantitatif melalui uji chi-square terhadap 77 kepala keluarga dan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil menunjukkan bahwa faktor sosial seperti pendidikan, usia, dan lama tinggal memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan untuk tetap bermukim. Sebaliknya, faktor ekonomi seperti pekerjaan dan pendapatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Faktor kesiapsiagaan, terutama pelatihan dan bantuan pemerintah, serta kondisi fisik bangunan, khususnya penggunaan material kayu yang mudah diperbaiki, turut memengaruhi keputusan masyarakat. Temuan ini mengungkap bahwa keputusan untuk bertahan lebih banyak didorong oleh keterikatan sosial, pengalaman lokal, dan kesiapsiagaan, bukan oleh pertimbangan ekonomi. Oleh karena itu, kebijakan mitigasi bencana perlu mempertimbangkan dimensi sosial dan budaya lokal, selain perbaikan fisik infrastruktur. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan strategi mitigasi yang lebih kontekstual dan aplikatif di wilayah pedalaman yang rawan bencana.
Analisis Univariat Keterlibatan Masyarakat dalam Penataan Ruang di Desa Upon Batu, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah Partawijaya, Daniel; Permana, Indrawan; Sutrisno, Herwin; Hartanto, Singgih; Susi, Theresia; Perkasa, Petrisly
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.451

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu desa berwenang menyusun peraturan desa baik mengenai anggaran pendapatan dan belanja desa, pungutan, tata ruang, maupun organisasi. Kendala yang muncul dalam pengembangan kawasan pedesaan yang diantaranya dapat menghambat pembangunan kawasan pedesaan adalah berupa konflik keruangan dan kepentingan yang dapat merugikan desa, terbatasnya sumber daya manusia, hingga terjadi penurunan kualitas dan kerusakan lingkungan hidup. Permasalahan pada penelitian ini adalah kurangnya kesadaran perangkat desa dan masyarakat akan pentingnya penataan ruang dalam pengembangan desa. Penelitian ini bertujuan membahas partisipasi masyarakat dalam proses penyusunan rencana tata ruang desa Upon Batu, Kabupaten Gunung Mas,Provinsi Kalimantan Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah metode campuran kuantitatif dan kualitatif, dimana peneliti mengumpulkan dan menganalisis data, mengintegrasikan temuan, dan menarik kesimpulan dengan menggunakan dua pendekatan. Pada penelitian ini, data yang diperoleh dari kuesioner yang  berupa data numerik akan didukung dengan data kualitatif yang diperoleh dari wawancara mendalam. Analisis data dilakukan secara bertahap yaitu dengan analisis univariat dengan menggunakan program komputer SPSS 26. Metode partisipasi masyarakat dalam proses penyusunan Rencana Tata Ruang Desa Upon Batu yang telah dilaksanakan, merupakan inisiatif dari Pemerintah Daerah untuk menjalankan visi dan misi pembangunan, masyarakat telah berpartisipasi dalam penyusunan ini dengan hadir dan memberikan saran, walaupun masih banyak yang hadir sebagai pendengar. Terbatasnya pengetahuan, pendidikan dan penghasilan yang dimiliki oleh masyarakat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat dan bentuk partisipasi.
EDUCATION AND IMPLEMENTATION OF SOLAR-POWERED ELECTRIC SPRAYERS FOR FARMERS TO SUPPORT RENEWABLE ENERGY IN PETUK LITI VILLAGE Lola Cassiophea; Tarita Aprilani Sitinjak; Revianti Coenraad; Whendy Trissan; Wiratno Y Sigin; Topan Eka Putra; Tuah; Danar A.W Gautama; Ni Putu Diah Agustin Permanasuri; Mega Kurniawati; Petrisly Perkasa; Pitro; Nor Hikmah Wati
BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 13 No. 2 (2025): Journal Balanga Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, FKIP, Universitas Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/balanga.v13i2.20806

Abstract

Geographically, Petuk Liti Village is located within Pulang Pisau Regency and within the Kahayan Tengah District. This village also serves as a transportation hub between regencies, including Gunung Mas Regency, South Barito Regency, North Barito Regency, and Kapuas Regency. In agriculture, plantations, and fisheries, the residents of Petuk Liti Village primarily cultivate rubber, oil palm, and rattan trees. Manual spraying is still often carried out using conventional tools such as knapsack sprayers, which are manually operated or powered by fossil fuel engines. Besides being tiring, using these tools is inefficient in terms of time and energy, and contributes to carbon emissions that worsen environmental conditions (Putri & Santoso, 2020). With the increasing need for energy-efficient and environmentally friendly technology, an innovative solution is needed, namely the implementation of solar panel-based electric sprayers. Through an educational and applied approach, this community service is expected to improve farmers' skills and awareness of the importance of transitioning to green energy in daily agricultural production activities. The targeted outputs of this community service are the manufacture of electric sprayers and the publication of articles in SINTA-accredited journals and HKI.
Community Conduct and Its Influence on Forest Fires in the Sebangau Watershed: Spatial Analysis Utilizing Remote Sensing and Community Observation Perkasa, Petrisly; Aguswan, Yusuf; Syam’ani; Debora; Sitinjak, Tarita Aprilani; Purnawan, Eldy Indra; Ovany, Riska
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 11 No. 1 (2026): JGEET Vol 11 No 01 : March (2026)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2026.11.1.22348

Abstract

The frequent forest fires along the Sebangau River in Central Kalimantan, particularly during the dry season, have emerged as a significant environmental issue, driven by human activities such as the burning of wild pandanus on the riverbanks to facilitate the deployment of fishing equipment. This study examines the correlation between community behavior, particularly among fishermen, and the occurrence of forest fires in the Sebangau watershed, while also investigating the causes of these fires. The research methodology employs a combined approach, using remote sensing analysis (MODIS) to map forest fire patterns spatially, alongside observations from local groups to gather qualitative data on land-burning practices. The study's findings indicated that forest fires along the Sebangau River were predominantly caused by fishermen burning wild pandanus, often leading to uncontrolled spread. The El Niño phenomenon exacerbates drought conditions that instigate fires. This study underscores the significance of a community-oriented strategy for forest fire mitigation and the necessity of sustainable management practices that foster collaboration between governmental entities and communities to reduce the likelihood of future forest fires.
Studi Kelayakan Ekonomi Penggunaan Briket Gambut di Pedesaan Kalimantan Tengah: Economic Feasibility Study Of Peat Briquette Utilization In Rural Central Kalimantan Danar Ariangga Windra Gautama; Petrisly Perkasa; Christian Novan; Ade Yusuf Ferudyn
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2026): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mits.v14i2.12786

Abstract

This study aims to analyze the economic feasibility of utilizing peat-based briquettes as an alternative household energy source in rural Central Kalimantan. The research adopts a comparative literature review approach, examining previous studies on peat briquettes, rice husk briquettes, and bagasse briquettes. The analysis focuses on technical parameters (calorific value, moisture content, ash content, burning duration) and economic parameters (production cost, selling price, profit margin, and investment feasibility indicators). The findings indicate that peat briquettes have higher calorific values (5,800–6,200 kcal/g) and longer burning duration (±240 minutes) compared to other biomass fuels. Economically, peat briquettes demonstrate lower production costs (±Rp 3,500/kg), higher profit margins, and positive feasibility indicators, including a positive NPV, BCR of 1.8, and a payback period of approximately two years. Therefore, peat briquettes are economically feasible to be developed as a community-based alternative energy in rural Central Kalimantan, although environmental sustainability must be considered through biomass diversification and regulated peat utilization.
ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG WILAYAH DI KECAMATAN KATINGAN HILIR KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH JULIO RICUNATAMA; TARI BUDAYANTI USOP; THERESIA SUSI; INDRAWAN PERMANA; HERWIN SUTRISNO; PETRISLY PERKASA
Device Vol. 16 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v16i1.11189

Abstract

Perubahan penggunaan lahan merupakan indikator penting dalam mengevaluasi dinamikapemanfaatan ruang dan tekanan aktivitas manusia terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis perubahan penggunaan lahan serta kesesuaiannya terhadap rencana tata ruang wilayah diKecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatifberbasis penginderaan jauh dan sistem informasi geografis dengan memanfaatkan citra Landsat 8 tahun 2015dan 2025 melalui teknik klasifikasi terbimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunanpenggunaan hutan sebesar 6,40% dan tubuh air sebesar 0,49%, sementara lahan terbuka, permukiman, danpertambangan mengalami peningkatan masing-masing sebesar 3,07%, 0,38%, dan 3,44%. Tingkat akurasiklasifikasi mencapai 86% dengan indeks kappa sebesar 0,79, yang menunjukkan tingkat keandalan hasil yangbaik. Analisis kesesuaian dengan pola ruang mengungkap adanya penyimpangan pemanfaatan ruang, terutamaaktivitas pertambangan pada kawasan lindung, permukiman, dan pertanian yang mengindikasikan praktikpertambangan ilegal. Penelitian ini menegaskan bahwa perubahan penggunaan lahan di wilayah studimencerminkan tekanan pembangunan yang belum sepenuhnya selaras dengan rencana tata ruang, sehinggadiperlukan pengendalian pemanfaatan ruang yang lebih efektif untuk mendukung pembangunan berkelanjutan
Co-Authors Ade Yusuf Ferudyn Adi Jaya Adi Wiratno, Adi Aldi Wira Prajoga Ambia Rio Suwanda Antonio Jonay Jovani Sancho Antonius Triadi Apriadi, Hengky Arianto Berkat Pisi Cassiophea, Lola Christian Novan Danar A.W Gautama Danar Ariangga Windra Gautama David Pratama Putra Davit Purwodesrantau Debora Debora Debora Dermawati Sihite Eka Nur Taufik Eldy Indra Purnawan Eldy Indra Purnawan Firdaus Firdaus Fortona, Nicky Gagas Wira Syahputra Galfri Siswandi Galfri Siswandi, Galfri Gautama, Danar Ariangga Windra Glen Wildodo Glen Wildodo Gumiri, Sulmin Gunarjo Suryanto Budi Hanafi, Nanang Hari Prakasa Hariani, Yusdi Hartako, Henra Hendrowanto Nibel Henra Hartako Herwin Sutrisno Indrawan Permana Inga Torang Jany Tri Raharjo Jaya, Harie Setiyadi Jemi, Renhart JULIO RICUNATAMA Kurniawati, Mega Laksono Trisnantoro Lola Cassiophea Lusia Widiastuti Mega Kurniawati Missesa Muhammad Adam Malik Muhammad Hudan Rahmat Natalina Asi Nathanael Nathanael Nathanael Nathanael Yanuar Kristianto Ni Putu Diah Agustin Permanasuri Ni Putu Diah Agustin Permanasuri Nika Safitri Nor Hikmah Wati Nugroho, Septian Aji Partawijaya, Daniel Permana, Indrawan Permanasuri, Ni Putu Diah Agustin Pijai Pijai Pitro Prasatya Aji Santoso Prayoga, Aldi Wira Purnawan, Eldy Indra Renhart Jemi Revianti Coenraad Rido Rido Rido, Rido Rifo Fachrezzy Rina Septiani, Rina Rinto Alexandro Riska Ovany Ruli Meiliawati Ruslan Ruslan Ruslan Ruthena, Yuli Salampak Dohong Samuel Layang Septian Adji Nugroho Septian Adji Nugroho Shodiqin, Muhammad Ali Singgih Hartanto Singgih Hartanto Sitinjak, Tarita Aprilani Slamet Winaryo Sri Nadila Amriyana Sukardi Sukardi Susi, Theresia Sutrisno, Herwin Syam’ani Tari Budayanti Usop TARI BUDAYANTI USOP Tarita Aprilani Sitinjak Theresia Susi Topan Eka Putra Trissan, Ardi Hosea Trissan, Whendy Tuah Untung Darung Usop, Tari Budayanti Verianto Noventri Vontas Alfenny Nahan Wahyudi Wahyudi Welrenot Sinaga Whendy Trissan Wiratno Wiratno Y Sigin Wiyogo Wiyogo Wiyogo Yesser Priono Yoshua Paskaputra Yusuf Aguswan Zafrullah Damanik