p-Index From 2021 - 2026
7.391
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN GURU MENGATASI PENGARUH GADGET PESERTA DIDIK KELAS V DI MIS AT TAQWA SAMBAS TAHUN AJARAN 2023-2024 Yuniarti; Sumar’in; Asyruni Multahada
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP)
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of gadgets on fifth-grade students at MIS At Taqwa Sambas and the teacher's role in addressing it. The digital era has presented new challenges for the education sector, where gadget usage provides ambivalent impacts on student development. This research employs a qualitative approach with phenomenological research design. Data collection was conducted through participant observation, unstructured interviews with fifth-grade teachers and students, and documentation. Data analysis utilized the Miles and Huberman model consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that gadgets provide positive influences including increased learning interest through educational applications, interactive learning media, and communication facilitation. However, negative impacts such as learning focus disruption, exposure to inappropriate content, and gadget addiction leading to antisocial behavior were also identified. Teachers play strategic roles in five main dimensions: as guides who establish usage rules, educators who integrate gadgets in interactive learning, coordinators who collaborate with parents, counselors who provide wise usage guidance, and knowledge providers about digital literacy. The success of gadget utilization in education depends on teachers' ability to optimally perform their multidimensional roles and solid collaboration between schools and families in supervising and guiding students' gadget usage.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Anak Usia Dini Karliana Saputri; Sudarti; Yuniarti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48444

Abstract

This study was motivated by the low problem-solving ability of early childhood learners, which is caused by learning activities that are still teacher-centered and do not actively involve children in the learning process. This study aimed to determine the effect of the Project Based Learning (PjBL) model on the problem-solving abilities of early childhood students at TK Idhata Pontianak. This study employed a quantitative approach using a One Group Pretest–Posttest Design. The research sample consisted of Group B children at TK Idhata Pontianak aged 5–6 years, totaling 16 children, consisting of 10 boys and 6 girls. Data were collected using an observation sheet of children’s problem-solving abilities based on predetermined indicators. Data analysis was conducted using descriptive analysis, normality testing, paired sample t-test, and N-Gain calculation. The results showed a significant difference in children’s problem-solving abilities before and after the implementation of the Project Based Learning model, as indicated by a t-test significance value of less than 0.05. In addition, the N-Gain results indicated an improvement in children’s problem-solving abilities in the moderate to high category. Based on these results, it can be concluded that the implementation of the Project Based Learning model has a significant effect on improving the problem-solving abilities of early childhood students at TK Idhata Pontianak. Keywords: Project Based Learning, Problem-Soving Ability, Early Childhood   ABSTRAK Penelitian ini didasari oleh kemampuan pemecahan masalah anak usia dini yang rendah karena pembelajaran masih bersifat teacher-centered dan kurang melibatkan anak secara aktif dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia dini di TK Idhata Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian adalah anak kelompok B di TK Idhata Pontianak yang berusia 5–6 tahun dengan jumlah 16 orang anak, terdiri atas 10 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemampuan pemecahan masalah anak berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji t berpasangan (paired sample t-test), dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah anak sebelum dan sesudah penerapan model Project Based Learning, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi uji t lebih kecil dari 0,05. Selain itu, hasil perhitungan N-Gain menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah anak pada kategori sedang sampai dengan tinggi. Oleh karena itu, dinyatakan penerapan model Project Based Learning berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini di TK Idhata Pontianak. Kata kunci: Project Based Learning, kemampuan pemecahan masalah, anak usia dini.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri dalam Menghadapi Menarche Ade Zayu Cempaka Sari; Rolita Efriani; Yuniarti
WOMB Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/wombmidj.v5i1.823

Abstract

Background: Menarche, or the first menstrual experience, is one of the most significant events in early adolescence. Many adolescent girls experience shock and confusion during their first menstruation, largely due to limited knowledge about their own physiology, particularly regarding menstruation. Insufficient understanding of reproductive health at the onset of menarche may increase the risk of anemia, unsafe sexual behaviors, unintended pregnancy, unsafe abortion, and sexually transmitted infections (STIs), including HIV/AIDS. Methods: This quantitative study employed a cross-sectional design and was conducted at MIN 1 Bengkulu City with a total sample of 74 fifth-grade female students who had not yet experienced menarche, selected using total sampling. Results: The results showed that most respondents (55.4%) were not prepared for menarche. Bivariate analysis indicated a significant relationship between knowledge and readiness to face menarche (p-value = 0.000). However, a significant association was found between attitude and readiness to face menarche (p-value = 0.013). Conclusion: These findings are expected to serve as a reference for educational institutions to collaborate in providing education and preparation programs for students, enabling them to be better prepared for menarche and future reproductive health. Additionally, the results may serve as a basis for further research on adolescent girls’ readiness for menarche.
Efektivitas Video Edukasi Berbasis Health Belief Model Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap pada Wanita Usia Subur Tentang Kanker Payudara di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Ulin Tahun 2026 Dina Amalia Safitri; Vonny Khresna Dewi; Rita Kirana; Yuniarti
Jurnal_Kebidanan Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Kebidanan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v16i1.477

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan angka kejadian tertinggi pada perempuan. Rendahnya pengetahuan dan sikap wanita usia subur terhadap kanker payudara dapat menghambat upaya pencegahan dan deteksi dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas video edukasi berbasis Health Belief Model terhadap pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang kanker payudara di wilayah kerja Puskesmas Sungai Ulin Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 30 wanita usia subur yang dipilih menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test untuk variabel pengetahuan dan Paired Sample T-Test untuk variabel sikap. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 42,67 ± 17,69 menjadi 84,33 ± 11,20 (Z = -4,715; p = 0,000), sedangkan rata-rata skor sikap meningkat dari 24,10 ± 2,93 menjadi 35,30 ± 2,36 (t = -21,840; p = 0,000). Video edukasi berbasis Health Belief Model efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang kanker payudara. Media ini dapat digunakan sebagai alternatif edukasi kesehatan untuk mendukung pencegahan dan deteksi dini kanker payudara. Kata kunci: Health Belief Model, Video Edukasi, Pengetahuan, Sikap, Kanker Payudara, Wanita Usia Subur.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini Sella Alanda; Yuniarti; Firdaus Zar'in
Jurnal Golden Age Vol. 10 No. 01 (2026): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v10i01.36371

Abstract

Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan metode one group pretest-posttest yang melibatkan 20 anak usia 5-6 tahun di TK Aisyah Bustanul Atfal Pinang Luar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur menggunakan rubrik penilaian lima indikator yaitu empati, kerjasama kelompok, pengendalian emosi, komunikasi, dan kemampuan menyelesaikan konflik. Treatment terdiri dari tiga tahap sistematis meliputi kegiatan finger painting, alfabet sisik ikan, dan cooking class membuat air jeruk. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test karena distribusi data tidak normal. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan sosial emosional anak dengan rata-rata gain score 10,75 poin. Hasil pretest menunjukkan 95% anak berada pada kategori mulai berkembang, sedangkan posttest mengungkapkan 85% anak mencapai kategori berkembang sangat baik dan 15% berkembang sesuai harapan. Analisis statistik mengkonfirmasi pengaruh signifikan dengan nilai Z sebesar -3,979 dan tingkat signifikansi 0,000. Project Based Learning memberikan pengaruh positif sangat signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini, mendemonstrasikan efektivitasnya sebagai pendekatan pembelajaran inovatif untuk pengembangan holistik anak. Kata Kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Penelitian Pre-Experimental, Perkembangan Sosial Emosional, Project Based Learning. Abstract This study employed a pre-experimental design using a one-group pretest–posttest approach involving 20 children aged 5–6 years at TK Aisyah Bustanul Atfal Pinang Luar. Data were collected through structured observations using an assessment rubric covering five indicators: empathy, teamwork, emotional regulation, communication, and conflict resolution skills. The intervention consisted of three systematic Project Based Learning activities: finger painting, fish-scale alphabet creation, and a cooking class focused on making orange juice. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test because the data were not normally distributed. The results indicated a significant improvement in children's social-emotional development, with a mean gain score of 10.75 points. Pretest results showed that 95% of the children were in the Beginning to Develop category, whereas posttest results revealed that 85% had reached the Very Well Developed category and 15% were in the Developing as Expected category. Statistical analysis confirmed a significant effect, with a Z value of −3.979 and a significance level of p < 0.001. These findings demonstrate that the Project Based Learning approach has a highly significant positive effect on early childhood social-emotional development, highlighting its effectiveness as an innovative instructional approach for promoting children's holistic development. Keyword: Keywords: Early Childhood, Kinesthetic Intelligence, One-Group Pretest–Posttest Design, Traditional Engklek Game.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Digital dalam melakukan pembelian melalui E-Commerce (Shopee): Studi Literatur Yuniarti
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Januari 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i1.1594

Abstract

Perkembangan e-commerce sudah banyak memengaruhi perilaku konsumen ketika melakukan aktivitas pembelian barang atau jasa secara digital. Faktor harga dan produk, tidak lagi menjadi satu satunya alasan seorang konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi cara konsumen berperilaku dalam belanja secara digital di e-commerce, berdasarkan pada hasil kajian dari berbagai artikel jurnal ilmiah yang relevan. Metode yang digunakan adalah dengan menganalisis artikel jurnal nasional yang membahas topik perilaku konsumen digital dan e-commerce. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik dan sintesis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal dominan yang memengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan pembelian melalui E-Commerce Shopee adalah harga. Faktor psikologis, seperti gaya hidup, kemudahan penggunaan, kualitas produk, metode pembayaran, Shopee PayLater, COD, dan kepercayaan, menjadi faktor kedua yang berperan penting dalam membentuk perilaku konsumen. Namun, pengaruh kualitas produk dan strategi pemasaran digital tidak selalu konsisten, karena sangat bergantung pada karakteristik responden dan konteks penelitian, sehingga strategi pemasaran digital tidak selalu menjadi penentu utama konsumen dalam keputusan untuk melakukan pembelian. Penelitian ini dilakukan dengan harapan dapat memberikan kontribusi konseptual untuk kelanjutan kajian perilaku konsumen digital dan menjadi referensi bagi pelaku e-commerce untuk merumuskan langkah-langkah pemasaran yang efektif.
PENGARUH MEDIA FLASHCARD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL PADA ANAK USIA 4 – 5 TAHUN Nurjayanti; Firdaus Zar’in; Yuniarti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48866

Abstract

Early reading ability is an important aspect of language development that needs to be stimulated from an early age. However, some children aged 4–5 years still experience difficulties in recognizing letters, pronouncing letter sounds, and reading simple words. One effort to improve children’s early reading ability is through the use of engaging learning media, such as digital flashcards. This study aims to determine the effect of using digital flashcard media on the early reading ability of children aged 4–5 years at TK Idhata. This research employed a quantitative approach using an experimental method with a pre-experimental one group pretest–posttest design. The subjects of this study were 15 children aged 4–5 years. Data were collected through early reading ability tests administered before and after the treatment. The data were analyzed using descriptive analysis, the Wilcoxon Signed Rank Test, and the N-Gain test. The results showed an increase in the average score from 7.93 to 14.00. The Wilcoxon test result indicated a significance value of 0.001 (<0.05), showing a significant effect. The N-Gain score of 0.78 was categorized as high. Therefore, the use of digital flashcards is effective in improving children’s early reading ability. Keywords: digital flashcards, early reading ability, children aged 4–5 years Kemampuan membaca awal merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang penting untuk distimulasi sejak usia dini. Namun, masih ditemukan anak usia 4–5 tahun yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, mengucapkan bunyi huruf, serta membaca kata sederhana. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca awal anak adalah melalui penggunaan media pembelajaran yang menarik, seperti media flashcard digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flashcard digital terhadap kemampuan membaca awal anak usia 4–5 tahun di TK Idhata.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest design. Subjek penelitian berjumlah 15 anak usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan membaca awal yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan uji N-Gain.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 7,93 menjadi 14,00. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,001 (<0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan. Nilai N-Gain sebesar 0,78 termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, media flashcard digital efektif meningkatkan kemampuan membaca awal anak. Kata kunci: media flashcard digital, kemampuan membaca awal, anak usia 4–5 tahun.
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VIDEO EDUKASI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI PADA SISWA SMA NEGERI 1 JAWAIKABUPATEN SAMBAS Yuniarti; Yenni Rizal; Galuh Hartinah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Completed
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58671

Abstract

This study aims to describe students' understanding of the impact of early marriage before and after treatment, and to prove the effectiveness of educational audio video media on students of Class X 1 SMA Negeri 1 Jawai, Sambas Regency. The research method used is a quantitative experiment with a One Group Pretest-Posttest Design. Data were collected through observation, Likert scale questionnaires, and documentation on a single sample of 33 students selected by purposive sampling. Data analysis used descriptive percentages, N-Gain Test, and Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that the average student understanding increased significantly from the pretest of 70% (Good) to 85% (Very Good) in the posttest, with the highest increase in the health aspect (17%). The N-Gain Test analysis produced an average N-Gain Score of 53.00% (Moderate category). Meanwhile, the Wilcoxon Signed Rank Test hypothesis test showed a Z value = −5.012 and Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.000. Since the significance value is 0.000 <0.05, H0 is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that classical guidance services using educational audio-video media are effective in increasing students' understanding of the impact of early marriage.
Co-Authors . Zakiah Aan Sofyan ADE ZAYU CEMPAKA SARI Adela Afif Aditama Aisha Nadhira Amara Delvia Amini, Sri Aisyah Andi Puspa Sari Andrea Astuti, Windi Annisa Rahmah Furqaani Apriany Lestari, Myrna Ardiana Priharwanti Asyruni Multahada Aulia Rahmah Desi Widiyanti Dewi ANGGRAENI Dewi Nugraheni Dewi Nugraheni RM Diana Dina Amalia Safitri EARLY ARISTHA WULANDARI Efi Kristiana Efriani, Rolita Elisa Ulfiana Elly Wahyuni Elvi Destariyani Endang Suherlan Erna Widyastuti Erni Yuliastuti Estu Mahanani Febriyanti, Rinda Febriyanti firdaus zar'in Firdaus Zar’in Fitri, Nabila Nur Fitriana Mustikaningrum Galuh Hartinah Ghaitsa Aulia Maghfira Gustia, Raysha Rahma Hadija Hadija Hapisah Ibnu Aditya Wahidin Ida Ariyanti Iin Maulina Ikhwatun Muslimah Ilove Rahmatul Karimah Imam Purnomo Indira Retno Aryatie Januarsih Julita Sari, Nikken Jumadil Ranto Mulia Jusoh, Tengku Farizan Izzi Che Ku Karliana Saputri Lusi Andriani Maulidya Raissa Insyira Maxinus Jaeng Maxinus Jaeng Megawati Meta Maulida Damayanti Muflihah Isnawati Muhammad Faisal Akhdaan Dzaki Muninggar , Dian Musi, Muhammad Akil Nadhyifa Nafilla, Nur Nispi Yulyana Noorjannah Normala Sari Novia Fitri Ramdayanti Nugraheni, Diah Eka Nur Lu’luk Fitriyani Nur Rohmah Prihatanti Nurjannah Bando Nurjayanti Nurlela Nurwahjuni Pasan, Etha Patang Puspitaningrum, Dinda Rahmadhani, Vina resti, Resti Marsela Retnowatik, Frentika Wahyu Ria Ambarwati Ridwal Trisoni Rievaldy, Restu Rini Krisnawati Ristiawati Rita Kirana Rofiqoh Aulia Ilmi Roma Ayuni A. Loebis Rubaila Nachla Aliya Haque Ruhama, Ufi Ryani Yulian Safa Lahalisi Salsabila, Uyun Samsudin Surialaga Sari Mulyani Sella Alanda Sholihah, Widowati Wulandari Subariyanto Suci Sholihat Sudarman Sudarman Sudarti Sudrajah Warajati Kisnawaty Sugiarti , Tri Suhrawardi Sukmawati, U. Sulia Sumar’in SURYANTI Tania Nur Hidayah Teguh Irawan Tendy Trisadini Prasastinah Usanti Vita Nur Latif Vonny Khresna Agung Suhadi Mohammad Hakimi Dewi Wahyuningsih Waluyo, Felia Ramadhanty Winni Maharani Mauliani Wirawan, Rendy Wiwin Winarti Wulandari, Arita Yenni Rizal YUNI, YUNI