Hipertensi termasuk penyakit tidak menular yang menjadi salah satu faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Prevalensi hipertensi cenderung mengalami peningkatan, khususnya pada kelompok usia dewasa. Hipertensi sering terjadi tanpa adanya gejala namun menyebabkan komplikasi yang serius sehingga dikatakan sebagai silent killer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status hipertensi pada kelompok usia dewasa di Desa Wawatu, Kecamatan Konawe Selatan. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah perempuan usia dewasa masyarakat Desa Wawatu yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel nonprobabilitas. Data diperoleh melalui pengukuran tekanan darah yang dilakukan secara langsung menggunakan alat ukur yang standar. Data tekanan darah yang diperoleh dikelompokkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/MENKES/4634/2021 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata laksana Hipertensi Dewasa, yaitu optimal, normal, normal tinggi, hipertensi derajat 1,2 dan 3. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui distribusi status tekanan darah responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden tersebar pada kategori tekanan darah optimal 4orang (11,8%), normal 12 orang (35,3%), normal tinggi 4orang (11,8%) dan terdapat penduduk usai dewasa yang mengalami hipertensi dengan jumlah masing-masing klasifikasi hiprtensi derajat 1 sebanyak 6 orang (17,6%), hipertensi derajat 2 terdapat 7 orang (20,6%) dan terdapat 1 orang (2,9%) dengan hipertensi derajat 3. Berdasarkan temuin ini mengindikasikan bahwa masih terdapat perempaun usia dewasa di Desa Wawatu yang mengalami hipertensi. Perlu dilakukan upaya pencegahan melalui skrining tekanan darah secara berkala dan edukasi kesehatan untuk mencegah peningkatan kasusu hipertensi.