Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Pengembangan Media Buku Cerita Bergambar Materi Menjaga Kebersihan Diri (Kuku, Tangan, dan Rambut) pada Kelas I di Sekolah Dasar Zahrawaan, Putri Az; Husniati; Angga, Prayogi Dwina
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i4.5781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media buku cerita bergambar yang berisi materi menjaga kebersihan diri, khususnya pada kebersihan kuku, tangan, dan rambut, serta untuk menguji kelayakan dan kepraktisan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Developmenth) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian pengembangan ini melibatkan seluruh siswa kelas I di SDN Montong Batu dengan jumlah 22 siswa. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa dan objek penelitian ini adalah media pembelajaran buku cerita bergambar. Hasil penelitian (1) penelitian dan pengembangan ini telah menghasilkan produk berupa media buku cerita bergambar melalui tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi & evaluasi, pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi menjaga kebersihan diri kelas I SDN Montong Batu, (2) media dinyatakan layak digunakan berdasarkan penilaian ahli media yang memiliki nilai persentase rata-rata 94% dengan kriteria sangat layak dan ahli materi yang memiliki nilai persentase rata-rata 98% dengan kategori sangat layak, dan (3) media dinilai praktis oleh siswa dan guru dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa, dengan hasil respon mencapai 100% dan termasuk dalam kategori sangat praktis. Media ini dapat menjadi alternatif bahan ajar yang efektif.
Pengembangan Media PowerPoint Interaktif Untuk Pemahaman Diri Siswa Mengenai Edukasi Seksual Hayati, Husnul; Angga, Prayogi Dwina; Makki, Muhammad
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i4.9496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media PowerPoint interaktif untuk pemahaman diri siswa mengenai edukasi seksual di kelas I SDN Pemepek yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan oleh Sugiyono dimana terdapat sepuluh langkah pengembangan yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produksi masal. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Pemepek. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SDN Pemepek sebanyak 29 orang dan seorang guru mata pelajaran PJOK SDN Pemepek. Sedangkan, objek penelitian ini adalah media PowerPoint interaktif untuk pemahaman diri siswa mengenai edukasi seksual. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket validasi ahli media dan materi, serta angket respon guru dan siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan skala Guttman dengan skor penilaian yaitu 0 atau 1 yang meliputi analisis data kevalidan dan kepraktisan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media PowerPoint interaktif untuk pemahaman diri siswa mengenai edukasi seksual mendapatkan persentase 85,71% dengan kriteria sangat valid dari ahli media, persentase 100% dengan kriteria sangat valid dari ahli materi, persentase 90% dengan kriteria sangat praktis dari respon guru pada uji coba produk, persentase 92,14% dengan kriteria sangat praktis dari respon siswa pada uji coba produk, persentase 100% dengan kriteria sangat praktis dari respon guru pada uji coba pemakaian, dan persentase 94,82% dengan kriteria sangat praktis dari respon siswa pada uji coba pemakaian. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media PowerPoint interaktif untuk pemahaman diri siswa mengenai edukasi seksual sudah valid dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran di kelas I SDN Pemepek.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Hanipah; Nisa, Khairun; Angga, Prayogi Dwina
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i4.9617

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis dan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan model Problem Based Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN 1 Ampenan. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan nonequevalen controlgroup design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Ampenan. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal essay dan non tes yaitu observasi menggunakan lembar observasi keterlaksanaan model Problem Based Learning. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, homogenitas, hipotesis, dan effect size. Hasil penelitian diperoleh t-hitung sebesar 2.531 dan t-tabel sebesar 1.674 sehingga diperoleh nilai t-hitung > t-tabel yaitu 2.531 > 1.674 yang menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN 1 Ampenan. Hasil uji effect size menunjukkan bahwa pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori sedang. Begitupun dengan keterlaksanaan model Problem Based Learning yang dilakukan pada kelas eksperimen berada pada kategori sangat baik, artinya model pembelajaran telah dilaksanakan dengan sangat baik sesuai dengan sintaks dari model Problem Based Learning.
Pengembangan Media Smart Box (Kotak Pintar) Materi Bahaya NAPZA Pada Kelas V SDN Pemasah Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Gita, Gita Qurataini; Angga, Prayogi Dwina; Tahir, Muhammad
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. SpecialIssue (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7iSpecialIssue.10702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa smart box mengenai materi bahaya NAPZA pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) bagi siswa kelas V SD Negeri Pemasah yang valid dan praktis. Penelitian menggunakan metode pengembangan Sugiyono yang terdiri dari sepuluh tahapan yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk dan produksi masal. Dalam penelitian ini hanya menggunakan sembilan langkah saja tanpa melakukan produksi masal. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Pemasah yang melibatkan siswa kelas V. Pengembangan ini menghasilkan produk berupa media smart box yang terdiri dari empat fitur yaitu: 1) materi mengenai bahaya NAPZA, 2) kantong ajaib, 3) quiz spin game & wordwall, 4) permainan teka-teki silang. Hasil validasi ahli media  pada produk smart box diperoleh persentase sebesar  87,5% dengan kriteria sangat valid, sedangkan pada validasi ahli materi pada produk smart box memperoleh persentase sebesar 100% dengan kriteria sangat valid. Hasil respon guru pada uji coba produk media smart box memperoleh persentase sebesar 96,42% dengan kriteria sangat praktis, sedangkan respon siswa pada uji coba produk memperoleh persentase sebesar 97,25% dengan kriteria sangat praktis. Hasil respon guru pada uji coba pemakain media smart box memperoleh persentase sebesar 100% dengan kriteria sangat praktis, sedangkan respon siswa pada uji coba pemakaian memperoleh persentase sebesar 99,54% dengan kriteria sangat praktis. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media smart box untuk menambah pemahaman siswa mengenai materi bahaya NAPZA sudah layak dari aspek valid dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran di kelas V SDN Pemasah.  
Pengaruh Model PBL dengan Permainan terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SDN 20 Cakranegara Safutri, Leny Anugra; Erfan, Muhammad; Syazali, Muhammad; Angga, Prayogi Dwina
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. SpecialIssue (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7iSpecialIssue.11012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning dengan permainan terhadap keterampilan membaca pemahaman pada mata pelajaran Bahasa Indonesia peserta didik kelas IV di SDN 20 Cakranegara. Metode yang digunakan adalah quasi experimental tipe pre-test post-test control group design. Subjek dalam penelitian ini melibatkan 51 peserta didik yang terdiri dari 20 peserta didik kelas eksperimen (kelas IV A) dan 23 peserta didik kelas kontrol (kelas IV B). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes berupa tes pilihan ganda pada kegiatan pre-test dan post-test, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan teknik independent sample t-test yang harus dilakukan uji prasyarat terlebih dahulu berupa uji normalitas dan uji homogenitas sehingga pada tahap akhir dapat dilakukan uji effect size  jika diketahui adanya pengaruh model Problem Based Learning dengan permainan terhadap keterampilan membaca pemahaman.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan perlakuan berupa model Problem Based Learning dengan permainan pada kelas eksperimen post-test mengalami peningkatan sebesar 17,85% dengan rata-rata nilai 51,79 dan pada kelas kontrol mengalami peningkatan sebesar 47,82% dan nilai rata-rata sebesar 65,48 mencapai KKTP. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai sig. 0,022 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning dengan permainan terhadap keterampilan membaca pemahaman pada mata pelajaran Bahasa Indonesia peserta didik kelas IV di SDN 20  Cakranegara dengan nilai effect size sebesar -3,04 yang berada pada kategori penngaruh sangat rendah.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Konkret Ubur-Ubur Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SDN 28 Cakranegara Anjani, Nurvita Dwi; Erfan, Muhammad; Angga, Prayogi Dwina
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i2.11151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif Team Games Tournament berbantuan media konkret ubur-ubur terhadap hasil belajar IPAS kelas V di SD Negeri 28 Cakranegara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen tipe pre-test dan post-test control group design. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas V di SDN 28 Cakranegara dimana kelas V(A) sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik 22 dan kelas V(B) sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik 21. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes, lembar observasi penilaian sikap dan unjuk kerja. Teknik analisis data diawali dengan uji normalitas dengan shapiro wilk dengan taraf signifikansi 5% (0,05) dan dilanjutkan dengan uji homogenitas dengan menggunakan uji levene test. Selanjutnya yaitu uji hipotesis dengan menggunakan uji independent sample t-test. Berdasarkan perhitungan pengujian hipotesis pada taraf signifikansi 2 tailed sebesar 0,00 < 0,05, maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotetis (Ho) ditolak. Setelah mengetaui pengaruhnya, kemudian dilakukannya uji N-Gain untuk menentukan nilai peningkatan yang lebih baik kelas eksperimen dan kelas kontrol, hasilnya diperoleh nilai N-Gain 0.56 kelas eksperimen dan 0.45 kelas kontrol. Artinya penerapan kelas eksperimen dengan TGT berbantuan media konkret ubur-ubur sedikit lebih baik daripada kelas kontrol dengan penerapan TGT tanpa berbantuan media konkret ubur-ubur.
Reaktualisasi Pendidikan Karakter melalui Pengembangan Buku Cerita Bergambar “Kerja Sama di Sekolah” bagi Siswa Sekolah Dasar Angga, Prayogi Dwina; Makki, Muhammad; Nurwahidah; Andika, I Putu Herry Widhi; Kardiyanto, Deddy Whinata; Sari, Ariesanti Juwita; Sukesiningsih, Endiyah
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13365

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku cerita bergambar berjudul “Kerja Sama di Sekolah” sebagai media literasi karakter untuk menumbuhkan nilai kerja sama dan toleransi bagi siswa sekolah dasar. Selain itu, buku cerita bergambar dikembangkan sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan krisis karakter anak dan memperkokoh budaya keberagaman di lingkungan sekolah. Pendekan penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi lima tahapan, yakni (1) analisis kebutuhan, (2) perancangan (desain produk), (3) pengembangan produk awal, (4) uji validasi ahli, dan (5) uji coba lapangan. Subjek yang terlibat pada penelitian ini adalah ahli materi, ahli media, dan siswa kelas IV SD Negeri 24 Mataram. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, dan angket respon siswa. Validasi ahli materi diperoleh persentase sebesar 82,61% dan 84,28% untuk persentase hasil validasi ahli materi yang termasuk kategori “sangat valid,” sedangkan hasil uji coba lapangan pada siswa diperoleh persentase sebesar 89,31% yang berarti produk ini “sangat praktis” untuk digunakan. Dengan demikian, hasil buku cerita bergambar “Kerja Sama di Sekolah” menjadi jawaban atas tantangan dan kebutuhan nyata terhadap media pembelajaran yang kontekstual di lingkungan sekolah multikultural yang masih belum memiliki sarana literasi karakter.