Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Faktor risiko penyakit human immunodeficiency virus (HIV) pada kelompok lelaki seks lelaki: A literature review Dahliah, Dahliah; Khalizah, Khadijah Nur; Adharia, Adharia
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i2.2358

Abstract

Background: Human Immunodeficiency Virus (HIV) remains a significant public health challenge, particularly among men who have sex with men (MSM). Data shows that the incidence and prevalence rates in this group remain significantly higher than those in the general population. In Indonesia, HIV prevalence reaches 23.2% in Jakarta and 21.9% in Bali. Purpose: To identify and analyze various risk factors that contribute to HIV infection in the men who have sex with men group. Method: This study employed a literature review with a narrative review approach. Articles were searched in national and international databases with publication dates between 2015 and 2025. A selection process was conducted on 124 identified articles, and 20 articles that met the inclusion criteria were selected for analysis. Results: Key risk factors include risky sexual behaviors such as unprotected receptive anal sex, inconsistent condom use, multiple sexual partners, and a history of sexually transmitted infections. Additionally, substance use and chemsex practices, young age, low education levels, stigma and discrimination, limited social support, and limited access to health services increase vulnerability to HIV. Conclusion: The risk of HIV in MSM groups is multidimensional, so prevention efforts require a comprehensive and integrated approach that targets not only individual behavioral changes, but also social, community, and structural factors. Suggestion: Prospective or cohort studies are needed to assess the causal relationship between risk factors and HIV infection in MSM, as well as qualitative studies to explore stigma-related service barriers among MSM in Indonesia.   Keywords: Chemsex; HIV; MSM; Risk Factors; Risky Sexual Behavior.   Pendahuluan: Human Immunodeficiency Virus (HIV) tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya pada kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL). Data menunjukkan bahwa angka kejadian (insidensi) dan jumlah khasus (prevalensi) pada kelompok ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan populasi umum. Di Indonesia, prevalensi HIV mencapai 23.2% di Jakarta dan 21.9 di Bali. Tujuan: Untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai faktor resiko yang berkontribusi terhadap inveksi HIV pada kelompok Laki Seks Laki (LSL). Metode: Penelitian ini menggunakan literature review dengan pendekatan narrative review. Pencarian artikel pada basis data nasional dan internasional dengan rentang waktu publikasi antara tahun 2015-2025. Proses seleksi dilakukan terhadap 124 artikel yang teridentifikasi, kemudian dipilih 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Hasil: Faktor resiko utama meliputi perilaku seksual berisiko, seperti seks anal reseptif tanpa kondom, inkonsistensi penggunaan kondom, dan memiliki banyak pasangan seksual, serta riwayat infeksi menular seksual. Selain itu, penggunaan zat psikoaktif dan praktik chemsex, usia muda, rendahnya tingkat pendidikan, stigma dan diskriminasi, keterbatasan dukungan sosial, serta akses layanan kesehatan yang terbatas turut meningkatkan kerentanan terhadap HIV. Simpulan: Risiko HIV pada kelompok LSL bersifat multidimensional, sehingga upaya pencegahan memerlukan pendekatan komprehensif dan terintegrasi yang tidak hanya menargetkan perubahan perilaku individu, tetapi juga faktor sosial, komunitas, dan struktural. Saran: Diperlukan studi dengan desain prospektif atau kohort untuk menilai hubungan kausal antar faktor risiko dan infeksi HIV pada LSL. Serta studi kualitatif untuk mendalami hambatan layanan terkait stigma pada kelompok LSL di Indonesia.   Kata Kunci: Faktor Risiko; Human Immunodeficiency Virus (HIV); Lelaki Seks Lelaki (LSL).
Pengaruh Media Booklet Sebagai Promosi Kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Kecacingan pada Balita di Puskesmas Antang Perumnas Kartono, Safa Wulan Cahyani; Hadi, Santriani; Nulanda , Maona; Nasruddin, Hermiaty; Dahliah, Dahliah
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12424

Abstract

Kecacingan Soil Transmitted Helminth (STH) masih jadi permasalahan kesehatan pada balita di Indonesia dan berdampak jangka panjang terhadap gizi, tumbuh kembang, dan kognitif anak. Di wilayah Puskesmas Antang Kota Makassar, kasus kecacingan pada anak masih cukup tinggi. Pencegahan memerlukan peningkatan pengetahuan ibu melalui promosi perilaku hidup bersih dan sehat. Media booklet digunakan sebagai sarana edukasi yang praktis dan informatif. Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi profil responden berdasarkan latar belakang pendidikan dan pekerjaan ibu, sekaligus mengukur efektivitas media booklet dalam meningkatkan pemahaman mengenai infeksi cacing balita di wilayah kerja Puskesmas Antang, Makassar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment (pretest–posttest control group), penelitian menemukan bahwa mayoritas responden merupakan ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan menengah atas (SMA). Secara statistik, terdapat peningkatan signifikan pada rerata skor pengetahuan kelompok intervensi setelah pemberian edukasi via booklet (p < 0,005), sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Skor pengetahuan kelompok intervensi juga lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, mengonfirmasi bahwa intervensi melalui media booklet secara nyata meningkatkan skor pengetahuan responden terkait kecacingan. Secara praktis, media ini terbukti efektif sebagai alat promosi kesehatan yang mampu mendorong pemahaman ibu tentang pencegahan dini penyakit cacingan pada balita di lingkungan Puskesmas Antang Kota Makassar.
Co-Authors Abdullah, Rezky Putri Indarwati Adharia, Adharia Ahmad Ardhani Pratama Akbar, M. Ali Ali, Yaumil Mutmainnah Almutadibillah, Almutadibillah Amir Amir Amir Mahmud Andira, Besse Putri Arifuddin, Andi Tenri Sanna Arismunandar Arismunandar Asmaul Husna azis, ismi Azizah, Nur Zamzam Bagus Syahrudin, Dicky Bahri, Miranda Ashari Burhan, KHartina Burhanuddin Bahar Cahyani, Pramesty Regita Darariani Iskandar Darma, Sidrah Darwis, Nuari Aqriana DEWI RAHMAWATI Fadhillah Khalid, Nur Farid Abdullah, Farid fatimah Fatimah Fatmawati, Fatmawati Gani, Azis Beru Hadi, Santriani Hamzah, Pratiwi Nasir Hamzah, Pratiwi Natsir Harahap, Muhammad Wirawan Hasbi, Berry Erida Hermiaty N Hudaya Nur, Dwi Utami Imran Safei, Imran Indarwati, Rezky Putri Indrifah, Nurul Irwan, Andi Alamanda Iswan Wahab, M. Jalal, Sari Ifdiana Japari, Agus Kamaluddin, Irna Diyana Kartika Kartono, Safa Wulan Cahyani Khaeriyah, Hidayatul Khalizah, Khadijah Nur Lianti, Nadia Rizky Magfirah, Ema Mahdi Umar Makmun, Armanto Muhammad Ardiansyah MUSYAHID, AHMAD Nasruddin, Hermiaty Nevi sulvita karsa Novita Prawitasari Nulanda , Maona Nurdin, Abbas Zavery Nurfadhilah, Nadiyah Nurhayati, Riski Nurmadilla, Nesyana Palloge, Salahuddin Andi Pancawati, Erni Pangaribuan, Maslan Prema Hapsari Rachmat Faisal Syamsu, Rachmat Faisal Reni, Putri Ridha Humairah, Afifah Risna Wati Riyadi, Sabrina Rora, Rora Dwi Herlina Safitri, Riksa Diah Safitri Sari, Fatmah Silva Sari C P Soleha, Siti Sommeng, Faisal Sri Vitayani Sri Wahyu Surdam, Zulfiyah Syamsu Rijal Syamsu Rijal Tetty Rina Aritonang Tiara Anggraini Triana, Nurhadi Wahab Wahab Waqqas, Safirah Alwamiqah Waskito, Farah Nadhilla Ramadhani Wibowo, Suchika Aisyah Widya Ningsi, Iin Wijaya, Nadya Videlia Wiriansya, Edward Pandu Wisudawan, Wisudawan Zahiyah, Azzah