Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Neo Societal

PENGEMBANGAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT DALAM MUWUJUDKAN PROGRAM MAKASSAR TIDAK RANTASA Hamsah Hamsah; Sopian Tamrin; Mansyur Achmad
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.525 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i1.16290

Abstract

Program Makassar tidak Rantasa sebagai suatu inovasi dan solusi dalam menangani permasalahan kebersihan yang ada yang ada di Kota Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai modal sosial masyarakat di Kecamatan Mariso dalam mendukung program Makassar tidak rantasa. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data diperoleh dari informan yang terdiri dari unsur pemerintah kota, kecamatan, keluarahan, agen pembaharu tokoh masyarakat dan masyarakat biasa. Hasil penelitian menujukkan modal sosial masyarakat dalam program tersebut dengan partisipasi mereka dalam kegiatan bergotong-royong dalam menjaga kebersihan dan senantiasa berpegang pada nilai-nilai sipakatu (Saling memanusiakan), sipakainge (Saling mengingatkan)  dan sipakalebbi (Saling menghargai).
NILAI PRIMORDIAL DALAM SOLIDARITAS KOMUNITAS PETANI PENGGARAP Sopian Tamrin; Sumitro Sumitro; Hamsah Hamsah
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.115 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i1.16291

Abstract

Penelitian tentang nilai-nilai primordial yang ada dalam komunitas petani penggarap asal Bima di desa Serading Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa bertujuan untuk menjelaskan proses transformasi nilai-nilai primordial tersebut menjadi solidaritas sosial pada komunitas petani penggarap di Desa Serading. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain etnografi. Tempat penelitian di Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir Kabupeten Sumbawa. Waktu penelitian mulai bulan januari sampai Mei 2020. Subjek penelitian komunitas petani penggarap asal Bima yang bekerja di lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil temuan menunjukkan adanya solidaritas sosial mekanik maupun organik pada komunitas petani penggarap di Desa Serading. solidaritas sosial tersebut berupa 1. nilai nilai budaya masyarakat Bima yang menjadi identitas kelompoknya. 2. Loyalitas komunitas petani penggarap. 3. Konsep kerja gotong royong yang di praktekan oleh komunitas petani penggarap. Solidaritas petani penggarap tersebut ditransformasikan dari nilai-nilai primordial masyarakat Bima. Transformasi nilai primordial tersebut terbentuk dari apa yang disebut Durkheim sebagai collective consciosness/conscience (kesadaran kolektif/ kesadaran bersama) dari para petani penggarap yang sama-sama berasal dari suku yang sama (solidaritas organik) dan profesi yang sama (solidaritas mekanik).