Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Komunikasi Fatik dalam Pemelajaran Bahasa Asing di Perguruan Tinggi Saleh, Nurming; Usman, Misnawaty; Fiddienika, Arief; Nursalam, Nursalam
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini merupakan studi kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah bentuk, jenis dan penggunaan komunikasi fatik dalam pemelajaran bahasa asing di perguruan tinggi. Penelitian dilaksanakan di Jurusan Bahasa Asing FBS UNM dengan sampel penelitian adalah mahasiswa semester II pada Jurusan Bahasa Asing. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen paling banyak menggunakan komunikasi fatik dalam proses pemelajaran bahasa asing yang difokuskan pada kompetensi berbicara. Setelah itu secara berurut pada kompetensi menulis, mendengarkan dan membaca. Komunikasi fatik diungkapkan dalam tiga bentuk kalimat yakni kalimat pernyataan, kalimat tanya dan kalimat perintah/ajakan. Penggunaan komunikasi fatik dalam pembelajaran bahasa Jerman sebanyak 198 diantaranya kalimat pernyataan sebanyak 89, kalimat tanya sebanyak 73 dan kalimat perintah sebanyak 36. Sementara itu, jumlah penggunaan komunikasi fatik dalam pembelajaran bahasa Arab sebanyak 228 dengan perincian kalimat pernyataan sebanyak 70, kalimat tanya sebanyak 16 dan kalimat perintah sebanyak 142. Pada pembelajaran bahasa Mandarin, penggunakan komunikasi fatik sebanyak 191 dengan klasifikasi kalimat pernyataan sebanyak 19, kalimat tanya sebanyak 92 dan kalimat perintah sebanyak 80. Selama proses pembelajaran berlangsung, komunikasi fatik (small talk) digunakan pada setiap fase baik itu pada kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup pembelajaran.  Kata Kunci: Komunikasi Fatik, Pembelajaran Bahasa, Bahasa Asing
Concept Learning dalam Pembelajaran Wortschatz Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Jurusan Pendidikan Bahasa Asing Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar Usman, Misnawaty; Saleh, Nurming; Mannahali, Misnah; Adys, Himala Praptami; Ernawati, Ernawati
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memeroleh data dan informasi tentang keefektifan Concept Learning dalam pembelajaran kosakata (Wortschatz) bahasa Jerman Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Jurusan Pendidikan Bahasa Asing Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar. Data dan informasi tersebut penting untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Jerman khususnya dalam usaha peningkatan kosakata (Wortschatz) bahasa Jerman. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tahun akademik 2021/2022 Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Jurusan Pendidikan Bahasa Asing, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar dengan jumlah keseluruhan kelas sebanyak 2 kelas dan jumlah mahasiswa sebanyak 46 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dua kelas yang digunakan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Untuk menentukan kelas yang akan dijadikan sampel dalam penelitian, peneliti melakukan pengundian. Dari keseluruhan populasi yang ada, diambil 2 kelas secara acak untuk dijadikan sampel. Dari hasil pemilihan secara acak terpilih kelas A terdiri atas 23 mahasiswa sebagai kelas eksperimen dan kelas B terdiri atas 23 mahasiswa sebagai kelas kontrol.Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (1,473 > ttabel 0,685) dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis bahwa terima H1 jika thitung lebih besar dari ttabel dan terima H0  jika thitung lebih kecil dari ttabel..  H0 dalam penelitian ini yang berbunyi penggunaan  pembelajaran Concept Learning tidak efektif terhadap hasil belajar bahasa asing (Jerman) mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jerman ditolak, karena thitung 1,473 > ttabel 0,685, sehingga H1 dalam penelitian ini yang berbunyi penggunaan  pembelajaran Concept Learning efektif terhadap hasil belajar bahasa asing (Jerman) mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jerman  diterima. Konsekuensi dari penolakan  H0, maka H1 dalam penelitian ini yang berbunyi penggunaan  pembelajaran Concept Learning efektif terhadap hasil belajar kosakata bahasa Jerman (Wortschatz) mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jerman diterima, karena thitung 1,473 > ttabel 0,685. Dengan diterimanya H1 maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan  pembelajaran Concept Learning efektif terhadap hasil belajar bahasa asing (Jerman) mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jerman. Dengan diterimanya H1 maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan  pembelajaran Concept Learning efektif terhadap penguasaan kosakata bahasa Jerman (Wortshatz) mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jerman. Kata Kunci: Concept Learning, Wortschatz, Bahasa Jerman
Perbandingan Hasil Terjemahan Jerman-Indonesia Antara Menggunakan Kamus Nonelektronik Dengan Kamus Elektronik Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman FBS UNM Mannahali, Misnah; Azizah, Laelah; Usman, Misnawaty; Angreany, Femmy
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbandingan hasil terjemahan mahasiswa program studi pendidikan Bahasa Jerman antara yang menggunakan kamus elektronik dan nonelektronik. Penerjemahan merupakan salah satu kegiatan yang penting dalam proses pertukaran informasi secara global. Melalui karya terjemahan masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih luas tanpa terhalang perbedaan bahasa. Hal tersebut menjadi salah satu dasar disajikannya matakuliah tentang terjemahan di Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Universitas Negeri Makassar. Dalam proses menerjemahkan mahasiswa biasanya menggunakan berbagai jenis kamus termasuk kamus nonelektronik dan elektronik. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester V yang memprogramkan mata kuliah Übersetzung in der Praxis program studi pendidikan bahasa Jerman FBS UNM. Pengumpulan data melalui tes menerjemahkan Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif komparatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan bahwa dari segi waktu, penggunaan kamus elektronik atau kamus online lebih efektif atau lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan kamus offline, hasil terjemahan bahasa Jerman ke dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan kamus nonelektronik atau penggunaan kamus lebih tinggi daripada hasil terjemahan dengan menggunakan kamus elektronik/online, dan ada perbedaan yang signifikan hasil terjemahan antara yang menggunakan kamus elektronik/online dan kamus nonelektronik mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jerman FBS UNM. Kata Kunci: Terjemahan, Kamus, Elektronik, Nonelektronik
Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dalam Pembelajaran Bahasa Asing di Perguruan Tinggi Saleh, Nurming; Usman, Misnawaty; Achmad, Abd. Kasim; Nursalam, Nursalam
Nuances of Indonesian Language Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : PPJB-SIP (Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/nila.v4i2.652

Abstract

This research is a collaborative scientific and qualitative study (mixed method) using the concurrent transformative strategy method, which aims to obtain data and information related to the effectiveness of problem-based learning models in foreign language learning in higher education. The research was conducted at the Department of Foreign Language Education, Faculty of Language and Literature, State University of Makassar. The population of this study is all students in the even semester of the 2021/2022 academic year. This study's sample is all students in the second semester of the German, Arabic, and Chinese Language Education Study Program. Research data were obtained from participatory observations, tests and documentation. The instrument of this study is an observation sheet for learning activities and competency tests for foreign languages (German, Arabic, and Chinese). The qualitative data of this study were analysed using the Miles and Hubermann model, which consisted of four stages: data collection, data reduction, data presentation and conclusion. Meanwhile, the research data were analysed using IBM SPSS 26. The study results show that students' foreign language competence through a problem-based learning model is in the moderate category. The average effect of learning German for students was 78.87. The average score of students was 78.43, and students' Chinese outcomes were 78.95. Related to the effectiveness of problem-based learning models on foreign language learning, on German language learning, problem-based learning models are effective in listening competence, writing skills and speaking skills. Problem-based learning models could be more effective against reading competence. The problem-based learning model for Arabic and Chinese improves writing and speaking skills. The learning model could be more effective in listening and reading competencies.
German Reading and Writing Competencies Using Google Classroom Saleh, Nurming; Usman, Misnawaty; Sahayu, Wening
Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 4, No 2 (2023): INTERFERENCE
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/interference.v4i2.51358

Abstract

Abstract. This research aims to acquire data and information regarding the reading and writing competencies of college students in the German language, using Google Classroom as a teaching medium. The design employed in this study is a mixed methods approach. The research was conducted within the German Language Education Program, Department of Foreign Languages, Faculty of Language and Literature, Universitas Negeri Makassar, involving 30 fourth-semester students as the research sample. Qualitative data were obtained through participatory observation by the researcher, who observed the activities of German language learning using Google Classroom. Meanwhile, quantitative data were obtained from the average reading and writing competence test scores in the German language and t-test results. The results of participatory observation indicate that Google Classroom serves as a platform and learning space and indirectly as a tool for students to download and access course materials and complete quizzes, thereby enhancing language competency. Indirectly, this platform has become a supportive companion for students learning the German language. The quantitative data analysis revealed that students' average reading competency score is 88.8, while the writing competency score is 85.2. The t-test results also indicate that the calculated t-value for reading competency (10.975) and writing competency (8.292) is greater than the tabulated t-table (1.714). This disparity suggests that Google Classroom effectively assesses the exploration of reading and writing competencies in the German language among students. Keywords: Teaching German, Reading Competence, Writing Competence, Google Classroom
The Application of Probing Prompting Learning Models in Mastering Foreign Language Vocabulary Usman, Misnawaty; Adys, Himala Praptami; Rosmaladewi, Rosmaladewi; Asnur, Muhammad Nur Ashar
International Journal of Language Education Vol. 7, No. 4, 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v7i4.58366

Abstract

This study aims to obtain data about the probing prompting learning model in vocabulary mastery of the students of the Foreign Language Education Study Program, Department of Foreign Language Education, in a public university. This research is classroom action research conducted in two cycles. The subjects of this study were 30 students of the 2019/2020 Odd Semester of Foreign Language Education Study Program. The research data consists of two types, namely, qualitative data and quantitative data. Qualitative data were obtained through observation, while quantitative data were obtained through the results of the first cycle and second cycle vocabulary mastery tests. The data were analyzed using percentage techniques. The results showed that the vocabulary mastery with the percentage of values obtained by the German Language Education Study Program students in the first cycle reached 67.65%, and the second cycle reached 84.52%. These results indicate that the application of the probing-prompting learning model increases the mastery of German vocabulary for students of the German Language Education Study Program, Department of Foreign Language Education of a public university.
Peningkatan kemampuan bahasa Mandarin hospitaliti prodi Manajemen Divisi Kamar Poltekpar Makassar Azizah, Mir'ah; Usman, Misnawaty; Noni, Nur Nasharuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan partisipasi elemen masyarakat, khususnya mahasiswa jurusan hospitaliti, program studi manajemen divisi kamar dalam peningkatan kualitas diri di bidang Pendidikan. Dimana pendidikan yang dimaksudkan adalah pendidikan peningkatan bahasa Mandarin hospitaliti. Keterampilan berbahasa Mandarin akan menjadi modal tambahan yang sangat berarti bagi para mahasiswa program studi manajemen divisi kamar dalam mengisi kehidupan mereka di masa yang akan datang. Keterampilan ini akan menjadi investasi besar bagi para mahasiswa program studi divisi kamar dalam menghadapi tahun terbuka yang semakin canggih yang menuntut kita untuk terus berkembang dan pentingnya menguasai bahasa Internasional yaitu Bahasa Mandarin. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan tepat guna yang langsung dapat dirasakan oleh para mahasiswa program studi manajemen divisi sebagai keterampilan tambahan.
Makna Merpati dalam Novel Die Taube Karya Patrick Süskind: Kajian Psikoanalisis Ernawati, Ernawati; Usman, Misnawaty; Rijal, Syamsu; Adys, Himala Praptami; Noni, Nur Nasharuddin
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 4, No 1 (2024): INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/.v4i1.68822

Abstract

Abstrak. Masalah utama dalam penelitian ini adalah makna merpati dalam novel Die Taube. Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural dengan menganalisis struktur cerita dalam novel Die Taube antara lain alur penyajian, tokoh serta latar ruang dan waktu. Digunakan juga pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud untuk mengungkapkan makna merpati dalam novel Novel Die Taube. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa merpati dalam novel Die Taube memunculkan kembali ingatan kelam masa lalu tokoh Jonathan Noel yang direpresi dan membuat tokoh Jonathan yang selama tiga puluh tahun hidup seperti robot, mengalami katarsis, setelah itu dia bisa berdamai dengan kehidupan dirinya sendiri, dan orang-orang di sekitarnya. Keywords: Makna, struktural, psikoanalisis 
Analisis Kesalahan Pembentukan Kalimat Imperatif Novliansyah, Ahtiandi; Saud, Syukur; Usman, Misnawaty
Academic : Journal of Social and Educational Studies Vol 3, No 1 (2024): Academic : Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/academic.v3i1.64011

Abstract

Abstract. This study aims to obtain data and information about the types of errors made in the formation of imperative sentences by students of SMA Negeri 8 Gowa. This type of research is a qualitative method which is interpretative-analytical. The data for this research is a corpus of data on the use of imperative clauses through questions asked by students. The data source for this research is the students of class XI IPS 4 SMA Negeri 8 Gowa, a total of 39 students. The results of the data analysis show that most of the errors made by the students in the imperative sentence are in the you-form with 103 errors or a percentage of 33.5%, in the you-form with 98 errors or a percentage of 33.8% and in the you-form with 89 errors or a percentage of 30.7%. In addition, the overall average score for errors in the use of imperative sentences made by students in class XI IPS 4 SMA Negeri 8 Gowa is 48.3%, which is in the high category.Keywords: Error analysis, imperative, sentence formation, German
Penguasaan Kosakata Bahasa Jerman Melani, Patricia; Saleh, Nurming; Usman, Misnawaty
Academic : Journal of Social and Educational Studies Vol 3, No 1 (2024): Academic : Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/academic.v3i1.63857

Abstract

Abstract. This research is descriptive research with a quantitative approach. This research aims to determine the level of mastery of German vocabulary in class XI SMA Negeri 8 Gowa and the factors that influence it. The population in this study were all students in class XI IPS 1, IPS 2, and IPS 3, SMA Negeri 8 Gowa.  The sample in this study was class XI IPS 1 students, totaling 32 students using random sampling techniques. The data of this research was obtained from language vocabulary mastery tests and questionnaires. Technique analysisof the data was carried out using percentage techniques. Based on the results of data analysis, it was concluded that the German vocabulary mastery of Class XI students at SMA Negeri 8 Gowa was in the sufficient category (66%). The influence factors these results are internal factors and external factors.  Keywords: Mastery of vocabulary, internal factors, external factors