Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penyusunan Asesmen dan Rencana Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung SDGs4: Pendidikan Berkualitas Elsa Ernawati Nainggolan; Nana Raihana Askurny; Pradipta Agustina; Benni Satria; Adam Fernando; Susanti Susanti; Karla Amelia
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i2.78084

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan mitra, yaitu para guru yang masih menghadapi tantangan dalam memahami konsep pembelajaran mendalam serta kesulitan menyusun asesmen dan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang selaras dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Permasalahan utama meliputi kurangnya pemahaman guru tentang prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan; kurang optimalnya perumusan tujuan pembelajaran holistik; serta minimnya kemampuan merancang asesmen autentik yang mendukung profil pelajar Pancasila. Sebagai solusi, tim PKM mengembangkan pelatihan komprehensif yang memadukan penguatan konsep, pendampingan teknis, dan praktik langsung penyusunan asesmen dan RPM. Metode pelaksanaan meliputi: (1) analisis kebutuhan awal mitra; (2) pemaparan materi tentang kerangka pembelajaran mendalam dan asesmen, dan sumberdaya maritim Kepulauan Riau; (3) lokakarya penyusunan asesmen autentik dan RPM; (4) micro teaching (5) evaluasi dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, pretest dan postest, dan angket persepsi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pada pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam, kemampuan merumuskan tujuan dan indikator pembelajaran, serta keterampilan menyusun asesmen autentik dan RPM yang kontekstual kemaritiman. Peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan untuk menerapkan praktik pembelajaran mendalam di kelas masing-masing. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas profesional guru dan mendukung pencapaian SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas
Global warming's effects on marine and coastal environments: Students' knowledge, attitudes, and environmental behaviour Dios Sarkity; Adam Fernando; Yudi Pratama; Bony Irawan
Journal of Environment and Sustainability Education Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/joease.v3i2.81

Abstract

Global warming poses serious threats to marine and coastal environments, especially in island and shoreline communities like Kijang Kota in the Riau Islands, Indonesia. Despite the urgency of this issue, research on how students in such vulnerable areas understand and respond to global warming remains limited. This study aims to assess the knowledge, attitudes, and environmental behaviors of junior high school students in Kijang Kota regarding global warming and its effects on the marine and coastal environment. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through tests and questionnaires from a sample of 304 students, selected through stratified random sampling. The findings reveal that students’ knowledge was generally low, with an average score placing them in the "poor" category. However, their attitudes toward environmental issues were "very good," reflecting high awareness and concern. In terms of environmental behavior, most students were in the "good" category, showing moderate engagement in eco-friendly actions. The results highlight a gap between students’ strong environmental concern and their limited understanding and actions, pointing to the need for more practical, context-based environmental education in coastal schools. This research offers insights that can help improve climate education and promote more sustainable behavior in island and coastal communities.
PENDAMPINGAN PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PENGHIJAUAN WILAYAH PESISIR KOTA TANJUNGPINANG Bony Irawan; Dios Sarkity; Adam Fernando; Nevrita Nevrita; Elfa Oprasmani; Erda Muhartati; Nur Eka Kusuma Hindrasti; M. Pemberdi Intasir; Yudi Pratama; Een Sumarni
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 6 No 1 (2023): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v6i1.6374

Abstract

Ekosistem mengrove merupakan ekosistem penting di wilayah pesisir. Kerusakan ekosistem mangrove menyebabkan berbagai dampak buruk diantaranya menurunnya keanekaragaman hayati, terjadinya abrasi serta intrusi. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengoptimalisasikan penghijauan kawasan pesisir Kota Tanjungpinang melalui pendampingan penanaman mangrove. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pendampingan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Desember 2022 di Tanjung Sebauk, Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat yang didominasi oleh para remaja.  Ketercapaian kegiatan diukur melalui kuesioner dengan pertanyaan tertutup dan terbuka. Melalui kegiatan ini, sebanyak 2500 bibit mangrove telah ditanam. Respon peserta terhadap kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan dapat memberikan manfaat terhadap diri sendiri, masyarakat, dan lingkungan. Kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran pelestarian lingkungan, mengedukasi masyarakat tentang manfaat hutan mangrove dan dampak buruk akibat kerusakan hutan mangrove di kawasan pesisir, serta memberikan pengetahuan tentang cara menanam mangrove yang baik dan benar. Kegiatan pendampingan penanaman mangrove ini telah berkontribusi dalam optimalisasi penghijauan kawasan pesisir Kota Tanjungpinang. Kegiatan seperti ini harus secara kontiniu dilaksanakan, bukan hanya sekedar melakukan penanaman mangrove tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hutan mangrove bagi kawasan pesisir.