Claim Missing Document
Check
Articles

Feminism and New Men's Support for Gender Equality Islam, Amaliyah Izzul; Kuswanti, Ana; Tayinapis, Radita Gora; Muqsith, Munadhil Abdul
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 2 (2025): April, Culture and Identity
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i2.44198

Abstract

This research examines the concept of "new men" in the context of feminism and their involvement in supporting gender equality. Although the feminist movement has shown significant progress, men's involvement is still limited due to toxic masculinity and deep-rooted patriarchal norms. This research aims to investigate the new role of men in deconstructing traditional gender roles, especially in domestic and childcare tasks that women often bear. Gender equality theory and international regulations such as CEDAW, the Beijing Declaration, and related national regulations form the basis of analysis. Using qualitative descriptive methods, this research analyzes global survey data which shows increasing awareness of the role of men, but is faced with cultural challenges that maintain traditional views. The research results show that men are starting to advocate for gender equality. However, they still face various challenges, ranging from social stigma, and loss of social status, to a deep-rooted patriarchal culture. This research argues that there is a need for new men, namely men who dare to go against the current and social stigma to break patriarchal culture. These new men do things that previously patriarchal men rarely did, namely, become stay-at-home dads, cooking, or caring for children. Men's involvement in gender equality campaigns is important because it can improve the quality of life, change social norms, and create constructive dialogue. In conclusion, men's involvement is justification that there is something wrong with the patriarchal norms that society has adhered to
Imperialisme Budaya dalam Tayangan Wisata dan Budaya pada Program Siaran Televisi di Indonesia Kusumajanti, Kusumajanti; Heryadi, R. Dudy; Kuswanti, Ana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i1.8849

Abstract

Tayangan Wisata dan Budaya di Televisi dapat menjadi ajang promosi suatu daerah maupun negara.Imperialisme budaya asing dalam berbagai bentuk justru masuk dalam tayangan program Wisata dan Budayadi Indonesia dan hal ini haruslah dibuktikan kebenarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan indekskualitas program wisata budaya dan unsur imperialisme budaya dalam media televisi di Indonesia. Metodepenelitian ini yaitu Mixed Method digunakan untuk mencapai tujuan penelitian. Analisis indeks kualitasprogram wisata dan budaya yang tayang pada televisi di Indonesia menentukan angka ketercapaian sebuahprogram berkualitas berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia. Hasil penelitian inimenunjukkan indeks kualitas program wisata budaya Tahun 2021 yang diperoleh dari KPI adalah 3,62 dengandibandingkan standar nilai dari KPI sebesar 3,00, hal ini menunjukkan peningkatan kualitas isi tayangan.Realitas ajang promosi yang dilakukan oleh praktisi wisata terjadi imperialisme budaya, dimana tayanganpromosi dikemas dan disajikan dengan menggunakan backsound lagu asing. Kekuatan tayangan di televisimembuat penontonnya tidak mampu untuk melepaskan diri dari terpaan sehingga kesan budaya Indonesiamenjadi berkurang. Kontribusi penelitian ini memberikan usulan kebijakan kepada lembaga penyiaran untukmenayangkan tayangan wisata yang sesuai dengan budaya lokal untuk menghindari imperialisme budaya.
Pengembangan Konsep Diri Positif dan Berpikir Kreatif Bagi Siswa Madrasah Ibtidaiyah Riayatul Athfal Yayasan Citra Bangsa, Krukut, Depok. Kuswanti, Ana; Abdul Muqsith , Munadhil; Ghozali Moenawar , Mohamad; Ridwan , Ridwan
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i1.4150

Abstract

Konsep diri positif harus terus dikembangkan terutama di dunia pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi seiring kemampuan berpikir kreatif menjadi penting dalam lingkungan kerja kontemporer. Sementara fenomena yang terjadi pada sekolah tingkat Dasar (Madrasah Ibtidaiyah), belum secara sistematis mengintegrasikan pengembangan konsep diri dan kemampuan berpikir kreatif dalam kurikulum dan metode pembelajaran. Masalah di sekolah dasar adalah pembelajaran yang belum mengoptimalkan kreativitas siswa dan banyak siswa yang belum mengenal potensinya. Mereka cenderung belum mampu berpikir logis terhadap peristiwa nyata dan konsep diri mereka belum berkembang dengan baik, sehingga kesulitan dalam berargumentasi dan memecahkan masalah. Berdasarkan realitas tersebut, maka penting dilakukan konsep diri yang positif dan berpikir kreatif bagi siswa di Madrasah Ibtidaiyah Riayatul Athfal (MI.RA) Yayasan Citra Bangsa. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini (PKM) untuk mengembangkan konsep diri positif dan berpikir kreatif bagi siswa di Madrasah Ibtidaiyah Riayatul Athfal (MI.RA) Yayasan Citra Bangsa, Kelurahan Krukut, Depok. Kegiatan PKM dilakukan dengan cara siswa diberikan materi dan tugas membuat sebuah karya, sebagai wujud dalam mengembangkan kreativitas dan konsep diri yang positif bagi siswa. Hasilnya dengan pemberian wawasan melalui pengaplikasian dan aktualisasi diri dalam bentuk yang terstruktur bagi siswa, menciptakan sebuah karya dari kreatif thingking, dan juga dari hasil konsep diri yang positif, mampu menghasilkan sebuah karya yang bernilai. Implementasi sebuah kreativitas memiliki relevansinya dengan konsep diri. Konsep diri merupakan evaluasi diri tentang kelayakan pribadi yang terlihat dalam sikap dan karakter. Guru telah memahami cara meningkatkan konsep diri dan kreativitas anak agar perkembangan mereka optimal, dengan mempertimbangkan pengaruh lingkungan, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Siswa terpacu lebih giat lagi untuk berkreativitas dan senantiasa memiliki konsep diri yang positif.
ARSITEKTUR INFORMASI ONLINE MELALUI DESAIN WEBSITE ORGANISASI KARANG TARUNA PELITA I, SUKATANI, DEPOK Gora, Radita; Saputra, Dwi Fajar; Kuswanti, Ana; Muqsith, Munadhil Abdul
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 1 (2025): MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (In Press)
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53834/mdn.v11i1.10497

Abstract

Website sudah menjadi kebutuhan bagi organisasi, bahkan website begitu melekat terkait kebutuhan informasi bagi organisasi serta untuk menyampaikan pesan informasi kepada public lebih mudah. Meski website semakin mudah dijangkau pada pembuatannya, tidak semua organisasi terfasilitasi dengan website semacam ini. Hal ini terjadi pada organisasi karang taruna komplek Pelita 1, Sukatani, Depok yang belum memiiki website sebagai medium informasi kepada publik. Hal ini perlu diadakan pembinaan kepada para pemuda karang taruna agar mampu membangun dan mengembangkan konten informasi website kepada public. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan memberikan pelatihan pembuatan, pengembangan, dan publikasi konten melalui metode pengajaran project secara langsung, hasil pembuatan website pertama organisasi karang taruna serta wadah informasi bagi karang taruna untuk publikasi berbagai berita kegiatan karang taruna, serta akses untuk merekrut keanggotaan baru secara terstruktur dan tersistem. Anggota karang taruna mampu mengikuti kegiatan sampai akhir dan sampai membuat website sendiri dengan mudah, serta mengembangkan dan menambahkan kontennya.
DESIGN THINKING SEBAGAI POLA PIKIR: MENCIPTAKAN GENERASI PRODUKTIF DAN BERKARAKTER MELALUI PENDIDIKAN NON-FORMAL DI RUMAH GEMILANG INDONESIA (RGI) Kuswanti, Ana; Tayibnapis, Radita Gora; Moenawar, Mohamad Ghozali; Ridwan, Ridwan
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di kalangan pemuda, sebagaimana data BPS per Februari 2024, menyoroti adanya kesenjangan antara keterampilan lulusan dan kebutuhan pasar akan inovasi dan pola pikir penyelesaian masalah yang adaptif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginternalisasi Design Thinking (DT) as a Mindset pada 50 peserta Rumah Gemilang Indonesia (RGI), sebuah lembaga pendidikan non-formal yang berfokus pada pelatihan keterampilan unggul dan penguatan karakter. Pendekatan DT, yang berakar pada Creative Thinking dan berpusat pada pengguna (user-centered), diyakini mampu melahirkan generasi produktif yang inovatif. Metode pelaksanaan melibatkan penyampaian materi, diskusi reflektif tentang empati, serta simulasi proses Double Diamond. Hasil evaluasi kuantitatif menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Skor total rata-rata peserta meningkat sebesar 200% (dari 2.8 menjadi 8.4 dari total skor 10), dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman Proses Double Diamond (276.2%). Peningkatan ini membuktikan bahwa intervensi berhasil menanamkan fondasi kognitif untuk memprioritaskan solusi yang berpusat pada pengguna, iteratif, dan berorientasi hasil. Dengan demikian, Design Thinking efektif sebagai pola pikir strategis untuk membentuk pemuda RGI yang tidak hanya terampil, tetapi juga berkarakter, inovatif, dan mampu menciptakan solusi yang relevan dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Co-Authors Aan Setiadarma Abdul Basit Ahmad Mulyana Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S. Hubeis Alyssa Nahla Amir Amiruddin Saleh Anna Gustina Zainal Anna Gustina Zainal Anter Venus Basit, Abdul Charisma Dina Wulandari Dedy Putra Widi Utama Dian Tri Hapsari Diana, Marselin Dwi Fajar Saputra Eka Asih Febriani Eko Purwanto Eko Purwanto Fadjrin Satriyani Komariyah Felia Siska Ghozali Moenawar , Mohamad Hamsah Hamsah Hamsah, Hamsah Herien Puspitawati Hermina Simanihuruk Ilham Sukmono Ilyas Naufal Zuhdi Irwan Irwan Irwan Irwan Islam, Amaliyah Izzul Junita Duwi Purwandari Kusuma, Airlangga Surya Kusumajanti, Kusumajanti Lebba Lebba, M. Syafril Marib Setiawan Libra, Yunaldi Lusiana Setianti Lusiana Setianti Matondang, Nurhafifah Mirza Shahreza Moenawar, Mohamad Ghozali Moenawar, Muhamad Ghozali Muklis Efendi Muqsith, Munadhil Abdul Muzykant, Valerii L. Nuril Ashivah Misbah Pratiwi, Aprilianti Pratomo, Rizky Ridho Putri Ramadaniar R. Dudy Heryadi Radita Gora Tayibnafis Radita Gora Tayibnapis Radita Gora Tayibnapis Radita Gora Tayibnapis ramadaniar, putri Ramadhani, Alya Retno Dyah Kusumastuti, Retno Dyah Reza Akbar, Muhamad Ridwan , Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan, Ridwan Ridwan, Ridwan Rita Nur Suhaeti Rizky Ridho Pratomo Romi Mesra Salsabila, Kania Untari Santoso, Hudi Selly Oktarina Selly Oktarina Selly Oktarina Siti Maryam SITI MARYAM Siti Maryam Sri Dayanti Subangkit, Sapta Hari Sukmono, Ilham Sulis, Sulis Tayibnapis, Radita Gora Tayibnapis, Radita Gora Tayinapis, Radita Gora Tri Dian Hapsari Valerii Leonidovich Muzykant Winda Amalia Yumiyanti*, Iin Yuni Hariyanti Zempi, Chairun Nisa Zempi, Charun Nisa Zuhdi, Ilyas Naufal Zusmelia Zusmelia