Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kepedulian Lingkungan terhadap Pilihan Konsumen dalam Mengatasi Darurat Sampah di Yogyakarta Mathori, Muhammad; Retno Wulandaru, Diah; Damayanti, Ervina
Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Vol 34 No 1 (2026): JURNAL KAJIAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/ryg52f04

Abstract

This study examines the influence of environmental concern on consumer choice in overcoming waste problems in Yogyakarta, with knowledge of waste management as a mediating variable. Using a quantitative approach and the SEM-PLS model, data were collected from 309 student respondents. The results show that environmental concern has a positive and significant effect on the choice of environmentally friendly products. Knowledge of waste management also strengthens this relationship as a mediator, supporting the Stimulus-Organism-Response (SOR) theoretical framework. The findings underscore the importance of increasing public knowledge and awareness related to waste management to encourage sustainable behavior. This study recommends the development of educational programs and campaigns that focus on emotional aspects and environmental knowledge. However, limitations such as limited sampling and non-random sampling should be considered for further research so that the results are more representative and in-depth in understanding the factors that influence sustainable consumption behavior in the area.
Identifikasi Potentially Inappropriate Medication (PIM) pada Pasien Hipertensi Geriatri di Rumah Sakit berdasarkan Kriteria Beers Basanti, Angelica Asmara; Pardilawati, Citra Yuliyanda; Ramdini, Dwi Aulia; Damayanti, Ervina
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.889

Abstract

Penggunaan obat yang tidak tepat atau Potentially Inappropriate Medication (PIM) pada pasien hipertensi dengan geriatri merupakan masalah penting karena dapat meningkatkan risiko efek samping dan interaksi obat. PIM merujuk pada obat yang memberikan risiko lebih besar daripada manfaat pada lansia akibat perubahan fisiologis terkait usia. Tinjauan ini menilai kejadian PIM pada pasien hipertensi geriatri berdasarkan Kriteria Beers melalui penelusuran artikel 2015–2025, dan enam studi memenuhi kriteria inklusi. Prevalensi PIM cukup tinggi (61–98%) dan dipengaruhi polifarmasi, komorbiditas, durasi perawatan, serta ketidaktepatan dosis atau indikasi. Obat yang sering termasuk PIM yaitu diuretik, nifedipin, klonidin, spironolakton, NSAID, dan obat kardiovaskular. Kajian ini menegaskan perlunya pemeriksaan obat dan skrining PIM secara berkala khususnya pada pasien geriatri dengan hipertensi.
Integrasi Prinsip Green Pharmacy dalam Praktik Pembuangan dan Pengelolaan Sisa Obat: Sebuah Kajian Literatur Rizkiana, Dela; Damayanti, Ervina; Ramdini, Dwi Aulia; Sayoeti, Muhammad Fitra Wardhana
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.906

Abstract

Peningkatan konsumsi obat secara global menyebabkan meningkatnya volume sisa obat rumah tangga yang sering dibuang secara tidak tepat, sehingga memicu pencemaran lingkungan dan risiko resistensi antimikroba. Prinsip Green Pharmacy ditujukan untuk meminimalkan dampak tersebut melalui pendekatan keberlanjutan dalam penggunaan dan pembuangan obat. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Green Pharmacy dalam pengelolaan sisa obat dan mengidentifikasi tantangan yang muncul pada berbagai konteks. Studi Kajian literatur ini dilakukan melalui penelusuran daring menggunakan database seperti PubMed, Sciencedirect dan Google Scholar, dengan kata kunci yang telah ditentukan. Kriteria inklusi mencakup artikel berbahasa Inggris atau Indonesia, full-text, dipublikasikan tahun 2020–2025, dan relevan dengan praktik pembuangan obat yang berkelanjutan. Sebanyak 8 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa negara dengan sistem kesehatan maju telah menerapkan langkah-langkah komprehensif, seperti program take-back nasional, edukasi pasien, pengurangan obat berlebih melalui peninjauan resep, serta peningkatan transparansi dampak lingkungan obat. Sementara itu, negara lain masih menghadapi hambatan berupa rendahnya literasi masyarakat, kurangnya pedoman operasional, keterbatasan infrastruktur, serta peran apotek yang belum optimal sebagai pusat pengumpulan obat. Sebagian besar masyarakat di berbagai negara masih membuang obat ke sampah domestik, berkontribusi pada pencemaran air dan tanah. Dengan demikian,dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip Green Pharmacy telah dilakukan di berbagai negara dengan tingkat implementasi yang bervariasi. Variasi tersebut dipengaruhi oleh dukungan regulasi, ketersediaan infrastruktur, peran apotek, serta tingkat literasi masyarakat. Oleh karena itu, integrasi prinsip Green Pharmacy memerlukan penguatan kebijakan, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan edukasi publik guna mendukung pengelolaan sisa obat yang aman dan berkelanjutan.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Swamedikasi Penggunaan Obat Tetes Mata Untuk Keluhan Mata Ringan: Sebuah Kajian Literatur Nur Fadillah, Astri; Himayani, Rani; Damayanti, Ervina
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v4i1.995

Abstract

Swamedikasi penggunaan obat tetes mata merupakan praktik yang umum dilakukan masyarakat untuk mengatasi keluhan mata ringan, seperti mata kering, mata merah, dan rasa gatal. Praktik ini cenderung dipilih karena kemudahan akses obat, namun dapat menimbulkan risiko apabila tidak disertai pengetahuan dan perilaku penggunaan yang tepat. Kajian literatur ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi penggunaan obat tetes mata pada keluhan mata ringan. Metode yang digunakan adalah penelusuran dan seleksi artikel ilmiah melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan Research Gate. Dari hasil seleksi, diperoleh 10 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi dengan total 5.305 responden. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat tetes mata umumnya berada pada kategori cukup hingga baik, dengan persentase berkisar antara 51% hingga 65,67%. Namun, perilaku penggunaan obat tetes mata masih menunjukkan ketidaktepatan, terutama dalam penggunaan obat tetes mata yang seharusnya memerlukan resep. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan obat tetes mata. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi untuk meningkatkan penggunaan obat tetes mata yang aman dan rasional pada keluhan mata ringan.
Co-Authors Afriyani Afriyani, Afriyani Afriyani, Afriyani ani Agustin, Rossi Rahma Nabilla Ambarwati, Endah Andrifianie, Femmy Anjelika, Shilpana Asep Sukohar Aufa Nurrohmah, Anna Avianta, Adam Purnama Ayu Wahyuni Basanti, Angelica Asmara Djamilu, Berneta Rendiana Dwi, Farah Farhana, Lubna Febriana, Triana Febyolla, Citra Lucky Firdaus, Wahyu Alfath Habib, Farid Alif Heni Herawati Ihsanti Dwi Rahayu Ika Nurrahma, Avinta Irena Novarlia Januaristy, Gracia Rescuefa Jayanthi , Sri Junando, Mirza Kamilah, Nalisa Rifqi Khusna, Tira Masyita Kirana, Salva Wahda Kirana, Shela Sandra Laksana, Bayu Lathifah, Dina Silmi Maghfira Napu, Della Marcellia, Selvi Mathori, Muhammad Melly Elvira Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Maulana Mutiara, Sephia Aruma Nadiya Widda Mawaddah Natanael, Jessica Nikita, Marshanda Nirmala, Vivi Noviyanti, Astrie Nur Fadillah, Astri Nur Firmansyah, Ludfi Nurrahma, Avinta Ika Nuryanti, Eva Oktafany, Oktafany Oman Sukirman, Oman Pardilawati, Citra Yuliyanda Pinem, Sariati Primasari Pertiwi Putri Handayani Putri, Eka Meilinda Rahma Nabilla Agustin, Rosi Rahmawati, Resi Nur Ramadhina, Farrasyifa Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Retno Wulandaru, Diah Rini Widarti Rizki Nisfi Ramdhini Rizkiana, Dela Rohmah, Emilia Ainur Rosa, Emantis Santika, Mesi Septiani, Linda Siraj, Sultan Rafi Muhannad Sitanggang, Grety Thessalonica Sofyan Musyabiq Wijaya Sopiyah, Evi Suri, Nurma Suryadi Islami Tri Umiana Soleha Triyandi, Ramadhan Ujiati Cahyaningsih Vanadis, Zifa Aisha Vestinaliyou, Nanda Wardhana, M. Fitra Wijaya, Komang Tereza Tri Wildan Nurhidayat Yustina Yustina